127 ensimmäistä riviä.
Cahaya dari jendela menembus malam.
Perjalanan di jalur abadi panjang.
Delapan tikungan dan sembilan belokan gunung sudah sepi.
Makhluk hidup mempertanyakan penderitaan dunia duniawi di atas sebotol anggur.
Tulis tentang Nirwana dan kelahiran kembali.
Aku akan menembus gelombang biru dengan tubuhku.
Langit luas dan perkasa, jadi apa jika aku lahir biasa?
Kapan prinsip ketidakpedulian berubah menjadi kekerasan?
Badai melanda di kedalaman tebing.
Gunakan pikiranmu pada hidup dan mati dalam mimpimu.
Tarik pedang, tanyakan bintang-bintang abadi.
Dunia duniawi mengalami banyak perubahan.
Dunia dan alam semesta akan memberikan kebenaran yang menusuk.
Ambil dunia, telan segalanya di bawah langit.
Rasakan semua liku-liku kehidupan dalam sekejap.
Aku menantang cahaya, melayang ke langit.
Teruslah menulis bab baru untuk semua makhluk dari tiga dunia.
Kematian dan kultivasi abadi hanya dipisahkan oleh kehendak.
Lepaskan tubuh yang tidak berarti ini untuk menjadi bersinar.
Pasir dari laut melampaui batas terjauh.
Hati muda ditempa oleh cobaan dan kesulitan.
Dengan tegas aku menjadi abadi, mengapa aku ragu untuk melawan Langit?
Renegade Immortal
Episode 36
Saat kau menyegel Tuosen kembali
kami pasti akan memberikan hadiah yang besar
inilah inti jiwa
telanlah
kau akan bisa mematahkan segel Tuosen
aku, Tuosen
datang
apakah mereka begitu yakin bisa menghadapi Tuosen?
Kenangan dewa kuno
lorong
muncul
petir ungu ini
sama persis dengan bencana langit di gunung terlarang itu
Warisan ingatan
apakah itu ada di sana
Warisan ingatan dari Dewa Kuno
semua orang menganggapnya sebagai harta karun
tapi aku tidak membutuhkannya
sebagai pikiran jahat Tu Si
apa yang dia ketahui
aku tahu semuanya
jika bukan karena batasan hukum terkutuk ini
aku tidak perlu repot seperti ini
harus mendapatkan warisan yang lengkap
monster apa ini
Apakah ini binatang suci dari tanah Dewa Kuno?
Atas perintah Dewa Kuno
Aku di sini
menjaga Warisan ingatan
Tanpa perintah Tuan
Tidak boleh membiarkan siapa pun masuk
makhluk jahat
Tuanmu sudah mati
Sekarang
Akulah Dewa Kuno
Omong kosong
Kamu hanyalah setitik pikiran jahat
Urusan Dewa
bukan urusan binatang sepertimu
Prajurit Lautan Darah, dengarkan perintahku
Bunuh binatang ini
Bertarunglah!
Sukses atau gagal, tergantung pada tindakan terakhir ini
ngengat terbang ke api
Sangat bodoh
pasukan lautan darah mengacungkan pedang ke arah monster
Duomu malah meledakkan semua kultivator lautan darah
mungkinkah
formasi penyegel dewa
aktifkan
masih ingat aku?
Li Peng Makluk Penjaga Laut Mati
Li Peng
sepertinya alasan aku dulu
satu-satunya yang tidak bisa kutangkap
adalah karena
kamu merasuki binatang ini ya
kamu sekarat
jangan berpura-pura tenang
kalian bersepuluh
menunggu selama bertahun-tahun
sepertinya kali ini
ingin membunuhku
masih ada satu lagi
cepat ledakkan dia juga!
Oh
Jadi kalian satu komplotan
reaksi Tuosen ini agak aneh
tidak marah ataupun takut
sepertinya semua ini tidak bisa mengancamnya
tapi
apa yang membuat kalian berpikir
bisa mengalahkan dewa?
Aku kejahatan
Kejahatan besar
Aku berasal dari pikiran jahat
Tapi aku tidak pernah bersembunyi di balik pikiran jahat dan berpura-pura baik
Hari ini
Kalian tidak bisa mendapatkan warisan Dewa Kuno
Bukan karena kalian tidak bisa membunuhku
Tapi karena kalian tidak tahu apa-apa tentang Warisan ingatan
Dan sama sekali tidak tahu
Di mana Warisan ingatan yang sebenarnya berada
memang tidak ada fluktuasi dari Warisan ingatan
sebenarnya
kalaupun kalian tahu, apa bedanya?
Kalian tidak mungkin bisa melewatiku
untuk mendapatkan Warisan ingatan
karena Tuosen datang ke sini
berarti Warisan ingatan pasti ada di sini
tidak ada tempat lain lagi
masih bisa di mana lagi?
Tidak beres
masih ada satu tempat lagi
benar saja
trik yang bagus untuk bersembunyi di bawah lampu
bunuh Tuosen dulu
lalu rebut warisan kekuatannya
Sobat
kau cari waktu yang tepat untuk masuk ke formasi
gunakan kekuatan melahap jiwa untuk memberinya pukulan fatal
berhasil atau gagal
tergantung pada tindakan ini
No comments yet. Be the first to leave one.