192 ensimmäistä riviä.
Sebelumnya di Vikings.
Dia pria ambisius.
Dia tak suka bahwa dia berutang kepadaku
loyalitas dan kepatuhannya sebagai kepala sukunya.
Serang!
Kau terima bahwa dirimu kriminal?
Yang hanya pantas untuk kalah.
Kejar dia!
Hanya pantas untuk mati.
Di mana Ayah? Dia tewas?
Dia tewas!
Aku ingin memperingatimu. Suamiku membencimu.
Periksalah.
Earl Haraldson memperdaya Rollo
dan menahannya
untuk mencari tahu keberadaanmu.
Lalu dia menyiksanya.
Dia menyiksa kakakku?
Itu perangkap untukmu, Ragnar.
Tolong kau buat pertemuan dengan Earl,
tantang dia untuk duel pribadi denganku.
Apa ini?
Tuanku, orang ini punya pesan untukmu
dari Ragnar Lothbrok.
Lepaskan dia!
Apa pesannya?
Ragnar Lothbrok menantangmu untuk berduel satu lawan satu.
Ragnar Lothbrok terlalu percaya diri.
Dia keturunan Odin.
Ragnar bilang jika kau menolaknya,
maka kau akan malu seumur hidup.
Akan lebih memalukan
menerima tantangan seorang kriminal.
Itu akan menunjukkan aku menganggapnya serius.
Aku menganggapnya setara denganku.
Tantangan ditolak.
Saat Ragnar Lothbrok muncul di Kattegat,
dia akan dibelenggu.
Batu dan tulang.
Dia ingin kau mati.
Apakah dia ingin menjadi Earl?
Jika dia membunuhmu, bukankah begitu jadinya?
Bilang kepada Ragnar Lothbrok aku menerima tantangannya.
Bawa dia keluar.
- Ragnar... - Apa?
Mari pergi.
Mari tinggalkan tempat ini.
Kita bisa tinggal di tempat lain.
Dia sudah tua.
Apa yang kau takutkan?
Kau tak bisa bertarung.
Kau masih terlalu lemah.
Berarti kami setara.
Jangan pernah bertarung kecuali kesempatanmu besar.
Itu cara kita.
Siapa yang mengatur kesempatannya?
Takdir kita sudah ditetapkan.
Kau dan aku tak percaya itu.
Kau salah,...
...aku memercayainya.
Ayo tidur.
Kau butuh istirahat, butuh tidur.
Ya, aku akan tidur.
Selalu ada waktu untuk tidur.
Aku sedang memikirkan putra-putra kita,
seperti apa rupa mereka sekarang.
Jangan pikirkan mereka.
Pikirkan esok hari.
Saat aku harus membunuh seseorang
yang sangat kuhormati.
Hormat?
Kau menghormati Ragnar Lothbrok?
Kenapa tidak?
Dia sama seperti aku dulu,
tak kenal lelah, ambisius.
Dia juga benar tentang daratan di barat.
Tapi aku hanya mengakuinya di dalam hati.
Kenapa kau tak bilang kepadanya?
Karena saat aku telah percaya
kepada Ragnar Lothbrok,
adalah saat teman-temanku,
semua pendukungku akan meninggalkanku
dan bergabung dengannya.
Mustahil melakukan itu.
Tapi itu benar,
takdir sudah mempersatukan kami.
Mungkin dia membuka daratan barat untukku.
Itulah harapanku, setelah membunuhnya.
Peramal menjanjikan kau akan mengalahkannya?
Ya.
Bagus.
Aku yakin itu anak sulung kita.
Tolong ambilkan haring acar.
Aku kelaparan.
Aku tak suka baunya di atas ranjang.
Bajunya juga sudah bau.
Kenapa kau tak mencucinya seperti orang lain?
Kukira seorang istri seharusnya tak menggerutu kepada suaminya
sampai kita sudah sama-sama tua?
Jika kau tak segera ambilkan haring itu
akan kupukul dirimu.
Mungkin itu akan membuatmu sedikit semangat
saat kita bercinta!
Baiklah.
Aku akan ambilkan.
Aku tak bisa menunggu sampai besok.
Duel satu lawan satu selalu menegangkan.
Siapa Ragnar Lothbrok?
Aku sering dengar orang membicarakannya.
Aku tak membicarakannya.
Dia musuh ayahku.
Tuhan,
Yang Mulia, dengarkan aku.
Dengarkanlah aku.
Berikanlah bantuan-Mu hari ini.
Berikan berkat-Mu seperti sebelumnya
dan aku akan persembahkan musuhku,
jika kematiannya menyenangkan-Mu.
Berikan pertanda-Mu,...
...aku tak bisa merasakan kehadiran-Mu...
Suamiku.
Ini rambut putra kita.
Setidaknya percayalah kepada mereka
dan kepada dirimu sendiri.
Jangan khawatir.
Ini duel satu lawan satu.
Para petarung boleh memilih senjata
dan perisai apa pun.
Tiap petarung memiliki dua perisai.
Jika keduanya hancur,
tak boleh ada penggantinya.
Ayah pasti bisa!
Kau bisa, Earl!
Habisi dia!
Dewa Odin ada di sini,...
...menunggu salah satu dari kita
yang akan diajak ke aula besarnya.
Maka aku yang akan...
Aku yang akan bersantap
di meja tinggi bersama Aesir.
Tidak!
Tidak!
Tidak!
Malam ini aku akan minum dengan putra-putra kita.
Bunuh dia!
Bunuh dia!
Hidup, Earl Ragnar.
Hidup, Earl Ragnar!
Hidup, Earl Ragnar!
Hidup, Earl Ragnar!
Hidup, Earl Ragnar!
Hidup, Earl Ragnar!
Hidup, Earl Ragnar!
Hidup, Earl Ragnar.
Hidup, Earl Ragnar!
Hidup, Earl Ragnar!
Hidup, Earl Ragnar!
Ambillah!
Ambillah!
Ambillah!
Tuan Ragnar,
aku bersumpah untuk setia kepadamu
dan patuh kepadamu dan keluargamu
mulai hari ini.
Leif, kau temanku.
Kau juga, Torstein,
dan kau juga, Arne,
kalian teman-temanku.
Siapa namamu?
Tostig, Tuan Ragnar.
Kau bersumpah setia dan patuh
kepadaku dan keluargaku
mulai hari ini?
Itu seharusnya takkan lama!
Aku bersumpah atas gelangku.
Tapi aku punya permintaan, Tuanku.
Apa itu?
Lain kali saat kau menjarah,
aku juga diajak.
Aku tak ingin menghinamu, tapi kenyataannya kau...
Aku terlalu tua?
Ya, aku tua.
Tapi aku pejuang seumur hidupku.
Betahun-tahun aku berlayar dengan Tuan Haraldson
dan turut bertempur melawan bangsa timur,
dan menyaksikan teman-teman masa mudaku tewas.
Walaupun aku bertarung dengan mereka dengan perisai,
aku tak pernah terluka oleh pedang.
Semua teman dan kerabatku saat muda sudah gugur,
berpesta dan minum dengan Aesir
di aula para Dewa!
Sementara aku,
No comments yet. Be the first to leave one.