نخستین 200 خط.
Kediaman Chickering.
Dia sedang tidur.
Anda tahu ini jam berapa, Tuan?
Sebentar.
Bertram.
Bertram?
Ya, ada apa?
- Telepon. - Apa?
Ini Bertie. Um, Bertram.
Ya.
Ya, Dr. Thackery.
Saya segera kesana.
Dan apa yang diinginkan kepala terhormatmu begitu mendesaknya?
- Dia membutuhkanku di RS. - Sekarang?
Semoga ini memang darurat.
Ini hanya eksperimen.
Eksperimen apa yang tak bisa menunggu hingga matahari terbit?
- Dr. Thackery. - Ah, Bertie. Bagus.
Kau akhirnya tiba. Cuci tanganmu.
Banyak yang harus kita lakukan.
Perkenalkan, ini Lin-Lin dan makhluk mengagumkan ini adalah Delores.
Itu tak mungkin nama aslinya, tapi nama itu cocok dengannya.
Dulu aku pernah bertemu gadis Thailand dengan pekerjaan ini,
aku bersumpah namanya Colette Bonaparte.
Kurasa itu bagian dari transaksi, kau tahu?
Dia berpura-pura, kita juga berpura-pura.
Semua senang.
Sudah berapa lama anda bekerja disini?
Hari apa ini.
Senin pagi.
Dua hari.
Sepanjang akhir pekan tanpa istirahat?
Kami istirahat beberapa kali.
Dokter, kurasa anda butuh tidur.
Omong kosong.
Para wanita ini dibayar per jam dan tarif mereka tinggi
karena kebersihan dan selera humor mereka yang bagus.
Jadi cuci tanganmu, Bertie yang Bijak,
untuk rahasia baru yang akan aku ungkapkan padamu.
Percayalah, aku bisa melakukan hal-hal yang aneh.
Jadi Christiansen melakukan kesalahan apa?
Selain meledakan kepalanya.
Saya tak mengerti maksud anda.
Semua kasus placenta previa itu
dan bayi-bayi yang dia berusaha selamatkan itu.
Aku meneliti laporan-laporan itu
dan tak ada yang salah dari operasi yang dia lakukan.
Masalahnya ada di konsep.
Dia yakin variabel yang harus diubah adalah mengoperasi lebih cepat,
tapi ada variabel kedua yang tak pernah dia pertimbangkan.
Ayolah, Bertie, kau harus berpikir lebih dalam
Kau tahu, memperluas lingkup pikiranmu.
Kau lelah? Karena aku bisa memberimu sesuatu untuk mengatasinya.
Apa lagi yang bisa mengubah hasil operasi ini?
Kematian pasien diperlambat.
Tepat! Memang Bertie yang Bijak.
Kau tahu, sayang sekali Ayahmu tak peduli rasa keingintahuanmu.
Pria itu padahal di dunia kedokteran di tahun 1885.
Tapi bagaimana cara memperlambat kematian pasiennya?
Menahan sobekan di janinnya.
Untuk memperlambat pendarahan. Kita sudah coba itu.
Membalut perut wanitanya.
Menekan tempat yang spesifik.
Kita bahkan mencoba membalut yang kencang di janinnya.
Semua percobaan dilakukan di luar organ tubuh.
Aku berniat menahan pendarahan secara langsung di janin
dari dalam.
Benar, tapi tak mungkin kita semacam merayap masuk ke dalam sana.
Tuhan tahu kita ingin melakukan itu suatu waktu.
Tapi kali ini, kita hanya bisa mengandalkan
teknologi yang memanfaatkan tekanan udara.
- Kau tahu apa ini? - Balon Champetier de Ribes.
Benar. Digunakan pada lubang vagina untuk mempercepat perbesaran.
- Tapi aku tak suka ini. - Mengapa?
Karena buatan Perancis dan bukan aku yang menciptakannya.
Dan juga bentuknya tidak tepat.
Bola basket Amerika.
Lebih baik.
Apa itu?
Ini sesuatu yang aku ciptakan kemarin...
atau sehari sebelumnya.
Ini selubung yang membuat kandung kemih
bentuknya cocok untuk memasukan sesuatu.
Kau tahu, jika penis saja bisa masuk
dan bayi...
Lihat, ini yang kita lakukan. Kita masukan kantung kempes,
ke dalam vagina, menuju ke uterus, dan kita biarkan tabung udaranya diluar.
Lalu kita lepaskan selubungnya sehingga kantung tadi membuka.
Lalu kita pompa kantungnya dengan udara ke dalam tubuh wanita tersebut,
kemudian kantungnya mengembang dan mengeras melawan pendarahan.
Kemudian kita tambahkan pemberat di tabungnya
jadi itu akan menekan lukanya,
memperlambat pendarahan, memberi kita waktu.
Cemerlang. Apa itu akan berhasil?
Aku sudah mencoba pada wanita itu dan kita harus mempelajarinya lagi.
Karena itu kita akan menghabiskan malam disini
memasukan benda ini ke dalam teman wanita kita
dan menguji semua variabel.
Benar.
Mereka tidak hamil.
Jadi akan ada masalah di perbedaan ukuran uterus
- begitu juga kurangnya pem... - Ya, ya, ya.
- ...pembesaran serviks. - Itu semua benar.
Tapi kau tahu, uang kita tak cukup untuk PSK yang hamil.
Jadi kita lakukan saja pada wanita yang ada disini.
Baiklah.
Dia terlihat lebih baik hari ini, lebih segar.
Lihat pipinya. Kemerahan.
Merah meronda.
Ny. Gallinger,
Saya harus berterus terang pada anda.
Demam Lillian terus meninggi.
Itu kemerahan yang anda lihat.
Dia tak merespon cahaya atau pun suara.
Ubun-ubunnya menonjol,
menunjukan otaknya membesar, membengkak dan terus bertambah.
Dia akan sembuh.
Kita semua berdoa untuk itu
tapi anda tak boleh menyerah untuk kesembuhan putri kecilmu,
tapi anda juga harus tahu ada kemungkinan
Tuhan akan memanggil Lillian pulang.
Tidak. Tidak. Everett akan memikirkan sesuatu.
Hampir tak ada sesuatu...
Kau yang membawa ini ke rumah kita.
Kau sudah mengakuinya.
Kau harus memperbaiki ini.
Lakukan sesuatu untuknya, Everett.
Putri kita sekarat.
Eleanor, kumohon.
Kau tadi bilang hampir tak ada sesuatu.
Artinya ada sesuatu.
Apa itu, Everett?
Venesection.
Apa itu?
Mengeluarkan darahnya.
Kemungkinannya sangat kecil.
Aku akan mengambil segala kemungkinan.
Chinatown. Mott Street.
Sampai jumpa.
Terima kasih, Nona-nona.
Kalian sangat membantu.
- Sampai jumpa nanti malam, Johnny? - Mungkin.
Bisakah kalian beritahu Wu, layanan kalian masuk ke tagihan hutangku?
Ya.
Bertie!
Kau tahu, kurasa aku akan sedikit memodifikasi selubungnya.
Mungkin lebih ketat. Kau tadi merasakannya?
Aku harus menggunakan lebih banyak tenaga daripada yang kukira.
Dan tak bisa dipompa berulang-ulang.
Tapi tekanan di percobaan terakhir tadi terasa tepat.
Setuju, tapi itu hanya dugaan hingga
kita bertemu pasien previa sesungguhnya.
Aku akan menyuruh Suster Harriet memasang permintaan di RS lain.
Kesempatan yang kita berikan pada mereka lebih
baik daripada yang mereka hadapi saat ini.
Kau tahu, mungkin kau harus mempertimbangkan
penggunaan air dibandingkan udara.
Itu akan menambah berat dan mungkin lebih
cocok dengan anatomi tubuh pasien.
Cemerlang.
Bertie, kerja bagus hari ini.
Kau membuat perkembangan yang hebat.
Sejauh ini kita tahu, tifus dimulai di rumah Elihu Brown
delapan bulan lalu dan pindah ke rumah Cooke lima bulan kemudian.
Kemudian menjangkiti sembilan tamu di Hotel Bedford.
Kemudian ini kembali ke siklus awal lagi
di rumah janda Roger Conaughton.
Dua cucunya sakit karena itu
begitu juga dengan tukang kebun dan
pelayan bufetnya yang mungkin saling bercinta.
Kau sudah melihat wajahnya, Jacob.
Bercinta hal terakhir yang mungkin mereka bisa lakukan.
Dari Conaughtons masuk ke rumah liburan Abbott di Oyster Bay,
menjangkiti anak termuda dan ayahnya.
Kemudian menjangkiti Cora dan Daniel Hemming.
Bagaimana keadaan gadis muda itu?
Ada kompilikasi dan operasi lainnya,
namun penyakitnya sudah menghilang sepertinya.
Setelah Hemmings?
Vanderwerfs di Riverdale terkena.
Dan sekarang Restoran Selwyn Arms.
Ada setidaknya 11 orang yang terjangkit disana.
Jadi apa penghubungnya?
Mereka hanya punya satu hal yang sama.
Sesuatu yang mereka nikmati di hari yang panas ini.
- Es krim? - Yang ada di dalam es krimnya.
Peach. Atau lebih spesifik lagi, peach Melba.
Dan wanita yang menyiapkan itu
kepada semua orang yang sakit itu...
Mary Mallon.
Banyak tempat dia bekerja dalam waktu singkat.
Para keluarga terkadang menyewa juru masak
paruh waktu selama seminggu disana sini
dan kemudian dipekerjakan oleh rumah lain atau restoran.
Dalam kasus ini, menginfeksi orang.
Dia pasti jorok dan sakit seperti ikan kod dalam septitank.
Percayalah, para tuan rumah itu takkan menyewa dia jika dia terlihat sakit.
Teka-teki itu bisa kita pecahkan jika kita dapatkan wanita itu.
Kita harus menemukannya dulu.
Para keluarga seperti ini hanya menggunakan
No comments yet. Be the first to leave one.