Ang unang 200 linya.
Generasi baru India telah lahir.
Perkembangan ilmu baru India telah lahir.
India pun terlahir karena waktu sungguh berharga.
- Pidatonya sudah mulai. - Jika ketahuan telat, kita mampus.
Karena masa depan negara kita adalah uang.
Itu sungguh berharga.
Itulah dukungan kita.
Waktu adalah hidup kita.
Pemuda India takkan pernah melanggar hukum.
Kita telat 18 menit.
Pendidikan India akan menuntun ke jalan kebenaran.
Pemuda takkan memilih jalan pintas.
Pemuda harus hidup beradab..,
..dengan cara memahami aspek sosial.
Itulah harapan warga kepada pemuda India.
- Hai cantik. - Hai cantik. - Wow.
Masa depan India di tangan kalian.
Kalian akan jadi inspirasi generasi mendatang.
- Kita ketahuan. - Hei, tunggu.
Yang sedang dan yang telah diraih pemuda..,
..kini, akan diraih di masa depan. Itulah kebanggaan.
Kami sangat bangga.
Masa depan cemerlang India, di tangan kalian.
Saya hanya membantu mengingatkannya.
Terima kasih.
Gelar sarjana diberikan kepada Prakash Kumar.
Aku mencintaimu.
Jagada,, jagadam chesestam ragada ragada ragadam dunnestam "Kita akan susah payah berjuang"
Egudu digudu gaganam memera pidugulam "Kita menakutkan, akan gapai langit"
Marala,, jananam raneera marala marala maranam mingestam "Moga kita lahir dan mati kembali"
Bhuvana bhagana garalam ma pilupe dhamarukam "Kita minum racun, meneriakan perang"
Ma oopiri nippula uppena "Nafas kita adalah api"
Ma uuhalu kathula vantena "Pikiran kita setajam pisau"
Ma debbaku dikkulu pikkatillipoye rampampampam "Perjuangan kita, beradu dengan petir"
Jagada,, jagadam chesestam ragada ragada ragadam dunnestam "Kita akan susah payah berjuang"
Egudu digudu gaganam memera pidugulam "Kita menakutkan, akan gapai langit"
Marala,, jananam raneera marala marala maranam mingestam "Moga kita lahir dan mati kembali"
Bhuvana bhagana garalam ma pilupe dhamarukam "Kita minum racun, meneriakan perang"
Aadede valapu nartanam padede chilipi keertanam "Penari itu idaman, penyanyi itu penyerang"
Sayyante sayyaataloo "Jika katamu 'Ya', kami siap"
Ma venuke undi ee taram ma shakte maku sadhanam "Generasi baru ikuti tenaga kita"
Dhee ante dhiyyatalo "Apapun terjadi, kita siap"
Neydera neku nestamu repey ledu "Hari ini adalah teman, tiada hari esok"
Ninnante nindu sunnara raane radu "Lupakan masa lalu yang takkan kembali"
Yedeedu lookala tona bantaatalaadali eenade taka takadhimi takajhanu "Kita akan bahagia nikmati 7 kelahiran"
Jagada,, jagadam chesestam ragada ragada ragadam dunnestam "Kita akan susah payah berjuang"
Egudu digudu gaganam memera pidugulam "Kita menakutkan, akan gapai langit"
Marala,, jananam raneera marala marala maranam mingestam "Moga kita lahir dan mati kembali"
Bhuvana bhagana garalam ma pilupe dhamarukam "Kita minum racun, meneriakan perang"
Padaneera virigi aakasam "Semoga langit runtuh"
Vidipooni bhumi ee kshanam "Biarkan bumi terbelah sejenak"
Ma paata saagenulehoho "Lagu ini takkan berhenti"
Nadi reyi suryadarsanam ragilindi vayasu indanam "Jiwa muda kita, membakar langit"
Maa vedi raktalake "Karena darah kita membara"
Oo mata okka baanamu ma siddantam "Ucapan-tingkah kita, selaras pikiran"
Poratam maku pranamu ma vedantam "Berjuang itu prinsip kita"
Joharu cheyyali lokam ma joru chusaka eenade taka takadhimi takajhanu "Hasrat kita akan taklukkan dunia"
Jagada,, jagadam chesestam ragada ragada ragadam dunnestam "Kita akan susah payah berjuang"
Egudu digudu gaganam memera pidugulam "Kita menakutkan, akan gapai langit"
Marala,, jananam raneera marala marala maranam mingestam "Moga kita lahir dan mati kembali"
Bhuvana bhagana garalam ma pilupe dhamarukam "Kita minum racun, meneriakan perang"
Ma oopiri nippula uppena "Nafas kita adalah api"
Ma uuhalu kathula vantena "Pikiran kita setajam pisau"
Ma debbaku dikkulu pikkatillipoye rampampampam "Perjuangan kita, beradu dengan petir"
Jagada,, jagadam chesestam ragada ragada ragadam dunnestam "Kita akan susah payah berjuang"
Egudu digudu gaganam memera pidugulam "Kita menakutkan, akan gapai langit"
Takita takita takidhimitaka,,, takita tam tam tam
GEETHANJALI
- Ini menyakitkan? - Sedikit.
- Lebih menyakitkan dari hari kemarin? - Ya.
Suster.
Tes darahnya untuk mengecek urea potassium.
Aku pergi dulu.
Dokter?
Boleh aku nanya?
Maukah menikah denganku?
Kenapa kau disini?
Sudah kubilang, tetaplah di kamarmu.
Dokter, aku mau nanya, kapan kita menikah?
- Nanti kutanyakan lagi. - Mau tanya siapa?
- Suami dan anakku. - Oh, kau sudah nikah.
Jadi, kau tak mau nikah denganku?
Lalu kenapa kau merawatku lama disini?
Hanya karena tulangku patah..,
..untuk apa X-Ray, tes sumsum tulang, tes darah ini?
Tapi kau menolak menikah denganku.
Kenapa menyuruhku tinggal lama disini?
Apa maksud semua ini?
- Entah bagaimana menjelaskannya. - Jelaskan.
Akibat kecelakaan, kondisimu tak perlu dicemaskan.
Karena tubuhmu segera sembuh.
Lalu?
Tanpa sengaja, kami lakukan tes standar pada kondisimu.
Dari tes darah..,
..kau didiagnosa pembengkakan limpa.
Awalnya kami tahu dari tes darahmu.
Lalu kami lakukan tes sumsum tulang, kalsium, potassium darah.
Dari tes itu, kau terkena Chronic Myeloid Leukemia (CML).
Apa arti Chronic Myeloid Leukemia?
Kanker sumsum tulang belakang, kelenjar getah bening dan limpa.
Kami terkejut kau masih hidup.
Penyakitku stadium berapa?
Stadium akhir.
Entah berapa hari lagi tubuhmu bisa bertahan.
Hei, apa kau gila?
Bodoh, kalau jalan, pakai mata.
Ibu, aku lapar.
Aku sudah tahu.
Dokter sudah memberitahuku.
Beri aku makanan.
Ada apa, Nak? Kau tak enak badan?
Mau memanggil dokter?
Aku tak bisa tidur. Mau kopi?
Ayah pernah berniat hidup sendiri?
Aku ingin hidup sendiri.
Saat diberitahu kematianku sudah dekat..,
..aku tak tahan lagi.
Juga saat aku melihat Ayah dan ibu..,
..aku sedih.
Aku merasa sudah sekarat.
Aku ingin ke suatu tempat beberapa hari.
Ayah mengerti.
Kau mau kemana?
Kemana saja. Sekali ini saja.
Suruh dia menjauhiku.
Prabha, sudahlah.
Suruh dia mengajakku.
Atau, takkan kubiarkan dia pergi.
Prabha, sudahlah.
Mana bisa hidup tanpanya?
Biarkan dia sendirian semaunya.
Mana bisa aku hidup tenang?
Dia janji mau lanjutkan perawatan, kan?
Ya.
Mana bisa aku hidup tanpa tahu kondisinya?
Aku tak sanggup. Takkan kubiarkan dia pergi.
Prabha.
Ibu.
Tatap aku.
Ibu hanya punya 1 putra.
Kematianku pun sudah dekat.
Aku mengerti kesedihan Ibu.
Mengertilah perasaanku.
Jika aku disini, tiap hari aku merasa mati.
Karena melihat Ibu bersedih atas penyakitku.
Lalu aku akan menyesali kematianku.
Aku tak mau menyesali kematianku.
Aku ingin mati dengan tenang, sendirian. Boleh, kan?
Biarkan aku pergi, Ibu. Ucapkan selamat tinggal.
Jallanta kavvinta kaavali le "Biarkan hujan menggodaku"
Ollanta tullinta raavalilee "Biarkan hujan bahagiakanku"
Jallanta kavvinta kaavali le "Biarkan hujan menggodaku"
Ollanta tullinta raavalilee "Biarkan hujan bahagiakanku"
Urukulu parugulu "Ayo lebih cepat"
Uduku vayasu dudukutanamu niluvadu "Jiwa mudaku selalu membara"
Tolakari merupula "Laksana hujan awal musim"
Ulikipadina kaliki sogasu "Hati gadis segaduh petir"
Kondamma konamma mechindi le "Gunung dan lembah menyanyi"
Endallo vennellu techindi le "Matahari bersinar bersama hujan"
Kondamma konamma mechindi le "Gunung dan lembah menyanyi"
Endallo vennellu techindi le "Matahari bersinar bersama hujan"
Vaagulu vankalu gala gala chilipiga pilichina "Biar kupanggil sungai"
Gaalulu vaanalu chita pata chinukule chilikina "Biarkan hujan menyelimuti langit"
Manasu aagadu idemi allaro "Hatiku selalu berkelana"
Tanuvu daagadu ademi taakido "Namun aku belum bahagia"
Koonachaatu bondumalle tenenokka muddulaadi velladaye kallu leni "Lebah cium melati, ungkapkan cintanya"
Deevudendukoo mari "Perlukah kuasa Tuhan?"
Jallanta kavvinta kaavali le "Biarkan hujan menggodaku"
Ollanta tullinta raavalilee "Biarkan hujan bahagiakanku"
Jallanta kavvinta kaavali le "Biarkan hujan menggodaku"
Ollanta tullinta raavalilee "Biarkan hujan bahagiakanku"
Urukulu parugulu "Ayo lebih cepat"
Uduku vayasu dudukutanamu niluvadu "Jiwa mudaku selalu membara"
Tolakari merupula "Laksana hujan awal musim"
Ulikipadina kaliki sogasu "Hati gadis segaduh petir"
Kondamma konamma mechindi le "Gunung dan lembah menyanyi"
Endallo vennellu techindi le "Matahari bersinar bersama hujan"
Kondamma konamma mechindi le "Gunung dan lembah menyanyi"
Endallo vennellu techindi le "Matahari bersinar bersama hujan"
Sandelo rangule nosatipai tilakame nilapaga "Cat warnai cakrawala, merah jingga"
Tele,, manchule teliyani tapanale telupagaa "Beritahu dunia tentang hasrat terpendamku"
Vaana devude kallapi jallaga "Dewa Hujan ciptakan sungai"
Vaayu devude muggesi vellaga "Dewa Angin tanyakan rupa"
Neeli konda gundelooni uusulanni telusukunna kotta paata puttukoche "Hasrat hati nyanyikan lagu baru"
Evari kosamo oho "Entah hasrat untuk siapa?"
Jallanta kavvinta kaavali le "Biarkan hujan menggodaku"
Ollanta tullinta raavalilee "Biarkan hujan bahagiakanku"
Jallanta kavvinta kaavali le "Biarkan hujan menggodaku"
Ollanta tullinta raavalilee "Biarkan hujan bahagiakanku"
Urukulu parugulu "Ayo lebih cepat"
Uduku vayasu dudukutanamu niluvadu "Jiwa mudaku selalu membara"
Tolakari merupula "Laksana hujan awal musim"
Ulikipadina kaliki sogasu "Hati gadis segaduh petir"
Kondamma konamma mechindi le "Gunung dan lembah menyanyi"
Endallo vennellu techindi le "Matahari bersinar bersama hujan"
Kondamma konamma mechindi le "Gunung dan lembah menyanyi"
Endallo vennellu techindi le "Matahari bersinar bersama hujan"
Hei, Geetha. Kau darimana?
Diam. Ayo kesana.
Geethanjali?
No comments yet. Be the first to leave one.