Dragon Ball Z

Dragon Ball Z

Lataa Indonesian -tekstitys

Julkaisutiedot

Dragon Ball z episode 162
Kommentaari BRIAN DYLAN

Tunnisteet

other
Julkaistu: 2016-01-06
Lataukset: 19
Kuulovammaisille: No

Indonesian tekstityksen esikatselu

50 ensimmäistä riviä.

"Melewati batas manusia Saiya super!! Trunks mendatangkan badai"

Vegeta telah mengenai titik vital Cell secara telak.

Tapi Cell sama sekali tak merasakan apapun!

Sebesar itukah perbedaan kekuatan mereka?

Kenapa kau?

Kemana semangatmu yang tadi?

Tendanganku...

...tendanganku yang sekuat itu!

Kenapa!?

Kenapa? Tertawalah, Vegeta!

Aku kembalikan kata-katamu...

...pertarungan ini jadi tak menarik karena perbedaan,

kita terlalu jauh.

Apa yang kau lakukan, Trunks?

Kalau tak cepat-cepat ditolong, Vegeta bisa mati betulan!

Kalau dia mati, dia tak akan bisa menunjukkan kebanggaannya!

Aku akan menolong ayah,

kalau ayah sudah pingsan.

Dengan begitu,

ayah tak perlu melihat aku yang telah melampaui ayah.

Kau masih cemaskan hal itu?

Kuririn-san!

Bagi ayah, kehormatan adalah segalanya!

Ayah tak bisa hidup tanpa kebanggaannya itu!

Itulah kenapa ayah semakin kuat...

...dan membuat dirinya semakin rajin berlatih.

Tapi, aku yakin ada sifat ayah yang membuat ibu tertarik!

Dan juga diriku!

Trunks...

Mudah-mudahan saja dia tak mati sebelum pingsan.

Sialan.

Vegeta, sepertinya kau akan mati sebelum aku selesai melakukan pemanasa.

Dasar sialan!

Sebelumnya, aku berterima kasih padamu...

...karena kebodohanmu itu aku bisa mencapai wujud sempurna ini.

Usahamu itu percuma

saja No. 16.

Saat ini kau sama saja dengan barang rongsokan.

Ayah!

Mau apa dia?

Ayah!

Cell!!

Dengan wujud sempurnamu itu,

apa kau berani menerima seranganku ini!?

Pasti tak bisa!

Kau pengecut!

Dia menantang Cell!

Supaya serangannya tak dielakkannya!

Yang benar saja!

Dia mau menggunakan jurus itu di Bumi!?

More Indonesian subtitles for Dragon Ball Z

Kommentit

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left