The Way We Were (Shí Liù Gè Xià Tiān / 16個夏天)

The Way We Were (Shí Liù Gè Xià Tiān / 16個夏天)

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

The Way We Were E07 Webrip
ناشر indri danti22
subtitle dari viki

برچسب‌ها

webrip
web
BRip
تاریخ انتشار: 2014-09-10
تعداد دانلود: 12
مخصوص ناشنوایان: Yes

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 195 خط.

Kau akan segerap pergi ke Shanghai. Ingat untuk membawa lebih banyak pakaian.

Tang Jia Ni juga orang Taiwan? Dia tampak sangat anggun,

Oh, kau menyukainya?

Tang Jia Ni, aku tidak pernah berharap bahwa kita akan berjumpa kembali.

Bagaimana dengan Jun Jie?

Kami telah menikah

Di mana Wei De sekarang? Dia ada di Shanghai

Bukankah Jia Ni ada di Shanghai juga? Mereka mungkin bertemu.

Tang Jia Ni

Aku memecahkan kodenya!

Mengapa perasaan ini begitu kuat?

Sudah sejak lama sejak aku merasakan ini.

The Way We Were Episode 7

Banyak orang berpikir tentang "selamat tinggal" sebagai kesedihan dan air mata,

bahwa itu berarti kau berpisah selamanya.

Aku pikir bahwa " selamat tinggal" adalah seperti kebangkitan di tengah-tengah kehidupan yang biasa.

Itu membiarkanmu menghargai hal-hal kecil yang kau punya.

itu membuatmu berterimakasih dan juga puas.

Huang Xiao Ming

Terjemahan dipersembahkan oleh The 16th Team @Viki

Semua emosi dalam kehidupan datang tanpa penjelasan.

Atau mungkin,

semua perasaan itu batang dari kesepian.

Dan ketika kau seorang diri, kesepian selalu

perlahan-perlahan makin kuat.

Ada masalah apa, Wei De?

Aku,,,,aku tidak dapat meneruskan, Aku sudah...

Aku akan pergi ke pusat hari ini.

- Apakah kau memerlukan aku untuk mengantarmu? - Tidak, tidak.

Kau tinggal di sini dan urus mereka semua.

- Apakah kau yakin kau baik-baik saja? - Aku akan meninggalkan semua di sini kepadamu kalau begitu.

Aku, aku...aku...

Hati-hati.

- Aku baik-baik saja. Maaf. - Terlalu banyak minum?

- Kalian teruskan. Bersenang-senanglah! - Aku akan mengantarmu pulang.

- Aku yang membayar! - Aku akan mengantar dia. Aku pergi juga.

Aku sudah bayar.

Hati-hati!b

- Aku baik-baik saja. Kalian semua teruskan. - Apakah kau baik-baik saja?

- Kami pergi. - Selamat malam! Semuanya, bersenang-senanglah!

Bye, bye. Hati-hati!

- Hey,hati-hati! - Terimakasih untuk mengantarku pulang.

Kau adalah Ge Qing, bukan? - Hati-hati!

Apakah kau baik-baik saja?

Kau adalah Ge Qing, bukan?

Yeah.

Mengapa kau memperlakukan aku begitu baik?

Apakah kamu tidak tahu dengan melakukan ini...

sangat berbahaya?

Tapi...

Apakah kesepian itu begitu meningkat

atau sudah pergi(yang meningkat)?

Ada kalanya ketika kamu tidak yakin pada dirimu sendiri.

Selamat pagi.

Selamat pagi

- Silakan, kamu duluan, - Terima kasih.

Aku...

kelihatannya tidak punya nomor teleponmu.

- Halo, senang bertemu denganmu. - Baik.

- Oke. - Lanjutkan.

Wei De,

lumayan.

Aku beli terlalu banyak.

Jika kamu tidak keberatan, kenapa tidak kamu makan.

Waktu makan malam sudah lewat.

Waktu seperti itu.

Perasaan dari awal semuanya mulai bercampur bersama.

Dan melewati waktu, mereka jadi sesuatu yang berbeda.

Itu adalah, kebiasaan.

Kebiasaan...

membuat lebih jelas apa yang sudah berlalu tetap berlalu.

Dan apa yang sudah berakhir benar-benar berakhir.

Kita...

hanya bisa maju terus.

Sekali kita memutuskan untuk melangkah maju,

kita tidak perlu kembali lagi.

Aku pulang, - Apa yang sedang kamu lakukan?

Kamu sudah pulang?

Aku mempersiapkan makanan malam ini

Jangan bilang padaku kamu makan makanan ini selama aku tidak ada.

Ya. Sekarang kamu tahu betapa menyedihkannya aku sendirian.

Duduklah, aku akan memasak.

Oke.

Oh ya, bagaimana perjalananmu di Shanghai?

Aku tidak sempat bersenang-senang. Semua waktu untuk bekerja, sangat melelahkan.

Apakah kamu bertemu Fang Wei De?

Aku dengar dia juga ada di Shanghai.

Dia pasti membawamu ke banyak tempat yang keren.

Aku dengar Ah Qing mengatakan bahwa dia bergaul cukup baik di Shanghai,

dan aku pikir dia bahkan mungkin menjadi lebih baik menggoda gadis-gadis daripada dia yang seperti biasanya.

Jadi apa yang kalian berdua bicarakan?

Dia...

Dia mungkin sudah lama tidak melihatmu.

Itu sudah, 5 tahun...?

Jun Jie.

Aku hanya bertanya-tanya bagaimana kehidupan teman-teman.

Fang wei De tidak ada hubungannya dengan kehidupan kita sekarang.

Jadi kalian berdua tidak berjumpa satu sama lain?

Tidak.

Makan malam sudah siap.

Cepat makan.

Jika kita sudah selesai, aku harus menulis laporan.

Oh ya, jangan bekerja lembur besok malam.

Ada pertemuan besok. Aku akan menjemputmu jam 6.

Aku bahkan tidak mengenal klienmu. Aku tidak ingin pergi.

Bukan klien, itu adalah..

Halo? Xiao Yao?

Yeah, aku baru saja kembali.

Ya, aku tahu besok ada rapat.

Baiklah, terimakasih.

Bye.

Xiao Yao. Mengingatkanku tentang rapat kami besok.

Apa yang baru saja kau katakan?

Aku berkata bahwa aku akan menjemputmu dari kerja jam 6 besok.

Apakah aku harus pergi?

Ya, kau harus pergi. Ini benar-benar penting.

Cepatlah makan. Tidakkah kau perlu menyiapkan untuk rapat besok?

- Ini untukmu. - Terimakasih!

Ini terlihat enak.

Kalian mau ini? Rasanya aneh...kacang aneh.

Aku mau, aku mau.

Manajer Tang- Tang, a- ada kekacauan.

- Apa itu? - Kekacauan?

A-ada kekacauan yang kau perlu bereskan.

Oh.

- Kalian dapat membuka ini untuk dimakan. - Baiklah.

Berapa lama lagi aku harus menunggu? Biar aku kembalikan ini!

Jangan membuat aku memanggil manajermu!

Ya, kau perlu memiliki kuitansi barang unyuk kami menukarnya.

- Cepatlah! - Apa yang terjadi?

Wanita ini tidak membawa kuitansi, tapi dia ingin menukar barangnya.

Urus pelanggan yang lain dulu.

Nyonya, senang bertemu anda. Aku adalah Manajer Pelayanan Pelanggan, Tang Jia Ni.

Ada hal-hal yang bisa aku bantu? Ini kartu namaku.

Oh, jadi manajernya benar-benar datang?

Tapi...kau terlihat muda.

Bagaimana kau bisa menjadi manajer yang baik?

Ini kartu namaku.

Karyawanmu menyia-nyiakan 15 menit wakuku.

Aku tidak mau menyia-nyiakan detik yang lain. Tolong bantu aku menukar ini secepatnya.

Kalau begitu tolong antri, dan aku akan membantu anda.

Tidak dapatkah kau melihat betapa lambat karyawanmu bekerja?

Berurusan dengan pelanggan membutuhkan lebih dari 10 menit.

Aku tidak tahan, jadi aku memintamu untuk datang berurusan dengan mereka sendiri!

Nyonya, apa yang kau lihat sekarang, adalah orang-orang yang mungkin tidak membawa kuitansi mereka.

Kami harus mencari catatan pembelian mereka untuk memulai pengembalian uang.

Aku tidak punya waktu untuk mendengar penjelasanmu!

Aku harus menjemput anakku! Jika dia tidak melihatku waktu dia keluar dari sekolah,

dia akan menjadi sangat kiatir, kau tahu itu?

Jika sesuatu terjadi pada dia, apakah kau akan bertanggung jawab? Huh?

Bagaimana dengan ini? Karena waktu begitu berharga, bagaimana jika kau menjemput anakmu dulu?

Lalu ketika kau kembali, aku akan membantu transaksimu. Apakah itu baik?

Jangan beralasan dengan dia!

Semua orang dalam antrian, alasan apa yang dia punya untuk memotong?

Aku tidak mau ini lagi!

Aku tidak akan pernah membeli dari sini lagi!

Tahun ini tidak akan menjadi tahun yang baik, begitu banyak orang=orang gila akan datang.

Ada pelanggan di sini. Jangan bicara seperti itu.

Jika kau memiliki waktu luang, dapatkah kau membantu?

Aku akan melihat apakah di daerah pelayananan pelanggan dapat dibuat beberapa perubahan.

Ya. Kalau begitu jika ada masalah timbul, aku akan melaporkannya kepada anda.

Maaf tentang itu.

Ada apa? Apakah rapatnya tidak berhasil?

Setelah setengah jalan, aku menemukan sesuatu. Persaingan harga.

Pelanggan lama yang telah bekerja sama selama bertahun-tahun , direbut.

Bagaimana ini bisa terjadi?

Perusahaan mana yang bisa memiliki begitu sedikit rasa hormat untuk melakukan hal ini?

Kebangkrutan Lei Man bersaudara telah mengacaukan bisnis semua orang.

Kau masih mengharapkan mereka untuk menghormati?

Jun Jie, kita mungkin perlu menurunkan harga. Apakah kau setuju dengan itu?

Kau yang selalu mengelola operasional perusahaan ini.

Aku hanya bertanggung jawab untuk keuangan.

Jika kau pikir menurunkan harga akan membantu perusahaan bertahan,

Aku tidak mempunyai keluhan.

Baiklah, kalau begitu mari menurunkan harga lebih dulu, lalu kita lihat.

Jika ini tidak berhasil, maka kita mungkin perlu untuk...

Apa ini? Mengapa kau tidak menyelesaian kalimatmu?

Tidak apa-apa. Kau pergilah bekerja.

Aku masih harus menghubungi beberapa pelanggan.

Baiklah, jika kau membutuhkan sesuatu, carilah aku setiap saat.

Baiklah.

Begitu mengganggu!

Sekarang kau tahu? Aku sudah cukup lelah dengan hari-hari kerja normal,dan aku masih harus berurusan dgn orang gila seperti dia?

Baiklah, tidak layak menjadi marah karena pelanggan semacam itu.

Itu benar.

Hidup seharusnya dipergunakan untuk waktu-waktu yang baik. Sama seperti makan malam hari ini.

Makanlah.

Yeah, ada apa dengan makan malam ini?

Siapa orang penting yang kalian bicarakan?

Jam berapa sekarang? Mereka masih belum tiba.

Bicara tentang orang ini, mereka di sini. Jia Ni, tumpahkan semua kemarahanmu pada dia.

- Marah! - Maaf, aku terlambat.

Zheng Rui Rui! Kapan kau kembali?

Mengapa bukan aku yang pertama tahu kau kembali?

Dapatkah kau memberiku pelukan lebih dulu?

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left