The White Lotus

The White Lotus

Lataa Indonesian -tekstitys

Kausi 2

Julkaisutiedot

The White Lotus S02 COMPLETE AMZN WEB-DL
Kommentaari R415
Resync sub retail dari Vilanelle

Tunnisteet

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Julkaistu: 2022-12-15
Lataukset: 354
Kuulovammaisille: No

Indonesian tekstityksen esikatselu

200 ensimmäistä riviä.

Kurasa begitu.

- Aku tahu, kurasa, hanya sedikit... - Kalian baru sampai?

Ya, kami baru datang pagi ini.

Aku iri sekali.

Kami pergi beberapa jam lagi.

Jadi, kalian bersenang-senang?

Kami sangat bersenang-senang.

- Kalian pernah ke sini? - Tidak.

Hotelnya sempurna dan stafnya luar biasa.

Makanannya luar biasa.

- Aku sudah dengar. - Dan anggurnya. Maksudku...

Kami sangat bersemangat.

Italia sangat romantis.

Sampai-sampai kau akan mati.

Kau harus diseret keluar dari sini.

Aku yakin.

Aku akan masuk ke air untuk kali terakhir.

Tapi perjalanan kalian akan luar biasa.

Terima kasih. Senang bertemu denganmu.

- Aku juga. - Hati-hati di perjalanan.

- Terima kasih. Sampai jumpa. - Sampai jumpa.

Apa itu tadi?

Astaga.

Ya, Tuhan.

Astaga.

Astaga.

Tolong!

Tolong!

Tolong!

Tolong!

Aku turun di sini.

Valentina.

Kenapa wajahmu seperti itu?

Salah satu tamu tenggelam.

Apa?

Tidak apa-apa, laut bukan properti hotel.

Kita tak bisa bertanggung jawab atas apa yang terjadi di Laut Ionia!

Kau tak mengerti.

Salvatore bilang jasad lain telah ditemukan.

Jasad lain apa?

Apa maksudmu, Rocco? Apa maksudmu mayat lain?

Beberapa tamu lain telah dibunuh.

Rocco, berapa banyak tamu yang mati?

Entahlah...

Beberapa?

Sial...

Kau harus tetap di sini.

Sepekan Sebelumnya

Jadi?

Mia.

Ada apa?

Massimo punya gadis baru.

Mia, masih bersama Massimo? Cukup! Jangan dipikirkan.

Ayo, kita pergi. Kapalnya sudah tiba.

- Kapal apa? - Ikut aku!

Sampai jumpa, Ale! Sampai nanti!

- Dah! Aku akan meneleponmu. - Ya!

- Luci, kita mau ke mana? - Dermaga.

Sapa mereka dengan tangan kanan yang sama.

Sampanye...

Kenapa nampannya kecil sekali?

Rocco, ada sepuluh orang yang datang! Nampannya kecil sekali!

Kau pikir itu normal?

Nampan kecil...

Rocco, kita bicara nanti.

Kau membuat semuanya mustahil!

Apa setidaknya kau tahu seperti apa wajahnya?

Tidak.

Hanya bilang dia akan ada di kapal pukul 12.00.

Bisa siapa saja.

Bukan yang tua itu?

Kurasa bukan.

Apakah pernah setua ini?

- Bisakah... - Mereka bisa.

- Kadang aku memberi mereka pil. - Luci, menjijikkan.

Pak Di Grasso.

Selamat datang di White Lotus.

Aku Valentina, manajer resor.

Bagaimana perjalananmu?

Menyenangkan.

Maksudku, aku terkesan kau ada di sini.

Kenapa kau terkesan?

Ini perjalanan jauh dari Los Angeles, dan kau sudah cukup tua, bukan?

Isabella akan mengantar kalian ke hotel...

Dan membawa kalian ke kamar yang indah.

Boleh kutawarkan segelas Prosecco?

Terima kasih, Sayang.

- Kau pemandangan yang indah. - Terima kasih.

- Bersulang. - Lewat sini.

- Terima kasih. - Kau menyukainya?

Ya. Terima kasih.

Halo, Sayang.

Mereka berdua lumayan.

Selamat datang di Sisilia.

Manis.

- Tidak. - Bapak dan Ibu Sullivan.

Mereka bersama istri mereka.

Bukan kali pertama.

Kalian pasti Bapak dan Ibu Spiller?

Pria sangat mengecewakan.

Bagaimana penerbanganmu?

- Baik-baik saja. - Ya.

Tapi mereka kehilangan tas Cameron di Roma.

Jangan pernah pindah penerbangan lewat Roma.

Fiumicino selalu menghilangkan tas.

Kau seharusnya terbang melewati Munich.

- Terima kasih atas sarannya. - Ya. Lain kali.

- Sama-sama. - Terima kasih.

Silakan, nikmati Prosecco Italia.

- Mari bersulang. - Tidak, terima kasih.

- Kurasa aku akan menunggu saja. - Harper, kau tak mau?

Aku tak mau.

Mereka ingin bersulang. Bisa pegang gelasnya?

Aku belum makan dalam enam jam.

- Aku tidak butuh minuman lagi. - Maaf.

Pegang saja.

- Maaf. - Tidak apa-apa.

- Bersulang. Kita berhasil. - Bersulang.

Selamat datang di White Lotus di Sisilia.

- Terima kasih. - Jika tasmu tiba...

- Kami akan segera mengabarimu. - Baiklah.

Jika kau percaya keajaiban.

Baik, terima kasih.

Sama-sama.

Jadi, kau tidak suka Prosecco?

Tidak, tak apa-apa.

- Terima kasih. - Ya.

- Baiklah. - Baiklah, hati-hati.

Terima kasih.

Bu McQuoid-Hunt!

Tasnya banyak sekali.

Selamat datang di White Lotus di Sisilia.

Mungkin dia pindah ke Italia.

Pelayanan kalian luar biasa.

Sungguh.

Setiap kali aku tinggal di White Lotus...

Aku selalu mendapat kenangan yang berkesan. Selalu.

Dan kau ada di Blossom Circle kami.

Jadi, kau sangat penting bagi kami.

Tapi dahulu aku di Petal, dan berusaha naik ke Blossom.

Ya.

Kau tahu suamimu sudah di sini?

Bagus. Karena dia belum membalas pesanku.

- Mari? - Ya, baiklah.

Portia, kau dapat sinyal di sini?

Ya, kurasa kita berdua punya sinyal penuh.

Mungkin kita bisa membawanya ke AT&T atau semacamnya.

Hotel ini keren sekali.

Awalnya, ini biara.

Sayang, lihat pemandangan ini.

- Apa itu gunung berapi? - Gunung Etna.

Hei, ada apa dengan pajangan kepala ini?

Kita terus melihatnya di mana-mana.

Testa di Moro.

- Testa di Moro? - Ya. Ceritanya begini...

Seorang Moor datang ke sini dahulu dan merayu gadis lokal.

Tapi gadis itu dengar bahwa sang Moor punya istri dan anak-anak di rumah.

Jadi, karena berbohong, gadis itu memenggal kepalanya.

Astaga.

Jadi, jika kau taruh itu di luar rumahmu...

Apa artinya?

Jika kau datang ke rumahku, jangan tiduri istriku.

Ini peringatan untuk para suami, Sayang.

Jika macam-macam, kau akan dikubur di kebun.

Sebelum lupa, akan kutunjukkan fitur spesial.

- Keren. - Jika aku membuka pintu ini...

Kau bisa menghubungkan kedua kamar.

- Mau kutunjukkan? - Tidak usah.

Aku ragu kita akan menggunakan itu.

Baiklah.

Maksudku, itu mungkin nanti. Entahlah.

Bagus untuk memiliki pilihan, 'kan?

Ya.

Kita tak pernah tahu.

Teman-Teman, kita berhasil!

Ayolah. Akhirnya kita sampai. Kita sudah lama membicarakan ini.

- Ini luar biasa. - Aku senang kita di sini.

Ini akan hebat.

Ya, sangat.

- Biar kutunjukkan kamar kalian. - Ya!

- Ayo. Kau lebih dahulu. - Baiklah. Sampai nanti.

Ya. Sampai jumpa.

Apa?

Aku harus memberitahumu.

Kedua orang tuaku lahir di Sisilia.

Ya, mereka datang ke Amerika saat kecil.

Ya. Tapi kami orang Sisilia, sama sepertimu.

Tapi aku bukan dari Sisilia. Aku dari Milan.

Wajahmu lebih seperti orang daerah utara.

Mata cokelat yang indah.

Senyum yang indah.

- Kau sangat baik. - Kau pasti sangat populer.

Sudahlah, Ayah.

Omong-omong, kami di sini...

Karena kami akan mengunjungi kota asal nenekku.

Itu kota kecil, Testa dell'Acqua.

Ya, itu terdengar sangat istimewa.

Kami berharap bisa menemukan beberapa orang di sana...

Yang bisa berbahasa Inggris...

Mungkin membantu kami melacak kerabat jauh.

Kommentit

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left