69 ensimmäistä riviä.
Apa aku sedang kerasukan ya? Aku yang mengajaknya menonton film.
Pastinya aku sangat gugup!
Seolwon,
sudah menunggu lama ya?
Oh, tidak.
Filmnya akan dimulai,
ayo masuk.
Baiklah.
Karena kau yang beli tiket bioskop,
aku yang akan mentraktir minum.
Baiklah.
Ah, senangnya.
Kau baik-baik saja?
Sebentar lagi sudah sampai rumah.
Tuan Cheolsu...
...kau adalah orang yang aneh.
Memangnya, siapa kau?
Membuatku suka berubah pikiran.
Hah kau membuatku bingung.
Kenapa kau begitu?
Itu karena...
aku menyukaimu.
Halo, senior!
Tolong datanglah tepat waktu.
Kalau kau ada janji, tepati juga jamnya.
Sepertinya, kau saja yang terlalu tepat waktu.
Kau tidak perlu sampai menghitung seperti ini.
Apa ini terhitung yang kedua?
Bagaimana kalau hari ini dihitung sebagai makan bersama biasa?
Tidak bisa.
Ayo cepat mulai.
Sangat kaku.
Daripada membuat insiden yang mengubah pemeran utama,
bagaimana jika mengatakan yang sebenarnya,
sehingga pemerannya bisa berfikir dan dan mengikuti alurnya?
Hei, Kim Heesu!
Apa kau mendengarkan?
Ternyata kau orang yang baik ya?
Itu hanya karena aku sedang membaca tulisanmu.
Kau juga adik teman satu kontrakanku.
Ting!
Hari ini sampai sini saja.
Hah?
Kalu kau ada waktu, bagaimana kalau minum soju?
Tidak bisa.
Aku sudah ada kegiatan lain.
Hari ini sampai sini saja.
Aku dengar kau dan senior Jisoo adalah pasangan kampus watu dulu?
Bagaimana kau bisa tahu?
Satu jurusan tahu semua. Bagaimana mungkin aku tidak tahu.
Aku juga dengar dari senior yang lain,
bahwa aku mirip ddengan Jisoo.
- Apa karena itu... - Maaf,
bis yang kunaiki akan segera datang.
Sampai bertemu lagi.
Aku bahkan tidak tahu senior itu.
Aku sangat suka tulisanmu.
Saya Kim Heesu, satu kelas denganmu tadi.
Bicara santai saja denganku.
Kau tinggal di sini?
Wah kebetulan.
Ikuti aku.
Hore!
Soju?
Kaku.
Kenapa dia terus-terusan ada di dalam kepalaku?
Ah, entahlah.
Apa-apaan!
Kenapa kau tidak mengetuk pintunya!
No comments yet. Be the first to leave one.