Ang unang 200 linya.
Pasti akan terjadi…
Masa buruk akan menimpamu.
Waktu selalu berjalan.
Tak peduli hitung berapa kali,
pada akhirnya, semua akan berakhir.
Musuh lama juga akan bangkit.
Ingatlah waktu ini.
Ingat juga, kisah ini diawali
- dengan mimpi buruk. - Madan Singh!
Madan Singh!
- Silakan. - Kau tak ikut?
- Di mana Bishnu? - Di dalam.
Baiklah.
Bishnu?
Dengar. Kenapa dia memanggilku pagi-pagi? Belum lagi, ke tempat mandi.
Apa dia merencanakan sesuatu?
Begitu.
Salam, Pak Shukla.
Semuanya beres?
Aku bermimpi buruk, Pandit.
Konon, mimpi dini hari biasa menjadi kenyataan.
Aku sampai terbangun.
Ya, aku bisa lihat matamu merah.
- Bukan merah, melainkan marah. - Marah?
Keberuntungan tak memihakku tepat saat aku hendak melakukan…
hal terpenting dalam hidupku.
Waktu terus berjalan, tetapi masa buruk tak bisa dihindari.
Ada enam planet macam itu dalam horoskop Pak Shukla
yang bisa mengubah takdirnya.
Planet-planet ini mewakili orang-orang yang disiksa Pak Shukla
dan dijadikan musuh.
Musuh selalu ingin membalas dendam.
Musuhmu terlalu banyak, Pak Shukla.
Penjajaran kelima planet ini
memberatkanmu.
Ini tak baik.
Kau datang untuk memperbaiki itu, bukan, Pandit?
Ya, benar. Namun, Saturnus dalam periode orbit ini…
Membuat keadaan rumit.
Tak ada yang pernah menang melawan Saturnus.
Ravana memakai Saturnus sebagai pijakan kaki di istananya.
Dia mengurung kesembilan planet.
Kau pasti tahu itu.
Namun, aku yakin dia kalah saat Saturnus dalam periode orbit.
- Kapan periode ini dimulai? - Pukul 02.00 nanti.
Selama tiga bulan ke depan, pikirkan hal-hal suci saja
dan berbuatlah hal-hal baik.
Pandit…
aku ini politikus.
Tak usah menghentikan perencanaan.
Kau bisa susun rencana semaumu.
Aku akan segera menggulingkan pemerintahan ini.
Kapan?
- Caranya? - Rencananya adalah menyuap tiga AML.
Transaksinya senilai puluhan juta rupee.
Itu uang kontraktor.
Selama periode waktu ini, ada kemungkinan pencurian.
Pencurian!
Aku harus melakukannya, Pandit.
Lalu Ketua Menteri?
Masanya sudah lewat.
KM berikutnya ada di hadapanmu.
Geser-geser planetnya agar tak ada rintangan.
Aku punya solusi. Kuberikan kau dua cincin…
Kesepuluh jarimu terisi. Di mana bisa tambahkan dua?
Nanti kugantungkan pada tali hitam. Pakai sebagai kalung.
TN. KM MENELEPON
Kadang, kalau kita membahas orang tanpa sepengetahuannya,
dia justru menelepon.
Jangan khawatir. Aku tak akan cerita soal ini kepada siapa pun. Sungguh.
Pantas tak ada
penanggulangan atas periode orbitnya yang tak menguntungkan.
Apa dia sedang mencoba perbaikan?
Aku biasa melakukan ritual seremonial untuknya saat fajar.
Namun, akan kulewatkan!
Kubilang saja aku tak bisa bangun tepat waktu.
Aku tak mau lagi melakukannya.
Pak Shukla, kau akan menjadi KM berikutnya.
Kubilang saja.
Lakukan saja perintahku.
Periode orbitku di Kaprikornus.
Jadi, kusumbangkan ikan. Sama saja…
Madan Singh akan mengantarmu.
Tak usah. Aku bisa sendiri.
Pandit, Madan Singh akan mengantarmu.
- Untuk apa merepotkan… - Madan Singh!
Turunkan Pandit.
Mengerti. Mari pergi.
Ayo, Pandit.
Ada apa, Madan Singh? Kenapa berhenti?
Kau lupa jalan ke rumahku?
Ada apa? Katakan.
- Aku mau kencing. - Apa? Di sini hujan. Mau kencing di mana?
Dia mau kencing di mana di jembatan ini?
Namun, ternyata Pandit yang kencing di celananya.
Sudah? Ayo jalan.
- Ada kata-kata terakhir? - Jangan lakukan ini, Madan Singh.
Aku akan mengutukmu, sungguh! Reputasiku…
Dia… menembakku…
Madan Singh tak mengantar orang.
Dia hanya menurunkan.
Mohon maaf, Pandit.
Katanya, planet-planet burukku bertemu.
Di mana planet-planet buruk ini bertemu?
Di mana planet Ansari dan planet kontraktor JP Yadav bertemu?
Di mana orang macam itu bertemu?
Pak, ini minuman terakhir. Bar akan segera tutup.
- Shukla Sialan! - Shukla Sialan!
Shukla siapa?
Hanya ada satu Shukla Sialan.
Bintangmu memutuskan kemujuranmu dalam politik.
Dengan kekuatan bintang-bintang ini, Shukla sedang terbang tinggi.
Tanah mana pun yang dilihat Shukla langsung menjadi miliknya.
- Partai Swachh Samaj! - Sambutlah!
- Partai Swachh Samaj! - Sambutlah!
- Partai Swachh Samaj! - Sambutlah!
- Sambutlah… - Avinash Shukla!
Sambutannya mungkin sedikit saat ini,
tetapi reputasinya setara dengan Ketua Menteri.
Dia Menteri Pengembangan Perkotaan.
Partai Swachh Samaj-nya
mengeklaim kekuasaan di mana-mana.
- Hei, pegang ini. - Mundur! Ayo, mundur!
- Kemarilah. Pegang ini. - Beri jalan!
Kita tak akan menang dengan melambaikan bendera.
Kau adalah aib bagi Partai Swachh Samaj.
Ada apa, Pak?
Dari pesawat, kulihat perbuatanmu terhadap area konstituenku.
Kemelaratan di mana-mana.
Aku harus buka mal atau hunian masyarakat di sini.
Tunggu apa lagi? Ayo.
Area konstituen harus ditransformasi.
Ayo!
PATHAANI TOLA
Pathaani Tola.
Pagar konstruksi dipasang dalam semalam di kampung kumuh 30 tahun ini.
SEGERA HADIR MAL JUPITER
Muncullah penimbunan barang untuk Mal Jupiter.
Warga perkampungan kumuh menjadi bingung kenapa
orang mau membangun mal di sini.
POLISI
Kita harus pindahkan penduduk, Asthana.
Baik, Pak.
Tanah ini sudah dijual ke Shenoy untuk membangun mal.
Apa? Pak… Pemerintah tak akan mengizinkan.
Aku akan menggulingkan pemerintah ini.
Lantas, penduduk di sini?
Mereka akan gaduh, tetapi akhirnya pergi.
Rastogi akan menangani mereka.
Ya, Pak! Akan kumulai begitu dapat perintah.
Kadang, kau harus mulai berdasarkan isyaratku saja, Rastogi.
Pak, pekerjaan akan berlanjut. Tak masalah kalau perintahnya menyusul.
Aku mau seluruh wilayah ini kosong dalam enam bulan. Paham?
Baik, Pak.
Mengusir populasi pemukiman besar secara paksa
hanya bisa dilakukan pemerintah.
Pak Mishra! Dukung mosiku.
Jadi, Pak Shukla sibuk berusaha memperoleh persetujuan mosi.
- Namaste! - Ya!
- Aku juga mendukungmu. - Begitu? Kau dari mana?
Pak Dubey, lebih baik diam saja.
Kau bahkan tak punya seperempat AML.
- Mosi harus disetujui. - Ya.
- Sampai jumpa. - Yang mendukungnya, tetap hidup.
Dua AML yang menentang mereka mati akibat "kecelakaan".
Proposal pengembangan ulang Pathaani Tola disetujui.
Shenoy Builders dari Shenoy Properties mendapatkan kontraknya.
Inilah bidang tanah Pathaani Tola
di mana kami ingin mengajukan proyek besar.
Kini tiap kontraktor membangun hunian masyarakat…
tetapi kita berencana membangun mal di sini.
Coba bayangkan peningkatan citra politikmu nanti
saat kau meresmikan mal ini di acara pemotongan pita.
Sambil menceritakan kisah Pathaani Tola, Ansari…
Tidak, dia tak mengalami serangan jantung. Hanya nyeri dada.
- Lukamu tampak baru. - Tidak, ini sudah lama sekali.
Permusuhannya dimulai dengan pamanku.
Shukla membuat Faulad Singh tewas dibunuh.
Faulad Singh bagaikan paman bagi Ansari.
Dia yang memicu atau menyelesaikan masalah di area itu.
Diam! Kalian kemari tiap hari!
Tak ada kesibukan lain selain berdebat?
Ayo, lebih tinggi!
Tak begitu berat, Paman.
Dahulu, motor Faulad Singh tampak kecil di sisi tubuhnya yang setinggi 2,1 meter.
Faulad Singh membesarkan Ansari.
Hari ini, dia menaiki motor Faulad Singh.
Kini, Ansari Sheikh terkenal atas tindakannya yang bejat.
Mewakili partainya, anak buahnya menghancurkan
Presiden Bazaar Union, Saifuddin.
Ansari punya afiliasi dengan partai
yang lebih menyerupai geng mafia, bukan partai politik.
MAACHIS
Mungkin itu sebabnya lambang mereka korek api.
- Mintu Bhaiya! - Selamat ulang tahun!
- Pemimpinnya berandal pendek… - Mintu Bhaiya! Selamat!
…yang dapat julukan, bukan karena cinta, melainkan rasa takut,
"Mintu Granat".
Kini Arunoday punya pistol. Dia selalu memamerkannya.
Halo. Apa kabar?
No comments yet. Be the first to leave one.