173 ensimmäistä riviä.
19 Desember, 1984
Baiklah, tuan dan nyonya,
ini adalah momen yang kita tunggu.
Kita tampil...
Daniel LaRusso akan bertarung?
Daniel LaRusso akan bertarung!
Bersiaplah penonton, semuanya akan berakhir di sini!
Mulai!
Hiyah!
Mulai!
Menghindar. Berlutut.
Johnny, kau seperti krim puff!
Fokus pada kakinya.
Kau tidak ingin melakukannya?
Baiklah, Sensei.
Tanpa ampun.
Dua poin, LaRusso. Lawrence, kosong.
Siap? Mulai!
Satu poin, Lawrence.
Satu poin, Lawrence. Dua, dua.
Hiyah!
Habisi dia! Ya!
Peringatan untuk kontak ilegal ke lutut.
Siapa pun yang memenangkan poin berikutnya akan menjadi juara.
Habisi dia!
Juara baru: Daniel LaRusso!
Saat ini.
Ugh
Hei, namaku Miguel.
Aku dan keluarga ku baru saja pindah ke kamar no 109.
Bagus sekali. Tetangga imigran bertambah.
Sebenarnya, kami berasal dari Riverside.
Ngomong-ngomong aku ingin bertanya sesuatu,
apakah saluran air di rumah mu mengalami gangguan?
karena air di wastafel rumah ku tidak mengalir dan...
Oh, botol harusnya di buang ke tempat sampah warna biru.
Dengar, Menudo...
Aku sudah tinggal di tempat kumuh ini lebih dari sepuluh tahun.
Pipanya tidak berfungsi. Air mancur penuh dengan kencing.
Dan satu-satunya hal yang membuatku betah tinggal di sini
adalah aku tidak perlu berbicara dengan siapa pun.
Senang bertemu denganmu.
Baiklah...
Kuharap harimu menyenangkan.
Tidak mungkin.
Jangan di sini
Cobra Kai Season 01 Episode 01 "Ace Degenerate" Improved & Translated by Dincht
Hei.
Dasar gila.
Ugh Busuk.
Hei!
Whoa, whoa, whoa. Apa-apaan ini?
Jangan khawatir, hasilnya akan sempurna.
Aku hanya mengira-ngira terlebih dahulu.
Kau memasang di dinding yang salah.
Sudah ku bilang pasang di dinding di seberang pintu.
Ini adalah dinding di seberang pintu.
Bukan pintu itu, idiot. Pintu ini.
Cukup pindahkan TV-nya. Sebentar lagi tamunya akan datang.
Tunggu, tunggu sebentar. Aku harus melubangi, dan mengatur kembali,
sehingga cocok dengan catnya.
Untuk pergi ke toko perkakas saja akan memakan waktu satu jam.
Itu bukan masalah ku.
Aku bukan orang bodoh yang memasang TV, pada satu-satunya dinding
di rumah yang seorang pun tidak akan melakukannya.
Kenapa TV tidak boleh di pasang di sini?
Dengar, aku akan datang besok pagi
dan memasangnya sesuai keinginanmu, oke?
Aku tidak bisa melakukannya sekarang. / Well, bagus sekali.
Syukurlah kau tidak buang air besar di kamar rias ku.
Kau tadi yang bilang untuk memasangnya di seberang pintu.
Ya, aku tidak tahu kau sebodoh ini.
Oke, oke, kita akan mencari jalan keluarnya, oke?
Jangan bersikap seperti pelacur.
Apa katamu?
Tidak, tidak, tidak, tidak, tidak. Aku tidak memanggilnya pelacur.
Aku mengatakan jangan seperti pelacur.
Artinya berbeda.
Kau memecat ku karena pelacur itu?
Kau tahu apa? Aku benci pekerjaan sialan ini.
Kau sebaiknya membayar hutang mu padaku, Mike.
Mike?
Banzai.
Namaku Daniel LaRusso.
Dan di LaRusso Auto, kami menendang saingan...
Yang itu.
Mengapa kau tidak menggunakan sarung tangan?
Obat-obatan di sebelah mana?
Di rak pojok sana.
Bisakah Kau meletakkannya di piring?
Nenekku sedang sakit. / Aku tidak bertanya.
Ayolah, apa bahasa Spanyol untuk "berikan saja pizza-ku"?
Dasar pria berengsek dengan penis kecil.
Apa yang baru saja kau katakan?
Apa yang dia katakan? / Kau tidak ingin mengetahuinya.
Tidak, aku tahu dia berkata buruk. Katakan saja.
Uh, dia bilang... dia bilang kau punya...
Dia bilang aku punya penis kecil?
Katakan padanya dia punya penis kecil. / Aku bisa bahasa Inggris, brengsek.
Oh benarkah?
Whoo!
Hei, yo, Brucks, beli bir kali ini.
Kita harus mabuk sebelum berpesta.
100%, nak. / Benar sekali.
Whoo!
Sobat, kau juga harus membeli kondom.
Habiskan makanannya lalu pergilah dari sini.
Permisi? / Ini adalah daerah kekuasaan ku.
Kau tidak akan mendapatkan sepeser pun di mart ini.
Aku tidak mengemis di sini. Aku bukan pengemis.
Itu mobil ku.
Apa yang kau lakukan?
Kenapa kau memberi tahu usia kami?
Bung, dia sudah mengira kita sudah cukup dewasa, tolol.
Aku tidak tahu kalian akan membeli bir.
Maafkan aku.
Ya, hajar dia. / Apa yang kalian lakukan.
Ooh, lihat ini? / Ya, apa yang kau dapatkan?
Obat apa itu? / Pepto.
Oh, sial, seseorang sedang sakit diare.
Hei, kita harus menjulukinya 'Rhea.
Berikan obatnya, kawan.
Apa yang kau lakukan? / Obat ini untuk nenek ku.
Oh, obat ini untuk nenekmu? Ah, sial, maafkan aku sobat.
Hei, kau ingin obatnya? Hei, makan nih obatnya,
Uh. / Rasakan..
Ya.
Pecundang.
Brengsek.
Oh! / Apa katamu, 'Rhea?
Aku-aku tidak mengatakan apa pun.
Oh. / Itu kasar, Ky.
Oh apa? Kau menangis?
Hei, mau lari kemana pengecut?
Hei!
Hati-hati itu mobilku, kawan.
Siapa orang ini? / Sudah tinggalkan si culun ini sendirian.
Kau dengar apa yang dia katakan?
Makan malam di mini mart seperti gelandangan.
Tunggu, kurasa aku mengenal orang ini.
Dia adalah si brengsek yang membersihkan septic tank ayahku.
Pantas saja baunya seperti kotoran.
Baiklah, percayalah padaku, kalian tidak ingin membuat ku marah
pada waktu yang tidak tepat, oke?
Benarkah? / Ya benar.
Pergilah dari sini, pecundang.
Ah.
Ayo hajar dia.
Sial, bagaimana kau...
Ah!
Kenapa? Kesulitan bernafas?
Apakah itu semua kemampuanmu, nona?
Cepat, Ky, cepat pergi dari sini. / Lepaskan aku!
Kenapa? Kesulitan bernafas?
Hei, turunkan anak itu!
Hei, hei, hei!
Itu bukan salahnya!
Hei, aku hanya... Aku hanya ingin mengucapkan terima kasih.
Baiklah, kau sudah mengatakannya.
Jadi tadi malam, kau menggunakan, Tae Kwon Do atau jujitsu
atau MMA atau apa?
Itu di namakan karate.
Karate zaman dulu.
Apakah kau bisa mengajari ku?
Apa? Tidak.
Apa? Ayolah, ketika sekolah dimulai,
mereka akan membuat hidupku sengsara.
Itu bukan masalah ku. / Apa?
Jika aku mengetahui sedikit tekniknya maka aku akan...
Lupakan. Aku sudah berhenti melakukan karate.
Mengerti? Selain itu, aku harus mencari pekerjaan.
Well, Kau bisa membuka perguruan karate kalau begitu.
Namanya dojo.
No comments yet. Be the first to leave one.