Les 198 premières lignes.
Bisnis & Periklanan Forum IDFL Whatsapp 0818.0218.0085
Tabib Qing Yao. Mengapa kau di sini?
Dewa Tinggi!
Yun Feng!
Dewa Tinggi. Tunggu sebentar.
Ayo, duduk. Cepat obati dia.
Jangan sia-siakan usahamu.
Titik energiku hancur, pembuluh darah terputus. Aku sekarat.
Hentikan omong kosongmu!
Aku seorang tabib, aku bisa menyelamatkanmu. Cepat berbaring.
Biar kuperiksa secara menyeluruh. / Tidak, dengarkan aku, Qing Yao.
Siapa yang tidak mati?
Meskipun kita makhluk abadi,
kita tak bisa benar-benar hidup selamanya.
Qing Yao...
Aku terlahir sebagai dewa. Meskipun orangtuaku meninggal lebih awal,
aku mendapat perawatan dan perlindungan dari Guru dan Kakak Seperguruanku.
Aku bisa hidup kacau selama puluhan ribu tahun.
Aku selalu merasa bahwa hari-hariku begitu...
...kusam dan membosankan.
Aku tak pernah berterima kasih atas apa pun.
Tetapi ketika aku bertemu denganmu, aku merasa sangat bersyukur.
Bersyukur atas takdir yang membawamu ke sisiku.
Bahkan jika kau membenciku atau dendam padaku, aku tak peduli.
Qing Yao, aku tidak takut mati.
Aku hanya takut takkan ada yang tinggal di sisimu begitu aku mati.
Kau selalu suka bersikap tangguh, selalu menanggung semuanya sendiri.
Setelah aku mati, siapa yang akan membantumu?
Apa yang kau rasakan?
Aku tak tahan lagi. Sebelum aku mati, aku hanya ingin bertanya padamu.
Pernahkah kau menyukaiku?
Meski hanya sedikit?
Kau akan kubawa ke gua Raja Pengobatan. Dia pasti bisa menyelamatkanmu.
Ayo pergi. / Tidak...
Yang dikatakan Tabib Qing Yao sangat benar.
Dewa Tinggi Yun Feng, tolong hemat energimu.
Ayo cepat pergi ke Istana Surga dan mencari Raja Pengobatan untuk mengobatimu.
Katakan, mana mungkin binatang Taowu...
... bisa menyakitimu separah ini?
Mungkinkah kau punya penyakit lama yang kambuh?
Tidak... Qing Yao, katakan padaku,
apa kau menyukaiku atau tidak? Katakan.
Sakit!
Bukankah urat nadimu sudah terputus dan sedang sekarat? Kau masih merasa sakit?
Setelah kau memelintirku seperti ini, aku merasa lebih baik.
Qing Yao, jangan pukul aku.
Apa yang coba kau lakukan?
Bukankah kau sekarat?
Lama sekali matinya. Biar kubantu.
Dewa Tinggi Yun Feng...
Dewa Tinggi Yun Feng, kau baik-baik saja?
Awalnya aku baik saja. Sekarang aku mati.
Qing Yao! Qing Yao!
Julurkan lidah.
Kau baik-baik saja.
Katakan padaku, mengapa kau membuat resep ini.
Lapisan lidahnya agak merah, nadinya lemah dari biasanya.
Dia kurang energi dan darah, terkadang alami jantung berdebar dan insomnia. Penyakitnya tidak parah.
Harus gunakan obat-obatan yang bisa meningkatkan kehangatan, fokus pada merawat dan mengatur energinya.
Bunga bakung bagus untuk energi, akar manis merawat jantung, gelatin keledai bergizi,
kayu manis menghangatkan hati dan Yang,
akar costus memindahkan energi dan menyesuaikannya kembali ke tengah,
sage merah bantu melancarkan darah. Bernutrisi dan menghilangkan stagnasi.
Ini kali pertama aku membuat resep.
Aku agak terlalu berhati-hati tentang obat yang digunakan. Entah apa resepnya benar.
Hidup manusia lebih berharga daripada ribuan emas. Selalu berhati-hati adalah pilihan tepat.
Resep yang kau buat ini sangat bagus.
Meskipun hanya ada enam tanaman obat, semuanya cukup untuk menunjukkan keahlianmu.
A'Mo, tidak buruk.
Terima kasih, Tabib Sun.
Xiao Lizi! Siapkan obat sesuai resep ini.
A'Mo benar-benar luar biasa. Belum lama di sini dan dia sudah bisa sendiri.
Kau pikir A'Mo itu kau? Kau telah di sini selama bertahun-tahun namun tak ada peningkatan.
Cepat siapkan obatnya.
Kakak, ikut aku.
A'Mo. Untuk apa kain baju pria ini?
Aku...
Aku melukai energi primordialku ketika bertarung dengan Taowu hari itu.
Aku telah kehilangan Batu Nuwa sehingga kesempatan hidupku telah terputus.
Aku hanya mengandalkan energi dari Inti Api untuk memperpanjang hidup. Aku harus lebih berhati-hati.
Sebelum Ling Xi berhasil melewati ujian kesengsaraannya,
aku tak boleh lagi bertarung dengan siapa pun.
Momo, kau sudah pulang.
Tuan Song. Kau merasa lebih baik hari ini?
Aku merasa lebih baik.
Apa itu?
Bukan apa-apa. Hanya beberapa bahan.
Aku akan pergi memasak dulu.
Ukur seperti ini.
Ini.
Beberapa hari terakhir ini, kau telah terlambat tidur.
Apa yang kau lakukan di kamarmu?
Tidak ada.
Aku akan mengantarmu bekerja nanti.
Tidak perlu. Kau belum pulih sepenuhnya.
Tinggal di rumah saja dan istirahatlah.
Aku kenyang. Aku berangkat bekerja dulu.
Istri Guru, selamat pagi. / Istri Guru Besar, selamat pagi.
Jangan panggil aku seperti itu.
Baiklah.
Istri Guru, lihat. Ini adalah sarapan, aku meminta muridku membelikan untukmu.
Susu kedelai dan panekuk goreng.
Aku sudah sarapan.
Kau sudah sarapan?
Sudah kubilang cepat. Kau lambat sekali. Istri Guru sudah makan.
Aku harus mencari uang dulu.
Seolah-olah aku bisa membuat susu kedelai dari ketiadaan.
Istri Guru, bagaimana kalau kami antar ke tempat kerja?
Tidak perlu. Aku bisa sendiri.
Istri Guru, hati-hati! Kami akan melayani Guru. Jangan khawatir!
Kau bilang kalau Yun Feng dan Qing Yao...
Iya. Dewa Tinggi langsung maju menyerang Taowu,
benar-benar tanpa rasa takut meski jiwanya benar-benar hancur.
Bagaimana keadaannya sekarang?
Waktu itu, dia baik-baik saja.
Kali ini, aku tak yakin.
Apa maksudmu?
Dia menipu Tabib Qing Yao dengan berkata energi vitalnya hancur dan sedang sekarat.
Tabib Qing Yao mengetahui itu tipuan...
... dan agak marah.
Berdasarkan perkataanmu, apakah aku salah memasangkan dua kekasih?
Ini...
Aku tak bisa mengatakan.
Bai Shan, panggil Qing Yao ke sini.
Ya, Raja Surgawi.
Qing Yao. Aku bercanda denganmu.
Pergi!
Dewa Tinggi Yun Feng!
Apa yang sedang terjadi? Ini...
Dewa Tinggi!
Dewa Tinggi Yun Feng, jurus apa itu?
Kau terbang dengan cara yang begitu mengesankan.
Dewa Tinggi.
Tabib Qing Yao saat ini sedang berada di puncak amarah.
Jangan merusak suasana hatinya untuk saat ini.
Aku seorang dewa tinggi.
Apakah aku akan takut padanya?
Qing Yao!
Qing Yao, ada begitu banyak orang di luar.
Bagaimanapun, aku ini dewa tinggi. Beri aku rasa hormat.
Kenapa kau menatapku seperti itu?
Aku hanya bercanda denganmu.
Siapa yang menyuruhmu menolak mengakui menyukaiku? Karena itu, aku mengujinya.
Berhenti berasumsi.
Apakah kau tak tahu bahwa ada lelucon yang tak boleh dibuat?
Aku sekarang tahu.
Apakah itu lucu? / Tidak lucu.
Jika lucu, cari yang lain.
Qing Yao. / Apakah Tabib Qing Yao ada?
Dewa Tinggi Yun Feng.
Tabib Qing Yao, Raja Surgawi memanggilmu.
Baik.
Qing Yao, aku akan menunggumu.
Jika kau masih di sini saat aku kembali, aku akan mematahkan kakimu.
Dewa Tinggi.
Sangat berani.
Dewa Tinggi, tak pernah menyangka kalau Taowu tak bisa melukaimu,
tapi kau mati di tangan Qing Yao kami.
Sangat langka.
Kenapa kau masih di sini? Kau tak takut Qing Yao mematahkan kakimu?
Jika kakiku patah, aku akan punya alasan kuat untuk tetap di sini.
Sungguh tak tahu malu.
Lapor, Raja Surgawi, aku telah membawa Tabib Qing Yao ke sini.
Qing Yao memberi salam pada Raja Surgawi.
Peri Qing Yao, tolong berdirilah.
Terima kasih, Raja Surgawi.
Qing Yao, kudengar tentangmu dan Yun Feng bergabung...
... dalam menangkap Taowu di alam rendah. Kau melakukannya dengan baik.
Terima kasih, Raja Surgawi.
Aku kebetulan lewat begitu saja. Aku tidak memberikan bantuan nyata.
Qing Yao. Aku pasti akan membalas jasa kalian berdua di lain waktu.
Apakah kau punya permintaan?
Aku tidak punya permintaan.
Apa kau sungguh tidak punya permintaan?
Ada satu hal yang ingin kutanyakan padamu.
Raja Surgawi, silakan bertanya.
Kudengar kau dan Yun Feng berteman baik, dan kau biasanya bersama Yuli.
Kau tahu sifat dan kepribadian mereka dengan sangat baik.
Aku ingin menanyakan pendapatmu tentang pernikahan mereka.
Penasihat, bagaimana kondisi Putri? Kenapa dia masih pingsan?
Manik-manik hidupnya rusak dan dia menderita luka dalam yang parah.
Lalu apa yang harus kita lakukan?
Bao Qing.
Putri!
Bao Qing.
Kakak Jing Xiu. / Aku di sini.
Sakit sekali.
Kakak Jing Xiu, apa aku akan mati?
Bao Qing, jangan berpikiran begitu.
Bertahanlah.
Kak Jing...
Bao Qing! Bao Qing!
Putri!
Bao Qing!
Penasihat.
Penasihat, kau baru saja pulih dari cedera.
Sekarang, kau menggunakan manik-manik hidupmu sendiri untuk menyembuhkan Putri.
Jika kau merusak fondasimu, itu akan jadi masalah yang tak ada habisnya.
No comments yet. Be the first to leave one.