200 ensimmäistä riviä.
Sebelumnya di Reacher...
Letkol Francis Xavier Quinn.
Dia menjual rahasia militer ke negara musuh demi uang.
-Kini kau ingin temukan. -Ya.
Kita bisa saling bantu.
Informan. Teresa Daniel.
Kurasa dia kepergok mengintai Beck dan sesuatu menimpanya.
Kau harus cari Quinn.
Kau bisa bantu temukan Teresa.
Kuncinya di truk, dan ada GPS di situ.
Harus tiba enam jam lagi.
Bukan masalah.
Tak ada apa pun.
Tak ada narkotika.
Tak ada mayat.
Ini ujian kesetiaan.
Ini membuktikan aku bisa dipercaya.
Ini Neagley.
Bisa periksa beberapa nama?
Paul Van Hoven...
Chapman Duke...
dan Angel Dole.
Kau tak jujur. Kau polisi.
Kenapa lama sekali?
Angel terlalu cerewet.
Angel Doll bilang sesuatu?
Dia banyak bicara.
Tak tahu kapan waktunya diam.
Dia cerita soal temuan terbarunya?
Sesuatu yang penting.
Tidak. Kenapa?
Katanya ada berita.
Tak beri penjelasan.
Dia telepon Beck agar bisa sampaikan secara langsung.
Dasar berengsek, dia selalu mencoba dapat promosi.
Keluar. Jam kerjamu usai.
Kau sendiri?
Aku ada urusan. Kini enyahlah.
Kulitmu bisa terkelupas.
Rusty simpan pembersih di bawah.
Bisa bersihkan apa pun.
Boleh ambil sisa makanan?
Semur sedang dipanaskan. Kopi sudah mendidih.
Aromanya harum.
Terima kasih.
Jadi...
siapa itu Rusty?
Si montir.
Bersikeras mencuci tangan berminyaknya di wastafel.
Mobil armada Beck masih baru
dan koleksi ATV di garasi tampaknya tak dipakai.
Aneh jika ada mekanik purnawaktu di sini.
Aku tak banyak bertanya, aku...
Apa istilahnya?
Hanya menyikat lantai.
Ibuku asal Paris. Kau sendiri?
Le Havre. Tak sebagus Paris.
Ada perlu apa ke Maine?
Aku bertumbuh di tepi perairan dan ingin belajar biologi kelautan.
Beberapa sekolah terbaiknya di New England,
jadi, aku menabung untuk belajar di sini.
Itu butuh banyak uang.
Gajiku besar.
Hanya itu sebabnya aku bekerja lembur,
bekerja mati-matian demi pesta ulang tahun ke-50 pria kaya
yang tak pernah berterima kasih.
Ayo pergi.
Kukira jam kerjaku usai.
Beck mau bertanya.
Soal pesan suara Angel Doll yang tak masuk akal.
Tanyalah Angel Doll.
Dia tak menjawab.
Kubilang dia tak cerita kepadaku.
Bilanglah kepada Beck.
Kau ini tuli?
Ayo cepat.
Angel Doll meriset pria yang berusaha menculik Richard.
Baik.
Dia memeriksa pelat mobil yang dikendarainya.
Ternyata milik grup yang pernah berbisnis dengan kami.
Pelanggan karpet?
Jangan pikirkan bisnisnya.
Pikirkan kenapa penculik yang kau gambarkan
tak sama dengan siapa pun yang memakai truk itu. Tak satu pun.
Entah truk mereka dicuri atau kau saksi yang tak bisa diandalkan.
Kau tahu aku lama mengepalai unit investigasi khusus.
Keterampilan pengamatanku hebat.
Jadi, maksudmu truk itu dicuri?
Bukankah itu kebetulan luar biasa?
Kemungkinan besar, bekas rekan kerjamu
menambah personel demi pertumbuhan bisnis.
Makanya, mereka bertindak ceroboh dan mengincar Richard.
Mereka ingin menyampaikan pesan.
Pesan bisnis karpet.
Kau yakin dia pakai Uzi?
Bukan MP5K?
Lagi-lagi, aku bekas militer. Aku tahu.
Baik, aku mengerti.
Namun, tak bisa kujawab. Mereka tak bisa dihubungi.
Seolah-olah lenyap ditelan bumi.
Tak masuk akal.
Justru itu masuk akal.
Mereka memburu putramu,
dan kini bersembunyi.
Namun, tak akan lama. Mereka akan serang lagi.
Kita harus temukan mereka dan bunuh sebelum mereka beraksi.
Aku bisa lakukan,
tetapi kau harus cerita semua tentang mereka.
Tetap diam dan lakukan tugasmu.
Tugasku melindungimu dan putramu.
Bagaimana bisa jika kau tak beri informasi?
Percaya aku atau pecat saja.
Aku akan lakukan sesukaku, kapan pun aku mau.
Sudah!
Ada temuan?
Lumayan banyak.
Kau berhubungan dengan sekumpulan orang sadis.
Laporkan semuanya.
Paul Van Hoven.
Pemberhentian secara tak terhormat karena meninju mata kaptennya.
Dikurung 18 bulan di Leavenworth.
Tambah lagi 18 bulan
karena memenggal jari penjaganya dengan tangan kosong.
Kau beradu tenaga dengan dia?
Semoga tak perlu. Dia dua kali lebih besar dariku.
Terakhir kulihat pria sebesarmu adalah di Gunung Rushmore.
Bagaimana dua lainnya?
Angel Dole teman Paulie di penjara.
Dikurung delapan tahun, pelecehan seksual terhadap letnan wanita.
Sungguh teladan.
Sungguh mati.
Selamat.
Terakhir, Chapman Duke.
Bekas polisi, kini menjadi kaki tangan dengan riwayat kriminal panjang.
Mau tahu detailnya?
Tidak. Itu semua sudah cukup.
Terima kasih.
Semua pria teladan ini? Kau butuh bantuanku.
Aku bisa mengatasinya.
Entah bagaimana targetku terlibat dalam semua ini,
aku tak mau ada kau jika dia terlibat.
Reacher, siapa orang ini?
Orang yang kukira sudah lama kujatuhkan.
Quinn?
Katakan posisimu, sekarang.
Kukirim nomorku.
Kau tak bisa melacak lokasi ponsel ini.
Ini saluran federal aman.
-Tunggu! -Dah, Neagley.
Ada apa?
Aku butuh mobil, 1,6 kilo arah selatan, tengah malam.
Jangan terkunci, taruh handuk dan pakaian ganti.
Kenapa?
Aku harus kembali ke Bizarre Bazaar.
Membereskan kekacauanku.
Properti ini dikelilingi gerbang.
Aku harus cari jalan keluar.
Mobilnya kukembalikan sebelum fajar.
Baik. Selagi menunggu, apa rencanamu?
Tidur selagi bisa.
Belum ada tanda-tanda darinya.
Ya Tuhan.
Kataku tinggalkan mobil. Kau tak perlu tunggu.
Jika kau mau ke Bizarre Bazaar,
aku ikut untuk mencari Teresa.
Terserah kau.
Ceritakan soal Beck.
Dia bajingan.
Namun, tampaknya peduli soal anaknya.
Bersikeras mencari penculiknya.
-Reaksi yang masuk akal. -Ya.
Makin dia selidiki,
makin besar peluang mendapati semua itu hanya kedok.
Kita harus buat dia berpikir putranya sudah aman.
Jadi, kita harus meyakinkan Beck bahwa penculik yang sebenarnya tak ada
tak akan memburunya lagi.
-Caranya? -Belum tahu.
Pria yang kau incar ini, Quinn.
Ada petunjuk soal perannya?
Sedang kuselidiki.
Aku mencemaskan Teresa. Apa yang Quinn lakukan kepadamu?
Bukan kepadaku.
Melainkan temanku.
Sersan Kelas Satu Dominique Kohl.
Itu dia di depan.
Parkir di belakang.
Kau sedang apa?
Mengakali gembok.
Angel Doll tak sempat kunci.
Siapa itu Angel Doll?
Susan Duffy, ini Angel Doll.
Dia hendak mengadukanku.
Bisa membuatku dibunuh.
Mungkin Teresa juga.
Tampaknya pertukaran adil.
Sekalian saja dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Terima kasih, Angel Doll.
Baik. Reset kata sandinya.
Matikan sidik digital.
Kata sandi baru.
No comments yet. Be the first to leave one.