نخستین 189 خط.
Yan Mao Tang! Bahkan jika kamu harus mencapai target, seharusnya juga ada batasan yang kamu kerjakan?
Masa percobaannya hampir berakhir. Jika dia tidak menemukan seorang pun yang bisa membayar asuransi dengan harga tinggi segera,
dia akan kehilangan pekerjaannya.
Sayang, saya sudah menyelamatkan hidupmu. Bisa beritahu namamu siapa?
Nama saya Mi Xiang, Tian Mi Xiang.
Karena ada beberapa masalah personal, kami tidak bisa melanjutkan proyek mobil dengan sukses.
Saya akan mengajukan kembali proyeknya, juga secara pribadi merancang app.
Xu Yi Fen!
Dia bahkan lebih mementingkan kalian semua daripada impiannya sendiri.
Saya berharap kata-kata kasar saya tidak menimbulkan kesalahpahaman diantara kalian berdua.
Yan Mao Tang, kamu adalah, cinta sejati Ren Dao Yuan.
Saya tidak akan membiarkan mereka kehilangan satu dengan yang lain. Saya harus menyatukan mereka kembali.
[Selama saya bisa menyakinkan salah satu dari mereka untuk membeli satu asuransi saja, saya akan tetap punya pekerjaan.]
$1.7 juta! Bagaimana kamu bisa membantu saya?
Saya selalu menunggumu. Kamu juga, kan?
Apa kita bisa kembali bersama?
Mungkin kamu masih sama, tapi saya bukan orang yang sama lagi.
Lagian, saya sudah punya seseorang yang saya suka.
Kamu mungkin juga tahu orangnya siapa.
Dia Asisten Manajer di Departemen Development perusahaanmu, Yu Qi Feng.
Qi Feng? Bagaimana kamu mengenalnya?
Kamu ingat ketika saya ke perusahaanmu?
Walaupun saya tidak bisa menjual asuransi kepadanya, saya bisa mengenal seseorang lebih dekat lagi karenanya.
Mungkin dia tidak akan menjadi klien saya,
tapi dia bisa menjadi kekasih saya.
Tapi... bagaimana kamu bisa memutuskan begitu? Apa kamu mengerti siapa dia?
Dia Asisten Manajer di sebuah perusahaan.
Gaji tahunannya sekitar beberapa juta.
Apa kamu masih belum mengerti?
Beberapa waktu yang lalu, dia berusaha menghubungi saya.
Dia begitu perhatian dan lembut.
Walaupun saya tidak mengerti dia, saya bisa dengan jelas mengetahui
bahwa dia adalah pria ideal idaman saya.
Lalu...
Jika cuma itu kualifikasinya, saya juga bisa...
Apa yang kamu bisa?
Tuan Ren, posisi kamu di perusahaan itu sebagai apa?
Berapa banyak gaji tahunan kamu?
Apa departemen kamu adalah jantung dan inti dari perusahaan?
Benar sekali, saya tidak bisa.
Tapi saya bisa lebih mengerti kamu daripada dia.
Kamu mengerti saya? Apa kamu akan terus bertepuk sebelah tangan?
Tidak, bukan begitu...
Apa kamu tidak bisa memberikan saya kesempatan untuk menjelaskan? Hubungan kita belum berakhir.
Itu cuma salah paham.
Karena cuma salah paham, mari kita perjelas sekarang.
Ayo kita putus.
Jika kamu pikir kalau 6 tahun yang lalu, belum jelas juga,
maka akan saya perjelas jawabannya sekarang.
Saya tidak akan setuju.
Memutuskan hubungan memang tidak membutuhkan dua orang untuk saling setuju.
Saya akan pura-pura tidak ada yang terjadi hari ini.
Jangan ikut campur urusan saya mulai dari sekarang.
Diterjemahkan oleh The Dream Chasers @Viki
Apa kamu masih kesal dengan kekasihmu dulu waktu di Kaoshiung?
Apa tidak bisa menjadi sedikit lebih tegar?
Memangnya kenapa kalau kalian putus?
Bukannya ayahmu juga pergi begitu saja begitu merasakan hal yang sama?
Sejak kapan memang ada yang namanya keabadian dalam hidup ini?
Ma..
Iya, baiklah. Ini, coba dipakai.
Kamu.. harus menemukan pria yang baik, yang bisa dijadikan tempat bersandar.
Jangan mau hidup susah seperti saya.
Makanya kamu harus belajar bagaimana membuat dirimu cantik
dan menumbuhkan aura elegan, oke?
Ayo. Ubah gaya rambutmu biar bisa mengubah moodmu.
Mama akan mengubah potongan rambutmu.
Halo, apa kabar? Model rambut apa yang kamu suka?
Saya ingin membuang poniku dan mempunyai potongan rambut yang lebih dewasa.
Kamu yang pertama yang tidak menginginkan aku.
Saya tidak akan pernah bisa memaafkanmu.
Tidak akan pernah.
Mereka semua adalah pelangganku. Mereka sering naik mobilku.
Mereka bahkan memberimu kartu identitas?
Dibandingkan kamu,
teman sekelasku benar-benar pelit.
Dia memaksa saya untuk mentraktirnya makan bersama sebelum menolong saya.
Saya merasa bersalah ke professor.
Oke, baiklah. Saya akan menyimpan rahasia ini untukmu.
Saya tidak akan membiarkan Professor Pei Xiang tahu kalau kamu berkencan dengan laki-laki lain di belakang punggungnya.
Jangan seperti itu.
Baiklah.
Saya kembali.
Ada apa? - Tidak ada.
Hei, Yi Fen, jadi bagaimana?
Apa Supervisor memberitahu apa yang terjadi antara dia dan Mao Mao waktu itu?
Ya.
Tapi saya juga tidak sengaja memberitahu yang sebenarnya. Dia sudah tahu kalau saya mengenal Mao Mao.
Dia tidak mengakuinya padamu?
Kamu tidak membiarkan dia menemukan Mao Mao, kan?
Saya tidak punya pilihan.
Ekspresi wajahnya. Jika saya tidak membantunya, saya akan merasa bersalah.
Saya bercerita dengan Bibi Lucy sangat lama sebelum saya menemukan dimana dia.
Tagihan telfon saya bulan ini sangat mahal pastinya.
Kamu sebaiknya berdoa Supervisor kamu salah bicara dan mengatakan kepada Mao Mao perananmu.
Atau jika Mao Maao mengetahuinya, kita semua pasti akan mati.
Benar! Dan pertengkaran ini akan berakhir setengah tahun lagi.
Berapa lama setengah tahun yang kita miliki dalam hidup ini?
Jangan menakut-nakuti saya, bantu saya memikirkan sebuah rencana.
Semuanya urusan kamu.
Baiklah. Bagaimana kalau... kita halangi di sebelum dia sampai ke rumah Mao Mao?
Benar. Menyerang adalah perlawanan terbaik.
Ayo kita buat dia bergerak dulu. Jika dia tidak menanggapi, kita bujuk dengan umpan.
Apa ini?
Grup Asuransi? Kamu memberikan ini pada Mao Mao?
Saya mencobanya. Pelanggan Mi Xiang juga bersedia membantu.
Cuma saya yang tidak bisa membantu.
Jika ini juga tidak bisa membantunya, mencoba bicara dengan mencari alasan dengannya adalah jalan terakhir kita.
Kamu sudah di posisi yang tidak bagus, "alasan" apalagi yang kamu perlukan untuk meyakinkan dia?
Baiklah, ayo pergi bersama. Skenario terburuk, kita akan dimarahi semua. Ayo, cepatlah.
Oke, ayo pergi.
Saya mengeluarkan mobil dulu. Saya tunggu kalian di gerbang.
Baiklah.
Yi Fen, masukkan itu ke dalam tasmu.
Ma, saya pulang.
Yan Mao Tang,
Saya dengar kamu ditarik seseorang waktu makan malam. Memangnya ada apa?
Tidak ada apa-apa.
Cuma seorang teman yang tidak begitu saya kenal
yang melihat para tuan puteri itu berkata kasar pada saya, makanya dia menarik saya keluar.
Apa yang dia pikirkan?
Sekarang kencan puteriku rusak cuma gara-gara itu.
Bocah nakal.
Saya akan ke kamar.
Hei, tunggu sebentar.
Laki-laki itu... bukan kekasih kamu kan?
Bukan.
Bukan?
Lalu bagaimana kalau dia melakukan itu karena dia masih peduli padamu?
Ayo kesini. Sini, sini.
Beritahu Mama. Apa pekerjaannya? Bagaimana latar belakang keluarganya?
Jika dia cukup menakjubkan, maka...
Saya tidak akan menanyakan hal yang lain lagi.
Ma, saya tidak pernah memintamu untuk memelas kepada orang lain demi kepentingan saya, jadi jangan pernah melakukan hal itu lagi di masa yang akan datang.
Bukannya kamu sudah setuju?
Saya pergi untuk menyebarkan kartu bisnis saya, untuk bekerja.
Bagaimana kamu begitu sangat keras kepala, Nona Yan Mao Tang?
Roti akan selalu lebih penting daripada Cinta!
Kenapa kamu tidak bisa mendengar dan mengerti?
Saya setuju kalau Roti lebih penting daripada Cinta!
Tapi saya menolak menukar Cinta saya untuk Roti!
Apa kamu bisa berhenti ikut campur dalam masa muda saya?
Masa muda kamu sebenarnya sudah berkurang setetes demi setetes!
Masa muda wanita itu cuma sekilas dalam seluruh hidupnya,
dan kamu masih belum tahu bagaimana menghargainya?
Kita sudah pernah bertengkar gara-gara ini sampai saya tidak tahu lagi sudah berapa lama.
Kamu sendirilah yang tidak bisa menghargai masa muda saya. Kamu juga yang sudah membuang waktu hidup saya.
Kamu mau kemana sekarang? Kamu baru sama pulang!
Saya mau keluar mencari udara segar, menemukan masa mudaku!
Bukankah itu Mao Mao?
Sepatu itu paling tidak 15 cm. Itu sudah pasti dia.
Dia kelihatannya tidak begitu senang. Menurut kamu apa dia sudah mengetahui semuanya gara-gara saya?
Tenang. Dengan kepribadian seperti Mao Mao, jika ada yang salah, dia yang pertama kali yang akan marah.
Jadi jika dia tidak mulai menuduh kamu, jangan coba-coba membuka hal itu.
Oke.
Oke - Oke. Ayo pergi.
Mao Mao,
Kenapa kamu begini?
Mao Mao, apa kamu masih marah?
Saya tidak marah.
Kenapa amsih pura-pura? Nada bicaramu saja sudah terdengar seperti kamu masih marah pada kami.
Semua salah saya. Saya seharusnya tidak mengatakan pada yang lain keadaanmu.
Tapi ini juga yang terbaik buat kita semua.
Mungkin kamu merasa malu ketika menghadapi masalah,
tapi jika kami, teman-teman baikmu, tidak mengetahui masalahmu apa,
kami juga akan merasa malu.
Kenapa kamu membuatnya seperti masalah besar?
Kemaren, saya berbicara terlalu kasar.
Itu karena saya disalah mengerti oleh Asisten Manajer dan dia memarahi saya habis-habisan.
Bisakah kamu berpikir saya gila sesaat hari itu? Berhenti marah pada kami, oke?
Kita? Kamu barusan bilang dia marah pada kita semua?
Bukannya cuma sama kamu?
Baiklah. Semua salah saya.
Saya yang terlalu bangga dan keras kepala.
Saya minta maaf.
Wahh!!!
Kamu sudah berubah!
Apa kamu sudah makan?
Benarkah! Benarkah kamu mendapatkan pembelian asuransi yang besar? Benar?
Apalagi sekarang? Apa susah untukmu terbiasa melihat saya berlaku lembut padamu?
Sedikit. Begitu menakutkan!
Saya pergi dulu.
Baiklah, baiklah..
Lalu, apa kamu sudah menyelesaikan semua hal dalam pekerjaanmu?
Tapi saya tidak akan menyerah sebelum masa percobaan saya selesai.
Hei, saya benar-benar senang kamu bertemu dengan supervisor yang luar biasa.
Supervisor yang mana?
Yu Qi Feng.
Ooohhh, iya, benar.
No comments yet. Be the first to leave one.