نخستین 200 خط.
Surat Wasiat
Miyuki.
RSU Fudou
Kalau aku mati, aku akan serahkan semuanya kepadamu.
Kau terlalu berlebihan.
Hanya pemeriksaan perut, 'kan?
"Hanya", katamu?
Paling tidak khawatir sedikit, dong.
Ah, sakit!
Aku akan mati
saat ini juga.
Kurasa kau tak bisa ikut kerja paruh waktu kalau sakit begitu.
Kerja paruh waktu?
Rumah sakit ini sedang buka lowongan.
Kupikir kita berdua bisa daftar bersama.
Apa ini?
Ketua?
Dibutuhkan dua pekerja paruh waktu yang bersedia menginap
untuk kamp pelatihan musim panas dokter muda
di Pulau Shiranui, kepulauan terpencil Izu.
Menginap?
Dua pekerja paruh waktu?
Apa boleh buat.
Aku akan menggantikanmu untuk kerja paruh waktu ini.
Ketua mau?
Tak boleh!
Kau tak boleh melakukannya!
Tapi, perutmu...
Aku pasti akan lalui pemeriksaan perut ini!
Dengan mempertaruhkan
nama kakekku.
Kakekmu tak ada kaitannya dengan hal ini!
Pak Kenmochi.
Pak Isamu Kenmochi.
Kenmochi?
Kalau aku mati,
aku akan serahkan semuanya kepadamu.
Pak Kenmochi, tolong jangan katakan hal-hal buruk seperti itu.
Pak Kenmochi.
Sedang apa di sini?
Sebenarnya, pak Kenmochi harus lakukan pemeriksaan ulang.
Dia terkena
kanker dubur.
Bukan kanker!
Masih belum pasti!
Kenapa kalian ada di sini?
Kami di sini untuk pemeriksaan perut Hajime.
Oh.
Ayo kita berjuang demi hidup kita, Paman!
Ya.
Oh!
Tunggu.
Oh!
Dokter!
Tenanglah, kau akan baik-baik saja.
Kau hanya kebanyakan makan.
Kebanyakan makan?
Apa kau mau lihat?
Ini adalah endoskop.
Selang ini dibuat dari sekumpulan kawat tipis.
Dengan lihat ke dalam lensa ini,
kita bisa lihat organ dalammu dari kamera yang terpasang secara langsung.
Cepat keluarkan!
Keluarkan!
Apa?
Sial, tadi itu bahaya sekali.
Benar-benar memalukan
hanya karena kau kebanyakan makan.
Di mana aku harus bayar?
Di lantai 1. Uangmu?
Tunggu sebentar.
Hajime!
Duh.
Maaf mengganggu.
Kuniaki Ebisawa RSU Fudou
Cacat Tak Dikenal
"Cacat Tak Dikenal"?
Apa yang kaulakukan, Hajime?
Cepat keluar dari situ.
Ya.
Rekaman dimulai.
Halo rakyat Jepang semuanya.
Saat ini, aku sedang lakukan perjalanan yang akan mengubah hidupku.
Benar sekali, musim panas ini
aku akan jadi pria yang sesungguhnya!
Jadi apa?
Miyuki?
Kau mau jadi apa?
Bukan apa-apa.
Ini Mbak Yuri Shintani, dia yang akan jadi penanggung jawab kita.
Dia akan beri tahu apa saja yang harus kita lakukan.
Yuri Shintani
Penanggung Jawab Pekerja Paruh Waktu
Namaku Shintani, salam kenal.
Salam kenal.
Katanya hanya akan ada dua pekerja paruh waktu.
Ah, aku hanya dokumentasikan sesuatu.
Dokumentasikan apa?
Tentu saja Kak Kindaichi dan Kak Miyuki.
Bukankah itu lumba-lumba merah muda?
Mana, mana?
Lihat, lihat, lihat, itu, itu, di sana!
Oh, tidak oh, oh, oh, oh.
Sepertinya aku salah.
Omong-omong, cuacanya bagus, ya.
Ya.
Ah, tapi ramalan cuaca bilang ada angin topan sedang mengarah ke sini.
Benarkah?
Akan lebih baik kalau kau tutup mulutmu.
Kau hanya perlu dokumentasikan tiga hari ke depan dengan benar.
Lalu, mengikutiku dengan kameramu saat atmosfer antara aku dan Miyuki sedang bagus.
Serahkan saja kepadaku, Kak!
Pelembab bibir.
Minuman Kura-Kura: Sebagian besar terdiri dari darah kura-kura dan alkohol, dipercaya baik untuk kesehatan.
Minuman Kura-Kura?
Ini...
Celana perang!
Senjata rahasiaku untuk jadi pria yang sesungguhnya!
Kau berpikir untuk lakukan sejauh itu dengan kak Miyuki?
Tentu saja.
Tapi, perutmu akan sakit lagi kalau terlalu banyak minum ini.
Diamlah.
Aku pertaruhkan segalanya dalam perjalanan ini.
Apa yang kalian bicarakan di belakangku?
Bukan apa-apa.
Bukankah kau...
Dokter yang di rumah sakit, ya!
Jadi, kau daftar sebagai pekerja paruh waktu?
Dokter sedang apa di sini?
Aku adalah pengisi materi untuk kamp pelatihan ini.
Youzou Kawasaki
Pengisi Materi Dokter
Aku bisa lihat pulaunya!
Peta Pulau Shiranui
Pulau Shiranui, ya?
Aduh, duh.
Apa kau baik-baik saja?
Mari kubantu.
Ah, tak perlu, tak apa-apa.
Dasar.
Keiichi Morimura
Dokter Muda
Kau bersikap aneh seperti biasanya, Shiina.
Kentarou Katou
Dokter Muda
Jangan jatuhkan tas kami.
Maaf.
Yutaka Kawashima
Dokter Muda
Setidaknya, bawa tas kalian sendiri.
Miho Shiraishi
Dokter Muda
Shiina sendiri yang ingin membawakannya.
Makio Shiina
Dokter Muda
Ya, 'kan?
Ya, tentu saja.
Aku akan membantumu, namaku Kindaichi, pekerja paruh waktu.
Ah, tak perlu.
Aku hanya sedikit ceroboh.
Tidak, tapi...
Aku sudah terbiasa dengan hal seperti ini.
Terima kasih atas tawarannya.
Dasar, tak jelas mereka itu berteman baik atau musuh sejati.
Mereka semua adalah anak dari dokter yang bekerja di RSU Fudou.
Terutama, dia yang berbaju merah.
Dia adalah Morimura, putra pimpinan rumah sakit.
Jadi, di mana kita menginap?
Selamat datang
di pulau Onibi.
Tugasku adalah merawat tempat pelatihan, namaku adalah Tsukahara.
Denzou Tsukahara
Penjaga Tempat Pelatihan
Pulau Onibi?
Bukankah ini Pulau Shiranui?
Aku akan antar kalian.
Penderitaan, penyesalan dan kebencian.
Saar seseorang meninggal dengan bawa perasaan-perasaan kuat tersebut,
mereka mulai punya dendam serta jauhi dunia setelah kematian dan kembali ke dunia ini.
Onibi adalah wujud dari arwah orang yang meninggal tersebut.
Ya.
Pulau Shiranui ini
juga dikenal sebagai Pulau Onibi.
Tempat di mana Onibi berkumpul
dan menjatuhkan hukuman.
ZainuddinAri mempersembahkan
Catatan Kasus Kindaichi N
doyoubi no yoru ha High Beat muna sawagi debaran malam minggu yang buat gelisah
I miss you, Weekender ku rindu kau, Penggila Akhir Pekan
dakara matteru tte ittenda makanya kubilang ku kan menunggu
saijokyuu na non-Fiction kualitas tinggi dari nonfiksi
kaki mazereba Fantasy bisa bercampur fantasi
itsuwatta Actor itsu kara, it's show time aktor palsu sejak kapan, saatnya pertunjukan
futari mitsumeau me o sorasanai tak bisa alihkan pandangan saat saling bertemu
sore ga Only Rule hanya itulah aturannya
kimi no tame ni, it's alright tak apalah, demi dirimu
muchaburi karaburi don to koi kemari dan berikan buaian sembarangan
sui-moku-kin ja mada hayai rabu-kamis-jumat terlalu cepat
imishin kirameiteiku doyou yoru malam minggu berkilau penuh makna
nichi-getsu-ka ja mou osoi minggu-senin-selasa terlalu lambat
No comments yet. Be the first to leave one.