Ang unang 200 linya.
SELAMAT DATANG DI DERRY
ANDA MEMASUKI DERRY BEBAS
TEMAN DI SEBERANG BARIKADE
Mungkinkah ini akhirnya?
SATU TAHUN KEMUDIAN
Selamanya?
Tak akan kembali?
Karena jika ini bisa mengakhiri dekade kekerasan, kematian, dan ketakutan,
maka pasti konsesi sesulit apa pun akan sepadan.
Inilah poin yang pemimpin SDLP John Hume
dan Kampanye Ya akan dorong di beberapa hari terakhir penting ini.
Vicky, kau tampak baik.
Usiamu 18 tahun pekan ini?
Begitulah.
- Selamat ulang tahun. - Kau juga.
Baik.
- Jadi, kami cuma butuh foto. - Tak masalah.
- Foto apa? - Dirimu.
Baik.
FOTO PASPOR
- Kau suka fotonya? - Sangat suka.
Bagus. Jadi, kau perlu membaca ini sebelum memilih.
PERSETUJUAN
- Ini bagus? - Seiring berjalannya perjanjian damai…
Karena aku baru membaca The Lion, the Witch and the Wardrobe, dan…
Ya, tak sebagus itu.
Baik.
KARTU IDENTITAS PEMILIHAN
Silakan. Gunakanlah dengan bijak.
…kepada orang-orang Irlandia Utara harus memastikan bahwa…
Pilih "Ya" untuk referendum!
…mereka memilih "tidak".
Tidak, untuk orang bersenjata yang mereka keluarkan dari penjara dan pengebom.
Tidak, untuk harapan kedamaian,
karena bagaimana bisa ada kedamaian
saat orang bersenjata dan pengebom berkeliaran di jalan?
Permen campur sepuluh pound.
- Jadi 12 sen. - Untuk 12 permen campur?
- Ini namanya inflasi, Bodoh. - Sekarang keluar!
KAMPUS COLEMAN
Sungguh indah.
Hidup kita tak akan sama lagi.
Gol!
Kedudukan satu nol!
Ole, ole, ole, ole!
Ya!
Ya!
Aku mau lewat.
Beberapa reformasi yang diusulkan terbukti sangat kontroversial,
khususnya pembebasan awal tahanan paramiliter.
Dan sekarang, tinggal beberapa hari lagi sebelum referendum berlangsung.
Pemilih di seluruh negeri harus memahami buklet ini,
dokumen 30 halaman yang menguraikan Perjanjian Jumat Agung
- dalam istilah sederhana… - Istilah sederhana!
Istilah sederhana apanya?
Aku sudah membaca pengantarnya 30 kali.
Aku masih belum paham.
Menurut Shauna Sharkey,
jika memilih "ya", kau boleh memilih dua.
Apa?
Kau bisa menjadi orang Irlandia, menjadi orang Inggris,
atau kau bisa menjadi biseksual.
Kurasa "biseksual" bukan istilah yang tepat.
Di sini dikatakan kau bisa punya paspor keduanya.
Dua paspor? Itu sangat membantu. Pasporku selalu hilang.
Kurasa aku tak masalah jadi biseksual.
- Kau sudah punya teman? - Beberapa.
Mereka lebih baik dari kami?
- Jedanya terlalu lama! - Lebih baik bagaimana?
Tentu saja secara akademis!
Mereka cuma berbeda. Semuanya berbeda di sini.
Aku mengerti kenapa Ibu ingin pindah.
Derry terlalu mengingatkannya kepada Ayah.
Tapi banyak yang perlu dipelajari.
Bahasanya, budayanya, makanannya.
Kau pindah ke Strabane, Clare. Cuma 20 menit naik bus.
Jika tidak macet!
Jangan memutar matamu, Erin.
- Bagaimana dia… - Aku bisa merasakannya.
Tapi aku kembali untuk ulang tahunmu yang ke-18.
Bukan ulang tahunku, tapi ulang tahun ke-18 Orla.
Ulang tahunku tiga bulan lalu,
tapi ibu pelit kami tak mau adakan dua pesta.
Jadi, mereka gabungkan.
- Apa ada temanya? - Ya.
- Benar. - Apa temanya?
- Penulis hebat. - Mo… nyet…
Bu, dia setuju temanya penulis hebat.
- Dia tanda tangani berpekan-pekan lalu. - Monyet itu berkelas.
Hentikan! Kalian harus berkompromi, Anak-Anak.
Berkompromi sedang tren. Semua orang lakukan itu.
Cari jalan tengahnya saja, Anak-Anak.
Seperti… penulis monyet.
Penulis monyet.
Akan melibatkan apa itu?
Bibi tak tahu, Erin. Kalian yang tahu detailnya.
Bibi cuma pemberi ide.
Aku bersedia mengganti jadi gorila.
Tapi itu cuma monyet besar, Orla!
Ini sungguh kacau. Kita bahkan belum punya band.
- Kami ingin The Commitments. - The Commitments? Serius?
The Commitment.
- Satu anggotanya solo. - Yang mana?
Yang dari Derry, berambut hitam.
Tapi kita tak mampu,
dan walau bisa, sudah penuh sampai tahun depan.
Tak terkejut. Suaranya bagus.
Dia instrumen berjalan.
Jika kau tutupi kepalanya, kau akan mengira dia Tina Turner.
Setidaknya balai paroki sudah diurus.
Ya.
Astaga, sudah diurus.
Ya.
Pagi, Semuanya.
Membaca Perjanjian Lama, ya?
Menurutku kurang bagus.
Kurang dapat dimengerti.
Astaga, Eammon, tapi kakimu sangat bagus.
- Menurutmu begitu, Sarah? - Ya.
Katakan. Kau melakukan eksfoliasi?
Seingatku tidak.
Itu pemberian, Eammon. Semoga Tuhan berikan kebaikan dari mereka.
Terima kasih.
Kau mau bubur, Eammon?
- Sedang kupanaskan. - Boleh.
- Ya! - Gerry,
aku ada masalah dengan pintu kamar mandi.
- Menempel di sana. - Jangan cemas, Eammon.
- Nanti kulihat. - Bagus.
Kubiarkan saja di sini.
Baik, aku akan pergi dulu.
Apa-apaan…
- Jangan mulai. - Kapan dia pergi?
Bersimpatilah sedikit. Rumahnya hancur.
Itu pasti karena ulahnya.
Dia sepupu kami. Tak bisa mengusirnya begitu saja.
Terutama setelah Mary membunuh ibunya.
- Aku tidak membunuh ibunya! - Aku sudah tak tahan!
- Dia pembawa masalah. - Dia tak seburuk itu.
Gerry!
Kau harus melihat ini.
- Jadi? - Aku ke sana, Eammon!
PILIH HARAPAN
Bertahun-tahun kita dipisahkan.
Menimbulkan rasa sakit pada satu sama lain.
Atas nama apa?
Aku Republikan.
Aku Loyalis.
Aku terhina.
Apa IRA terkenal dengan ilmu pedang mereka?
- Benci. Takut. - Benci. Takut.
- Sakit. - Sakit.
- Kematian. - Kematian.
Apa kematian itu pilihan?
- Berhenti! - Tolong…
Ini bukan caranya.
Kita seharusnya tak menjadi musuh.
Kita seharusnya menjadi tetangga.
Teman.
Kekasih.
Muntah, muntah proyektil.
Mari tinggalkan masa lalu,
dan memilih harapan.
Harapan…
Terima kasih.
Itu sangat bagus.
Konflik di sini telah menyebabkan begitu banyak kekejaman yang mengerikan…
dan sekarang drama kalian harus masuk ke daftar itu.
Satu pesan saja pagi ini, Anak-Anak.
Yang sangat penting.
Seperti yang disinggung drama jelek Jenny, referendum akan segera dilaksanakan
dan hasilnya bisa mengubah jalannya sejarah.
Untuk kalian yang sudah berusia 18 tahun,
aku menyarankan untuk menggunakan hal pilih kalian.
Ini masa depan kalian. Anggaplah serius.
Di sisi lain, dan ini sangat aku tekankan,
aku sama sekali tidak tertarik
soal apa pun yang disebut hak kalian.
Aku tak mau dengar pendapat kalian tentang beban kerja,
atau seragam,
atau kalian sesekali harus menyetrika untukku.
Our Lady Immaculate bukanlah demokrasi,
tapi kediktatoran.
Rumahku, aturanku.
- Bisa dimengerti? - Ya, Suster Michael.
Dalam nama Bapa, Putra, Roh Kudus…
Apa ada yang sudah tentukan pilihan mereka
untuk referendum ini?
Sejak kapan kau suka politik?
Aku tak suka politik. Tidak seperti Nelson Mandela.
Aku harap kau Nelson Mandela.
Cuma…
Semua orang terus membahas betapa pentingnya ini.
Waktunya sangat buruk.
Apa mereka harus memilih pekan diadakannya pesta kita?
Mengalihkan fokus saja.
Maaf, apa Perjanjian Jumat Agung mencuri perhatian darimu?
Sedikit.
Kau bawa undangannya?
Penulis hebat dan monyet?
No comments yet. Be the first to leave one.