Les 200 premières lignes.
Sebelumnya dalam Being Human...
Rumahnya! Tahun 70-an!
Kau menjelajah waktu?
Saat kau memakai sihir
kau mengambil resiko
terjebak selamanya di masa lalu.
Aku terjebak di sini! Aku takkan pernah pulang!
Aku tak perlu mendengarkanmu lagi!
Darimana kau?
Josh, kita bisa hentikan ini sekarang! Kita bisa hentikan ini!
- Apa yang kaulakukan? - Hei! Hentikan!
Sayang, tolong jangan lakukan ini padaku!
Tolong jangan pergi!
Kurasa aku ditakdirkan mati dengan benturan di kepala.
Sally.
Tak apa. Kau boleh melepaskanku.
Aku tak bisa!
Aidan, itu sudah bukan aku!
Apa kau akan
melewati pintumu sekarang?
Aku tak dapat pintu.
Sayang.
Apa yang kaulakukan di sini? Kenapa kau ada di sini?
Kukira aku bisa mencegahmu minum.
Aku hanya mau memelukmu!
Itu yang akan paling kurindukan.
Oh, tidak! Mereka menelepon.
Kau takkan mau melihat kejadian berikutnya. Tolong...
- Tidak, aku mau lihat. - Pergi!
Ya, biar kutangani. Mundur.
Lihat ini! Pemandangan yang cukup bagus.
Kisah West Side yang sangat khas.
Hentikan reuninya, Aidan.
Aku takkan kembali, Bishop!
Tidak, kau hanya mabuk darah
dengan mayat serigala di kakimu.
Aku bukan badan pengendali hewan.
Ia bukan hewan! Kaudengarkan aku.
Kau akan melakukan ini
untukku sebagai pertolongan!
- Itu yang akan kulakukan? - Ya!
Kau sudah tak bicara padaku selama setahun lebih, ya?
Kini kau membutuhkanku dan aku temanmu di saat susah?
Seperti wanita yang suka kaukencani dan tak pernah diajak ke pesta dansa?
Aku sudah membersihkan kekacauan yang jauh lebih parah untukmu!
Siapa yang bunuh kekasihmu, Aidan?
Serigala.
Serigala.
Kau tahu teman-teman yang bisa kauhubungi pukul 2 pagi
dan turun dari tempat tidurnya tanpa menanyakan apa-apa?
Mereka sangat berharga.
Akan kuurus. Kita akan perbaiki ini.
Baik!
Kita harus memikirkan akan kemana.
Boston sudah bukan pilihan. Terlalu banyak vampir yang tahu kita!
Aku harus kembali.
Aku meninggalkan Aidan di sana. Aku kabur begitu saja!
Sahabatmu tak berbuat apa-apa untuk menghentikannya.
Ia mabuk berat karena meminum darah gadis hidup.
Kau melihat darah yang keluar dari mulutnya.
Menurutmu berapa banyak gadis yang sudah mereka bunuh?
Hanya kalian yang membunuh malam ini!
- Sejauh ini. - Mari jangan akhiri malam ini.
Kita bisa mengalahkannya, Josh. Sekali ini, pertandingannya adil!
Ray, diam! Cukup!
Aku sangat suka serigala liar yang berkepribadian, Aidan.
Akan kuurus yang satu ini.
Aidan, jangan lakukan ini!
Jangan lakukan ini. Josh temanmu.
Mereka membunuhmu!
Ia sudah bersamamu jauh lebih lama dariku!
Jangan jadi seperti dia!
Jika kaulakukan itu, apa yang kita miliki berakhir.
Aidan, ini sudah berakhir saat mereka membelah kepalanya.
Aidan, dengarkan aku. Itu kecelakaan. Kesalahan!
Seharusnya bukan begini!
Tolong mengertilah!
Aidan. Jangan, hentikan! Tolong hentikan!
Tidak!
Tidak!
Kau monster.
Pergi dari sini!
Saat pertama bertemu denganmu, aku membuat kesalahan.
Aku sungguh berpikir seharusnya kubiarkan Marcus menghabisimu.
- Hentikan! - Diam sebentar!
Jika aku melihatmu lagi, aku akan membunuhmu.
Kau sebut itu keadilan?
- Tidak! - Membalaskan orang yang kausayangi?
Kau tak mengerti! Kau tak mengenalnya.
Kau tak tahu betapa ia benci dirinya.
Membunuhnya adalah suatu pengampunan. Benar, kan?
"Kita kehilangan Nora!"
Satu-satunya wanita yang ditakdirkan bersamamu
dan kau tak bisa menerimanya.
Kenapa? Karena siapa dirimu.
Kau tahu apa lagi? Lihat!
Aku mengambil satu kesempatanmu untuk mengangkat kutukanmu.
Apa kau tahu? Hidupmu sudah ditentukan.
Hei, semua ini idemu.
Tinggal bersama
berusaha menjadi manusia adalah idemu!
Baik. Jika kau tak mau melakukannya, biar aku saja.
Hei! Biarkan ia menderita.
Kedipan mata itu sentuhan sempurna.
Kau sudah melihat dunia.
Kau menikmati gaya hidup yang berbeda, kan?
Tapi tak ada tempat yang sama seperti rumah.
Aku butuh minum.
Tentu saja. Minuman untuk anak kesayanganku!
Sync and corrections by masaca Diterjemahkan oleh mifae :)
Siapa pegawai yang tepat waktu?
Siapa? Siapa yang membesarkanmu?
Bagaimana teman kecil kita?
Ya! Sangat sehat!
Tapi semakin sulit didapat
kalau aku mau jujur.
Kita hanya harus naikkan harga
darah sehat.
Begitu!
Pelanggan menghargai produk berkualitas bebas penyakit.
Kau tahu itu mengingatkanku pada apa?
Larangan, perlahan menaikkan harga.
Ini makanan, Bung! Kau bisa hidup tanpa wiski.
Kau tak bisa hidup tanpa roti.
Kau tahu apa yang kupikirkan?
Virus penyakit ini menjadikan kita raja.
Itu murni ramalan. Dimana nuranimu?
Kurasa aku meninggalkannya di dalam.
Ya, pergi ambil!
Baik. Kelaparan ini membuatmu luar biasa populer.
Pai!
Apa itu benar-benar seiris?
Irisan besar, ya!
Itu sebabnya aku menyebut ini "mati bahagia".
Berani sekali menyebut kematian saat orang memakan paimu.
Selera humormu gila, tapi puitis.
Astaga!
Kau harus mengajaknya kencan! Menurutnya "suram" itu nilai lebih!
Kau baik-baik saja? Aku harus periksa ovennya.
Ya! Ini cukup untukku selama sebulan.
Astaga, Josh!
Kenapa kau menolak gadis itu?
Ia yang memohon. Kenapa kau tak mengajaknya kencan?
Kau sudah setahun tak berkencan.
Karena aku manusia serigala! Tak ada gadis yang mau itu.
Andai saja aku bisa...
Jika aku bisa hubungi Ilana...
Astaga! Aku takkan melacak cenayang
agar ia bisa melemparmu ke masa depan!
Tak ada yang bisa melakukan itu!
Andai aku bisa bicara pada Donna
mungkin ia bisa melemparku
ke tempatku yang semestinya sekarang.
Andai aku bisa pergi ke tempat yang semestinya
kita semua masih bisa bersama.
- Kau, aku, Aidan, Nora. - Hentikan!
Aku sudah bisa menerima keberadaan kecil
yang mungkin tak bahagia, tapi lumayan
dan kau terus berusaha merebutnya dari tanganku dan merusaknya!
- Aku tak berusa... - Hentikan!
Campur tanganmu tak menolong!
Kehidupan baik seperti apapun dalam rumah berdinding bata
yang kau pikir kita miliki dulu sudah berakhir.
Kau membuatku sangat takut.
Dimata-matai tak enak, kan?
Permintaan mustahil apa lagi yang bisa kukabulkan untukmu?
Nora, kita punya kesepakatan yang sangat sederhana.
Kita tutup mata pada apa yang dilakukan yang lain
tapi kau tak berpaling.
Kau menumpahkan terlalu banyak darah.
Pasien yang belum kena flu itu jumlahnya lebih sedikit
dan wanita yang kauminum darahnya itu? Kau hampir membunuhnya!
Bagaimana punggungmu, Nora?
Sudah 5-6 bulan sejak operasi, ya?
Kepala perawat membatasi pemakaian pil pereda sakit.
Itu bukan protokol, kan?
Kau benar-benar harus lebih menjaga diri.
Aku tahu Lynette khawatir.
Jangan bicara soal Ibuku!
Salah satu perawat menemukan darah kita.
Ia menaruhnya di bank.
Ia pikir seseorang salah menaruh kantung itu.
Sial. Sebaiknya kau ambil kembali!
Sudah tercampur dengan darah lain.
Kurasa kau tak mengerti
betapa aku membutuhkan darah itu, Nora.
Aku sedang memindai donor baru secepatnya.
Jika kau tak harus mengirimkan pada Bishop
kita berdua bisa jauh lebih aman.
Jangan pernah mengancam Bishop.
Astaga!
Kau bisa menaruhnya di wadah sana.
Kami mendaur ulang. Kami melakukannya dengan benar. Hei!
Aku rela melakukan apapun di pengadilan.
Sungguh. Kami semua pasti sudah jadi debu tanpamu.
Baik, saudaraku! Terima kasih!
Inilah yang ingin kulihat.
Kota bersatu seperti ini.
- Apa kabar, Ayah? - Hei! Isi lagi!
- Banyak sekali yang muncul. - Kau ada waktu?
No comments yet. Be the first to leave one.