Men on a Mission

Men on a Mission (아는 형님)

I-download ang Indonesian Subtitle

Specials

Impormasyon ng release

아형ㅡKnowingㅡBrothersㅡE370 WEB-DL
Komentaryo ni Kim_Heemi
Knowing Bros eps 370 - Lee Moon-sik, Shin Hyun-joon, Kim Min-kyung. Runtime = 01:25:56. Untuk video RAW bisa di download di www.knowingbrothers.web.id, tersedia versi 1080p juga. Traktir saya di https://trakteer.id/kim_heemi

Mga Tag

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Na-publish noong: 2023-02-13
Mga Download: 115
May Kapansanan sa Pandinig: No

Preview ng subtitle na Indonesian

Ang unang 200 linya.

"Brother School, tempat penuh sejarah dan tradisi"

"Di sana, kecantikan klasik hidup dan bernapas"

"Dalam kekacauan ini"

Teman-teman! - Apa?

Astaga!

Ada apa dengannya? - Kenapa?

Kalian tidak tahu? - Ada apa, Pak Oh?

"Ada apa, Pak Oh?"

Kenapa? Ada apa ini?

Ini mulai kejam sekarang.

Kamu orang penting?

Sang Min - Ya?

tidak datang hari ini karena dia sakit!

Dia sakit? - Apa? Sang Min tidak ada di sini.

Sang Min! - Kursinya...

Namun, Sang Min dan Yeong Cheol... - Tetap saja

sama sekali tidak ada bedanya.

Kita seharusnya mengadakan orientasi untuk anggota klub baru.

Kenapa hanya ada kita di sini? Kenapa tidak ada orang lain di sini?

Kami di sini! - Apa itu tadi?

Aku bisa hidup!

Itu Kim Hye Soo? - Aku bisa.

Aku bisa hidup! - Bu Jung?

"Anggota klub akhirnya muncul"

Aku bisa hidup!

Bu Jung? - Hei!

Soo Geun!

Itu Soo Geun!

Rupanya bukan Soo Geun.

Hei, Soo Geun!

Byung Man. - Dia...

Byung Man atau Soo Geun? - Apa-apaan ini?

Siapa yang memanggilku Byung Man?

Itu Pak Pinokio.

Itu Pak Pinokio.

Hidungnya... - Ada apa?

Wajahnya menjadi lebih panjang. - Ada apa dengannya?

Hei, kami datang untuk mengguncangkan Brother School.

Kamu melihatnya, bukan? Brother School yang tidak diketahui hancur.

Hei, itu Zolatan, bukan?

"Zolatan"? - Apa itu?

Apa itu?

Apa yang kamu katakan? "Zolatan"? - Dia mengatakan "Zolatan".

Dia mengatakan "Zolatan".

Maksudmu aku terbakar? Kamu gila, Berandal?

Kenapa kamu mengatakan "Zolatan"? - Namun...

Hei, Hyun Joon. - Wajahmu memang tampak terbakar.

Di atas sini? - Ya.

Kupikir dia menunjuk ke sini. - Wajahnya terbakar?

Maksudmu di atas sini? - Jangan lakukan itu

dengan tanganmu.

Tunggu, keluarkan tanganmu.

Keluarkan! Satu, dua...

Pemirsa menonton. Tiga!

"Tangannya menjadi bebas"

"Kabur dengan cepat"

Hei, Berandal. Astaga, kupikir dia tidak akan mengeluarkannya.

Apa mereka pemula?

Jadi... - Dasar pecundang.

Tunggu. - Apa tidak ada standar di sini?

Pecundang katamu? Salah satu pecundang terbesar sedang sakit.

Maaf, tapi San Soo, kamu tidak mau membuang permen karetmu?

Aku... - Apa itu konsep?

Aku... Itu konsep, mengerti? - Buang.

Aku memakai seragam sekolah!

Aku mengunyah permen karet di masaku!

Aku menyiapkan konsepnya di ruang rias, mengerti?

Kurasa kamu harus membuang permen karetnya karena dia.

Permenku harus kubuang? Sial. - Kita harus...

Apa yang akan kamu lakukan? - Kalau begitu...

Apa yang akan kamu lakukan? - Kamu

membuang permen karetmu di kertas.

Buang permen karetmu di kertas. - Hei!

Astaga.

Kenapa kamu membuat konsep kotor? - Hei, tunggu.

Bungkus permen karetmu dengan kertas seperti ini.

Semua baik-baik saja. - Hei, Ketua Kelas Seo terkejut.

"Dia terkejut"

Dia tidak akan pergi ke sana lagi.

Ini kacau sekali. Apa ini? - Ada yang ingin kami tunjukkan.

Kamu tidak mau mendengar suara Min Kyung?

Min Kyung, apa yang kamu katakan? - Ada yang ingin kami tunjukkan.

Tunggu. Ada yang ingin kami perlihatkan.

Lakukan ini, lalu melanjutkan. - Baiklah.

Baik, tunjukkan kepada kami. - Baiklah.

Mengerti? Ini dia.

Kamu pernah mendengar KDSB?

Itu klub terbaik di Brother School.

Kami ingin membuat perubahan di Brother School.

Begitu rupanya. - Mengerti?

Kami adalah - Mengejutkan saja.

Klub Drama Sejarah Brother.

Singkatnya KDSB. - Baiklah.

Klub drama sejarah.

"KDSB"

Bisa juga singkatan dari "Kedengarannya

Dahsyat dan Seru? Bersoraklah!"

Yang benar saja.

Pria ini biasanya lembut.

Benar. - Dia menjadi sangat kasar.

Dia memang seorang aktor karena aku bertemu dengannya di belakang tadi.

Saat itu, aku menyapanya, "Halo, kamu sudah datang."

Dia berkata, "Astaga, halo, Hee Chul."

Namun, begitu masuk, dia membentak kami.

Dia karismatik.

Kenapa kamu memakai kursi kamar mandi di kepalamu?

Aku akan mendudukinya nanti.

Dia seperti pemula biasa. - Dia hanya kesal.

Melihat Hee Chul memakai ini, - Tentang topinya?

itu artinya dia tidak harus membuat siapa pun terkesan hari ini.

Baiklah, silakan. - Min Kyung ada di sini hari ini.

Min Kyung, kamu sudah menikah. - Mereka pasti sudah menyiapkan

Aku belum menikah! - banyak hal untuk ini.

Bukankah kamu sudah menikah? - Min Kyung belum menikah.

Benar juga. - Kenapa berkata dia sudah menikah?

Tunggu. Kalau begitu, terus merekam. Aku akan segera menata rambutku.

Begitukah cara kerjanya? - Cepatlah.

Kupikir dia sudah menikah.

Omong-omong, ini kali pertamamu di Brother School, Pak Shin?

Ini kali pertamaku. - Sepertinya dia pernah ke sini.

Kita sudah sering membicarakannya.

Bukankah kamu datang ke sini bersama Jung Joon Ho?

Bedebah mana? - Bukankah kamu pernah ke sini?

Aku tidak ingat. - Ini kali pertama Jung Joon Ho.

Kalian bertiga datang ke sini untuk kali pertama.

Ini kali pertama bagi kami. - Benar.

Mudah untuk salah paham. - Benar.

Hei, kalian berhenti bicara. Hanya Min Kyung yang bisa bicara.

Baiklah.

Ini sulit. Tanyakan apa pun yang ingin kamu ketahui.

Aku akan menjawab semuanya. - Kami sangat penasaran.

Tempat ini luar biasa. - Kita tidak tahu klub apa ini.

Benar. - Dia pandai dalam acara ragam.

Kapan acara ragam terakhirmu? - Hei, Moon Sik...

Aku tampil di "Happy Together" sekitar enam tahun lalu.

Lebih mirip "Avoid Together".

Tidak ada yang bahagia. - Apa Moon Sik dirasuki hantu?

Kami tidak tahu.

Tentu, kita bisa duduk.

"Dia terus sibuk membuat lelucon seolah-olah bicara sendiri"

Dia terus berbicara sendiri. - Dia hanya...

Hei, apa pengarah pencahayaannya ada di sini?

Bisakah kamu mematikan lampu ini? Buatlah menjadi gelap.

Buatlah bagian ini gelap.

Baiklah. Aku hanya akan menambahkan suaraku.

Buatlah menjadi gelap. - Penampilanku memang tidak cocok.

Dia biasanya bicara sendiri? - Bukankah begitu?

Ya. Dengarkan saja yang kamu mau. - Dia bicara sendiri dengan keras.

Soo Geun sangat pandai. - Baiklah, ayo.

Jadi, KDSB singkatan dari Klub Drama Sejarah Brother,

Dahsyat dan Seru, Bersulang. - Bukan, "Bersoraklah".

Nama yang bagus.

Siapa yang membuat nama ini? - Aku.

Benarkah? - Aku ketuanya.

Hidungmu akan membesar karena kamu berbohong, Hyun Joon.

"Membesarlah, hidung"

Apakah akan membesar seperti ini?

Menjadi lebih besar lagi. - Bisa tambahkan grafis komputer?

Dia manis sekali.

Seperti perkataanmu tadi, apa yang harus kami ketahui tentang kalian?

Kami syuting film bersama baru-baru ini.

Apa judulnya?

"The Assassin". - "The Assassin"?

Seolah-olah bertanya bisakah kamu hidup dalam kondisi seperti itu,

kurasa aku bisa. - "Aku bisa hidup!"

Judulnya merujuk kepada pembunuh. - Seorang pembunuh.

Seorang pembunuh pada masa itu. - Ya, benar.

Ya, dia bisa hidup. - Di film itu, aku perankan Lee Nan.

Jadi, kamu memerankan si pembunuh? - Kamu pembunuhnya?

Bagaimana dengan... - Biasanya, dalam "Out Live"

atau "Shadowless Sword",

aku harus melawan sekitar tujuh atau sepuluh orang sendirian.

Namun, kali ini, aku melawan 70

atau 100 orang.

Seintens itulah pertarungannya.

Dia pembunuh terbaik di Joseon.

Tanpa pemeran pengganti?

Aku tidak punya pemeran pengganti. - Apa?

Tidak ada.

Aku yang memerankan adegan laga dari awal hingga akhir.

Luar biasa. - Namun, saat direkrut,

aku bertanya kenapa mereka memilihku.

Mereka menginginkan seseorang yang bisa melakukan komedi

dan aksi juga. - Kamu bisa melakukan semuanya.

Aku ingat Jenderal Hwang. - Mereka mengatakan aku satu-satunya

yang terpikirkan di benak mereka. - Di seluruh Korea?

Dia punya aura yang berbeda dari saat memerankan Jenderal Hwang.

Apa bedanya? - Saat itu, dia sangat mengesankan.

Seperti saat kamu menjadi Hayashi. - Itu...

Ya, dia sangat keren. - Kamu tetap bugar?

Berat badanmu tidak bertambah. - Saat ini, aku...

Berapa lama kamu berlutut saat itu?

Aku berlutut lama untuk peran Jenderal Hwang.

Aku ingin memberi tahu YTN, saluran berita.

Apa hubungan Jenderal Hwang dengan cuaca?

Itu adegan emosional. Kenapa mereka memakainya tiap kali salju turun?

Kenapa aku di sana bersama Reporter Park Dae Gi?

Park Dae Gi... - Salju turun keesokan harinya.

YTN... - Itu menjadi adegan emosional.

Aku hanya mencintai satu wanita dan tertimbun salju.

More Indonesian subtitles for Men on a Mission

Mga Komento

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left