Saison 1

Informations sur la version

Slaves of Faith Heralds of the Gospel S01 PORTUGUESE WEB-DL HMAX
Un commentaire de tedi
Retail HMAX (3 eps)

Tags

webdl
Publié le: 2026-05-22
Téléchargements: 21
Malentendants: No

Aperçu des sous-titres Indonesian

Les 200 premières lignes.

WAWANCARA YANG DIREKAM UNTUK DOKUMENTER INI

MENCERMINKAN PENGALAMAN, PEMIKIRAN, DAN OPINI PRIBADI

DARI TIAP ORANG YANG DIWAWANCARAI.

PENYERTAAN KUTIPAN INI TIDAK MEWAKILI PANDANGAN

PENYIAR ATAU STUDIO DAN TIDAK MENGHARUSKAN DUKUNGAN

GAMBAR YANG TERKAIT DENGAN WAWANCARA INI DIBUAT DENGAN BEBAS

BERDASARKAN LAPORAN PARA PESERTA DAN DOKUMEN YANG DIPEROLEH.

KAMI MENGUTUK SEGALA BENTUK AGRESI TERHADAP MEREKA YANG ADA DI FOTO INI.

DEMI KESELAMATAN, BEBERAPA IDENTITAS TELAH DIHILANGKAN.

DOKUMENTER BERIKUT MENGANDUNG KONTEN SENSITIF BAGI BEBERAPA PEMIRSA

TERMASUK ADEGAN ATAU PERNYATAAN PELECEHAN FISIK, SEKSUAL, PSIKOLOGIS

KENDALI KOERSIF, DAN TINDAKAN DISKRIMINATIF.

Ini organisasi yang mengandalkan

kendali emosional anggotanya.

Ini bentuk cuci otak.

Kepribadianmu dilucuti. Kau berhenti menjadi dirimu sendiri.

Caramu bersikap, caramu berjalan

caramu menyisir rambut, caramu makan, caramu mandi.

Buku-bukunya disensor.

Aku tak punya jadwal belajar, hanya program pelatihan Utusan.

Utusan Injil adalah kultus.

Mereka mengisolasi orang

punya kosakata sendiri, memuja pendirinya.

Kanan lebih unggul dari kiri

itu sebabnya kita pakai sepatu kanan dahulu.

João Clá adalah bintang rock.

Dia seorang idola. Kami sangat terobsesi

hingga menyimpan helai rambutnya.

Jadi, kami memujanya seperti orang suci.

Mereka membungkam orang-orang. Ada banyak uang yang terlibat.

Mereka orang berkuasa dan dilindungi oleh orang berkuasa.

Kami melaporkan

beberapa kejadian serius yang terjadi di sekolah asrama.

Jika tidak patuh

waktu kalian 24 jam untuk menebus dosa.

Mereka menghukum kami dengan cara yang tidak pantas.

Dahulu aku melukai diri sendiri. Aku akan menyayat kaki atau lenganku.

Aku bahkan menulis surat bunuh diri.

Kenangan itu sangat menyesakkan.

Dia akan memilih beberapa gadis dan membawa mereka

ke pantai di Ubatuba.

Dia mencium pipi dan lehernya. Saat keluar, dia berantakan.

Wanita muda sekarat dan disucikan oleh mereka.

Tapi aku tidak tahu harus bagaimana.

Rasanya seperti tersetrum.

Anak-anakku bilang kepadaku, "Kau iblis."

Semuanya godaan dari iblis.

Jangan berteriak!

Pergilah sekarang! Tidak! Tidak!

Jadi, mereka mulai melakukan pengusiran setan.

Patuhlah.

Pola pikir mereka adalah selalu siap bertempur.

Kami harus mencintai perang.

Jadi, kau harus saleh, tapi juga punya semangat juang.

"Kita bisa membunuh orang jika mereka pendosa dan musuh Tuhan."

Mereka punya senjata dan beberapa tahu cara menggunakannya.

Aku pernah menembakkan senapan AR-15.

Kau harus siap membunuh orang yang dekat denganmu.

Dengan kata lain, kau tak bisa berduka.

Kau harus merayakan setiap kematian.

Aku akan memikirkan saudari dan kerabatku sekarat...

Sebentar.

Mereka mampu melakukan apa pun.

Aku mengatakan itu karena aku juga.

Membunuh dan dibunuh.

Aku didekati Utusan Injil pada bulan Mei 1998

MANTAN ANGGOTA UTUSAN INJIL

saat pria yang lebih tua

datang menjual barang-barang religius.

Usiaku 14 tahun saat itu.

Dia mengundangku bergabung dengan sebuah grup.

Dia bilang, "Kami berkumpul di akhir pekan

dan melakukan kegiatan rekreasi, seperti karate

bermain gim, dan berkemah."

IBU MANTAN ANGGOTA UTUSAN INJIL

Utusan datang ke hidupku

melalui putraku

saat mereka melakukan presentasi di sekolahnya.

Mereka punya band dan melakukan pertunjukan

lalu memberikan hadiah.

Putraku memenangkan hadiah dan mendapat seruling.

Dia pulang dan sangat senang karena memenangkan seruling. Sangat bahagia.

MANTAN ANGGOTA UTUSAN INJIL

Mereka mendekati kami di jalanan

di berbagai acara.

Dalam kasusku, mereka mendekatiku di lingkaran doa

yang kami adakan untuk kerabat yang baru saja mengalahkan kanker.

Saat mereka menyebutkan berkemah, itu menarik minatku

aku masih kecil, dan aku ingin menjadi Pramuka

belajar cara mendirikan tenda dan semacamnya.

Jadi, itu menarik perhatianku, dan kami sering melakukan itu.

Kami pergi hari Sabtu, lalu hari Minggu.

Mereka menampilkan berbagai drama.

Jika kau tak punya gereja sebagai Bunda-mu

kau tak bisa memiliki Tuhan sebagai Bapa-mu!

Injilnya! Hati-hati!

Tapi di balik semua itu, ada hal lain yang terjadi

yang tidak kami ketahui saat itu.

Aku sangat naif.

MANTAN ANGGOTA UTUSAN INJIL

Aku lahir di Vitória, Espírito Santo.

Keluargaku sangat miskin dan tidak mampu membeli banyak.

Ibuku ibu tunggal dari lima anak, dan salah satu saudaraku difabel.

AMANDA SAAT TIGA TAHUN

Kami suka bermain.

Aku anak yang sangat ceria

dan mandiri.

Ibuku membesarkanku seperti itu.

Jadi, aku anak yang bahagia, sangat bahagia.

Aku bergabung dengan Utusan pada tahun 2007

saat usiaku 12 tahun.

Karena mereka kelompok yang amat religius, itu menarik minat ibuku

dan kami mulai pergi ke sana di akhir pekan.

MANTAN ANGGOTA UTUSAN INJIL

Mereka membawa patung Perawan Maria

ke rumah kami

dan berdoa bersama kami.

Karena kami sangat miskin, kami senang.

Kami tidak pernah mampu membeli kemewahan, hanya hal-hal dasar

jadi, terkadang kami tidak punya makanan.

Jadi, memberi tahu mereka bisa makan semua yang mereka inginkan

mereka akan belajar bahasa baru, itu sangat menggoda, bukan?

Terpujilah Bunda Aparecida, santa pelindung Brasil!

Utusan Injil adalah

entitas yang amat personalistis

amat konservatif, dan amat misterius.

Kurasa Utusan Injil pada dasarnya adalah kultus

tapi di Gereja Katolik.

Itu berpusat pada pemimpin agung.

João Clá adalah pria berkemauan keras

yang ingin membangun kerajaan

karena itulah Utusan Injil

dan dia pria yang sangat strategis.

Menurutku dia bersedia menghancurkan semua keyakinan moral

untuk mencapai tujuannya.

Sekolah itu pada dasarnya adalah uji coba untuk lihat apa seorang anak

memenuhi kepentingan Utusan Injil

dan cocok dengan profil anggota mereka.

Awalnya, anak-anak ini bisa datang dan pergi sesukanya.

Itu sekolah biasa.

Kemudian, mereka masuk sekolah asrama.

Tentu, usianya hampir 11 tahun.

Aku tidak terlalu memikirkannya menghabiskan waktu di sana

dan pulang, bukan?

Bahkan jika itu wisata berkemah selama akhir pekan

mereka mengadakan malam piza tiap hari Sabtu

jadi, kupikir akan bagus jika dia menghabiskan waktu

dengan teman-teman yang memiliki minat yang sama.

Kurasa itu semua yang diharapkan remaja.

Diterima dan memiliki ruang yang aman.

Jadi, kau merasa sangat beruntung memilikinya.

Semua dirancang untuk menarik perhatian kami.

Itu persis seperti Hansel dan Gretel.

Si Penyihir memancing anak-anak. Mereka tidak tahu dia penyihir.

Aku bergabung karena itu menarik. Mereka sengaja melakukannya

agar menarik. Dan aku masuk perangkap itu.

Mereka sangat terampil

mengetahui orang mana yang lebih mungkin bergabung

siapa yang cocok dengan profil Utusan Injil

baik dalam hal kerentanan sosial maupun iman.

Saat seorang anak terpilih

mereka pergi ke tempat yang indah dan canggih ini.

Mereka bisa bepergian, mereka bisa menjadi

protagonis di antara teman-teman dan rekan-rekan mereka.

Jadi, mereka mulai merasa makin istimewa dalam konteks itu.

Aku tertarik karena aku suka sekolah saat kecil.

Kata mereka itu sekolah internasional

dan kami akan dapat beasiswa.

Itu tampak seperti tawaran serius, kami pikir itu tindakan yang tepat.

Anak-anak di sekolahnya tak paham kenapa dia selalu berdoa.

Dia memutuskan hubungan dengan semua temannya.

Karena aku anggota lama

mereka mengundangku belajar di sekolah.

Mereka bilang akan membayar semuanya

mereka akan membayar uang sekolah, perlengkapan sekolah, seragam.

Aku senang karena hanya pernah ke sekolah negeri

jadi, sepertinya itu kesempatan luar biasa.

Dia ingin menghabiskan setiap momen di sana.

Jadi, salah satu Utusan memberitahuku

mereka mengadakan tes beasiswa akademis akhir pekan itu.

Dia bilang putraku bisa bergabung dengan Utusan jika lulus

bertanya apa aku akan mengizinkannya pergi ke sana.

Kubilang aku akan memikirkannya setelah tes.

Putraku tak pernah ikut tes apa pun.

Pada Minggu malam, putraku bilang

"Aku terpilih. Aku akan pergi ke São Paulo."

Aku khawatir. Dia bersikeras ingin pergi.

Jadi, mereka bilang, "Kami akan membawamu ke kantor pusat."

Kau bisa melihat seperti apa dan tahu tak perlu cemas.

Aku menginap di Biara St. Benediktus di fasilitas penginapan mereka

aku pergi ke Serra da Cantareira

melakukan tur kastel

pergi ke Monte Carmelo dan Thabor.

KOMPLEKS THABOR

Itu indah. Sangat indah.

Mereka punya patung Perawan Maria dalam berbagai bentuk dan ukuran.

Ada beberapa di taman, ada banyak sekali.

Beberapa bahkan lebih besar dariku.

Ada satu patung indah di bawah pohon

jadi, buah yang jatuh di atasnya meninggalkan garis warna.

Slaves of Faith: Heralds of the Gospel subtitles in other languages

Commentaires

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left