200 ensimmäistä riviä.
Karya ini berisi topik menyakiti diri dan topik sensitif lainnya
yang butuh kewaspadaan. Mohon disimak dengan bijak.
Badai sudah dekat.
Topan di atas laut, di sisi selatan Kanto,
hujan makin deras…
Saat Hikaru Taira tiba di wastu Mariko,
angin kencang sudah mulai bertiup.
Walau jaraknya pendek dari jalan masuk ke pintu depan,
Hikaru Taira tetap saja basah kuyup.
Tetesan air dari tubuh Hikaru jatuh dengan mantap ke lantai.
Hikaru tersentak saat ada kilat
dan terkesiap melihat potret nyonya rumah yang diterangi cahaya kilat.
Di pojok lukisannya, ada tanda tangan sang pelukis.
Dipajang di ruang depan yang gelap, tepat di seberang pintu depan,
tatapan dingin wanita dalam lukisan itu seperti menghakimi pendatang yang masuk.
Mata wanita itu membuat Hikaru penasaran.
Saat Hikaru menoleh karena bunyi pintu depan yang tertutup,
ada yang bicara dari belakang.
Karya seni yang indah, bukan?
Pria itu adalah Hide.
Dia mengulurkan handuk dan kaus ke Hikaru.
Lukisan itu juga menangkap karakteristik Nn. Mariko.
Hide… Lama tak jumpa.
Perlu ganti pakaian?
Tasmu juga basah kuyup.
Aku baik-baik saja.
Semua di sini?
Ya, semua kecuali Marumo.
Karena ada banyak tamu sekaligus, semua kamar tamu penuh.
Acara tahunan favorit kami.
Rupanya Sayaka sudah di sini sejak kemarin.
Begitu nama itu keluar dari mulut Hide,
Hikaru merasa jantungnya berdetak lebih cepat.
Baik-baik saja?
Ya.
Tak ada kabar baru dari Kyoko maupun Bunta.
Hikaru bermaksud menanyakan Sayaka,
tetapi Hide mengira dia menanyakan kabar semua orang.
Kau akan membawa barangmu ke kamarmu?
-Tidak, aku akan sapa yang lain dahulu. -Baik.
Hikaru ingin bertemu Sayaka secepat mungkin.
Ongkos taksi dari stasiun sekitar 5.000 yen.
Jadi, kami memutuskan untuk naik taksi bersama.
Masing-masing bayar di atas 1.000 yen.
Banyak berhemat tahun ini.
Kamar tidur tamu di wastu ini terletak
di kedua sisi ruang depan di tengah.
Bersama Hide, Hikaru Taira mencapai puncak tangga barat di sayap kiri.
Lalu Hikaru melihat sesuatu di luar jendela dan berhenti.
Hikaru?
Bukan apa-apa.
Hei, Hikaru! Kau lama sekali!
Di sana dia bertemu Bunta, si tukang mencari perhatian,
dan Kyoko, teman setianya yang tegang.
Bunta, Kyoko.
Hikaru mengabaikan mereka yang gembira soal reuni tahunan,
lalu mencari satu-satunya orang yang paling berarti baginya.
Dengan tatapannya yang sedih dan entah bagaimana halus,
Sayaka memikat hati Hikaru.
Dia tampak tersesat dalam pikirannya.
Sayaka…
Astaga, kau basah kuyup.
Ya, seperti yang kau lihat.
Topan ini akan bertahan lama.
Ini. Untuk tamu yang terlambat.
-Teh Darjeeling. -Terima kasih.
Empat cangkir teh lainnya sudah diletakkan di meja.
Di mana Tama?
Apa?
Dia baru saja mondar-mandir.
Keengganan Sayaka untuk bergabung menambah daya tariknya,
menggoda Hikaru untuk memaksa interaksi dengan menanyakan keberadaan Tama.
Sayaka?
Apa?
Tama. Kau tahu sesuatu?
Tidak tahu.
Astaga…
Dingin sekali.
Hei.
Gerakan kecil dari Sayaka ini cukup untuk mengguncang hati Hikaru Taira.
Aku akan berganti pakaian…
Di sisi kiri dan kanan ruang depan,
kamar tamu berjajar di dua lantai pertama.
Seperti dahulu, kamar Hikaru di sisi kanan lantai satu,
kamar terjauh di sisi timur.
Untungnya, air hujan tak meresap ke dalam tasku.
Aku lelah dari perjalanan yang asing menaiki gunung,
jadi, aku pasrah dalam pelukan ranjang lembut ini.
Semuanya jalan gunung di sini.
Ditambah hujan dan angin kencang, tentunya berbahaya.
Kau tahu Jembatan Shirahige?
-Kami menyeberanginya saat kemari. -Kau tidur?
Kembali ke ruang keluarga, Hikaru Taira mendengar
suara orang yang menganggap dirinya pemimpin, penuh percaya diri.
Kutancap gas. Lalu…
-Lalu? -Aku nyaris saja gagal.
Begitu Volvo-ku turun dari jembatan, dor!
-Jembatannya runtuh? -Total.
-Pasti lama diperbaiki! -Bahasa tubuhnya
berlebihan, sombong…
…menjadikannya musuh terbesar Marumo Hikaru.
Dia sama sekali tak berubah.
-Apa kita akan aman? -Ya, karena
-kataku. -Di mana Mariko?
Dia di kamarnya seharian.
-Benar, Sayaka? -Sibuk menyiapkan semuanya.
Akan kubilang semua sudah ada.
Terima kasih.
RUANG KELUARGA
Hikaru Taira menuju ke kamar Mariko, yang terletak di tengah lantai tiga.
Mariko?
Dia seharusnya di kamarnya,
begitu pikir Hikaru
saat meraih gagang pintu.
Pemandangan yang ditemui Hikaru Taira
adalah Mariko berbaring telungkup di lantai,
genangan darah menyebar di lantai
dan…
sebuah pisau mencuat dari punggungnya.
Bagi yang menyukai misteri, mengabdikan diri
kepada misteri, hidup dengan misteri…
Siapa yang akan memecahkan teka-teki ini,
lebih cepat dan akurat dari yang lain?
Di puncak logika dan wawasan, arena pikiran dan kecerdasan tak terukur…
Selamat datang di Arena Misteri!
ARENA MISTERI KE-20
ULTAH KE-20 CROWNBIRCH INC. MEMPERSEMBAHKAN
R. MONTELEONE ASISTEN
Misteri tahun ini berada di wastu tua di pegunungan.
Mariko Suzuki adalah nyonya rumah ini, dan yang berkumpul
adalah sekelompok bekas teman kuliah.
Di tengah-tengah reuni tahunan mereka, tragedi melanda!
Kami tidak memikirkan motif.
Malam ini, tujuannya
hanya untuk menentukan siapa pelaku pembunuhannya
dan mencari tahu bagaimana dia berhasil melakukan ini.
MOMOTARO KABAYAMA
PRODUSER/PEWARA
PRESIDEN CROWNBIRCH, INC
Selamat datang di malam tahun baru kami.
Semua yang ada di depan layar,
ada misteri lain yang harus dipecahkan malam ini.
Acara kuis terbesar dimulai sekarang,
pertempuran sengit atas kecerdasan di antara para jagoan kita.
Ayolah, jangan bilang kau sudah mulai takut.
Tentu saja tidak.
Tatapan yang sama…
lagi.
PANTI ASUHAN HOSHIKUZU-EN TERIMA DONASI
Kenapa kau sengaja menjawab salah?
Kau bisa lebih baik.
Karena…
aku tak mau mencolok.
39 1
Lalu? Bagaimana tugas yang kuberikan?
Yang itu…
sudah kuselesaikan.
Hei.
Kau bicara dengan siapa?
10 TAHUN KEMUDIAN
10 MILIAR
Ini tak mungkin.
Tentu saja mungkin.
Kita berdua bisa menang, sudah pasti.
Dengar.
Hadiahnya sepuluh miliar.
Dengan uang sebanyak itu, kau bisa meninggalkan kemiskinan ini,
dan sisanya cukup untuk tempat ini.
PEMBERITAHUAN PENGUSIRAN
HOSHIKUZU-EN PEMBERITAHUAN PENGUSIRAN
Baik. Aku akan ikuti katamu.
Bagus!
SURGA ATAU NERAKA? HADIAH UANG 10 MILIAR YEN
Sesuai dengan etos kami bahwa tiap rekan kerja adalah spesial,
Crownbirch Group telah tumbuh selama bertahun-tahun
melalui banyak merger bersahabat dan kemitraan dengan perusahaan lain.
Keahlian dan teknologi kami
selalu dipakai khusus untuk menjamin senyum dan masa depan bahagia bagi semua.
Tn. Kabayama, pastikan kau mengecek ulang koreografi.
Melebihi 20 juta pemirsa.
Rekor tinggi.
Baik, waktunya acara utama!
Tiga, dua…
SIARAN LANGSUNG ISYARAT
Dan sekarang, waktunya Arena Misteri tahun ini!
Dan deduksi brilian para kontestan
bukan satu-satunya yang membuat penonton bersemangat.
Benar, ada juga hadiah uang tunai yang besar!
Yang pertama memecahkan misteri yang tertulis dalam kitab acara kami…
akan memperoleh sepuluh miliar yen!
ACARA KUIS YANG MUSTAHIL! ULANG TAHUN KE-20!
Namun, karena sudah bertahun-tahun, hadiahnya menumpuk menjadi sepuluh miliar!
Jumlah sebanyak itu pasti mengejutkan bagi pemirsa kelas bawah!
-Tn. Kabayama! -Malam ini,
untuk acara ke-20, ada tautan video langsung bersama…
Halo!
Ingat aku, Semuanya?
Namaku Katsura, alias Longshot.
Aku pensiun dini tepat setelah menang
dan aku berjalan-jalan ke luar negeri sejak itu.
No comments yet. Be the first to leave one.