Ang unang 200 linya.
Namaku Eobard Thawne.
Dengan bantuan dari Damien Darhk,
Malcolm Merlyn,
Leonard Snart, dan Mick Rory,
Aku telah memperoleh Tombak Takdir...
sebuah artifak kuno dengan kekuatan
menulis ulang realitasnya, dan kita telah gunakan.
Ini dunia baru yang berani.
Aah!
Whoops!
Walikota ingin bicara,
Nona Smoak.
Maka mungkin dia akan datang langsung kesini
daripada mengirim brigade bodoh.
Kasar!
Uhh!
Sangat bagus, nona-nona.
Star City berhutang terima kasih pada kalian.
Hanya menunaikan tugas kami, Pak Walikota.
Ya, tapi kalian lakukan dengan baik, dan dengan semacam... gaya.
Dan kalian selesaikan dengan baik pada... masalah hamaku,
walau mungkin memberimu sebutan hakim jalanan
agak terlalu memuji.
Bahkan kecoak pun tahu kapan untuk berkemas
dan keluar dari Dodge.
Star City adalah rumahku. Aku tak pernah akan berhenti berjuang.
Pastinya.
Bunuh dia.
Hmm.
Buang dia.
Oh, tapi aku akan ambil topeng ini...
jadi aku bisa menambahkan koleksiku.
Tidak, aku tak ingin duduk
dan menunggunya lakukan pembukaan.
Dia bisa sempatkan waktunya untukku sekarang. Bukan begitu, Eobard?
Aku sangat menyesal, Mr. Thawne.
Dia memaksa.
Kulihat temanmu masih lakukan pemberontakan.
Dia akan menyerah. Semua hewan kurungan akan menyerah pada akhirnya.
Kini, katakan lagi alasanmu lari kesini.
Kau terus mengabaikan permintaanku untuk pertemuan.
Karena tak ada alasan untuk itu.
Kemitraan kita telah berakhir.
Kau dapat yang kau mau.
Istri dan putramu masih hidup dan sehat.
Putrimu Thea mengagumimu.
Nyssa al Ghul terperangkap dalam kesengsaraan, mengasingkan diri
di tengah Ohio, dan hey,
kau bahkan bisa bertepuk lagi.
Apa lagi yang bisa kau inginkan?
Bagaimana dengan Tombak Takdir?
Masih ada hal-hal di dunia ini
yang ingin kulihat perubahannya.
Berapa kali lagi harus kukatakan, Malcolm?
Tombak paling aman berada di tanganku.
Selain itu, cuma aku yang tahu cara menggunakannya.
Itu karena kau menghancurkan naskah Kalabros.
Yah, bukan salahku
kalau kau tak menguasai info seperti diriku.
Otak Speedster berguna untuk itu.
Mr. Jackson kesini menemuimu.
Panggil dia masuk.
Selamat pagi, Mr. Thawne.
Jefferson.
Bagaimana situasi di lab?
Ada kemunduran kecil,
tapi situasi dibawah kendali.
Kau menjanjikan hasil padaku.
Dan kau akan memilikinya.
Aku hanya perlu lebih memotivasi pekerjaku.
Tapi tes lainnya akan dijalankan malam ini.
Kuharap begitu, demi dirinya...
dan dirimu.
Ya.
Aku tak tahu alasan
kau dan Damien bersikeras bermain-main dengan para Legenda.
Itu ceroboh. Mereka harusnya terhapus dari keberadaan.
Aku lebih suka rencana ini.
Aku yakin ini namanya "keadilan puitis."
Dan, proyek apa yang kau kerjakan ini?
Aku ilmuwan, Malcolm.
Aku terdorong untuk berinovasi, menciptakan, dan mengilhami.
Otak jenius perlu tantangan jenius.
Sekarang pergi. Bersenang-senanglah dengan keluargamu, habiskan kekayaanmu.
Dunia ini adalah dunia yang semestinya.
Puaslah dengan rampasanmu.
Yang lain punya waktu untuk kehidupan mereka.
Berhenti! Tahan disana!
Tenang, Mick. Kita sudah dapat yang kita cari.
Hanya memanaskan situasi.
Jangan bergerak! Kalian berdua tiarap!
Mr. Snart. Maaf, Pak.
Kami tak tahu itu kau.
Lanjutkan.
Ada apa ini? Tak ada babi panggang?
Tak perlu. Kita pulang dengan bebas, kawan.
Senang rasanya jadi raja.
Tak ada pelarian, tak ada pengejaran?
Kau ingin pengejaran, aku bisa atur itu.
Bahkan membawa kita terlempar ke Iron Heights,
dan kita bisa rencanakan pelarian sama seperti dulu.
- Bagaimana kedengarannya? - Membosankan!
Kita bisa menyerang Bank Central City.
Mereka dapat kubah mewah baru yang mati-matian aku bobol.
Apa intinya?
Kau memiliki bank dan setengah kota.
Maksudmu kita memiliki setengah kota, Mick.
Kita rekan, ingat?
Mm.
Tampaknya rampokan selanjutnya kita harus menunggu.
Thawne...
memerintahkan kita.
Sejak kapan kita diperintah?
Sejak orang yang tak setuju menghapus
kau dan temanmu dari keberadaan.
Gideon, aku akhirnya menyempurnakan dekorasi pitaku.
Bagaimana menurutmu?
Teknikmu jauh lebih baik
ditahun belakangn ini, Kapten. Kue-kue ini
lebih kreatif daripada biskuitmu.
Sekarang, pujilah selayaknya, Gideon.
Idemu menambahkan gelatin lagi ke campuran itu penting.
Sangat bagus. Belum yang terbaik, menurut opini sederhanaku.
Ini memalukan bahwa cuma kau
disini yang menghargai itu.
Aku yakin tim mu akan sama terkesannya.
Berasumsi mereka semua masih hidup.
Mungkin kau harus lanjutkan usahamu
mengirim pesan keluar.
Apa gunanya, Gideon?
Legion memiliki Tombak Takdir!
Mereka seperti para Dewa sekarang!
Tak ada gunanya bertempur.
Tidak lagi.
Stein!
Ya, Mr. Jackson?
Kudengar kau cuti besok?
Ini hari sabtu, Pak, dan ini hari ultah putriku.
Oh. Tentu saja. Liburlah.
Bahkan, kenapa kau tak libur seminggu?
Sungguh?
Tentu saja.
Maksudku, proyeknya siap digunakan oleh Mr. Thawne, benar?
- Yah, bahkan... - Bahkan, orang tua,
kau tak akan meninggalkan gedung ini
hingga Mr. Thawne melihat hasilnya.
A..aku sudah bekerja nonstop bulan lalu.
Aku belum menemui istri dan anakku beberapa minggu.
Kau ingin menemui keluargamu?
Maka kau akan membuat reaktor itu bekerja besok malam.
Itu mustahil. Terlalu banyak data...
Buat reaktornya bekerja!
Atau kau tak akan pernah melihat keluarga berhargamu lagi.
Seseorang bersihkan tempat ini! Tempatnya berantakan.
Aku sangat menyesal, bisa aku bantu?
Oh. Jangan cemas, bung. Aku kerjakan.
Ya, Mr. President, kau tahu aku akan disana.
Kau tahu aku suka menerima medali.
Kemudian, uh, golf di hari Minggu.
Dan makan malam di hotelmu setelahnya?
Baik, baik, salamku untuk Mel.
Bye-bye.
Aku sangat menyesal. Aku harus menerimanya.
Cuma terlalu banyak kali kau bisa bilang
Presiden Amerika Serikat
yang kau akan telepon balik.
- Kau ingin langsung ke intinya? - Ya.
Aku membawamu kesini untuk membahas... masalah sensitif,
dan namanya Malcolm Merlyn.
Kenapa dengannya?
Ingin kau mengawasinya untukku.
Kami bukan anjing pengawasmu.
Hmm. Apa itu anjing pengawas?
Yang dia maksud, kami bukan mata-mata. Kami pencuri.
Mr. Thawne, aku harus bicara denganmu!
Aku hanya perlu waktumu lima menit.
Kumohon.
Kenyataan dipertaruhkan. Dunia ini tidak benar.
Okay, lepaskan dia. Lepaskan dia.
Mari hanya... mari lihat yang dia katakan.
Tak apa.
Dia sengaja memukul tulang rusukku.
Pertama-tama, kantor yang luar biasa.
Kurasa ini sepadan dengan pria terpintar di dunia,
makanya aku datang padamu untuk bantuan.
Kau katakan bahwa dunia ini tidak benar.
Yeah, dunia yang kita diami sekarang itu salah.
Realitas sudah, uh, diubah entah bagaimana.
Bagaimana kau tahu semua ini?
Um, tandanya ada dimana-mana
jika kau tahu dimana melihatnya. Ada inkonsistensi halus
dalam tatanan... realitas.
Um, aku menamainya bekas luka.
Kau tahulah, seperti, setelah kau sudah dioperasi.
Realitas sudah dioperasi.
Sangat menarik.
Aku pening dengan kegembiraan.
Apa hubungannya itu dengannya?
Um, Mr. Thawne bisa membantuku memperbaikinya.
Dengar, baik, kau jenius.
No comments yet. Be the first to leave one.