Rabu jenerêshon (Love Generation) - First Season

Rabu jenerêshon (Love Generation) - First Season

Télécharger le sous-titre en Indonesian

Saison 1

Informations sur la version

Love Generation 1997 S01E03 1080p WEB-DL AAC H 264-NSBC
Un commentaire de Akogi
Viu

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Publié le: 2020-10-08
Téléchargements: 32
Malentendants: No

Aperçu des sous-titres Indonesian

Les 200 premières lignes.

Halo?

Mari kita mulai tes psikologisnya.

Ada nasi kepal

yang besar dan lezat di depanmu.

Boleh aku tahu rasanya?

Telur ikan pollock pedas.

Siapa kamu?

Kamu sudah lupa suara beningku yang seperti gema di gunung?

Selamat pagi...

Apa? Kamu?

Bukankah ini hari Minggu?

Hari ini adalah hari olahraga untuk Shinoyama Food.

Kita harus bertemu di Taman Tamagawa pukul 9.

Benar!

Astaga!

Aku tidak punya telur ikan pollock pedas.

Telur ikan kod.

Telur ikan kod yang dilapisi moster kuning rasanya sama.

Di sini!

Ini miring. Hei!

Kamu tidak bisa mengecatnya seperti itu. Hapus!

Siapa yang melakukan ini?

Maafkan aku. - Lihat dirimu.

Shinoyama Food tanggung jawabmu. Kenapa kamu terlambat?

Apa yang kamu lakukan?

Berkat kamu,

Aku diminta mengecat lintasan. - Kenapa pakai jas?

Ada apa di wajahmu?

Pasta gigi?

Kamu kotor sekali. Cepat ganti baju.

Itu aneh. Riko, apa yang terjadi?

Kamu menyiapkan segalanya untuknya. Seperti istri yang baik.

Tidak ada hal seperti itu.

Jika kamu bilang begitu, dia akan bersikap tidak tahu malu.

Maaf, aku harus ganti baju di mana?

Tentu saja di sini.

Jangan buang waktu. Astaga. - Apa maksudmu di sini?

Baiklah. - Cepatlah.

Cepat.

Apa yang kamu lihat?

Dengar, Katagiri. - Ya.

Tugas kita hari ini

adalah membiarkan Pak Shinoyama dan putranya

tampil baik dalam permainan ini.

Kamu mengerti, bukan?

Ya, sangat jelas.

Ini kriteria dasar bagi wiraniaga agar pelanggan menjadi sorotan.

Benar.

Teppei, kamu sangat modis. Celana dalammu garis-garis.

Apa itu Calvin Klein? - Ini CK.

Coba kulihat.

Sudah kubilang jangan lihat.

Hei, apa yang kalian lakukan? Kita kehabisan waktu.

Aku datang! - Aku datang!

Tunggu! Hei!

Maafkan aku.

Jangan sampai kena flu.

"Episode 3"

"Hari Olahraga"

Aktivitas setelah ini

adalah balap lari tiga kaki antara orang tua dan anaknya.

Presdir dan putranya, Shinoyama Kenji,

akan berpartisipasi bersama dalam kompetisi ini.

"Presdir"

Presdir, semangat!

Baiklah.

Kemarilah, Katagiri. - Baiklah.

Kamu tahu harus bagaimana, bukan?

Ya, biarkan Presdir menang, bukan?

Baiklah.

Senang bertemu denganmu.

Lagi pula, aku akan kalah dari pria itu.

Apa?

Dia Shinoyama, putra Presdir.

Dia pintar, anggota pusat kebugaran, dan larinya cepat.

Benarkah?

Berapa usiamu?

Usiaku 10 tahun.

Jangan menyerah dalam hidupmu saat usiamu baru 10 tahun.

Jika menyerah sekarang, selamanya kamu akan jadi pecundang.

Jika seseorang lebih baik darimu, kamu harus mengalahkannya.

Jika tidak berpikir begitu, kamu tidak akan pernah kuat. Benar?

Bersedia!

Siap!

"Presdir"

Si bodoh itu.

Katagiri!

Maaf.

Semangat!

Presdir, selamat. Kamu juara pertama.

Ini bagus, Katagiri.

Peragaanmu bagus.

Terima kasih.

Apa ini?

Itu semua omong kosong. Kamu sengaja mengalah.

Tidak, bukan begitu. Hei, jangan pergi!

Ini.

Pak.

Kamu melakukan yang terbaik, tapi kita tetap kalah, bukan?

Meskipun kita kalah hari ini,

kita tidak boleh menyerah dalam hidup.

Hei, kenapa kamu tidak makan? - Apa?

Ini!

Kamu yang membuat ini?

Sungguh?

Apa ini? Apa ini bola bisbol?

Diam! Aku membuat nasi kepal ini. Rasanya lebih enak dari tampilannya.

Apa yang kamu masukkan?

Kamu mau telur ikan pollock pedas, tapi tidak ada di rumah.

Jadi, aku mencoba membuat telur ikan kod pedas orisinal.

Tidak, terima kasih.

Apa?

Kamu selalu mengejekku bahwa aku tidak pandai memasak.

Makanya aku berusaha keras membuatnya.

Jangan banyak bicara. Makan saja.

Berhenti menyuapiku! - Cepat!

Aku tidak mau. - Coba kulihat. Itu nasi kepal?

Kelihatannya lezat. Boleh kumakan?

Aku akan ambil sendiri.

Ayo, Kawan-kawan!

Terima kasih, Riko. - Mari kita coba.

Apa ada yang besar?

Apa aku juga dapat?

Sayang sekali.

Kepala Bagian, ambil saja.

Apa?

Tidak apa-apa?

Ambillah. Aku muak memakannya.

Ini cukup enak.

Terima kasih.

Itu pasti cukup enak.

Kenapa kamu marah?

Ini kali pertama dalam hidupku aku membuat nasi kepal.

Aku berpikir mau menyimpan satu sebagai sesajen di kuil.

Itu terlalu berlebihan. Ini hanya nasi kepal.

Bodoh sekali kamu. Kebencian karena makanan mengerikan.

Dalam sejarah, perang terjadi karena nasi kepal.

Perang apa? - "Perang Monyet dan Kepiting".

Kamu harus ke rumah sakit.

Pasti ada cacing di otakmu.

Astaga. Teganya kamu katakan itu kepada orang yang membantumu?

Kamu harus menebusnya untukku. Traktir aku makan malam.

Traktir aku makan malam.

Maaf, aku tidak bisa.

Kenapa?

Pesan terakhir nenekku, tidak boleh mentraktir makan malam.

Nenek? Apa maksudmu?

Jika aku tidak membangunkanmu tadi pagi,

kamu akan tidur sampai siang

dan dimarahi Kepala Bagian.

"Katagiri, apa yang kamu lakukan?" - Aku tahu! Menyebalkan sekali!

Baiklah, aku akan mentraktirmu makan malam.

Traktir aku makan malam Prancis menu lengkap.

Ini pedas. Berikan aku bir!

Di mana airnya? - Hampir saja.

Ini, minumlah. - Kepala Bagian.

Apa ini?

Kamu akan dituntut.

"Masakan Kari India"

Ini disebut menu lengkap?

Ini jelas menu lengkap.

Ada tiga piring kari. Ada nasi dan salad juga.

Ini bagus. Ada pencuci mulut dan yoghurt juga.

Ini jelas menu lengkap.

Selain itu, sup tomatnya enak. Minumlah.

Ini enak sekali. Minumlah. - Benarkah?

Kalau begitu, aku akan meminumnya.

Silakan.

Bagaimana?

Enak.

Benar, bukan? Sudah kubilang.

Ini. Ini untukmu.

Ulang tahunmu sebentar lagi.

Lusa, bukan?

Maaf harus merepotkanmu.

Jangan khawatir.

Selamat menikmati. - Baiklah.

Terima kasih.

Kamu cukup populer.

Jadi, ulang tahunmu lusa?

Benar.

Sempurna. Kamu bisa mentraktirku makan malam Prancis menu lengkap.

Bagaimana mungkin aku mentraktirmu makan malam semahal itu?

Omong kosong apa ini?

Omong-omong, biar kutunjukkan sulap.

Sulap?

Aku belajar sulap sekarang.

Bisa berhenti bicara omong kosong?

Kenapa ada orang yang belajar sulap?

Aku serius.

Guruku bertanya apa aku ingin menjadi pesulap profesional.

Kamu melakukan semua kata orang. Kamu memang wanita yang kompetitif.

Kamu yang kompetitif.

Astaga. Kenapa kamu menjadi seperti itu?

Karena ada seseorang yang tidak pernah bisa kukalahkan.

Apa?

Di sini. - Apa maksudmu?

Selamat malam.

Selamat malam.

Kenapa kamu berdiri di sana? Duduklah.

Commentaires

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left