Cinderella and Four Knights

Cinderella and Four Knights

신데렐라와 네명의 기사

Lataa Indonesian -tekstitys

Kausi 1

Julkaisutiedot

Cinderella and the Four Knights S01 NF WEB-DL COMPLETED
Kommentaari MarBot
netflix retail. silahkan di resync versi manapun, tapi tolong cantumkan credit uploader asli.

Tunnisteet

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
TS
Julkaistu: 2022-07-13
Lataukset: 77
Kuulovammaisille: No

Indonesian tekstityksen esikatselu

200 ensimmäistä riviä.

Pada zaman dahulu, hiduplah gadis yang baik dan cantik bernama Cinderella.

Dia selalu disiksa oleh ibu tiri dan para saudari tirinya.

Namun, takdir mempertemukan dia dan pangeran tampan.

Dan mereka hidup bahagia selamanya.

Omong kosong!

- Cinderella masa kini tak sempat - Halo.

- bertemu pangeran mana pun - Selamat menikmati.

- Kau ingin pesan? - karena mereka harus bekerja.

Terlebih, para "pangeran" masa kini

benar-benar berengsek.

Mereka mengidap Casanova kompleks, dan sangat arogan.

Semoga seseorang menegur mereka bersikap seenaknya.

Dasar...

CINDERELLA

Bagus.

Karena itu, jangan menunggu pangeran bodoh

dan hiduplah mandiri, mengerti?

- Ya! - Ya!

Bagus!

Lihatlah wajah-wajah tampan itu.

Tunggu saja. Aku akan menjadi mahasiswi bulan depan.

Para senior.

Kiriman piza kalian tiba!

SELAMAT DATANG MAHASISWA BARU UNIVERSITAS PENDIDIKAN NASIONAL HANKOOK

- Siapa itu? - Ambil ini.

Lihat itu.

Berani melakukan kejahatan di depanku?

Kena kau.

Tamat riwayatmu.

Benar-benar tamat.

Sedikit lagi.

Berandal itu...

Tidak!

Astaga, menghilang ke mana dia?

Ini.

Terima kasih banyak.

Setidaknya biarkan aku mentraktirmu segelas kopi.

Boleh minta nomormu?

Aku sungguh ingin berterima kasih.

Ada apa dengan pria itu?

Rasanya seperti bertemu kesatria berzirah perak.

Dia bahkan mengembalikan tasku.

Jadi, tas ini milikmu?

Tas ini bagaikan sepatu kacaku.

Sepatu kaca, omong kosong.

Tapi tampaknya masih ada pria baik di dunia ini.

Ya, Pak?

Aku baru selesai mengantar dan akan kembali...

Aku segera kembali. Aku datang!

Apa yang kau mau?

Tas tangan?

- Tas tangan? - Hyun-min!

- Kau mengenalnya? - Apa?

Tidak. Aku...

Haruskah kau mulai memacari temanku?

Bagiku hanya ada dua tipe wanita di dunia.

Wanita yang pernah kupacari dan wanita yang akan kupacari.

Haruskah kubuat kategori lain hanya karena dia temanmu?

Kenapa?

Kau sungguh akan seperti ini?

Selera priamu buruk.

Apa maumu?

Aku membuatmu menunggu, ya?

Ayo.

Kukira kau tak tertarik pada Grup Haneul.

Jadi, kenapa kau terus kemari?

Apakah saat kemari,

kau menjadi makin menginginkan hotel dan perusahaan ini?

Kau tak berkhayal akan mewarisi semua ini, 'kan?

Bukan berarti tak bisa.

Kau terlalu serius menanggapi lelucon.

Apakah karena kau tak menyadari posisimu?

Hei. Jangan salah paham.

Kau bukan siapa-siapa, mengerti?

Kau pikir ini lelucon?

Haruskah kutunjukkan apa yang lucu?

Berani menarik kerah kerabat tuamu?

Hormatilah orang tua.

Kerabat tua?

Kau bukan keluargaku.

Enyah.

Jalanmu masih panjang.

Hyun-min.

Kenapa kalian selalu bertengkar?

Aku juga tak suka.

Kalau begitu, hentikan.

Nasihatilah dirimu sendiri.

Tapi selera priamu sungguh rendah.

Calon suamimu harus dapat persetujuan dariku, mengerti?

Kau mengomel lagi.

Kau yang terlambat makan siang.

Ayo.

Astaga, gadis menyedihkan.

Apa? Ini baru kedaluwarsa nanti malam.

Tapi kau mau membuang semua ini.

Biar kumakan semuanya.

Terserah. Ambil saja semuanya.

Kau benar-benar yang terbaik, Pak.

Kau malaikatku.

- Bukan main. - Sampai jumpa.

Terserah. Pergilah.

Untuk apa kita melakukan ini? Cinta.

Untuk apa sepatu yang serasi? Cinta.

Untuk apa pakaian yang serasi? Cinta.

Untuk apa cincin yang serasi? Cinta.

Untuk apa kau begitu kuat? Cinta.

Aku pulang.

Hei, cuci piring yang benar.

Kau tak suka melakukannya?

Maaf. Aku akan menggosoknya lebih bersih lain kali.

Kau sudah mengambil pakaianku di penatu?

Astaga, aku lupa.

Kuambil besok, Kakak. Maaf.

Astaga, dia bilang "kakak" lagi.

Itu membuatku kesal.

Astaga, kau tak bisa melakukan apa pun dengan benar.

Entah kau mewarisi sifat siapa.

Tentu mendiang ibunya.

Pria itu gila.

DICARI STAF DAPUR

DAFTAR PEKERJAAN PARUH WAKTU

Aku akan menghubungi yang ini pekan depan.

Aku akan menerima gaji dari toserba tiga hari lagi,

dan digaji dari restoran sepekan lagi.

EMPAT JUTA WON UNTUK UANG KULIAH!

Aku hampir berhasil.

Kau bisa, Eun Ha-won.

Aku harus mencari pekerjaan lain.

Datanglah tepat pukul 18,00.

Ada pengumuman penting tentang kakekmu.

Jika tidak datang, aku akan membekukan kartu kreditmu.

Jika kau tak datang,

aku akan tetap merahasiakan kelahiranmu selamanya.

Kakek dalam masalah?

Kakek pingsan?

Di mana Kakek?

UNDANGAN

Apa ini yang membuatmu akan membekukan kartu kreditku?

Aku membatalkan jadwal untuk ini.

Jika tidak begitu, aku tak bisa bertemu kalian bertiga sekaligus.

Kau menghubungi kami?

Kau mencari gara-gara dengan kami?

Ini Kakek...

Undangan pernikahan Kakek?

Kau serius?

Terus terang, ini tak benar.

Aku tak akan datang.

Hei, bukan hanya kau yang tak mau datang.

Kalian bertiga harus hadir sebagai keluarga.

- Keluarga siapa? - Keluarga siapa?

Pertama, seorang sepupu tiba-tiba muncul,

lalu ada nenek baru seusia ibuku?

- Itu sebabnya aku tak mau datang. - Kalian bertengkar lagi?

Kang Ji-woon.

Jangan panggil aku begitu.

Aku Han Ji-woon.

Aku juga harus pergi.

Jadwalku padat.

Kau harus datang.

Tentu saja.

Lagi pula, ini pernikahan kelima Kakek.

Aku akan membawakan hadiah.

Di sinilah

cucu-cucu pimpinan lainnya tinggal bersama.

Kami menyiapkan kamar untukmu di sebelah sana.

Silakan beristirahat.

Pimpinan akan makan malam di sini.

Ya, Pak?

Aku baru saja mengantarnya ke sini.

Siapa kau?

Siapa kau?

Kau tak mengenalku?

Kau orang baru di sini?

Kau pembantu baru?

Tentu. Aku memaafkanmu karena ini hari pertamamu.

Kau boleh pergi.

Apa?

Pak Kang Ji-woon.

Kalian berdua...

adalah sepupu.

Sepupu?

Pak Kang Ji-woon adalah putra mendiang pamanmu, Seok-cheol.

Mana mungkin Paman Seok-cheol yang lajang punya anak?

Itu konyol.

Kau sudah teliti memeriksanya?

Hei.

Ibumu berasal dari keluarga mana?

Dari keluarga hebat macam apa

sampai mereka menyembunyikanmu selama ini?

Kau tinggal di luar negeri?

Kau sekolah di mana?

Aku tinggal di panti asuhan setelah ibuku wafat sepuluh tahun lalu.

Aku dikeluarkan dari SMA.

Kenapa?

Wah...

- Pak Kang Ji-woon adalah... - Astaga.

Tak ada gunanya aku khawatir.

Tapi sekali lagi,

apakah Kakek punya hobi mencari cucu baru?

Belum lama ini, dia mengambil anak pengamen dari jalanan.

Kommentit

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left