The Road

The Road

Télécharger le sous-titre en Indonesian

Informations sur la version

The Road (2009) BRRip iD
Un commentaire de ajoem
720p–CtrlHD – Sub by SAM-BRBG

Tags

brrip
Publié le: 2014-12-31
Téléchargements: 400
Malentendants: No

Aperçu des sous-titres Indonesian

Les 200 premières lignes.

Apa yang terjadi?

Mengapa kau mau mandi?/ Tidak apa-apa.

Sial.

Kita harus mencari jalan keluar. Semuanya, ayolah.

Dimana kau.

Papa!

Tenanglah. Hanya gempa bumi.

Aku disini.

Tetaplah disini.

Jam berhenti pukul 1:17.

Saat itu aku melihat cahaya terang...

...lalu kemudian aku tak sadarkan diri.

Kurasa sekarang bulan Oktober...

...tapi aku tidak yakin.

Aku tak memiliki kalender.

Setiap hari terlihat mendung, seperti sebelumnya.

Udara semakin dingin, dan dunia perlahan-lahan akan mati.

Tidak ada hewan yang bertahan, semuanya telah pergi.

Banyak pohon yang tumbang.

Dijalanan setiap orang akan mengungsi membawa gerobak...

...dan para anggota gang membawa senjatanya...

...mencari bahan bakar dan makanan.

Selama setahun, api membakar perbukitan...

...dan terdengar suara teriakan.

Telah terjadi kanibalisme.

Kanibalisme merupakan mimpi terburuk.

Yang aku khawatirkan hanyalah makanan, hanya makanan.

Makanan dan sepatu untuk udara dingin.

Terkadang aku bercerita pada anakku kisah lama tentang keberanian dan keadilan...

...karena mereka harus mengingat itu.

Yang aku tahu anak itu adalah tanggung jawabku...

...dan jika bukan karena firman Tuhan, maka Tuhan tidak akan mengatakannya.

...kau bisa memanjat sampai ke obor patung Liberty.

Kalau kau memiliki lidah seperti bunglon...

...kau bisa menghabisakan makanan dipiringmu...

...tanpa menggunakan tanganmu.

Tapi apa kata ibumu?

Kalau kau memanjangkan lehermu seperti bangau...

...kau bisa merentangkan tanganmu keatas...

...untuk menggaruk kepalamu.

Kalau matamu seperti elang, kau bisa melihat kelinci yang berlari.

Coba kita lihat.

Mungkin ada sesuatu disini. Jagung atau yang lainnya.

Tidak.

Kita kehabisan makanan.

Mungkin ada biji jerami di loteng jerami itu.

Aku ragu.

Itu tidak seperti yang kau pikirkan.

Mereka mati bunuh diri.

Kenapa?

Kau tau jawabannya.

Tinggal dua lagi. Satu untukmu, satu untukku.

Masukkan kedalam mulutmu lalu arahkan keatas...

...seperti yang kutunjukkan padamu.

Baiklah.

Seperti ini/Tidak.

Lalu tarik pelatuknya.

Kau bisa melakukan itu?

Kau tak apa-apa?

Tak apa-apa.

Kau lapar?

Terimakasih/Ambillah.

Aku haus/ Haus? Mau air?

Baiklah. Hei.

Kau terlihat cantik.

Oh, tidak.

Tidak.

Tidak, kita tak perlu melakukan itu.

Aku tak ingin melakukan itu/ Kita harus melakukannya.

Tidak, aku tak ingin melakukan itu.

Kehidupan seperti apa ini?

Kau harus mendorongnya.

Tidak.

Kemarilah...

...dorong.

Cepat! Bangunlah!

Kita harus lari. Cepat. Tetap menunduk. Cepat, cepat.

Papa. Papa/ Ayo pergi.

Periksa para junkers disana.

Sial.

Dimana otakmu?

Perhatikan mobil di depan/ Jog bersama mereka disamping.

Bajingan.

Jangan melihatnya. Lihat aku.

Jika kau berteriak, kau akan mati.

Darimana asalmu?

Apakah itu penting?

Darimana asalmu?

Kau punya amunisi senjata?

Ku bilang jangan melihat kesana.

Apa yang kau makan?

Apapun yang kami temukan.

Apapun yang bisa kami temukan.

Ya.

Kau tidak akan menembakku.

Kau tak punya dua peluru. Mungkin satu.

Dan mereka akan mendengar suara tembakan/ Mungkin, tapi tidak denganmu...

...karena ini akan menembus tengkorakmu dan masuk ke otakmu sebelum kau mendengarnya.

Karena untuk mendengar kau perlu otak bagian depan...

...dan sesuatu yang bernama Colliculus dan Temporal Gyrus...

...kau tidak akan memiliki itu lagi karena akan dijadikan sup.

Kau seorang dokter?

Aku bukan siapa-siapa.

Kami ada yang terluka. Mungkin kau bisa membantu.

Kau melihatnya lagi aku akan menembak kepalamu.

Anak itu tampak lapar. Mengapa kau tak datang ke truk itu?

Kau bisa mendapatkan sesuatu untuk dimakan.

Kau tak perlu keras kepala.

Kau tak punya apapun untuk dimakan.

Ayo. Kita pergi.

Aku tidak akan pergi.

Kau pikir aku akan membunuhmu?

Kau salah.

Kau tahu apa yang kupikirkan?

Ku pikir kau seperti ayam pengecut.

Kau tak pernah membunuh orang dalam hidupmu.

Dari mana suara itu?/ Sebelah sini!

Siapa yang menembak?

Ayo kita pergi.

Diantara pepohonan!/ Ayo cepat!

Kalian berdua/ Cepat kejar.

Kejar!/Kurasa aku melihatnya. Ayo!

Sebelah sini!

Kau tak apa-apa. Aku disini.

Ayo pergi.

Aku mencoba agar terlihat seperti pembunuh di jalanan...

...tapi sebenarnya hatiku seperti dihantam palu.

Ketika itu mangancam anakku...

Aku hanya ada satu pertanyaan.

Dapatkah kau lakukan...

...saat tiba waktunya?

Kau mau?

Aku tak ingin terjadi sesuatu padamu.

Aku akan menjagamu.

Akan kubunuh jika ada yang menyentuhmu...

...karena itu tugasku.

Berhentilah menangis.

Kita harus pergi sekarang.

Kita harus mendapatkan gerobak.

Ayolah.

Pegang pistolnya.

Hanya itu yang tersisa.

Aku seharusnya melakukannya sejak lama.

Aku melakukannya ketika kita masih mempunyai banyak peluru.

Aku tak tahu mengapa aku mendengarkanmu.

Mereka akan mencari kita lalu membunuh kita.

Mereka akan menculikku, dan mereka akan menculik putramu...

...lalu mereka akan membunuh dan memakan kami.

Apapun itu.../Hentikan.

Aku katakan.../Hentikan!

Aku akan melakukan apapun. Apapun.

Yang seperti apa?

Aku tak tahu mengapa aku meminta padamu. Aku harus pergi duluan...

...dan memasukkan setiap peluru ini kedalam otakku hingga tak meninggakanmu apa-apa.

Itu yang harus kulakukan/ Mohon jangan katakan itu.

Kau benar. Tak ada yang harus dibicarakan lagi.

Hatiku telah hancur saat malam dia dilahirkan.

Kita harus bisa. Kita harus bertahan.

Kita takkan pernah berhenti. Kita takkan pernah berhenti.

Aku tidak ingin bertahan hidup.

Kau inginkan itu?

Aku tak inginkan itu.

Mengapa kau tak membiarkanku membawanya?

Jangan sentuh itu.

Aku akan membawanya jika itu bukan karenamu. Kau tahu itu.

Dengarkan dirimu.

Kau terdengar...

...gila.

Keluarga lain melakukan itu.

Ayo kita mandi.

Dengar...

...kita harus bicara.

Orang itu kembali kesana...

Tak banyak orang yang baik yang tersisa, itu saja.

Kita harus waspada terhadap orang jahat. Kita harus...

...tetap membawa api.

Api apa?

Api dalam dirimu.

Apa kita masih menjadi orang baik?

Ya, kita masih menjadi orang baik.

Tentu saja dimanapun.

Dan kita akan selalu begitu?

Tak peduli apapun yang terjadi?

Akan selalu.

Apa ini?

Ini untuk mengobatimu.

Silahkan.

Sangat enak.

Kau harus meminumnya/ Tidak, minumlah.

Ku ingin kau meminumnya.

Berbuih.

Ini untukmu.

Ayolah.

Aku datang.

Aku lapar.

Aku tahu. Aku juga.

Dan kita masih menuju ke selatan?

Benar.

Mungkin ada makanan disana.

Semuanya tergantung hingga saat sampai di pantai.

More Indonesian subtitles for The Road

Commentaires

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left