200 ensimmäistä riviä.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
SELURUH KARAKTER, ORGANISASI, LOKASI, INSIDEN, DAN AGAMA
DALAM DRAMA INI FIKTIF
EPISODE 2
Anak lelaki tujuh tahun
yang pertama menemukan ibunya setelah bunuh diri.
Deritamu pasti tak tertahankan.
Siapa kau?
Bagaimana kau bisa tahu hal itu?
Kau sungguh cenayang?
Aku membuatmu kesal?
Aku hanya mengatakan yang kurasakan...
Kau memeriksa latar belakangku?
Apa kau selalu seperti itu
atau karena terpengaruh pekerjaan?
Kau keterlaluan.
Kau juga.
Aku benci dipanggil cenayang.
Jangan pernah bicara padaku lagi.
Aku juga mau berkata begitu!
Mustahil. Dasar cenayang gila.
Dasar gila. Sial!
Dia mendengarnya dari mana?
Sial!
Hei.
Aku hanya bertanya karena penasaran.
Bagaimana kau tahu?
Siapa yang memberitahumu?
Kau mau tahu?
Kalau begitu,
ayo masuk.
Katamu ingin tahu.
Bisa nyalakan lampunya?
Kemarilah.
Apa...
Begini caramu merayu lelaki?
Tutup matamu.
Astaga.
Kita terlalu cepat untuk ini.
Diam dan tutup saja matamu.
Apa yang kau lakukan?
Janganlah menyesalinya.
Buka matamu.
Kau mempermainkanku lagi, 'kan?
Bagaimana bisa penakut jadi polisi?
Mereka sudah pergi?
Hanya karena kau tak bisa melihat tak berarti mereka pergi.
Lalu?
Kau tak bisa melihat bulan di siang hari karena matahari.
Namun, bulan tetap ada.
Apa yang kulihat itu hantu?
Jangan cemas. Mereka tak bisa menyakitimu.
Kau mau duduk seperti itu terus?
Apa yang kau lakukan padaku?
Kenapa aku melihat hantu?
Aku hanya meminjamkanmu kemampuanku sebentar.
Kau lakukan apa?
Itu...
Anggap saja sumbangan bakat.
Jadi, kau cenayang sungguhan.
Kataku, berhenti berkata begitu!
Lagi pula, aku...
bukan cenayang.
Lantas, apa?
Aku...
hanya terlahir dengan kemampuan ini.
Itu sama saja!
Mereka masih di sini?
Di mana mereka?
Jangan tanya. Mengetahuinya hanya akan memperburuknya.
Akankah mereka memasuki tubuhku dan mengacaukan pikiranku?
Apa sebutannya? "Kerasukan!"
Arwah dan hantu bisa masuk ke tubuh manusia.
Arwah yang belum bisa menyeberang tak punya kekuatan.
Lagi pula, mereka tak bisa dengan mudah merasuki orang biasa.
Kenapa kau bicara santai sekali
kepadaku?
Jadi, maksudmu, para arwah ini tak bisa melukaiku, 'kan?
Tepat.
Kau lihat apa?
Kurasa hantu perawan muda menyukaimu.
- Apa? - Jadi,
hantu hanya ingat keputusasaan yang dirasakan sebelum mati.
Hantu perawan ini
dikuasai kebencian dan hasrat untuk pria.
Namun, itu bukan berarti kau tampan
atau menarik. Jadi, jangan terlalu senang.
Aku hanya diam saja.
Omong-omong, katamu, aku tak bisa dirasuk,
benar?
Astaga, kau pengecut dan mudah curiga.
Apa...
Apa-apaan ini? Ini mustahil.
Keluar. Keluar dari sana!
Keluar!
Kau tak apa-apa?
Punya pereda nyeri?
Bisa minta resepnya?
Tidak boleh beli ini
- tanpa resep. - Hei!
- Kecilkan volumenya! - Mari simak artinya.
- Sulit tidur kalau berisik! - Kata pasien,
- "Punya pereda nyeri?" - Astaga!
Mereka menanyakan pereda nyeri.
Apoteker menjawab,
"Bisa minta resepnya?"
Apoteker menanyakan resep obatnya.
Apoteker menambahkan,
"Tidak boleh membeli ini tanpa resep."
Pasien membutuhkan resep untuk membeli obat.
Selamat pagi, Semua!
Kau bergadang?
Aku kagum, Pak.
Rasa tanggung jawab, semangat, dan konsentrasi level tinggimu
menjadi contoh setiap polisi negeri ini.
- Aku juga... - Hei.
Singkirkan dia.
Jangan duduk saja. Ayo bekerja. Ikut aku.
INFORMASI KORBAN
FOTO TKP
Berdasarkan autopsi,
tak ada yang istimewa.
Benda logam adalah penyebab langsung kematiannya
yang memutus nadi lehernya.
Besok, jasad korban akan...
Hari ini, Pak.
Jasadnya akan diantarkan ke keluarganya hari ini.
Kehidupan pribadinya?
Tidak ada dendam, hubungan asmara, atau utang.
Hidupnya bersih.
Juga tak ada apa pun di riwayat panggilan teleponnya.
Kalau begitu apa ini? Pembunuhan acak?
Namun, pembunuhnya tampak sudah mempersiapkan semuanya.
Contoh, pembunuh menghindari semua kamera pengawas di area sekitar.
Banyak pertimbangan dan persiapan
dalam hal rute pelariannya juga.
Jadi, menurutmu?
Polanya sama dengan pembunuh berantai.
Apa?
Tidak ada satu pun kasus pembunuhan di wilayah ini
dalam setahun terakhir,
dan ini tak mengikuti
pola pembunuhan mana pun di luar yurisdiksi kita.
Modus pelaku,
tempat memangsa, dan korbannya tak sesuai.
Bagaimana kita mencari sesuatu tanpa petunjuk?
Namun, kita tak bisa diam saja.
Detektif Kang, periksa kasus yang belum dipecahkan.
Detektif Choe, cari dan tanyai orang-orang
yang ada di dekat taman pada hari pembunuhan.
Pasti ada yang lihat pelaku,
- kecuali dia tembus pandang. - Baik.
Tunggu apa lagi? Pergilah.
- Hei, Pak Formal. - Ya, Pak.
Cari dan cetak semua kasus beku
dalam tiga tahun terakhir.
Aku ingin gender, pekerjaan, usia,
- laporan autopsi, dan foto TKP korban. - Siap, Pak.
KASUS BEKU
Banyak sekali.
- Ini sudah semuanya. - Astaga.
Akan kubantu.
NADI LEHER PUTUS
PENDARAHAN HEBAT
Kim Nak-cheon...
MANTAN DETEKTIF KEPOLISIAN SIYANG
- Ketua. - Ya?
Kau pernah dengar detektif bernama Kim Nak-cheon?
Dia bekerja di Kepolisian Siyang pada tahun '90-an.
- Kim Nak-cheon? - Ya.
Kim Nak-cheon...
Dia yang menangkap Hwang Dae-du.
Hwang Dae-du?
Kau tak tahu Hwang Dae-du yang terkenal?
Masuk akal karena mungkin kau masih kecil saat itu.
Dia pembunuh berantai yang membunuh 30 orang dalam lima tahun.
Kacau sekali saat itu.
Kasus itu menggemparkan seluruh negeri.
Kau tahu detektif itu belum lama dibunuh?
Dia tewas? Bagaimana?
Dia hidup di jalanan dan dibunuh seseorang.
Sebab kematiannya, putusnya nadi leher.
Mustahil.
Dia pernah menjadi simbol kepolisian.
Astaga.
Tunggu. Katamu dia mati karena nadi leher yang putus?
DIVISI URUSAN KRIMINAL
Berkas kasus yang lebih dari 20 tahun belum didigitalisasi.
Catatannya hanya ada di kertas.
Apa terjadi sesuatu hari ini?
Kapten Divisi Urusan Kriminal meninggal karena lelah bekerja.
Pemakamannya hari ini,
dan mobil jenazahnya akan kemari sebelum menuju makam.
Aku merasa kasihan padanya.
Lewat sini, Pak.
Rekam jejaknya di sini.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Mari lihat.
DISERTASI AKADEMI KEPOLISIAN
Kau menakutiku!
No comments yet. Be the first to leave one.