200 ensimmäistä riviä.
- Dia di sini. - Astaga.
Kimmy.
Kau serius?
Kau ini kenapa?
Dia belum pernah melakukan hal seperti ini.
Dia murid berprestasi. Selalu membaca buku.
Ini kenyataannya, Bu. Dia tertangkap basah.
Pencuri.
Kau tahu itu salah, Kim.
Saking kecewanya, Ibu tak tahu harus berkata apa.
Apa konsekuensinya?
Jika barang yang dicuri harganya di atas 20 dolar,
sudah kebijakan perusahaan untuk melapor ke polisi.
Polisi?
Tahu, tidak? Mungkin sebaiknya begitu.
Berantas sejak kecil.
Kalau melindunginya dari konsekuensi atas perbuatannya sendiri…
Saya punya wewenang memutuskan.
Intinya, kami tak ingin memergoki orang yang sama berulang kali.
Jika Anda bisa menjamin ini tak akan terulang…
Kim, seperti kata Pak Pearson. Apa kau akan mengulanginya?
- Tidak. - Ibu ingin percaya ucapanmu.
Barang apa yang begitu menarik sampai kau harus mencuri?
Anting.
Apa?
Tidak terdengar.
Anting dan kalung.
Anting dan kalung.
Keterlaluan.
Ini salah satu produk dari koleksi Starlight.
Harganya 30,45 dolar, tapi itu tak laik jual lagi.
Rantainya putus saat akan disembunyikan ke tasnya.
Astaga.
Harganya 30,45 dolar? Pajaknya?
Tidak perlu diganti…
Bukan aku yang ganti. Dia.
Ibu potong dari uang sakumu. Lunas 10 tahun lagi pun terserah.
Dia bakal berharap dilaporkan sekalian ke polisi.
Harga termasuk pajak 35,53 dolar.
35…
Sungguh tidak perlu diganti. Anda…
Ini…
Aku bisa bayar 13 dolar sekarang, nanti pelunasannya menyusul.
Bu, sungguh,
tidak usah.
Kau baik sekali.
Kim, ayo, bilang apa?
Terima kasih.
Kau punya ibu yang sangat baik.
Jangan kecewakan ibumu lagi.
- Terima kasih atas pengertiannya. - Sama-sama.
Semoga sukses.
"Berantas sejak kecil."
Ternyata kau bisa juga.
Ini.
Ibu dapat ini untukmu.
Lihat?
Ibumu hebat, 'kan?
Hei, Nak, santai saja.
Toh, kau tak ditahan.
NEBRASKA APRIL 1985
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Hai.
Pagi.
Bagaimana tidurmu?
Nyenyak. Kau?
Lumayan nyenyak.
Kau sempat bilang ingin ganti matras, bukan?
Tidak jadi.
Ini untukmu.
Terima kasih.
Kita perlu berembuk soal penggalangan dana Abramson.
- Itu sudah dekat? - Jumat depan.
Tak terasa sudah setahun.
- Apa rencananya? - Terserah kau.
Bisa kau atau aku yang ke sana.
Atau mungkin lebih mudah
jika kita berdua ke sana.
Aku saja.
Baiklah.
Mungkin sebaiknya begitu.
Sebenarnya, ada yang perlu kau tahu
soal masalah yang kuhadapi.
Ingat persoalanku dengan Jimmy, adiknya Chuck?
Mobilmu dilempari bola boling dan kejailan lainnya?
Itu belum beres?
Kurasa makin parah.
Bahkan, mungkin kau akan mendengar atau melihat sesuatu.
Entah apa.
Tapi ketahuilah, apa pun itu,
sedang kutangani.
Akan kuakhiri masalah ini dengan cara apa pun.
Kupikir kau perlu tahu.
Akan kuingat.
Aku mau makan dengan keluarga Appel. Malam ini kau di rumah sendirian.
- Titip salam untuk mereka. - Baik.
Dia menemui klien sejak pukul 09,00.
Ada klien yang mau membawa parkit ke ruang tunggu.
Sempat timbul kegaduhan.
Dia melayani klien hingga jam makan siang pukul 13,15.
Ada pesan antar untuknya dan resepsionis. Taco Cabeza.
Setelah itu, ada empat klien lagi. Dia keluar sekitar pukul 14,00.
Dia mampir beli kopi.
Tempatnya sama seperti sebelumnya.
Pukul 14,30 hingga 15,20, dia menghadiri sidang penentuan jaminan,
lalu kembali ke kantor.
Pulang pukul 20,10.
Hari Rabu kurang lebih sama. Berangkat pukul 08,30.
Sampai kantor pukul 08,45. Seharian bertemu klien.
Ini kumpulan foto kedua, silakan kalau mau melihatnya.
Dia beli makan untuknya dan resepsionisnya sekitar pukul 13,30
di restoran Vietnam lagi. Lalu…
Apa ini?
Aku baru mau membahasnya.
Itu tiga hari lalu. Cuma itu hal di luar kebiasaan.
Mampir ke Cradock Marine di Central dan tak langsung ke kantor.
Sepertinya dia menarik uang tunai.
Dari luar jendela kurang jelas, tapi kuhitung ada empat, lima gepok.
Mungkin sekitar 20,000 dolar.
Aku bukan pengacara,
tapi apa alasan dia butuh uang tunai sebanyak itu untuk usahanya?
Bukan alasan yang legal.
- Terima kasih, Dok. - Sama-sama.
Masuk. Mari kita periksa.
Tak apa-apa.
Dia akan baik saja.
Kemari.
Baiklah, Fernando akan sembuh.
Suntikan tadi akan atasi gangguan pencernaannya,
tapi tunggu di sini sebentar, aku ingin memeriksa reaksinya.
- Setelah itu, bisa pulang. - Lega rasanya. Kami tadi cemas.
- Kami beruntung Dokter praktik. - Tak masalah.
Kebetulan aku ada pasien lain. Tunggu sebentar.
Baiklah.
- Bagaimana? - Entahlah.
Kulitku agak kering setelah kau beri obat itu,
tapi selain itu…
Kau yakin dosisnya cukup?
Tentu saja.
Coba tunggu sebentar lagi. Lirik ke kanan.
Kini ke kiri.
Seperti apa rasanya nanti?
Tergantung sesering apa kau mengonsumsi kafeina.
Kau tak akan sampai halusinasi,
tapi rasanya seperti minum dua kaleng Red Bull saat perut kosong.
- Berapa lama efeknya? - Untuk pria seukuranmu?
Ya.
Satu, dua jam.
Kalau nanti ada tes darah?
Obat ini tak akan terdeteksi
oleh tes darah yang ada di kota ini.
Ini cara terbaik untuk kalian.
- Ini. - Hei.
Berjanjilah, ini sudah steril.
Itu masih baru,
dan untukmu, ukur lewat ketiak.
Baik, maaf.
Aku tak sabar menyudahi semua ini.
Aku juga.
Aku pernah baca dokter hewan lebih penat daripada pengacara.
Penat?
Tidak.
Aku suka jadi dokter hewan.
Lihat ke sana.
Lihat itu?
Itulah fokusku. Aku sangat menyukai hewan.
Bisnis sampinganku yang terkadang merepotkan. Jangan tersinggung.
Intinya, orang harus tahu kapan saatnya berhenti.
Jadi, kau tak akan buka lagi?
Ya, pergi ke luar kota.
Setelah kujual buku saku hitamku, aku akan fokus mengurus hewan.
- Buku hitam? - Ya, kitab lengkapku.
Jika kau hubungi aku dan butuh jasa tertentu,
semua kontaknya di sini.
Boleh kulihat?
Silakan.
Baiklah, ternyata kau Zodiac Killer.
Aku tak akan menyimpan kontakku dalam bahasa Inggris.
"Best Quality Vacuum"?
Ya.
Baik, kita tunggu 10 menit lagi.
Kutinggal sebentar.
Sayang sekali.
Menurutmu begitu?
Kau lihat berapa kontak di buku itu?
Dia menghasilkan banyak uang, setiap hari.
Itu pendapatan pasif. Risikonya minim.
Bisa-bisanya dia meninggalkan usaha itu.
Yah,
dia paham yang dia mau.
Ada efeknya?
Tidak juga.
- Astaga. - Apa?
Tunggu.
Mari langsung ke intinya.
Klien Anda, yang rekam jejaknya tak sepenuhnya bersih,
ditilang polisi karena melanggar lalu lintas,
kemudian tepergok membawa ganja dalam jumlah besar.
Kini Anda minta barang bukti ini tak digunakan.
Mohon dijelaskan,
No comments yet. Be the first to leave one.