Stuck Together

Stuck Together (8 Rue de l'Humanité)

Lataa Indonesian -tekstitys

Julkaisutiedot

ㅡStuck Together NF-360P/720P/1080P
Kommentaari DD_Movie
NF Retail [ RT 02:06:28 ] | t.me/ddmoviechannel

Tunnisteet

720p
720
1080
Julkaistu: 2021-10-26
Lataukset: 15
Kuulovammaisille: No

Indonesian tekstityksen esikatselu

200 ensimmäistä riviä.

NETFLIX MEMPERSEMBAHKAN

Kita sedang… berperang.

Perang kesehatan masyarakat.

Kita bukan memerangi pasukan atau bangsa lain,

tetapi musuhnya ada di sini, tak tampak dan sulit ditemukan, mendekat.

Butuh kita semua untuk bergerak.

Kita berperang.

Aku memanggil semua orang,

dalam dunia politik, ekonomi, sosial, dan nirlaba,

pada setiap warga Prancis

untuk bergabung dalam semangat persatuan nasional

yang membuat negara kita melalui begitu banyak krisis lampau.

Kita sedang berperang.

Ini perang, tetapi tanpa prajurit. Aku tak paham.

Bertepuk tangan ke jalanan kosong.

KUNCITARA SETARA SATU

Awalnya, kupikir itu aneh.

Lalu kakakku bilang kami tepuk tangan untuk rumah sakit dari jauh.

Sehingga jika sakit, mereka akan merawat kami.

Ibuku tak ada di sini.

Dia marah, tetapi akan kembali. Dia berjanji.

Dia marah kepada ayahku karena menganggap Ayah sok tahu.

Aku tak paham.

Tahu semuanya hebat, bukan?

Namun, Ayah bilang, "Basile, jangan coba-coba memahami wanita."

Orang-orang ini mudah histeris. Ketakutan mereka aneh sekali.

Ayahku tak suka mereka, aku juga.

Kecuali putri mereka.

Dari matanya, dia tampak cantik di balik masker.

Aku sering lewat dan tak pernah melihatnya.

Setelah kulihat, tak bisa berhenti. Hidup memang kacau.

Entah itu siapa.

Atau itu siapa.

Mereka-mereka ini pergi ke luar negeri.

Seperti pengecut, kata Ayah.

Entah itu siapa.

Aku tahu itu siapa.

Ahli biologi dari lab tes medis.

Kata Ayah, COVID membuat sakunya penuh emas.

Untunglah aku tak begitu.

Pasti berat bawa-bawa emas di saku, bukan?

Pemilik restoran di bawah.

Dia harus tutup, kasihan.

Ayah harap dia bangkrut atau mati kena COVID.

Agar bisa beli murah tempatnya dan membuka toko vape lagi.

Ayah punya banyak toko vape.

Kuberi tahu rahasia.

Ayahku bukan mendukung rumah sakit. Dia mendukung COVID.

Katanya cuma membunuh lansia, yang habiskan uang dan tak berguna.

Ayahku tak takut, aku juga.

Kami bersorak paling keras karena kami pemilik.

Yang lainnya penyewa.

Ayahku selalu bilang bahwa penyewa

selalu mengeluh dan pemalas. Dia benar.

Hebat!

Pelan-pelan.

Ayo ganti baju, biar kucuci.

Martin, tak usah. Ini balkon kita.

Virusnya ada di udara.

Benarkah? Kata siapa?

Dokter keluarga kita yang tertular.

Wajar, dia berkontak dengan pasien.

Jika dokterku mati, aku cemas.

Dia juga bisa sembuh.

Tingkat kematian satu persen.

Ucapanmu tanpa perasaan.

Itu benar.

Mestinya ke rumah orang tuamu di pegunungan.

Tak ada kereta, pesawat.

Rumah orang tuamu lebih dekat.

Lalu membunuh mereka?

Orang tuaku boleh mati?

Mereka tak mengidap asma.

Orang tuamu tak mengidap asma.

Orang tuamu juga.

Jangan!

Menjijikkan!

Tidak!

Sial. Anjing itu gila. Dia harus keluar.

Tidak lagi.

Kini anjingnya juga di dalam?

Itu salahnya. Dia mengendus apa saja.

Ya, dia anjing.

Hewan tak bisa tertular.

Benarkah? Lihat ini.

Besok terbit. Kucing bisa kena virus, kasus resmi pertama.

Kau membuatku stres.

Ini pandemi, Claire.

Ibu?

- Aku tak mau mati karena COVID. - Tidak akan.

Tak ada yang akan mati. Ayahmu berlebihan.

Itu tak benar.

Berawal dari flu, lalu ke paru-paru,

dan tak bisa bernapas lagi.

- Lalu mulai… - Martin, hentikan!

Tarik napas.

Martin, kita mematuhi prokes umum di luar.

Semua sesuai aturan.

Namun, terkurung di dalam…

Tenang.

Kita tak menanti tamu.

- Akan kulihat. - Jangan!

Jangan! Tunggu!

Jangan dibuka.

Itu COVID!

Tn. dan Ny. Becquart?

Ini Diego, suami Paola si pengurus rumah.

Halo, Diego.

Maaf.

- Aku menginjak cukanya. - Tak apa.

Jangan!

- 36,6 celsius. - Hei!

- Kau sakit. - Aku?

Berikan itu.

Amazon? Si bodoh di atas.

Benar. Tony Boghassian?

Kenapa kau mengantar paket, Diego?

Di mana istrimu?

Di mana istrimu?

- Di rumah sakit. - Mundur!

Martin, tenang.

Ada banyak penyakit lain.

Ya, benar.

Dia sakit apa?

- COVID. - Mundur sekarang juga!

Aku sehat, tak sakit.

Kau ini asimtomatik.

Tidak, aku Katolik. Namun, agama bukan segalanya.

Bukan, Diego. "Asimtomatik" berarti tak ada tanda penyakit.

Aku tahu, cuma bercanda.

Lucu. Terima kasih, dah.

Martin, hentikan. Cukup.

Dia berisiko, bukan berarti mengidap.

Saat di koridor,

kau harus selalu pakai masker.

Di mana-mana habis.

Harus dites. Kau berkontak dekat.

Di lab di bawah.

Satu gedung ini harus dites.

Suruh dia membagikan masker agar seisi gedung aman.

- Bisa ingat itu? - Ya…

Ini. Sementara pakai ini.

Terima kasih.

Mengurangi persediaan kita?

Dia lebih butuh.

Tetap hidup itu penting. Lebih penting lagi tetap manusiawi.

Basile!

- Apa? - Kuajak anjing keluar.

Diego.

Wanita baru yang tak tepuk tangan. Kau kenal dia?

Tidak.

Mungkin dia teman Sandrine yang menerimanya.

Atau penghuni liar!

Dia tak menghormati kuncitara. Menghindari kami, aneh.

Awasi…

Cukup. Berikan ke anak-anak.

Sebentar.

Kau juga marah.

Tentu saja! Kau mengataiku "jalang bodoh" di depan anak-anak!

Mereka tak di sekolah, selalu di rumah.

Hentikan kegilaanmu.

Kau sadar ucapanmu itu sangat kasar?

Itu contoh yang baik untuk anak-anak? Aku tak mau dipermalukan.

Di mana pria yang kucintai 20 tahun lalu?

Ada di sini, Sayang.

Dia di rumah, menunggumu.

Katakan saja,

aku langsung ke sana naik mobil dan memelukmu.

Ayah.

Berikan ponselku. Ayo.

- Mana dia? - Nanti.

Drone-nya!

Apa? Gawai tak guna lagi?

Ada drone?

Ya, maaf, untuk menyibukkan mereka.

Jangan begini, Tony. Ini tindakan terburuk.

- Ayah! - Lepaskan!

Diam!

Kembalikan.

Apa pedulimu?

Selalu buat dia. Ini menyebalkan!

Itu tak benar.

Victoire!

Bicara yang sopan!

Aku masih ayahmu!

Lihat betapa mudahnya "hanya" mengurus anak?

Isa, dengar, kau harus pulang. Di sini kacau balau.

PR, makanan, pegawaiku cuti.

Apartemen ini kotor.

Pengurus tak ada. Entah apa yang dilakukan jalang itu!

Aku Diego, suami Paola.

Pengurus rumah.

Ya, aku tahu.

Tony, kau di sana?

Ganti topik, kau tahu si pengurus sudah menikah?

Ya, aku tahu.

Halo, Diego.

Halo, Isabelle.

Maafkan suamiku. Dia bisa agak kasar.

Namun, tak berbahaya.

More Indonesian subtitles for Stuck Together

Kommentit

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left