Jewel in the Palace

Jewel in the Palace (대장금)

Télécharger le sous-titre en Indonesian

Informations sur la version

Dae Jang Geum episode 41-45
Un commentaire de Dua Angsa

Tags

other
Publié le: 2013-01-03
Téléchargements: 96
Malentendants: Yes

Aperçu des sous-titres Indonesian

Les 200 premières lignes.

Kami menemukan penyebab wabah.

Penyebab wabah? Apa itu?

Ya, Ini bukan wabah.

Kau menemukan penyebab wabah, dan itu bukan wabah?

Ya...Itu keracunan makanan.

Gejalanya sama, demam, muntah, diare.

Apa? Penyakit tanaman?

Ya, Ada masalah dengan sayuran...

Orang yang memakannya akan keracunan...

Omong kosong! Itu tidak pernah terjadi.

Aku sudah didapur selama beberapa dekade.

Tidak ada orang yang sakit karena memakan sayur.

Bagaimana kalau begini?

Kenapa dayang kepala tidak mencobanya sendiri?

Mencobanya?

Jika kau yakin kenapa kau tidak mencoba sayuran yang rusak itu sendiri?

Ya, kita harus pastikan...

tapi apa perlu dayang Choi melakukan ini...?

Tidak...aku akan lakukan.

Aku akan lakukan.

Apa?

Dia menunjukan gejalanya.

Apa itu kau Geum-Young?

Kenapa kau...?

Aku tahu obatnya, aku akan merawatmu.

Ada banyak perawat, mengapa harus kau?

Aku sudah disembuhkan dengan penyakit yang sama.

Aku lebih tahu penyakit ini...

makanya dokter kepala mengirimku kesini.

Apa yang kau lakukan?!

Aku merawatnya.

Keluar!

Kau seharusnya mengirim orang lain.

Aku lebih tahu tentang penyakit ini.

Kenapa kau membantahku?

Apa yang kau takutkan, kenapa aku tidak boleh merawatnya?

Beraninya kau membantah?! Keluar sekarang!

Tidak, lanjutkanlah.

Nyonya!

Jang-Geum benar.

Kenapa aku harus takut padanya?

Aku tidak tahu apa yang di katakan Dayang Han padanya...

tapi aku tidak melakukan kesalahan.

Aku tidak jahat padanya, apa yang aku takutkan?

Rawat aku.

Dayang Han mungkin berkata hanya dia yang baik...

sedang aku hanya manusia biasa.

Aku ditanganmu sekarang.

Lakukanlah.

Aku akan bawa obatnya segera, maka minum air jehe atau teh jahe.

Baik.

Aku harap kau akan sukses keduanya, balas dendam dan pengobatan.

Nyonya, aku akan lakukan keduanya, tapi tidak akan menyalah gunakan pengobatan.

Seperti mereka yang menyalah gunakan makanan untuk kekuasaan.

Tolong bantu aku menang dengan jalan yang benar.

Kenapa kau mau menerima perawatan?

Tidak seorangpun tahu apa dalam pikirannya.

Apa yang bisa lakukannya padaku?

Jika sesuatu terjadi padaku, dia tidak akan selamat.

Aku yakin dia tidak bodoh.

Apa kau sudah menemukan sebab penyakitnya?

Tidak.

Lalu kenapa kau kembali kesana setelah perintah diberikan?

Aku menghitung dan menemukan satu perawat menghilang.

Aku jelas memberikan kau perintah.

Kau bertanggung jawab satu dari 3 kelompok.

Kau tidak mematuhi perintahku untuk menyelamatkan perawat saja.

Dan tidak ada kabar selama 15 hari!

Tapi bukakah dia menemukan sebab penyakitnya?

Makanya aku mengatakan ini.

Dia berniat untuk menaikan namanya sendiri...

dengan mengabaikan perintah?

Dia seharusnya melaporkan pada pejabat pembantu atau padaku!

Jika kau menjadi aku, apa kau akan biarkan jendral...

yang menghancurkan sistem komando?

Itu bukan epidemik?

Ya, Yang Mulia, kami mengetahui itu adalah keracunan makanan.

maka kami kirim utusan ke berbagai daerah.

Benarkah? Itu keberuntungan.

Itu karena keberuntungan besarmu.

Apa kau pejabat pembantu dalam wabah itu?

Ya, Yang Mulia.

Kerja bagus.

Kemurahanmu tidak terbatas Yang Mulia.

Tapi Yang Mulia, ada sesuatu yang aku minta padamu.

Apa itu?

Kau sudah dipecat.

Maafkan aku Tuan.

Kau kena kali ini, mereka mencaba untuk menemukan kesalahan kita...

lalu kenapa kau begitu ceroboh?

Aku akan panggil kau kembali ketika ini sudah tenang...

Maka jauhkan dirimu dari masalah.

Seperti yang aku katakan, aku tidak tahu kapan dia kembali.

Aku ada bawa resep, jadi bisakah kau membuat obatnya?

Kau punya resep?

Ya...

Baiklah, jika kau beri aku uang, maka aku akan...

Apa yang akan kau lakukan?

Oh, dia memintanya, dan dia bilang dia sakit...

- Masuklah. - Ya.

Apa kau melihat Tuan Min dijalan?

Kenapa?

Dia telah dipecat, maka dia pergi kearah sana.

Dia di pecat?!

Sebagai asisten pejabat pembantu, dia pergi ke desa itu tanpa melakukan kerja.

Dan dia tidak mengirim kabar apapun.

Apapun itu, Jang Geum dan Tuan Min, menyelamatkan nyawa orang, kenapa?!

Itu biasa bagi orang-orang itu.

Ketika mereka melakukan sesuatu yang tidak bisa di mengerti.

Tapi apapun itu...

Selamat datang kembali!

Ada apa? Apa ada sesuatu yang terjadi?

Kami kira hidup kami telah diselamatkan oleh mu dan perawat itu...

kami telah kehilangan rumah kami dan makanan.

Oh tidak...

Gubernur tidak mau membuka gudang beras.

Dan mereka mengambil semua sayuran kami...

dan beras karena wabah, maka tidak ada yang bisa dimakan.

Oh, tidak...tapi jangan cemas dia kan pergi kekantor gubernur...

dan memerintahkan mereka untuk membuka gudang beras untuk dibagi.

Maafkan aku, tapi aku tidak punya kekuasaan untuk melakukan itu.

Apa?! Jika kau ajudan pejabat pembantu...

bukankah kau punya kekuasaan untuk membantu korban setelah bencana?

Ya... Tuan kami butuh sesuatu untuk dimakan, dan membangun rumah kami.

Baik, aku akan menemui kepala petugas disini.

Kalian lihat...semuanya selesai jika dia turun tangan.

Jadi di ulang dari nol lagi?

Young-Ro mengatakan dia tidak tahu pasti.

Apa maksudnya?

Tuan Min telah dipecat, kami tidak tahu apa yang terjadi dengan Jang Geum.

Jadi bisakah dia kembali ke Rumah sakit umum lagi?

Dia mengatakan kepala dokter sedang mengusahakannya.

Apa maksudnya ini?!

Yang Mulia, ada apa?

Gubernur propinsi Park Su-Bok...

mengirim petisi tidak senang.

Kenapa dia melakukan itu...?

Dia mengatakan ajudan pejabat pembantu...

pergi ke desa membawa obat.

Dia menyelamatkan rakyat dan menemukan penyebab dari penyakit.

Jadi apa yang terjadi dengan dia?

Yang Mulia, itu benar.

Walau begitu, dia mengabaikan perintah dari pejabat pembantu.

Dan dia tidak melaporkan pada atasannya, jadi kejahatannya jelas.

Walau dia mengabaikan perintah dan tidak mengirim laporan...

dia melakukan kerja bagus, menyelamatkan nyawa orang...

dan menemukan penyebabnya, tapi kenapa begini?

Dia tidak mematuhi perintah.

kami tidak ingin ada yang diluar kendali, ketika keadaan darurat.

Apa didalam kendali lebih penting dari nyawa orang?

Dan tambahan, dia menulis...

petugas itu kembali ke desa itu untuk membantu penduduk.

Penduduk sangat berterima kasih padanya.

Pemerintah merasa berdosa pada penduduk ketika...

kita memberi perintah untuk mengurung dan membakar desa itu...

tanpa menemukan penyebab penyakit, dan petugas ini masih membantu mereka.

Dia seharusnya dipromosikan.

Bukan dihukum?!

Tapi dia kembali ke desa itu untuk urusan pribadi...

dan karena itu dia tidak membantu desa itu sama sekali.

Bukankah dia menemukan sebab penyakit dengan perawat itu?

Pekerjaan apa yang paling membantu di lakukan orang untuk rakyat?

Panggil dia secepatnya!

Bagaimana bisa...?

Gubernur Park Su-Bok bertanya padaku tentangmu, maka aku katakan.

Dan penduduk yang mendengar ceritamu, membuat petisi padanya.

Dan gubernur melanjutkan pada Raja.

Gubernur melakukannya?

Ya, aku sedang merawat ibunya sekarang.

Ya, Tentu! sekarang semuanya berjalan dengan benar...

Tuan! Tuan!

Kami berlari kesini, berpikir kau sudah pergi.

Ada apa?

Apa itu?

Sebenarnya, kami tidak punya banyak...

kami membawa yang terbaik yang kami punya...

Bukankah ini sangat bagus...

Kami mengumpulkannya dari setiap orang di desa...

Tolong diterima...

Itu sangat mahal.

Aku tidak bisa menerima itu.

Tapi itu permohonan mereka...

Anggap saja aku menerimanya dan memasaknya untuk orang disini.

Oh, tidak...

Tidak, ginseng sangat bagus untuk kalian, karena kalian baru sembuh.

Benarkan?

Ya... Ginseng setelah sakit sangat bagus.

Maka, ambillah.

Oh, tidak, kau ambil satu kantong dan...

yang lain bisa untuk perawat.

Ya, terimalah! Kami pergi sekarang.

Permisi!

Aku hanya akan mengambil hati kalian.

Ayo.

Itu bisa tercuri.

Bukankah Yeul-Yee memerintahkan untuk pergi padamu?

Tidak.

jika dia menerima perintah itu, kenapa dia mau kembali ke desa itu?

Dan kau pasti memberi perintah?

Ya Jo-Dong dan Cho-Bok ada ditempat yang sama.

More Indonesian subtitles for Jewel in the Palace

Commentaires

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left