Ang unang 200 linya.
"Teknologi berkembang pesat"
"Perjalanan waktu bukan lagi impian yang mustahil"
Anggap saja ada mesin waktu yang bisa membawamu ke masa lalu.
Kamu ingin kembali ke masa apa?
Maksudmu ke usia berapa? - Ya, kapan pun di masa lalumu.
Entahlah. - Bagiku,
aku ingin kembali ke masa-masa "Star King".
Agar Hee Chul tidak bisa menyebutkan para korbanku.
Aku akan menjadi seseorang yang dikenal karena kebaikannya.
Meski mereka tidak bereaksi karena lelah,
kukatakan, "Kamu pasti lelah." - Itu tidak cocok untukmu!
"Kamu harus beristirahat."
Dengan begitu, "Star King" akan sukses?
Apa? - Apa "Star King" akan sukses?
Acara itu tidak akan bertahan lama.
Jangan seperti itu.
Aku ingin kembali ke masa saat melakukan doljabi.
Aku menjambak rambut ibuku saat doljabi.
Andai aku bisa kembali ke masa lalu.
Ulang tahun pertamamu dirayakan? - Kamu menyebutkan rambut ibumu
agar lucu? - Hei.
Ulang tahun pertama kalian semua dirayakan?
Ulang tahun pertamamu dirayakan? - Tidak?
Tidak, ulang tahun pertamaku tidak dirayakan.
Mereka hanya memotretku. - Aku juga.
Aku mengambil sesuatu? - Kamu punya foto?
Itu artinya pesta.
Tidak, saat itu, orang-orang hanya memotret bayinya.
Berfoto berarti pesta perayaan.
Mereka bahkan tidak memotretmu? - Ya, aku tidak difoto.
Kamu tidak punya foto bayi?
Ada yang meminta foto bayiku,
tapi aku malah memberikan foto Byung Man karena tidak punya.
Benarkah?
Cerita ini... - Sungguh.
Masa lalu apa? Aku ingin kembali ke kemarin.
Kemarin adalah hari paling menyenangkan.
Abrasca macastipo. - Apa itu tadi?
Apa itu tadi? Mendadak sekali.
Semendadak itu?
"I Love You, Teacher" oleh Hans Band.
Itu Hans Band. - Sudah lama aku tidak mendengarnya.
Itu Hans Band? - Ini Hari Guru.
Kalian anak baru?
Halo.
Mereka sungguh datang. - Halo.
Halo. - Astaga.
Halo.
Halo. - Halo.
"Mereka mulai berjabat tangan dahulu karena sudah terbiasa"
Kamu cantik.
Ini ruang guru atau ruang klub?
Ruang klub. - Guru sungguhan ada di sini.
Aku terus menyatukan tanganku agar sopan.
Kamu menyatukan tanganmu?
Mari kita memperkenalkan diri. - Astaga.
Tiga instruktur bintang nomor satu.
Dia memang berbeda. - Kami dari klub
Tiga Orang BNS.
Aku guru abadi bagi 9,3 juta murid.
Aku guru Matematika, Seung Je.
"Dia seperti teman bagi murid-muridnya"
"Mentor moral"
"Dalam berbagai bidang, memasak, acara ragam, dan bernyanyi"
"Chung Seung Je"
Aku guru Sastra Korea yang mengajar dengan sepenuh hati.
Aku Kim Min Jung.
Manisnya.
"Dia berjalan dengan murid-muridnya melampaui CSAT"
"Kim Min Jung"
Dia Kim Min Jung. - Aku akan merayakan penerimaanmu
bersamamu.
Aku Joo Hye Yeon.
"Pelajari Bahasa Inggris dengan Joo Hye Yeon"
"Joo Hye Yeon"
Selamat datang! - Halo, Guru.
Ada guru Sastra Korea, guru Bahasa Inggris,
Guru Matematika. - dan guru Matematika.
Ini Episode Spesial Sastra Korea, Bahasa Inggris, dan Matematika.
Apa frasa yang kamu teriakkan saat masuk?
"Abrasca macastipo"?
"Abrasca macastipo"
Aku sadar mengatakannya setelah para murid memberitahuku.
Mereka berkata aku mengatakan hal seperti itu di kelas.
Aku tidak bisa membentak mereka jika tertidur di kelasku.
Aku mengatakannya saat berpikir, "Harus kuapakan mereka?"
Aku mengatakan sesuatu seperti, "Abrasca macastipo!"
Lalu, mereka menuliskan apa yang kukatakan
dan memberikannya sebagai hadiah.
Saat itulah aku sadar ternyata mengatakan itu.
Siapa di antara kita
yang memiliki nilai bagus? Jujur saja.
Angkat tangan jika kalian pergi ke akademi.
Ada yang pernah mengikuti les Matematika?
Aku pernah mengikuti les.
Tunggu. Ada beberapa.
Ada cukup banyak.
Kenapa kamu masuk akademi Matematika?
Kenapa kamu masuk akademi, padahal tidak kuliah?
Aku sangat yakin akan kuliah.
Selain itu, ada anak-anak yang pergi
ke akademi saat mereka tahu tidak bisa kuliah.
Lebih dari 30 persen dari kelas.
Benar. - Bukankah pendidikan Jang Hoon
yang tertinggi?
Tentu saja. Dia kuliah di Universitas Yonsei.
"Dia kuliah di Universitas Yonsei"
Dia juga yang tertinggi.
"Dia memiliki DNA yang menjadikannya paling pintar"
Dia juga paling sering mengeluh.
Sudah kukatakan ratusan kali aku mendapatkan penerimaan khusus.
Sudah kukatakan ratusan kali aku mendapatkan penerimaan khusus.
Omong-omong, berat badanmu turun?
Ya, berat badanku turun banyak.
Berat badanku tidak pernah di bawah 90 kg seumur hidupku.
Dahulu berat badanku 107 kg. - Berat badanmu 107 kg?
Aku selalu gemuk sepanjang hidupku kecuali saat wajib militer.
Tiga tahun lalu, tiba-tiba saja aku ingin menjalani hidup normal.
Jika kamu mengetik angka berat badanmu,
mereka akan memberitahumu apakah kamu normal, kelebihan berat badan,
atau obesitas. - Kamu diberi tahu indeks itu?
Aku hidup sebagai penderita obesitas,
lalu tiba-tiba aku ingin menurunkan berat badan.
Jadi, aku menurunkan berat badanku menjadi sekitar 76 kg.
Aku bisa tahu kenapa dia menjadi instruktur bintang.
Kenapa?
Itu hanya sebentar, - Nada suaranya...
tapi cara bicaranya... - Terus dengarkan tanpa menyela.
Dia banyak bicara.
Dia memintamu untuk tidak menyela.
Jangan menyela. - Dia banyak bicara dan...
Kamu juga banyak bicara.
Kamu juga instruktur bintang. - Gurunya sedang bicara!
Itu yang harus kulakukan. Itu pekerjaanku.
Itu juga pekerjaanku.
Siapa yang lebih banyak bicara? Apakah Jang Hoon
di "Ask Us Anything Fortune Teller" atau Seung Je?
Seung Je bicara cepat untuk waktu lama, Jang Hoon perlahan.
Jang Hoon adalah guru realitas.
Karena itu memberimu kenyataan saat mendengarkannya.
Kenapa harus bertindak sejauh itu untuk menurunkan berat badan?
Dia ingin hidup normal. - Aku ingin terlihat baik.
Di Men on a Mission? - Tampak bagus di depan Jang Hoon,
tapi dia terus membentakku.
Tidak ada yang menyelamu karena kamu mengajar, bukan?
Tidak ada. - Tentu saja tidak.
Kamu yang pertama.
Jika kamu tampil di "Ask Us Anything Fortune Teller",
aku pasti sudah lama memulangkanmu.
Bukankah Min Jung terkenal berada di Tim Yu?
Bukankah Min Jung terkenal berada di Tim Yu?
Yu. Siapa?
Saat aku tampil di acara ragam, para murid bertanya kepadaku,
"Bagaimana Yu Jae Seok?"
"Bagaimana dia?"
Jadi, hari ini, aku harus membuat banyak kisah bagus untuk mereka.
Kalian paling cocok dengan acara ini
karena kami punya latar sekolah.
Ya. - Sebenarnya, murid-muridku...
Aku saat itu dihubungi dan diundang ke Men on a Mission.
Salah satu asistenku meyakinkanku untuk datang ke sini
karena keinginan seumur hidupnya adalah
bertemu Ho Dong secara langsung.
Melihat wajahku secara langsung? - Ya.
Dia mengatakan mengalami kesulitan selama masa kecilnya
dan ibunya selalu menonton "2 Days 1 Night".
Acara itu memberinya banyak kekuatan.
Kalau begitu, seharusnya bawa dia. - Dia ada di sini.
Dia ada di sini? - Ho Dong bingung.
Apa? - Dia mengatakan
seharusnya datang ke sini bersama asistennya.
Pasti dia ada di sana.
Dia tampan.
Tidak ada yang bisa kuberi untuknya. Apa yang harus kuberikan kepadanya?
Astaga. - Tidak ada yang bisa kuberikan.
Ini yang dia katakan.
Selagi kami menunggu di luar,
dia berbalik untuk melihat dan berkata,
"Dia sangat tampan."
Jadi, aku bertanya kepadanya, "Siapa yang setampan itu?"
Dia berkata, "Lee Soo Geun."
Maksudmu pria itu mengatakannya? - Omong-omong...
Ya. - Pria itu mengatakan itu?
Duduklah di depan.
"Maafkan aku, Ho Dong"
Hye Yeon, kudengar muridmu mengundangmu ke sini.
Ya, aku mendapatkan pesan. - Muridnya?
Muridnya? - Ya.
Tertulis, "Bu Joo, kamu ingat aku?"
"Aku Yoo, ketua kelas dari kelas 11 ruang 12."
"Aku menjadi salah satu sutradara Men on a Mission."
"Bisakah kamu tampil di acara ini?"
Salah satu sutradara kami? - Untuk Episode Spesial Hari Guru.
Sutradara bernama Yoo Soo Yeon. - Benar.
Ada Sutradara Yoo. - Dia di sana.
Apa? - Majulah.
Luar biasa. - Dia juga membawa bunga.
Astaga. - Astaga.
Baru-baru ini... - Bukankah dia...
Dia menangis saat Wonder Girls datang ke sini.
No comments yet. Be the first to leave one.