Ang unang 200 linya.
Kita tak hanya ajarkan anak-anak kita. Kita juga belajar dari mereka.
Jadi terima kasih, aku sangat beruntung dan bangga. Ibu.
Aku dan Susie Sue mencuri kerang,
Dari tepi pantai berpasir.
Aku dan Susie Sue mencuri kerang,
Dari tepi pantai berpasir.
Aku dan Susie Sue mencuri kerang,
Dari tepi pantai berpasir.
Silakan, pak.
Dan aku akan siapkan pesananmu yang lainnya Rabu nanti.
Sampai jumpa. Terima kasih.
- Sampai bertemu lagi. - Dah.
Terima kasih.
Apa yang bisa aku bantu?
Bisa aku minta permen campur?
Berapa banyak?
37 sen.
Biar aku lihat apa yang aku punya di belakang.
Ayo.
Baiklah.
Pergi.
Paspor.
- Untuk apa kamera itu? - Jaminan.
Lalu aku menyebut kalian apa?
Bukan apa-apa.
Tenanglah.
- Alamat. - Apa?
Apa itu perlu?
1497 Oaklaw Avenue.
Siap?
- Haruskah aku senyum? - Lakukan semaumu.
Jika ini tersebar, itu tak ada bedanya...
...apakah hasil fotonya penismu sedang di tenggorokan ayahmu.
Tempat ini sangat buruk.
Kita harus coba menolerirnya, sayang.
Ini takkan lama.
Finley. Siku.
Mau pesan minuman lain?
Tiga soda dan satu kopi lagi, tolong.
Tiga soda dan kopi untukmu.
Tidak masalah. Akan segera aku bawakan.
Oke, semuanya baik di sini?
Ada mau tambah lagi? Teh atau kopi?
- Burger keju dan keripik. - Itu milikku. Terima kasih.
Ayam dan kentang goreng cajun.
Itu pesananku.
Permisi?
Aku masih menunggu isi ulang minumanku.
Jus jeruk tidak gratis isi ulang.
Kenapa tidak?
Begitu ketentuannya.
Itu tidak dijelaskan di menu.
Itu dijelaskan.
Di mana?
Di bawah.
Bisa aku minta pisau baru, tolong?
- Ada apa dengan yang itu? - Ini sangat kotor.
Di mana? Aku tidak melihatnya.
Apa kau melihatnya, sayang?
Tidak.
Di kanan bawah.
- Sungguh? Cetakannya kecil. - Ini sangat konyol.
Ada yang bisa buat dia diam!
Astaga.
Apa masalahmu? Kau tak suka anak-anak?
Tidak terlalu.
Sara?
Aku mau bicara.
Bagaimana kabarmu, Kate?
Baik. Kau punya rokok?
Sesuatu yang lebih baik.
Ayam dan keripik.
Bagaimana harimu?
Aku mendapat peringatan terakhirku.
Kau sebaiknya berhati-hati. Dia mengincarmu.
Tidak. Aku memang pantas. Aku memang bajingan.
Aku tak sabar melihat wajahnya saat dia tahu...
...kau beri makan mantan pecandu makanan gratis di belakang?
Boleh aku tanya sesuatu padamu?
- Kau punya anak? - Ya. Dua.
Aku suka anak-anak.
Tapi mereka bersama ayahnya.
Maksudku, aku sayang mereka, tapi aku tak bisa merawat mereka.
Lihatlah keadaanku.
Bagaimana kabarmu, Kate?
Dia baik.
- Itu siapa? - Hanya teman.
- Apa yang ada di tas itu? - Utang dia.
- Jadi narkoba? - Tidak. Aku sudah bilang padamu.
Aku tidak sentuh itu lagi.
Besok di waktu yang sama?
Tn. Green?
Kau pergilah. Jangan sentuh gadis itu lagi.
Aku tidak mengerti.
- Apa kau mengerti sekarang? - Oke.
Pergilah!
Aku tahu aku tinggalkan kau sendiri untuk bertumbuh,
Jauh lebih dini dari yang kita harapkan.
Aku juga tahu ini membuatmu sangat pemarah.
Maksudku, siapa yang kita permainkan?
Kau memang selalu pemarah,
Kecuali aku mengajakmu ke pantai.
Kau masih ingat itu?
Kau sering pulang dengan ribuan kerang...
...memenuhi kantongmu yang kecil.
Jadi setiap kau sedih,
Aku mau kau mengingat kunjungan kita ke pantai,
Ke tepi laut.
Kau masih bisa mengatakannya dengan cepat?
Aku dan Susie Sue mencuri kerang dari tepi pantai berpasir.
Aku dan Susie Sue mencuri kerang dari tepi pantai berpasir.
Sekarang kau katakan itu lima kali lebih cepat.
Jaga dirimu.
Dan jaga yang lainnya.
Demi Tuhan, Jim.
Pagi.
Kenapa kau di sini? Aku hampir pukul kau dengan botol.
Kau tidak datang pagi ini.
Aku baru bangun.
Lihatlah kondisi tempat ini.
Aku sibuk.
Sibuk mabuk?
Ini untukmu.
Terima kasih.
Astaga, Sara. Kau harus lebih fokus.
Dengar, aku ada urusan. Bisa kita bicara nanti?
Urusan apa?
Apa harus bekerja.
Apa yang terjadi di sana?
Bukan apa-apa. Terluka karena perkakas.
Perkakas.
Jim?
Baiklah. Aku akan pergi.
Kau terlihat seperti butuh udara segar.
- Dan aku tahu apa yang aku butuhkan. - Telur. Ya, aku tahu.
Kau tahu aku di mana jika butuh aku.
Bantulah dirimu sendiri, Sara.
Rapikan tempat ini. Ini sangat berantakan.
Ya.
Siapa?
Baba Joe's. Aku mengirim pesanan.
Aku tidak pesan apa-apa.
Aku membawa piza ayam pedas untuk Tom Osbourne.
Tangkap.
Kau tahu,
Aku harap tisu itu hanya digunakan untuk membersihkan hidungmu.
Aku akan memotong itu...
Seandainya kau mendekati orang lain lagi,
Bahkan jika kau hanya melirik,
Mengerti?
Apa kau mengerti?
Apa kau tinggal sendirian?
Ya.
Kau punya anak?
Aku tak punya anak.
Kenapa tidak? Kau cukup tua.
Di mana Ibumu? Atau Ayahmu?
Aku tak pernah punya ibu.
Jangan sentuh itu.
Duduk.
Kau semacam polisi?
Aku bukan polisi.
Apa kau lapar?
- Kau mau makan apa? - Coco Pops.
Aku tak punya Coco Pops.
Pop Tarts?
Tidak.
Bakon?
Aku punya roti.
- Telur? - Mungkin.
Kau bisa membuat roti panggang Prancis?
- Tidak. - Kenapa tidak?
Karena aku tak tahu caranya.
Tapi aku bisa buatkan kau roti panggang biasa.
Jadi, siapa namamu?
George.
George apa?
Aku tak bisa beritahu.
Kenapa tidak?
Aku dilarang bicara dengan orang asing.
Baiklah, George.
Aku akan keluar dan menelepon sebentar.
Apa ada pertanyaan lain? Ada lagi yang kau butuhkan?
Ada. Selai.
Oke. Aku tak bisa jamin itu belum kedaluwarsa.
Kau tidak seharusnya menghubungi.
Ini penting.
Dengar, aku akan hubungi kau nanti.
Tidak. Kita ada masalah sekarang.
Cepatlah ke sini.
Berdiri.
Aku bilang berdiri.
Apa kabar?
Hai.
- Siapa ini? - Ayo.
Jadi, siapa dia?
George.
Dia tidak berikan aku nama belakangnya.
Oke. Dia datang dari mana?
Menurutmu dari mana?
No comments yet. Be the first to leave one.