200 ensimmäistä riviä.
Dengan hormat kami persilakan
penulis novel kriminal terbaik tahun ini,
Ny. Ariadne Oliver!
Pasti kau ingat.
Celia Ravenscroft.
Dia puteri baptismu, kan?
Apa iya? Aku sampai tidak mengingatnya.
Ny. Oliver, boleh minta tanda tangannya?
Terima kasih.
Oh, Celia yang itu! Sudah lama tak bertemu dengannya.
Terima kasih.
Boleh minta tolong padamu?
Ada sesuatu yang harus kucari tahu.
Satu momen yang besar.
Satu misteri.
Celia Ravenscroft bermaksud menikah dengan puteraku, Desmond.
Kenapa memangnya? Ada yang salah dengan Desmond?
Tak ada yang salah dengan Desmond.
Tidak.
Tapi pernikahan ini sangat mendadak.
Sementara aku belum begitu mengenalnya.
Ini mengenai menyambut keluarga baru.
Ny. Oliver,
aku hanya ingin tahu satu hal.
Apa ayahnya yang membunuh ibunya?
Atau ibunya yang membunuh ayahnya?
Aku kurang menyimak, apa tadi?
Kejadiannya 12 atau 13 tahun yang lalu.
Beritanya heboh saat itu.
Kau pasti ingat.
Jendral dan Ny. Ravenscroft.
Tentu saja aku ingat. Aku cuma...,
tak mempercayai telingaku, Ny...,
Burton-Cox.
Ny. Burton-Cox, senang bertemu denganmu.
Tapi aku harus menemukan kebenaran.
Aku bingung bagaimana caranya...,
Tanyakan pada puteri baptismu, Celia.
Tolonglah.
Aku tak berani melakukan itu.
Penerjemah: xtalplanet
Aku tak mau menganggu hari liburnya.
Sementara wanita ini ingin aku menanyai Celia soal itu.
Menurutmu bagaimana?
Entahlah. Aku tak tahu harus bagaimana.
Apa yang kau lakukan, seandainya kau jadi aku?
Itu pertanyaan paling sulit, Nyonya.
Aku tahu diriku, Hercules Poirot, bagaimana bertindak dalam sebuah situasi.
Tapi aku tidak tahu, bagaimana dirimu bertindak.
Aku tak tahu sama sekali.
Permisi sebentar.
Hercules Poirot di sini.
Ah, dokterku...,
Jika Poirot memang dibutuhkan...,
Aku akan segera datang.
Tunggu di sana.
George! Tolong mantel dan topi.
Ya, Tuan.
Nonya, sahabatku, Willoughby. Dia menghadapi masalah.
Maafkan aku. / Kau belum menjawab pertanyaanku.
Apa yang harus kulakukan untuk Burton-Cox?
Yang harus kau lakukan, Nyonya,
dan menurutku ini saran yang terbaik,
tak melakukan apapun.
Terima kasih.
Sahabatku. / Poirot, terima kasih Tuhan!
Aku turut berduka. / Halo, Poirot.
Kudengar kau datang.
Ah, Detektif Sersan Beale!
Detektif Inspektur.
Apa ia masih berlatih, Dr. Willoughby?
Dia sudah lama pensiun.
Jadi sekarang aku yang mengurus lembaga ini.
Tapi ayahku tetap datang ke kantor dan melanjutkan penelitiannya.
Dia mengunjungi pasien?
Sudah lama dia tak menangani pasien.
Beginikah kondisinya saat ditemukan?
Benar.
Sudah cukup? / Ya.
Tiriskan airnya.
Dalam lingkungan pekerjaanmu, apakah peralatan seperti ini normal?
Prosedur Hydriatic dalam pengobatan penyakit saraf,
cukup umum digunakan saat 20 tahun yang lalu, Inspektur.
Aku tak yakin ada pengaruhnya.
Tapi aku dokter junior, dan dia ayahku.
Ayahmu mengerjakan ini?
Namun akhirnya ia menyerah juga.
la menyimpulkan ini berbahaya.
Sepertinya kepalanya dipukul terlebih dahulu.
Ayo pergi, Dokter.
Kuharap kau tak keberatan
aku memanggil Poirot ke sini.
Tidak.
Aku dan Poirot sudah lama bekerja sama.
Kuharap kau tak keberatan aku menanyakan
dimana keberadaanmu tadi malam.
Kau menganggapku tersangka?
Aku hanya melakukan tugasku.
Dia ayahku sendiri.
Ini prosedur standar, temanku.
Kau tidur di rumah?
Tidak.
Isteriku tinggal di Kent bersama anak-anak.
Aku tak nyaman melakukan perjalanan di malam hari.
Jadi aku tinggal di apartemen sini.
Di lembaga ini? / Di atas. Tak ada yang istimewa.
Dan disitulah kau tidur tadi malam?
Ya.
Permisi.
Kau tahu ayahmu ada di dalam gedung?
Aku tak tahu persis.
Tapi dia terus aneh jam. Maksudku... disimpan.
Dr. Willoughby! Kau tak apa-apa?
Ada polisi di pintu.
Jangan kuatir, Marie.
Ini asistenku, Nona McDermott.
Nona. / Siapa mereka ini?
Apa yang terjadi di sini?
Senang bertemu, Ny. Oliver.
Harap memanggilku Ariadne.
Terima kasih sudah datang. Katamu kau bekerja di dekat sini.
Ya. Kantor pengacara. / Benarkah?
Banyak hal yang harus dikerjakan, bukan begitu, Celia?
Ya.
Pasti tampak aneh tiba-tiba aku menemuimu.
Aku memang bukan ibu baptis yang baik.
Aku lupa datang di undanganmu.
Aku tak merasa mengundangmu. / Oh, sayang.
Tapi kau mengirimkan cek di ulang tahunku yang ke 21.
Jadi bisa kubilang, tugasmu sudah selesai.
Aneh saja, tadi pagi kulihat fotomu terpampang di koran.
Penulis novel kriminal terbaik tahun ini. Dan sekarang kita ada di sini.
Ya, seorang wanita datang padaku dan mengatakan sesuatu.
Dia bilang aku punya seorang puteri baptis bernama Celia Ravenscroft.
Oh. Apa dia temanku?
Ny. Burton-Cox. Dia bilang...,
kau akan menikah dengan puteranya.
Douglas, kan? / Desmond.
Desmond. Apa pekerjaan Desmond?
Dia pemain piano.
Luar biasa!
Mencari uang? / Tidak.
Dia baru lulus dari akademi.
Butuh waktu lama baginya agar bisa jadi pianis konser.
Aku tak tahu cara mengatakannya.
Tapi aku menyukai Desmond. Dan dia menyukai aku.
Tapi ibunya tentu lain.
Apa yang dia inginkan?
Dia berpikir bahwa karena kau anak baptisku,
Aku mungkin bisa menanyakan sesuatu.
Sesuatu yang sangat lembut.
Dia mengatakan...,
"Bisa kau cari tahu apa ayahnya yang membunuh ibunya
atau ibunya yang membunuh ayahnya?"
Demi Tuhan, beraninya dia.
Dia benar-benar mengatakan itu? Dasar brengsek!
Dia pikir aku tahu soal itu.
Tapi saat itu aku sedang tur ke Amerika.
Dan usiamu baru 14 tahun?
12 tahun.
Aku berteman baik dengan ibumu.
Kami satu angkatan kelulusan di Paris.
Tapi kemudian aku menikah dan pergi dari sana
dan dia juga menikah dan pergi dari sana.
Dan kemudian ayahmu pindah lagi.
Ke Rhodesia? / India.
Tapi aku melanjutkan sekolah ke Inggris.
Saat libur, aku berangkat dengan keluarga ke Suffolk.
Aku hampir tidak melihat Ayah dan Ibu sampai mereka pensiun ke Eastbourne.
Tapi kau belum ke Eastbourne saat...,
Tidak. Aku putus sekolah.
Apa yang akan kau ceritakan, Ariadne?
Kau sudah tahu banyak? / Tidak, sayangku. Belum.
Aku hanya tahu dari apa yang kubaca di koran.
Tidak ada motif yang jelas.
Tak ada tanda pertengkaran. Tak ada bukti diserang dari luar.
Tak ada yang tahu.
Begitulah. Tak ada yang tahu.
Dulu aku hanya puas dengan jawaban itu.
Tapi aku terus memikirkannya.
Tolong cari tahu apa yang terjadi.
Bukan demi Ny. Burton-Cox. Tapi bagi diriku.
Aku harus tahu.
Maukah kau membantuku, Ariadne?
Aku harus membantu Celia.
Gadis itu pantas mengetahuinya.
Tapi aku tak tahu apa yang harus kulakukan.
Bagaimana bisa menemukan sesuatu setelah belasan tahun berlalu?
Aku tahu kau sibuk. Tapi bisakah kau membantuku?
Maaf, Nyonya.
Aku harus mengerjakan sesuatu.
Soal Ravenscroft, itu masa lalu.
Dan Poirot, ia harus menjalani masa sekarang.
Beri sedikit waktumu untukku.
Temanku Margaret Ravenscroft meninggal secara tragis.
Aku harus cari tahu mengapa.
Apa yang harus kulakukan?
Entahlah.
Nyonya, kau pernah bilang, kan?
Mereka pasangan yang serasi, hidup dalam harmoni sempurna.
No comments yet. Be the first to leave one.