Black Mirror: White Christmas

Black Mirror: White Christmas

Lataa Indonesian -tekstitys

Julkaisutiedot

Black Mirror S02E04 White Christmas NF WEB-DL
Kommentaari Putra14
Netflix Retail.

Tunnisteet

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Julkaistu: 2019-04-04
Lataukset: 175
Kuulovammaisille: No

Indonesian tekstityksen esikatselu

200 ensimmäistä riviä.

Baru mau kubereskan.

Sedang apa kau?

Memanggang kentang.

- Kita akan merayakan Natal. - Natal.

Hari Natal, 25 Desember. Pernah dengar?

Hari ini libur, jadi, bisa minum.

Tahun lalu tak ada dekorasi. Tapi...

Tahun lalu entah di mana.

Seharusnya hanya barang penting di sini.

Menggemaskan ada yang menganggap perada itu penting.

Kupikir ada baiknya kita makan bersama.

Minum.

Mengobrol?

Baik untukmu atau aku?

Sudah lima tahun, ya? Berapa kalimat kau ucapkan padaku? Tiga?

Aku agak berlebihan.

Tapi kita kurang mengobrol di sini. Telingaku butuh air.

Aku tak pandai berbincang.

- Latihan hingga sempurna. - Kau akan bosan.

Kawan, saat ini...

bosan karena hal selain salju akan menyenangkan.

Jadi, ayolah.

Mengobrol.

Membicarakan sesuatu.

Ayolah, untukku.

- Untuk Natal. - Mau bicarakan apa?

Kenapa kau di sini?

Tak ada yang datang ke sini tanpa memiliki msalah di luar sana.

- Ini pekerjaan, bukan penjara. - Sering kali, itu sama saja.

Jadi...

apa masalahmu?

Tidak ada.

Omong kosong.

Ini bukan interogasi.

Bagaimana denganmu?

Basa-basi. Kau belajar.

Apa masalahmu?

- Yakin tak mau minum? - Apa omonganmu timbulkan masalah?

Secara tak langsung.

Aku mengobrol dengan orang.

- Aku dapat uang. - Kenapa? Apa profesimu?

Semacam disjoki radio Los Angeles?

Aku bukan disjoki.

Lebih seperti guru.

Jangan bilang kau guru spiritual.

Aku sudah pasti bukan guru spiritual.

Halo, Harry. Aku baru menghubungi. Apa kabar?

Maaf. Aku belum berpakaian.

Jangan khawatir, karena itu aku di sini.

Tunjukkan yang ingin kau pakai, lalu akan kita pikirkan.

- Kalau ini? - Tidak bagus.

Itu biru membosankan dan kau tak begitu. Tidak malam ini.

Mana yang bagus?

Kemeja putih dengan dasi hitam, dengan jas abu-abu ketat.

Klasik, tanpa batas waktu. Cerdas.

- Aku tak biasa pakai jas. - Kau tak biasa apa pun.

Dan rapikan rambutmu, karena...

Baiklah.

Ingat teknik bernapas yang kita bicarakan.

- Kau akan baik saja. - Ini akan baik saja.

- Dia manis. - Ya.

Jangan keras-keras.

Tentu.

Kau harus ambil tempat saat ingin bicara keras-keras.

Baiklah. Ruang serbaguna ada di belakang.

Percayalah, jika kau berjalan dengan percaya diri,

- tak ada yang akan berkata apa pun. - Baik.

Kau menjalankan spionase perusahaan?

Pelayanan romantis.

Lelaki bertemu perempuan berkat...

bantuan di lapangan.

Kau melatih orang aneh sambil berkeliling bar lajang.

Bar lajang itu muram. Kami beraksi di bar dan kelab biasa, tapi saat Natal...

kami datang ke pesta kantor.

Ada dinamika di pesta Natal kantor.

Semua wanita menarik

dikelilingi oleh para bajingan kantor regulasi sepanjang tahun,

dan mereka ingin bersantai.

Menurut psikolog populer.

Aku tahu cara kerja pikiran.

Jangan berdiri seperti tiang lampu.

Datangi barnya.

Ingat. Selalu bergerak dengan tujuan.

- Ya, selanjutnya siapa? - Aku mau...

Tiga pint , Diet Coke vodka dan segelas tequila.

Jangan khawatirkan dia.

Ambil satu botol kosong dari bar itu

selagi Kapten Keparat memesan urine-nya.

Itu hanya diperlukan sebagai properti.

Lihat sekeliling.

Lihat apa pun yang kau suka?

Si pirang?

Si rambut gelap?

Pilihan menarik.

Majulah, tapi fokus pada si pirang.

Sekarang. Ayo.

Percaya diri. Kau pasti bisa.

Tunggu, kucari tahu siapa mereka.

Baiklah, pembuka basa basi.

Coba cerita kudanya. Pada si pirang.

Apa ada yang lihat pria di luar menunggang kuda?

- Lihat? - Pria berkuda?

Ya, 20 menit lalu, pria ini telanjang dada,

- menunggang kuda di jalanan. - Sungguh?

Ya, sungguh. Dia...

Bagian teranehnya, dia punya busur dan panah.

- Busur dan panah sungguhan? - Aku bersumpah.

Dia mungkin kalah bertaruh, tapi itu seperti karya Tolkien.

Maaf, kau siapa?

Mengelak sampai aku menemukan sesuatu.

Aku pasti diriku.

Kau bukan dari kantor ini.

Siapa yang kau kenal di sini?

Katakan, "Aku mengenalmu." Dengan ramah.

Aku mengenalmu.

Dawson.

Dawson, bukan?

Jumpa di acara barbekyu Kath.

Ya. Kita bertemu di acara barbekyu Kath...

- Juni. - Juni lalu.

Kau bertopi fedora.

Kau tertopi pria miskin.

Topi fedora.

Topi fedora yang kau pakai di kepalamu.

Dia akan pura-pura ingat, walau...

dia sama sekali tak tahu.

- Benar. - Ya?

Ya, maaf.

Tak masalah.

Malam yang meriah.

Kau hebat. Jangan abaikan si pirang.

Aku tak mengenalmu.

- Amy. - Amy. Hai.

Buat dia mengenalkanmu pada si rambut gelap.

Apa semua temanmu semencurigakan ini?

- Bagus. - Kurasa tidak.

Ini Jennifer.

- Hai, Jennifer. - Hai.

Fokus pada Amy, lalu lontarkan materi lucu yang kita pelajari.

Jadi dia turun dari kudanya dan bawa ransel.

Taktiknya, secara umum,

adalah untuk dengan sengaja mendepak orang yang kau minati.

Agar tak terlihat sangat ingin, tapi...

seringnya, mereka juga akan bergantung secara alami.

Orang ingin diperhatikan.

Mereka tak suka dikucilkan. Mereka merasa terasing.

Tapi gadis ini...

Gadis ini tampak senang diabaikan.

Mungkin dia tahu pecundang.

Tidak.

Tidak. Dia orang luar.

Orang luar yang menarik.

Tak ada yang lebih menggiurkan dari itu.

Bagus.

Dia pergi. Baiklah.

Ini akan menantang. Jangan berhenti.

Biarkan Amy mengoceh sebentar, lalu temukan alasan untuk pergi.

Mereka duduk di balkon luar sampai pukul 04.00.

Ya, itu menakjubkan.

Aku akan ke toilet.

Jadi, teruslah berpesta dan aku akan...

Tentu.

Kau sungguh harus buang air?

Ya, tapi tak mudah dengan kau mengawasi.

Aku janji tak akan mengintip.

Kau menyalurkan semua yang dia lihat dan dia memercayakanmu?

Hanya aku yang melihat.

Astaga, berapa banyak urine? Dia berkemih seperti sapi dirajam.

Aku jadi ingin berkemih.

Sungguh!

Itu dia gadis kita.

Baiklah, Harry.

Datangi dia dan mulai mengobrol.

Hanya ingin bangun hubungan. Paham?

Jangan takut padanya.

Semuanya, ada observasi sejauh ini untuk membantu teman kita?

Ini yang menarik. Dia cantik, tapi tak ada yang merayu.

- Mungkin mereka menyerah. - Mereka jadi menjauh.

Mereka tipe biasa, dia orang luar tanpa kesamaan.

Mungkin saja.

Harry, buat percakapan, tapi sinislah.

Mengerti? Memotong.

Seperti Bonnie dan Clyde. Kalian berdua menghadapi dunia.

Percaya diri. Bicaralah dengannya.

Aku tak begitu menyukai pesta.

Kau datang, kegembiraannya dipaksakan sepanjang malam.

Membicarakan acara TV yang belum kau tonton.

Berlagak gembira.

Mungkin yang lain suka, aku tidak?

Tentu bukan kau saja.

Awal yang bagus. Buat basa-basi orang luar.

Dan terus menatapnya. Aku perlu mengukur reaksinya.

Kulihat kau duduk sendirian di sudut dan aku...

Kupikir, "Hei, sesamaku."

Aku benci saat orang berkata "sesama."

Dan orang yang melakukannya.

Aku juga.

Kurasa kau juga tak begitu suka pesta.

Kebisingannya menyebalkan.

Selalu bicara, tak pernah berhenti.

More Indonesian subtitles for Black Mirror: White Christmas

Kommentit

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left