200 ensimmäistä riviä.
Sejak kecil, Mary, Ratu Skotlandia...
...Inggris terus mengincar negara dan mahkotanya...
Dia dikirim ke Perancis untuk menikahi pewaris Raja...
...untuk menyelamatkannya dan juga rakyatnya...
...sebuah ikatan yang harusnya melindunginya.
Tapi ada kekuatan yang berkonspirasi...
...kekuatan kegelapan...
...kekuatan hati.
Menuju Kekuasaanya. - REIGN S01E08 Fated -
Sebelumnya di Reign...
Jika Mary menikahi anakku, dan menyebabkan kematiannya,
seperti yang kau ramalkan,
di dalam kastil ini akan terjadi kekerasan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Bagaimana jika kau mendapatkan legitimasi?
Kau sedang bicara tentang penggantian garis kekuasaan,
dan pembicaraan seperti itu..
akan menyebabkan si anak haram dan selirnya dipancung.
Apapun yang telah terjadi diantara kita, percayalah padaku sekarang,
bahwa aku mencintai anakku.
Aku akan pergi ke neraka untuknya. Seberapa jauh kau akan pergi?
Sepertinya kita akan pergi ke neraka bersama.
Mengapa kau kembali?
Kau tidak tahu bahwa emasnya diracuni.
Itu pertempuran satu orang melawan sepuluh.
Mereka bisa saja membunuhmu.
- Mengapa kau harus melakukan hal bodoh? - Karena aku mencintaimu.
Apa?
Karena sudah sangat jelas sekarang bahwa agar kita bisa tetap waras,
kita harus tetap bersama.
- Sudah pagi. - Aku tahu.
Bagaimana jika para pelayan bergosip tentang tempat tidurmu yang berantakan,
sudah terlambat untuk memperbaiki situasinya.
Apakah menurutmu kita terlalu ceroboh?
Aku milikmu.
Kau milikku.
Kuharap kau hamil.
Francis!
Itu akan mempercepat pernikahan kita.
Bagaimana bisa ayahku membantahnya?
Kau tidak berpikir apa yang kita lakukan salah?
Karena kita belum menikah?
Setelah kita berkuasa
mendapatkan kejayaan untuk waktu yang lama
lalu kita anak mewariskan Perancis dan Skotlandia pada anak-anak kita,
lalu anak cucu kita, lalu anak cucu buyut kita,
lalu kita menghadap Sang Pencipta,
kau bisa langsung bertanya pada-Nya.
Maafkan aku, tapi ada pesan untukmu...
- dari Tahta Suci. - Paus?
Kardinal dari Vatikan ada ruangan tahta.
Atau kau bisa bertanya pada-Nya sekarang.
Sebab perwakilan Tuhan ada di istana.
Kau bisa jujur.
Aku akan senang menukarkan penderitaanku dengan rasa hormat.
Bukankah kau sudah cukup menderita?
Melihatmu seperti ini?
Kau jarang sekali bersamaku.
Kau perlu istirahat.
Karena kau selalu bersamanya.
- Kenna, tolonglah. - Aku mendengar gosip.
Aku bertanya pada pelayan.
Diane terlihat berada di kamarmu.
Dia memberiku nasihat. Dia sahabatku.
Bisakah kita melupakan Diane?
Kau bisa?
Henry.
Henry, kumohon lihatlah padaku.
Katakan yang sebenarnya.
Katakan bahwa kau mencintaiku.
Aku tidak bisa melepasnya.
Maafkan aku. Kau ingin aku jujur.
Aku seolah kembali pada peristiwa serangan yang mengerikan ini.
Orang asing dengan dendam lama yang ingin menghancurkan garis keturunanku.
Mereka datang untuk anakmu, tapi mereka telah menyerangku,
karena aku memiliki hubungan denganmu.
Karena kau menjadikanku selirmu.
Aku nyaris mati karenamu,
dan kau memilih saat ini untuk mengatakan bahwa kau menginginkan dia?
Aku tidak tahu jika dia sudah menjadi candu bagiku, atau penopangku,
tapi aku membutuhkannya.
Aku telah menyerahkan semuanya padamu.
Kesucianku. Aku....
Aku hancur.
Oh, itu tidak benar.
Kenna, saat kita memulai ini,
kau tahu bahwa aku punya istri dan selir.
Mungkin kita berdua sudah terlalu berlebihan
untuk berasumsi bahwa aku sanggup bersikap... ekslusif.
Jadi, inikah akhirnya?
Kau mencampakkanku?
Bukan itu maksudku.
Kita bisa tetap lanjut.
Tapi jika kau memintaku lagi memilih antara kau dan Diane,
Aku akan memilih Diane.
Apakah kunjungan kardinal ada hubungannya denganmu?
- Dengan rencanamu untukku? - Tidak.
Aku akan tahu lebih dulu,
dan pembicaraan dilakukan dengan sangat rahasia
Legitimasi perlu waktu.
Aku tidak ingin pekerjaan saudaraku.
Meski pekerjaannya membuatmu mendapatkan wanita yang kau inginkan?
Yang Mulia. Yang Mulia.
Dia mungkin menyayangi Francis,
tapi Mary akan menikahi raja Perancis berikutnya.
Bukan itu cara memenangkan seorang wanita.
Berhasil untuk dia (raja). Mengapa tidak untukmu?
Tuhan memberkati kita semua.
Ada berita untuk kita dari Kardinal Tesson,
utusan kepausan.
Di Inggris, Ratu Tudor sedang sekarat.
Karena dia tidak memiliki penggantinya...
Banyak yang bilang, dan meyakini,
pewaris syah tahta Inggris...
...adalah kau, Mary Stuart.
Ratu kedua Inggris telah wafat, kau akan menyatakan klaim-mu.
Pernikahanmu dengan anakku akan menguatkan klaim tersebut,
dan dunia akan tahu
bahwa kau memiliki kekuatan Perancis di sisimu.
Perancis memenuhi janjinya pada Skotlandia dan padamu.
Sudah waktunya kau dan Francis menikah.
Tidak, kau tidak bisa melakukannya.
Kita harus merayakannya.
Ini kehendak Tuhan.
Kau mendengarku?
Ini kehendak Tuhan.
Apakah pengertianku benar?
Bahwa situasi baru dari persekutuan dan pernikahan kita
adalah aku memberikan Inggris padamu?
Ayahku menginginkannya.
Dukungan dari Vatikan membuatnya berpikir dia bisa mendapatkannya.
Elizabeth pun punya dukungan.
Pasukan yang telah dia kumpulkan bertahun-tahun.
Kau sadar bahwa mengklaim Inggris bisa membuatku terbunuh?
Iya, tentu saja.
Kau mempertaruhkan kepalamu.
Saat Ratu Inggris wafat, begitupun dengan keturunan Henry VIII.
Kau adalah kerabat sedarah terdekatnya.
Elizabeth adalah putri Henry VIII.
Dari Anne Boleyn.
Pernikahan orang tuanya
tidak pernah diketahui oleh Gereja Katolik. Dia...
tidak syah. Klaimnya lemah, itu yang terbaik.
Dalam pandangan Tuhan, dia bahkan tidak ada.
Betapa nyamannya Tuhan dengan pandangannya ini,
sebab Elizabeth adalah seorang Protestan.
Paus tidak ingin melepaskan negara pada orang Protestan.
Bisakah kau menyalahkannya?
Ratu Skotlandia pada tahta Inggris?
Seorang putri yang lahir dari salah seorang istri Henry,
diacuhkan?
Bakal ada pemberontakan.
Peperangan.
Katolik melawan Protestan, tetangga melawan tetangga.
Inggris melawan Skotlandia.
Dan Elizabeth melawan Mary.
Apakah kau sudah memikirkan itu?
Mereka bilang dia sangat licik, dan pengikutnya sangat banyak.
Dan dia selalu memperlakukan Mary sebagai ancaman.
Dia akan datang mencarimu,
tak peduli kau mendapatkan mahkotanya atau tidak.
Sedangkan perselisihan, perang saudara...
Tidak pernah membuat Inggris menjadi lemah.
Kapan waktu yang tepat untuk menyerang?
Jika mereka menyerang balik,
jika ada peperangan, kita akan menang.
Kau membenci mereka.
Inggris telah mencabik-cabik negaraku selama setengah abad.
Mereka menumpahkan darah Perancis di tanah Perancis.
Benar...
Aku membenci mereka.
Kau bisa menjadikan mereka milik kita.
Bersama, suatu hari nanti kalian akan menguasai setengah Eropa.
Inggris, Skotlandia dan Perancis.
Jangan biarkan rasa takut menghalangi kejayaanmu.
Ini adalah takdirmu.
Aku ingin anakku menikahi Ratu Inggris berikutnya, karena aku menginginkan Inggris.
Gagalkan aku untuk mendapatkan Inggris, maka akan kubunuh kau.
Apakah jelas?
Aku tahu. Ini sudah berakhir.
Apakah Vatikan mengatakannya padamu?
Mereka tidak perlu mengatakannya.
Tidak ada cara bagi Gereja untuk mendukung klaim anak haram raja
pada tahta Perancis
saat menolak klaim anak haram raja di Inggris.
- Maafkan aku. - Aku tidak.
Adalah salahku bermain-main dengannya di hadapanmu,
- untuk bermain dengan perasaanmu. - Jangan.
Kau tidak boleh menginginkannya...
bahkan secara diam-diam, bahkan dalam hatimu.
Francis akan mengetahui hasratmu padanya.
Kau mengatakannya sendiri padaku bahwa dia telah mengetahuinya.
Dia melarangku darinya.
Dan apa akibat yang kau terima?
Kau dan Francis...
kau bicara jika Mary adalah segelas air dingin,
dan aku lelaki yang sedang sekarat karena kehausan.
Dan hanya pembicaraan kita saja yang membuatmu haus?
Kau tahu mengapa aku mengingatkanmu, mengapa Francis mengingatkanmu?
Karena dalam diri Mary pun ada rasa haus...
...akan dirimu.
No comments yet. Be the first to leave one.