Les 156 premiรจres lignes.
Sebelumnya dalam X-Menโฆ
Begitu banyak rasa sakit, Anak-anakku.
Begitu banyakโฆ kematian.
Betapa bijaknya ibumu menelantarkanmu.
Kau akan selalu menjadi monster!
Orang yang kau sayangi
akan menjadi kehancuranmu.
Profesorโฆ
Aku khawatir masih banyak sisi kegelapan ini yang belum kita pahami.
X-Men.
Aku harus serang mereka di saat paling rentan.
Tahun 1990-an.
MENARA.
Apocalypse membangkitkan Horseman dari kematian.
Kematian adalah evolusi.
Cari Gambit. Sekarang!
Sudah kuperingatkan, Sayang. Ada yang lebih dalam daripada kulit.
Semua akan baik-baik saja, Adikku.
Kita sudah pernah menyaksikan keajaiban.
Assassins Guild menyerukan perjanjiannya dengan X-Ternal.
Maafโฆ
Aku harus mempersingkatnya.
Kau siap?
Remy, akhiri kegilaan ini.
Di medan perang pikiran, tekadku akan menang.
Kita harus kuat, Nathanโฆ
Berusahalah dan jadilah putra kami.
Untuk melakukan yang tak bisa mereka lakukan.
Apocalypse ada di sana, dan takdirku adalah membunuhnya.
Cable, jangan lakukan ini.
Karena apakah belas kasih
untuk menyelamatkan monster yang akan membiarkan mutan menderita?
Atau pengampunan untuk mengakhirimu
dan menyelamatkan kami?
Ayo, Sayang!
Apocalypse tak akan lama terbendung di dalam kesadaran Remy.
Jika kita tak bergerak cepat, dia akan menguasainya selamanya.
Jika kalian pikir akan menangkap kami, kalian akan terkejut.
Hei, Ketua.
Bagaimana jika kita berdua mendapatkan keinginan kita?
YANG TERKUAT YANG BERTAHAN.
Wanita yang membesarkanku mengatakan aku punya takdir
untuk membunuh Apocalypse.
Bukan menghentikan, bukan membujuk. Menghancurkan.
Dia mungkin mengira bisa bersembunyi di dalam tubuh Gambit,
tapi dia tak bisa bersembunyi dariku.
Kesadaran Apocalypse memancarkan tanda energi Celestial.
Permainan pikiran Charles menahannya untuk saat ini,
tapi ia sudah berjuang untuk keluar.
Lalu, saat itu terjadi?
Gambit yang kita kenal akan tiada,
dan Apocalypse akan mengambil alih tubuhnya selamanya.
Lalu, apa langkah kita, Prajurit?
Kita ingin mengakhiri Apocalypse?
Gambit harus mati.
Aku tak mau kehilangan Remy.
Tidak karena Cable atau Apocalypse.
Dan rongsokan angkasa ini adalah peluang terbaik untuk menyelamatkannya.
Ship.
Saat melintasi perairan tak pasti,
tak ada kompas yang lebih akurat daripada teman lama.
Aneh untuk berpikir kita baru saja dari sini.
Kurang lebih 5.000 tahun lalu.
Ship adalah tempat En Sabah Nur diubah menjadi Apocalypse.
Masuk akal kalau itu bisa menjadi kunci untuk mengalahkannya
dan menyelamatkan Gambit.
Tanda kekuatan rendah. Mungkinโฆ
Salam, Hank McCoy.
Ship, kau hidup!
Berkat kau menyalakan ulang motherboard-ku.
Kau tahu, kami punya cara sempurna untuk kau membalas budi.
Beri tahu kami cara menghancurkan Apocalypse.
Apocalypse ditempa oleh Celestial Will.
Jika ingin membunuhnya, kau berisiko membuat marah kekuatan yang luar biasa.
Kami hargai perlindunganmu, Ship.
Namun, kami juga datang untuk melindungi teman kami.
Sebagai peringatan,
mereka yang memasuki Kuil Celestial tidak keluar
tanpa menerima akibatnya.
Rogue, kuil itu.
Kita melihat En Sabah Nur memasukinya dan muncul sebagai tiran,
dikuasai oleh kegelapannya.
Aku tahu, Kurt.
Namun, aku tak akan kembali sekarang. Gambit tak akan kembali.
Adik!
Rogue!
Wah, X-Factor.
Kurasa hanya masalah waktu.
Dokter Cooper,
kau tak mau melakukan ini.
Kau benar. Memang tidak. Namun, kau tak memberiku pilihan.
Kau membantu senjata pemusnah massal.
Namanya Remy LeBeau.
Kami menahannya. Kenapa kau tak memercayaiku?
Karena kita tak membicarakan soal Remy LeBeau di sini.
Kita membicarakan ancaman dalam dirinya.
Kupikir Charles Xavier yang aku yakini
memahami mimpinya lebih besar daripada satu orang.
Maka kau jelas tak memahami mimpiku.
Astaga, Charles, kapan kau akan paham?
Aku hanya mencoba menyelamatkanmu dan orang-orangmu
dari diri kalian sendiri.
Jika kau tak mau menyerahkan Gambit, akan kuambil dia
dan X-Men-mu secara paksa.
Seharusnya kau sudah tahu, X-Men-ku dan aku tak akan mundur.
Jadi, biarlah.
Bersiaplah untuk menerobos medan EMP.
Val, kita tak bisa melakukan ini.
Kita akan menyatakan perang terhadap umat mutan.
Bukan umat mutan. Hanya Charles Xavier.
Cable, bawa kami ke dalam.
Hanya ada satu cara mereka menembus perisai itu.
Nathan ada di kapal itu.
X-Factor dan X-Force bekerja sama.
Sekali tepuk dua lalat.
Semua tim,
diizinkan menyerang.
Memulai peluncuran.
Semua pilot berangkat. Hanya kita dukungan udara mereka.
Tahan pintu gerbangnya!
Sudah di posisi di luar lokasi Gambit.
Aku yakin tak mudah melawan tim lamamu.
Aku X-Man. Aku yakin selalu begitu.
Profesor, ada kabar tentang Rogue?
Akuโฆ tak bisa merasakannya.
Ke mana pun dia pergi, dia menuju alam di luar jangkauan Cerebra.
Tempatmu bukan di sini.
Itu bukan milikmu.
Aku kemari karena aku hanya bisa berharap dan berdoa.
Pria yang kucintai, dia dikuasai oleh monster yang kau ciptakan.
Kehidupan hanya maju dengan mengorbankan hidup orang lain.
Bukan dengan belas kasih,
tapi dengan perjuangan.
Denganโฆ Apocalypse.
Jika temanmu tak bisa bertahan,
dunia akan lebih kuat atas kehilangannya.
Maka kau jelas belum pernah bertemu Remy LeBeau!
Kau bertarung melawan hal yang mustahil.
Itu yang kau lakukan
untuk orang yang kau cintai!
Kalau begitu, hanya ada satu cara
untuk membuktikannya.
Korbankan
hidupmu demi hidupnya.
Untuk Remy? Akan kuberikan apa pun.
Maka kau akan mendapatkan apa yang kau cari.
Untuk pertarungan terakhir.
Astaganaga.
Sungguh mengejutkan.
Astaga.
Adik, kau masih hidup!
Aku berdoa untukmu dan Remy.
Bagus, kita akan membutuhkannya.
Pergilah. Sampai jumpa nanti.
Rogue?
Pokoknyaโฆ
No comments yet. Be the first to leave one.