Men on a Mission

Men on a Mission (아는 형님)

I-download ang Indonesian Subtitle

Specials

Impormasyon ng release

아형---Knowing---Brothers---E264 NEXT VIU
Komentaryo ni Kim_Heemi
Knowing Bros eps 264 - U-Know Yunho (TVXQ), DinDin. Runtime = 01:34:59 (Yang ada intro opening JTBC. Di akhir video, substitle tidak sinkron dengan HoonSoo Domination). Download video Knowing Brothers sub Indo di www.knowingbrothers.web.id.

Mga Tag

other
Na-publish noong: 2021-01-17
Mga Download: 59
May Kapansanan sa Pandinig: No

Preview ng subtitle na Indonesian

Ang unang 200 linya.

"Difilmkan sesuai protokol pencegahan COVID-19"

Aku melamun sebentar. - "Kring, kring"

Astaga, mengejutkan saja. - "Yeong Cheol datang"

Dia mengumumkan dirinya. - Yeong Cheol.

Kamu tidak merindukanku? - Selamat datang kembali.

Kamu hebat. - Terima kasih sudah kembali.

Dia yang paling sering meneleponku. Empat kali.

Dia meneleponku empat kali.

Kenapa kamu mengingatnya?

Rambutmu sudah tenang.

Sudah dua pekan tidak kupotong. - Tumbuh dengan pesat.

Ya, rambutku tumbuh banyak. - Wajahmu juga tumbuh lebih panjang.

Berat badanku turun karena aku tidur 8 atau 9 jam sehari.

Akhirnya berat badanku turun. Tidur terus membuat berat badanmu turun.

Dia lambang selebritas tanpa khawatir.

Tanpa khawatir. - Kulitmu juga tampak lebih bagus.

Aku tidak khawatir.

Hal yang paling penting adalah

kami menyadari betapa sulitnya duduk di kursimu.

Dia tidak tahan, bukan? - Apa?

Sang Min tidak tahan, bukan? - Sang Min, bagaimana?

Anak baru berdiri di depanmu.

Bagaimana bisa kamu berhasil tampil bagus saat duduk di depan?

"Pujian membuatnya tersipu"

Setelah mencoba duduk di sana, kamu tahu sulit untuk duduk di depan.

Tentu saja. - Semua punya tempatnya sendiri.

Semua punya tempatnya sendiri. - Kita sadar betapa berharganya dia.

Kemarilah.

Tepat saat kamu membicarakan betapa berharganya aku. Siapa itu?

Kemarilah.

Siapa itu? - Siapa?

Ada apa? Berisik sekali. - DinDin.

Apa yang terjadi? - Itu Yunho.

Apa yang terjadi? - Yunho.

Yunho dari TVXQ. - DinDin!

DinDin.

Di sini sudah berisik, padahal tahun baru saja dimulai.

Yunho, selamat datang di sekolah kami.

Hei! Semuanya, selamat tahun baru!

"Selamat tahun baru!"

Jika kamu TVXQ,

aku bagian dari Dong's Fun Dance Class.

Hari ini gila.

Kami akan memperkenalkan diri lebih dahulu.

Aku pindahan dari SMA Bersyukur Kepada Men on a Mission.

Aku raja di atas panggung, Yunho dari TVXQ.

Yunho. - Raja di atas panggung.

Aku dari SMA Bersyukur kepada Men on a Mission.

Aku pilar mental Universal Hip Hoppers,

DinDin.

Selamat datang. - Senang bertemu denganmu.

Dia bagian dari TVXQ asli yang menjadi acuan Dong Bersaudara.

Benar. - Dia acuan

Dongs' Fun Dance Class.

DinDin adalah produser untuk Universal Hip Hoppers.

Benar. Dia produser kami. - Benar.

Universal Hip Hoppers, Dongs' Fun Dance Class,

kita harus membuang semuanya keluar jendela sekarang.

Kami Advice for Good Fortune.

Apa itu? - Mendadak sekali.

Apa itu? - Apa maksudmu?

Ada apa? - Kami akan mulai hari ini.

Dari Dong's Fun Dance Class ke Universal Hip Hoppers,

ini After School Activity? - Ya.

Ada apa?

Astaga. - Ada apa?

Itu artinya aku melakukannya dengan Yeong Cheol?

"Dua orang yang tersisa hanyalah Sang Min dan Yeong Cheol"

"Mereka merinding memikirkannya"

Astaga. - Aku membencinya.

Sekolah kita sangat bersemangat.

Ini baru. Advice for Good Fortune.

Yunho, katamu kamu berterima kasih pada Men on a Mission.

Apa yang kamu syukuri?

Ini kali keduaku di Men on a Mission.

Sebelum aku datang kali pertama, anak muda tidak tahu TVXQ.

Para remaja. - Benar sekali.

Namun, setelah tampil di Men on a Mission,

sisi penuh semangat superku kembali sebagai tokoh,

dan banyak anak muda mulai mengenaliku.

Kurasa semua ini dimulai

di Men on a Mission. - Begitu rupanya.

Setiap kali aku istirahat, Men on a Mission membawaku kembali.

Aku bukan anggota tetap atau semacamnya,

tetapi rasanya aku terus muncul sebagai karakter kedua.

Ho Jun mengacu kepadamu saat dia tampil di acara ini.

"Dia mengucapkan salah satu dialog Yunho yang terkenal"

Benar. - Ya, dia membahasmu.

Lalu, Soo Young bilang aku musuh alaminya.

Julukan Soo Young adalah...

"Musuh alami Yunho"

Dari anggota SuperM, ada Tae Yong.

Impian Tae Yong hanya...

"Yunho"

Kamu menonton setiap episode.

Tentu saja, aku harus menonton semua Men on a Mission

karena penting untuk mengetahui asal-usulmu.

Begitu rupanya. - Dia mulai lagi.

Ini ucapan bijak pertama Yunho.

"Kenalilah asal-usulmu." - Aku menantikannya.

Dari mana asal-usulku?

Semuanya dimulai dengan Ho Dong.

"Pohon Yunho"

Dia sainganku dalam semangat.

Rival bersemangat.

Saingan semangat. - Dia saingan semangatku.

Namun, DinDin, luruskan bahumu.

Kamu memakai terlalu sedikit ruang di meja itu.

"Ada perbedaan besar dalam jumlah ruang yang mereka tempati"

DinDin. - Tidak apa-apa, DinDin.

"Malu"

Kemarilah. - Ambil bagianmu di podium.

Di sini, berdirilah di sini. - Kamu harus membaginya setengah.

Bagaimana aku bisa mendekat saat dia meletakkan tasnya di sana?

"DinDin kalah tempat karena semangat Yunho"

Ini sudah keterlaluan.

Itu lebih baik saat aku di sini bersama So Ra.

Itu canggung, tapi...

Kalian berdua.

Kalian berdua dekat, ya?

Kami teman baik. - Kami akrab.

Bagaimana kamu bisa mendekat? - Bagaimana kalian bisa berteman?

Aku kali pertama bertemu Yunho saat syuting "Dunia".

Setelah itu,

dia tetap berhubungan secara pribadi dan kami sering bertemu.

Dia sangat memerhatikanku.

Namun, yang sangat ingin kuketahui

adalah adegan dari "Dunia" yang menjadi sangat populer itu.

Saat Yunho meninggal,

tetapi dia bergerak.

Di pemakamannya. - Kamu lihat rekaman itu?

"Rekaman yang didapat dari MBC"

"Pemakaman Yunho, meratapi kematiannya karena serangan dinosaurus"

"DinDin mendekat untuk memperingati kematian Yunho"

Lihat, dia seharusnya sudah mati. - Dia menangis.

Itu, dia bergerak.

Cukup untuk bangkitkan siapa pun. - Astaga.

Itu mengejutkannya.

Itu rekaman yang ditayangkan?

Itu... - Tidak dipotong?

Itu lucu sekali. - Aku berdoa

untuk mengirim Yunho ke akhirat

dan tidak menyadari di mana tanganku mendarat.

Tiba-tiba, aku melihat tanganku berada di tempat yang tidak seharusnya.

Meskipun Yunho sudah mati, tangannya seperti ini.

Itu karena... Kamu tahu.

Aku berakting,

dan kupikir aku sudah mati, jadi aku harus berpura-pura mati.

Namun, ada satu tempat yang harus dilindungi pria.

Namun, karena benda kuat mendorong di tempat itu...

Tapi kamu sudah mati. - Aku sudah mati, tapi...

Kamu kurang bersemangat.

Awalnya aku menahan diri,

tetapi DinDin menunjukkan begitu banyak emosi,

menekannya berulang kali.

Tanpa kusadari,

aku berusaha menjauhkannya.

"Batas semangatnya terlampaui"

Kurasa kesan pertama itu penting.

Itu membuat orang saling menyukai.

Apakah DinDin dipengaruhi Yuhho secara musikal setelah kalian bertemu?

Ini yang kupikirkan setelah bertemu DinDin.

Aku mau dia jadi penyanyi rap yang membedakan harga diri dan keyakinan.

Dia mulai lagi. - Ucapan bijak kedua.

"Jangan salah membedakan harga diri dengan kepercayaan diri."

Dari akar rasa percaya diri. - Begini...

Bukankah harga diri dan kepercayaan diri berasal dari tempat yang sama?

Tidak.

Harga diri bergantung kepada penilaian orang lain.

Berasal dari rasa rendah diri.

Namun, kepercayaan diri membuatmu bisa melihat diri sendiri.

Kamu tidak melihat orang lain. - Orang lain tidak penting.

Itu membuatmu bisa bergerak maju

berdasarkan apa yang kamu yakini benar.

Ini pesan yang jelas.

Jadi, maksudmu keduanya memiliki akar yang berbeda?

Ya, berbeda.

Mungkin kamu seharusnya tampil di "Ask Us Anything Fortune" saja.

Yunho, menurutmu DinDin memiliki harga diri atau kepercayaan diri?

Aku mencari beberapa video lama.

Video dari "Show Me the Money 2".

Hebat, Yunho mencarinya khusus untukku.

Di video itu, dia...

Aku penyanyi rap kartu kredit ibu. - Ya, penyanyi rap kartu ibu.

Dia punya banyak barang saat itu. - Benar.

Namun, sekarang dia berbeda.

Dia sangat polos. - Dia tidak butuh barang.

Dia tahu bisa memengaruhi orang lain hanya dengan ucapannya.

Sekarang, kurasa dia penyanyi rap sungguhan.

Jika saling mengenal seperti ini, mereka tidak hanya bekerja bersama,

tetapi sering bertemu sebagai teman.

Kami sering bertemu sebagai teman. - Begitulah mereka menjadi dekat.

Aku selalu bertemu Yunho di hari ulang tahunnya.

Dua tahun lalu, kami bertemu. - Benar.

Aku bilang kepadanya aku akan berada di sana

dan datang di bar jaz dengan panggung.

Ada 18 orang di sana.

Mereka semua teman Gwangju-nya. - Benar.

Kami semua memberinya selamat saat dia bilang kami harus tampil.

Di tempat, di bar itu.

More Indonesian subtitles for Men on a Mission

Mga Komento

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left