Les 200 premières lignes.
☯
☯
☯ E
☯ Em
☯ Emp
☯ Empr
☯ Empre
☯ Empres
☯ Empress
☯ Empress
☯ Empress G
☯ Empress Gi
☯ Empress Gi
☯ Empress Gi ☯
☯ Empress Gi ☯ -=Episode 38=-
Sialan, meminta kami menambang emas.
Jangan-jangan meminta kami menambang emas yang tak pernah ada?
S
Su
Sub
Subt
Subti
Subtit
Subtitl
Subtitle
Subtitle
Subtitle o
Subtitle ol
Subtitle ole
Subtitle oleh
Subtitle oleh:
Subtitle oleh:
Subtitle oleh: D
Subtitle oleh: Da
Subtitle oleh: Dar
Subtitle oleh: Dark
Subtitle oleh: DarkS
Subtitle oleh: DarkSm
Subtitle oleh: DarkSmu
Subtitle oleh: DarkSmur
Subtitle oleh: DarkSmurf
Subtitle oleh: DarkSmurfS
Subtitle oleh: DarkSmurfSu
Subtitle oleh: DarkSmurfSub
Subtitle oleh: DarkSmurfSub
Subtitle oleh: DarkSmurfSub I
Subtitle oleh: DarkSmurfSub In
Subtitle oleh: DarkSmurfSub Ind
Subtitle oleh: DarkSmurfSub Indo
Subtitle oleh: DarkSmurfSub Indo
Penerjemah: femalia, aancarlson, aiharairie
Sudah 4 hari.
Dari mulut gua sampai belakang sudah pernah kita telusuri sekali.
Jangankan kepingan emas, debu emas juga tidak ada.
Apa mungkin tidak ada? Sudah pastikah tempatnya?
Kau sudah mencari tahu?
Ya, Jenderal.
Bagaimana dengan Ayahku?
Jenderal.
Cepat katakan. Ada apa dengan Perdana Menteri?
Dihukum mati.
Katanya harus jadi pelajaran buat rakyat.
Kaisar membawa jasad Perdana Menteri dan Jenderal Tap Ja Hae
untuk diarak di jalanan Dadu.
Ayah. Ayahku akhirnya menjadi begini.
Mohon ampunilah anakmu yang tak berbakti.
Ayah!
Ayah!
Ayah.
Syukurlah dia mati.
Dia selalu berbuat kejam.
Bukankah ia kerap membunuh orang?
Itu hukuman dari Langit. Hukuman Langit.
Dunia akan segera berubah.
Seharusnya dihukum mati lebih awal.
Ayah, apa kau menyaksikannya?
Musuh yang membuat ayah meninggal dengan mengenaskan.
Sudah menjadi dua mayat di gerobak.
Nyang akhirnya dapat membalas dendam untuk Ayah.
Istirahatlah dengan damai, Ayah.
Kau kenapa?
Tidak apa-apa.
Tapi, siapa wanita yang di samping itu?
Apa itu Selir Gi, orang yang paling berjasa dalam peristiwa ini?
Benar.
Hidup Kaisar! Hidup Paduka Gi!
Hidup Kaisar! Hidup Paduka Gi!
Hidup Kaisar! Hidup Paduka Gi!
Hidup Kaisar! Hidup Paduka Gi!
Dalam penganugrahan balas jasa kali ini, pasti beliau akan mendapat kedudukan Permaisuri.
Betapa baiknya, Baginda mendapat kembali takhtanya, dan Selir Gi menjadi Permaisuri.
Hidup Kaisar! Hidup Paduka Gi!
Tenanglah sedikit, Yang Mulia!
Bagaimana aku bisa tenang, Ayahku meninggal dengan mengenaskan?
Tidakkah cukup, mereka bahkan diolok-olok di hadapan rakyat jelata?
Aku harus bertemu Yang Mulia, cepat undang Yang Mulia ke sini!
Cepat panggil Yang Mulia ke sini!
Yang Mulia, saya mohon!
Yang Mulia.
Yang Mulia Kaisar tiba!
Hati Anda sudah merasa lega?
Bisa melakukan hal seperti itu.
Penjahat yang melakukan kejahatan tak terhitungkan,
tapi diampuni karena beliau adalah ayah istri Anda...
Apakah hal itu sulit dilakukan?
Semakin mengenaskan kematiannya, semakin meningkat kekuasaan Anda, begitukah?
Sampai saat ini, sedikit pun kau tak berubah.
Saya sudah berubah.
Kebencian saya pada Yang Mulia telah berubah menjadi murka,
kesalahpahaman menjadi kutukan.
Saya mengutuk Yang Mulia,
saya doakan agar Anda masuk neraka.
Saya berdoa agar semua yang berharga bagi Yang Mulia akan hancur!
Yang Mulia.
Lanjutkan.
Saya tidak punya siapa-siapa lagi.
Ayahku, dan juga suamiku.
Bahkan kedua kakak tempat mengadu saya, sudah tiada!
Sekarang, yang tertinggal hanyalah kefasikan!
Justru itu, terhadap Kaisar kekaisaran ini saya berani,
mengatakan kata-kata fasik.
Karena tidak akan ada kesempatan seperti ini lagi.
Terima kasih banyak, atas keberanian yang Anda berikan.
Kebaikan Anda tak terhingga, Yang Mulia Kaisar.
Racun hukuman mati akan segera disiapkan.
Racun mematikan?
Anda ingin membunuh saya?
Lihat saja.
Anda harus mencabik-cabik saya!
Yang Mulia.
Sebelum mati, di depan orang-orang yang meninggal di tanganmu,
mintalah pengampunan, bertobat, atau paling tidak mengakulah.
Itulah paling tidak dilakukan makhluk yang namanya manusia.
Yang Mulia.
Maha akan membalas dendamku.
Jika ia mengetahui betapa mengenaskan kematian ibunya?
Putraku, akan membalas beratus-ratus ribu kali.
Tunggu dan lihat, ini belum berakhir, akan ada daur pembalasan dendam.
Yang Mulia.
Di masa datang, kalian harus ceritakan dengan jelas pada putraku.
Bagaimana ibunya dianiaya, dan betapa mengenaskan kematian ibunya.
Yang Mulia.
Dalam rangka anakku mengasah pedang untuk pembalasan dendam di masa datang,
harus ceritakan padanya seperti kenyataan yang terjadi hari ini.
Apa itu?
Beliau bertanya apa itu?
Ini adalah hadiah dari tiap wilayah.
Hadiah.
Benar, Paduka.
Akan diberikan pada siapa?
Itu...
Akan diberikan pada Selir Gi bukan?
Benar, Paduka.
Masuklah.
Ini kiriman dari Provinsi Lingbei.
Ini kiriman dari Provinsi Shanxi.
Ini kiriman dari Provinsi Yunnan.
Bawa semua hadiah ini ke Hwi Jeong Won.
Bawa semuanya.
Ya? Menyerahkan seluruh barang-barang berharga ini?
Paduka. Anda lihatlah ini.
Ini dikirim oleh Raja Goryeo.
Goryeo?
Benar-benar segar.
Oh... Paduka. Ada surat di dalamnya.
Paduka, Raja Goryeo menyelipkan surat rahasia ini.
Surat rahasia?
Kau membawa surat rahasia dari Ayahandaku?
Benar Baginda. Ini suratnya.
Putraku Wang Yu.
Kudengar Selir Gi wanita kelahiran Goryeo, akan segera dinobatkan sebagai Permaisuri Yuan.
Seandainya orang Goryeo menjadi istri pertama yang juga Permaisuri Yuan,
ini merupakan suatu perayaan besar bagi bangsa kita.
Kau harus membantunya, Selir Gi harus menjadi Permaisuri.
Jika di masa mendatang Permaisuri Yuan membantu Goryeo,
ini akan menjadi berkah berlimpah yang tak sebanding dengan 10.000 keping emas.
Ingatlah baik-baik anakku.
Benar-benar bermuka tebal.
Saat kita dipaksa jadi perempuan persembahan, beliau acuh tak acuh,
sekarang tahu-tahu mengirimkan surat rahasia.
Kenapa tidak dibuka?
Anda masih belum tahu?
Setelah diseret kemari, entah kita hidup atau mati, beliau sama sekali tak peduli.
Teman saya yang juga perempuan persembahan, setelah kembali ke Goryeo,
keluarganya terus-terusan memanggilnya perempuan 1 nyang, akhirnya dia bunuh diri.
Selama ini, apa yang sudah dilakukan Goryeo untuk kita? Bahkan sampai sekarang...
Sudah. Jangan bicara lagi.
Paduka.
Sekarang aku tak ingin melihatnya.
Apa yang harus Baginda lakukan sudah dilakukan.
Di sini kita bisa membantu apa?
Saya juga berpikiran sama.
Saya tidak ingin melihat Baginda dan Selir Gi terjebak dalam hubungan rumit.
Baginda!
Baginda!
Sekarang Toqtogha sedang mengobrak-abrik kediaman dan ruang kerja El Temur.
Pasti dia sedang mencari keberadaan harta karun itu.
Harta karun itu, harus ada dalam genggaman kita.
Aku akan segera menemui Bayan.
Cari dengan teliti, kekayaan hasil penyalahgunaan El Temur.
No comments yet. Be the first to leave one.