Remember You (คือเธอ)

Remember You (คือเธอ)

دانلود زیرنویس Indonesian

فصل 1

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Remember You S01E07-NF-WEBDL
ناشر Sh1Ft3R
ℕ𝔽 ℝ𝕖𝕥𝕒𝕚𝕝

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2022-08-13
تعداد دانلود: 21
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Informasi ini dari ponsel Sharas.

Sharas sering menelepon orang ini.

Dia orang terakhir yang dihubungi Sharas.

Namanya

Ekkasit.

PIHAK KETIGA, EKKASIT?

Aku menemukan keanehan.

Coba perbesar.

Kurasa ada noda darah di lengan bajunya.

Ya, dia jelas terlibat dalam kasus ini.

- Bisakah kau menyelidiki pria ini? - Tentu.

Halo? Ada apa?

Halo, Inspektur.

Tanwa menemukan foto di apartemen Sharas.

Akan kukirimkan kepadamu.

Sampai jumpa.

Mari interogasi Ekkasit sekarang.

Aku dan Anan akan mencarinya di dekat kampus.

Baiklah, ayo.

Kita akan menyergap dia di dekat rumahnya.

- Ya. - Ayo.

Mungkin

aku salah soal Sharas.

Inspektur dan timnya akan ke rumah Ekkasit.

Kurasa kita harus bergabung dengan mereka.

Hei.

Kau dengar aku?

Aku dengar.

Begini…

soal pertanyaanmu tadi,

- aku… - Lupakan saja.

Apa maksudmu?

Jangan dipikirkan.

Itu tidak penting.

Apa? Bagaimana aku bisa memahami perasaanmu?

Kau menyiksaku dengan diam saja.

Dengar.

Kau bisa jujur kepadaku.

Halo.

Ada kabar terbaru.

Kondisi Sharas kritis.

Dokter bilang dia syok karena keracunan pada darah.

Terima kasih.

Ada apa?

Dokter bilang dia sudah stabil.

Namun, tetap harus dipantau.

KISAH SERIGALA

Aku bawa buku yang ingin kau baca.

Banyak yang ingin kukatakan kepadamu.

Lekaslah sembuh.

Kau bisa mendengarku?

Aku hendak menangkap Ekkasit,

orang yang coba kau lindungi.

Terima kasih banyak.

Aku berutang budi padamu.

Aku menerima pekerjaan ini demi kau,

karena aku sangat sibuk belakangan ini.

Kau berutang budi padaku kali ini.

Kau harus membayarnya kelak.

Katakan saja berapa biasa jasanya.

Aku permisi.

Permisi.

Boleh aku bertanya?

Apa hubunganmu dengan Sharas?

Aku bertanya sebagai pengacara yang kau sewa.

Ini hal yang harus kuketahui.

Aku hanya cemas.

Tidak ada alasan lain.

Kau yakin soal itu?

Pernahkah kau

tiba-tiba ingin membeli lukisan tanpa sebab?

Tidak semua hal butuh alasan.

Halo, Dokter.

Dengar.

Senjata yang dipakai membunuh korban dan melukai Sharas

adalah pisau dapur biasa.

Butuh tenaga besar

untuk menikam orang dengan pisau ini,

dan penikamnya pun bisa terluka.

Jadi, kemungkinan besar, tangan si pembunuh terluka.

Baik, aku mengerti.

Terima kasih banyak, Dokter.

Aku tutup teleponnya.

Fab. Inspektur.

Hei.

Aye.

Tolong pakai ini.

Anan dan Nakorn ada di kampusnya sekarang.

Mereka bilang, Ekkasit sudah pergi dan dalam perjalanan pulang.

Dia mungkin membawa senjata.

Untuk berjaga-jaga.

Baiklah.

Ini untukmu.

Kita menangkap pemuda, bukan John Wick.

Pakai dengan benar.

- Kau sudah memeriksa pistolmu? - Ya.

- Fab. - Apa?

Apa itu Ekkasit?

Ya, itu dia, Inspektur.

Ayo.

Halo, Ekkasit?

Kausmu bagus.

Sial. Kau memukul polisi?

- Minggir. - Apa-apaan ini?

Apa-apaan?

Hei!

Hei!

- Tunggu. - Tunggu.

Hei!

Kau mau ke mana?

Nak, tenanglah.

Kami hanya ingin bicara.

Tangkap dia.

Aiyada.

Kemari. Kau tak bisa kabur lagi.

Borgol dia. Ayo.

Kau baik-baik saja?

Aku baik-baik saja.

Astaga.

Bibirmu berdarah.

Jangan cemaskan aku, Inspektur.

- Aku bicara dengan Aiyada. - Lepaskan!

Tutup mulutmu.

Kau memukulku. Lihat saja. Rasakan akibatnya.

BIRO INVESTIGASI KHUSUS

Ekkasit mengakui dia ada di TKP

saat Kawin, sang korban, dibunuh.

Menurut pernyataannya, dia melihat Sharas membunuh Kawin.

Setelah itu,

dia kabur karena takut.

Kami mencari pakaian dan sepatu yang dikenakannya pada hari kejadian.

Namun, tidak tertemu.

Dia masih bungkam?

Ya.

Nyalakan pendingin ruangannya.

Kenapa?

Makin rendah suhunya, dia akan makin gelisah.

Dia akan buka mulut.

Akankah berhasil?

Ternyata kau.

Kau lihat apa? Perhatikan langkahmu.

Ini berkas Ekkasit.

Ekkasit menyakitimu?

Apa pedulimu?

Hei.

Jangan menatapku terlalu lama.

Lukanya tak akan berbekas. Itu akan sembuh.

Aku tak peduli soal itu.

Aku sudah cantik, jadi, bekas luka kecil bukan masalah.

Mau kupukul juga?

Aku mau ke rumah Ekkasit.

Ikut aku.

Aku butuh bantuanmu.

Aku diajak kemari untuk meretas komputernya?

Ya, cobalah.

Kenapa kau tak minta bantuan tim TCSD?

Kau pikir aku bisa membantumu?

Jangan berpikir terlalu jauh.

Serta jangan gunakan otakmu.

Bayangkan kau remaja pemarah

dan gegabah.

Lalu, tambahkan sedikit watakmu.

Kurasa kau bisa.

Ternyata begitu caranya.

Ekkasit555.

Ekkasit9.

Dia sudah yatim.

Dia tak akur denganmu

karena kau harus menafkahi keluargamu sendiri

hingga mengabaikannya.

Hubungan kalian renggang.

Benar, 'kan?

Pembunuhan katamu?

Sebenarnya, masih dalam penyelidikan.

Untuk saat ini, hanya dugaan.

Apa yang ingin kau ketahui? Tanya saja.

Bisa ceritakan tentang ayahnya?

Aku tahu

kau ingin melupakannya

karena dia menyakitimu.

Namun, ini sangat penting untuk kasus Ekkasit.

Aku sudah lama tak memikirkan dia.

Aku tak pernah membicarakan dia dengan putraku.

Lihat saja sendiri.

PEMBUNUHAN BERMOTIF DENDAM PRIBADI

Siapa dia?

Dia pembunuh suamiku.

Aku sudah memaafkan dia,

tapi kurahasiakan karena tak ingin putraku tahu.

Aku tak ingin dia mendendam.

Ekkamai!

Salah. Kenapa dia menggunakan sandi yang sulit?

Aku masuk.

Sudah kuduga kau bisa.

Ya.

Aku menganalisis kepribadiannya

dan lingkungan tempat tinggalnya.

Begitulah aku tahu sandinya.

Ini mudah.

Bagus.

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left