Standby

Standby

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Standby 2014 720p BluRay X264-DEFLATE
ناشر ObezSubs
Semoga Bermanfaat.. Rate dan Sarannya Jangan Lupa..

برچسب‌ها

BluRay
x264
720p
720
تاریخ انتشار: 2015-07-23
تعداد دانلود: 30
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Ini dia, semuanya. Yang pertama aku yang traktir.

Terima kasih, Paul./ Bersulang.

Aku melewatkan beberapa nada pada bagian solo itu.

Aku beritahu kau, aku tidak memperhatikannya.

Tiga rum rum dan coke, tolong./ Segera.

Hey./Hey.

Penampilan yang bagus./ Terima kasih banyak.

Aku suka kaca matamu.

Benarkah?/Ya.

Tidak terlalu hipster?/ Itu pas untukmu.

Jadi kalian beraliran Skiffle?

Ya. Sebenarnya kami tidak terlalu suka disko.

Bagaimana denganmu?/ Ya, aku suka itu.

Sungguh?/ Siapa yang tidak?

Ini bukan kesukaan semua orang,

Tapi temanku sering memainkannya sepanjang waktu, Lonnie Donegan...

Wanita itu sangat luar biasa!

Ya. Benar.

Apa?/Tak ada. Hanya saja...

Lonnie Donegan adalah seorang pria.

Benar. Ya.

Maksudku, itu tidak penting./ Tentu.

Tidak masalah./ Aku tahu.

Bagus./Ya./Baiklah.

Kau tahu? Tak apa. Lupakanlah.

Bajingan!

Kau tahu, disuatu tempat, hantu dari Lonnie Donegan...

...penasaran kenapa kau punya penis sementara dia tidak.

Ya, kita tidak tampil seperti ini untuk uang, bung.

Apa pacarmu tahu itu?

Hanya sedikit kejujuran. Apa itu terlalu berlebihan?

Setiap hubungan dimulai dengan setidaknya satu kebohongan.

Coba jelaskan maksudmu.../ Kau mengerti maksudku.

Bagi setiap "Pasangan Kekasih", ada ratusan "Heard it Through the Grapevine"...

...atau "Yesterday" atau "The Sign".

Ace of Base.

Baca liriknya, bung. Itu lebih dalam dari yang kau pikirkan.

Kenapa orang tak bisa jujur padaku sejak dari awal?

Jika kau harus berbohong untuk menjaga hubungan, lalu apa intinya, paham?

Simpan air matamu sendiri./ Kau melalui masa sulit akhir-akhir ini.

Ini waktunya kembali berdiri./ Paul, kau orang tuanya. Katakan sesuatu.

Alan akan tahu saat tiba waktunya./ Terima kasih.

Mungkin berhenti katakan pada mereka kau tinggal dengan ayahmu.

Apa yang harus aku lakukan? Meletakkan taplak meja diatasmu?

Kebanyakan wanita menginginkan beberapa kebohongan ringan dipermulaan.

Ini dia./Begini intinya,

Tak ada wanita ingin keranjang celana dalam kotormu saat kencan pertama...

...dan jika itu benar, itu karena sepatu mereka lebih banyak daripada milikmu...

...dan kau kau tak ingin melepaskan spiral itu, kawanku.

Malam masih pagi, kau tahu? Mari lihat apa yang terjadi.

Semoga beruntung.

Jadi, seperti apa hari ini?/ Cukup sibuk.

Mereka menghubungi dengan satu ruangan bebas.

Beberapa yang lainnya juga, tapi tak banyak./Luar biasa.

Ingatkan aku lagi, apa sebenarnya tugas kita?

Kita cinta Dublin.

Terima kasih, bu.

Pagi, Beatrice./Pagi, sayang.

Apa dia bekerja di farmasi?/Dia memberiku diskon patch nikotin.

Selanjutnya.

Pusat kota?/Bukan!

Grafton Street?/Bukan!

Ini terus hujan 24 jam sehari! Apa yang kau lakukan disini?

Dan harga roti lapismu! Darimana aku harus memulai?

Aku yakin pernah satu sekolah denganmu.

Namamu Alan, kan?/ Ya.

Jadi, untuk anak-anak?

Selanjutnya.

Bagaimana jika aku tuliskan alamatnya Bono?

Croke Park?/Tidak.

Keberangkatan./Benar!

Lantai atas./Terima kasih!

Hanya ingin beritahu, kurasa ada sesuatu untukmu disana. Baru sampai.

Hanya sedikit gurauan.

Ya, ini...

Kau sedikit menipuku.

Lalu?

Aku harus pergi makan malam dengan pria ini malam lainnya.

Pria farmasi?/Ayolah!

Tidak, pria ini, dia perlihatkan aku gambar mobilnya di ponselnya.

Itu Mazda 1.9 liter. Mazda 1.9 liter!

Ada apa dengan pria disini?

Ibuku.

Kalian orang Irlandia benar-benar kacau.

Yesus Kristus.

Aku butuh mesin ATM.

Tentu, ya, itu ada diseberang lorong disana.

Aku butuh kamar. Penginapan apapun. Aku tidak keberatan.

Aku tak bisa melihatnya. Itu ada disana./Dimana?

Aku hanya bisa melihat toko disana. Jadi kau bilang itu ada didalam toko?

Haruskah aku bertanya pada mereka dimana letaknya?

Selanjutnya.

Apa aku bicara sendiri?

Dimana itu? Dimana?

Disana. Ada disana.

Kurasa temanku mungkin bisa membantumu.

Baiklah.

Hey!

Hey!

Jadi kau tidak benar-benar menghilang dari bumi.

Masih disini./Kau selalu berkata Irlandia itu kecil.

Ya, aku sudah peringatkan kau.

Kita harus berpelukan atau yang lainnya./Ya, tak apa.

Baiklah.

Apa kita berpelukan?/ Maaf, kukira kau tidak mau.

Pastinya. Atau terserahlah./ Baiklah.

Kau lebih membantu daripada kantor wisatawan Paris, kuberitahu kau.

Aku harus pergi bank sebelum makan siang,

Ini ada pesan untukmu.

Terima kasih.

Lalu, Paris? Apa kau bilang Paris?

Wawancara kerja disana./ Bagus.

Jika aku mendapatkannya.

Kau bekerja disini?

Ya, ini luar biasa, kau tahu./ Dimana toiletnya?

Ada disebelah sana. Dibawah sana.

Itu bagus. Kau terlihat sehat.

Apa yang kau lakukan disini?

Kami mengalami masalah kelistrikan diperjalanan. Jadi...

...pesawatnya harus mendarat disini.

Aku bersiap untuk penerbangan malam ini atau besok, tapi aku butuh kamar.

Apa kalian juga melakukan itu disini?/ Cukup katakan saja.

Astaga, maaf!

Hotel Flynn. Mereka ada kamar.

Itu disini.

Tak apa, itu... Aku bisa...

Tidak.

Tidak.

Terima kasih.

Selanjutnya.

Aku sebaiknya tidak menghalangi jalanmu.

Selamat Hari Valentine./ Kau juga.

Jadi apa hubunganmu dengan wanita ini?

Kami bekerja sama sekitar delapan tahun yang lalu.

Aku masih dengan visa mahasiswa di Amerika.

Kau mencintainya?

Ada pembicaraan aku untuk tetap tinggal. Mungkin berpasangan.

Menikah.

Apa kau harus lakukan itu pada setiap wanita yang kau temui?

Itu untuk Kartu Hijau agar aku tetap bekerja disana.

Kau akan membayarnya untuk menikahinya?/ Kenapa aku harus lakukan itu?

Astaga! Bahasa Inggrismu kacau! Bisakah lebih memperjelas?

Kami ingin untuk tetap berjalan baik diantara kami,

Kau tahu, melihat jika kami memiliki sesuatu.

Kartu Hijau adalah idenya./ Dan kau mengacaukannya?

Kenapa kau berpikir aku yang mengacaukannya?

Itu 50-50. Kurang lebih karena kau seperti itu, bukan?

Kami berdua masih 20 tahunan, oke? Benar-benar 20 tahunan.

Lagipula apa pentingnya sekarang?/ Mungkin ini kesempatan kedua.

Ini bisa saja takdir.

Kau selalu bilang, kau tidak percaya dengan takdir.

Ya, karena aku sudah sering memikirkannya.

Kau? Kau benar-benar percaya dengan omong kosong ini.

Dengar, ini tidak seperti aku bisa berhenti memikirkannya sepanjang tahun ini.

Aku sudah. Aku hanya masih belum bisa melupakannya.

Dan dia ada diluar sana sekarang.

Aku tidak benar-benar meninggalkan kesan yang baik saat itu.

Kau harus membawanya ketempatmu. Siapa yang tahu apa yang akan terjadi?

Dia mungkin juga sudah punya kekasih.

Kau benar-benar tak berguna!/ Aku tidak seperti itu.

Setiap hari kau semakin mendekati menderita sendirian...

...dengan tanpa apapun selain selimut yang menutupimu.

Sebuah selimut dari.../ Selimut dari omong kosong, Alan!

Bagus sekali. Hal yang bagus untuk dikatakan padaku.

Bagaimana kabarmu?/ Baik.

Halo, Beatrice.

Aku memikirkan tentang penampilan kita semalam,

Mungkin kita butuh foto band yang baru.

Ada apa dengan yang kita punya sekarang?

Aku hanya berpikir kita sebaiknya pindah dari fase kampungan kita.

Benar. Bicara tentang perubahan...

Mungkin ini saatnya kita mulai bermain di pernikahan.

Kau mau band kita memainkan Sting, Itu yang kau mau? Fields Gold?

Ayolah, kawan, ini sudah lebih dari setahun sekarang.

Ini bukan soal itu. Jika kita melakukan itu, maka tak ada lagi pentas yang tersisa.

Dan kau tahu itu, bukan? Itu yang kau inginkan?

Kita semua bisa melakukannya untuk sedikit uang tambahan.

Aku mencoba menyelesaikan masalah yang ada padaku selama 12 bulan terakhir.

Aku tak keberatan,

Tapi Deirdre mulai lelah dengan tetangga yang melihatnya melakukan usahanya.

Saudariku memberikan kita pentas mudah. Masing-masing seribu dolar.

Aku tidak bermain di pernikahan./ Aku tak mendengar perkataanmu, bung!

Dengar, kau pikirkanlah, oke?/ Aku tidak...

Aku tidak tampil...

Terima kasih banyak. Sampai jumpa.

Hey!/Hai!

Apa yang kau lakukan disini?

Aku tak bisa melupakan soal wawancara itu.

Ditambah, sepertinya jika aku bisa pergi dari sini malam ini akan lebih baik.

Bagus. Itu sayang sekali.

Aku bisa mengajakmu keliling kota sebentar jika kau tinggal lebih lama.

Sepertinya itu tidak harus dilakukan./Ya.

Maksudku, aku tidak harus... Jika kau ingin tetap disini?

Hanya semalam? Kembali berangkat besok.

Itu sedikit lancang. Maksudku...

Bagaimana kau tahu aku tidak punya tanggung jawab?

Benarkah?

Tak ada yang terlintas dipikiranku.

Kurasa aku berhutang semalam denganmu. Tak ada hura-hura, aku janji.

Kalau begitu aku sudah pasti harus pulang.

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left