Les 200 premières lignes.
Drama: Yowamushi Pedal
"LATIHAN INDIVIDU DIMULAI!"
Hasil Balapan Penyambutan Kelas Satu
Imaizumi Shunsuke Naruko Shoukichi
Mundur
Onoda Sakamichi
SMA Sohoku Perfektur Chiba (Gerbang Samping) 2km
2 Tahun Lalu
Babak Penyisihan Inter-high Turnamen Perfektur Chiba
Izin Keluar Kelas Onoda Sakamichi
Balap Sepeda Jalan Raya SMA Turnamen Perfektur Chiba Karena adanya balapan, jalan ditutup hingga pukul 16:00.
Balap Sepeda Jalan Raya SMA Pintu Masuk Babak Eliminasi Inter-high
Pusat Olahraga Sepeda
SMA Swasta Akademi Hakone
Klub Balap Sepeda Akademi Hakone
Klub Balap Sepeda Akademi Hakone Kelas Dua Kuroda Yukinari
Klub Balap Sepeda Akademi Hakone Kelas Tiga Toudou Jinpachi
Klub Balap Sepeda Akademi Hakone Kelas Tiga Shinkai Hayato
Klub Balap Sepeda Akademi Hakone Kelas Tiga Arakita Yasutomo
Klub Balap Sepeda Akademi Hakone Kelas Dua Izumida Touichirou
Klub Balap Sepeda Akademi Hakone Kelas Tiga (Kapten Klub) Fukutomi Juichi
Klub Balap Sepeda Akademi Hakone Kelas Satu Manami Sangaku
Maskot Tidak Resmi Bike-o
Onoda Sakamichi Imaizumi Shunsuke Naruko Shoukichi Kinjou Shingo Tadokoro Jin Makishima Yuusuke
Ogoe Yuuki Kimura Tatsunari Fukazawa Taiga Gomoto Naoya Tomotsune Yuuki Baba Ryouma
Teshima Junta Aoyagi Hajime Koga Kimitaka Sugimoto Terufumi Kanzaki Tooji Kanzaki Miki Sakurai Gou
Kujirai Kousuke Yashima Ryou Teruma Hirai Hiroki Asato Yuuya Sakurai Minami Nozawa Daigo
Fukutomi Juichi Arakita Yasutomo Toudou Jinpachi Shinkai Hayato Izumida Touichirou Kuroda Yukinari Manami Sangaku Narrator
Takigawa Eiji Suzuki Hiroki Kitamura Ryou Miyazaki Shuuto Aoki Soramu Akimoto Ryuutarou Ueda Keisuke Hiyama Nobuyuki
ORIGINAL KONSEP Watanabe Wataru "Yowamushi Pedal"
SCREENPLAY Aotsuka Miho OPENING THEME "Skill Flower" by MAGIC OF LIFE
MUSIK Makido Tarou ENDING THEME "Winning Tracker" by Klub Balap Sepeda Akademi Hakone
オーバーヒート 動けそうにないな
でもキモチが勝手に動く
まっすぐ大地を蹴り続けている
まだあきらめていない
tick tock...
鼓動を鳴らして
火花が舞った刹那に ハートが喜んでる
まだ追いつく 追いつけと咲く
勇気の華
赤く燃えた逆風に ハートが笑ってる
風穴開けて突破していく
最強のBeginner
ラスト1秒まで生きる
生きてるうちは息を吸い続ける
ラスト1秒まで
ハートの衝動鳴らして
火花が舞った刹那に ハートが喜んでる
まだ追いつく 追いつけと咲く
勇気の華
赤く燃えた逆風に ハートが笑ってる
風穴開けて突破していく
最強のBeginner
Kurasa aku tak bisa lagi bergerak karena terlalu panas
Tapi emosiku berkeras bertahan
Menghentak lurus melawan putaran berulang kali
Masih belum menyerah
Jantungku berdebar pada waktu
Momen saat nyala api menari, hatiku girang
Mekar bersama kebulatan tekad untuk mengejar
Seperti bunga keberanian
Membenamkan dalam api merah yang menerpa wajah, hatiku tertawa
Akan kupatahkan kekurangan dan melesat maju
Pemula terkuat
Aku akan hidup hingga saat terakhir
Sementara masih hidup, aku akan terus bernafas
Hingga saat terakhir
Seperti kubunyikan dengan keras dorongan hati
Momen saat nyala api menari, hatiku girang
Mekar bersama kebulatan tekad untuk mengejar
Seperti bunga keberanian
Membenamkan dalam api merah yang menerpa wajah, hatiku tertawa
Akan kupatahkan kekurangan dan melesat maju
OOBAAHIITO ugokesou ni nai na
demo kimochi ga katte ni ugoku
massugu daichi wo keri tsuzuketeiru
mada akiramete inai
kodou wo narashite
hibana ga maitta setsuna ni HAATO ga yorokonderu
mada oitsuku oitsuke to saku
yuuki no hana
akaku moeta gyakufuu ni HAATO ga waratteru
kazaana akete toppa shite yuku
saikyou no Beginner
RASUTO ichibyou made ikiru
ikiteru uchi wa iki wo sui tsuzukeru
RASUTO ichibyou made
HAATO no shoudou narashite
hibana ga maitta setsuna ni HAATO ga yorokonderu
mada oitsuku oitsuke to saku
yuuki no hana
akaku moeta gyakufuu ni HAATO ga waratteru
kazaana akete toppa shite yuku
saikyou no Beginner
Pemula Terkuat
行こう、探し求めてた
ゴールへと
掴め!
Win one's way to glory days
Menang cara seseorang menuju hari kemuliaan
視線の先広がる景色
クロスしてゆく
過去、未来、現在(いま)ここにある
全てが
(息を切らして)誰もが羨む
(踏み込んだ)勝利の栄光を
(強く前へ)この手にした瞬間
(行けるように)思い出すたび何度も
(燻る熱が)胸を焦がすんだ
頬を掠めてゆく風を切り走れ
どこまでも突き進もう
想い描いた夢 叶える瞬間まで
(Fight to the end)昇れ
(Lead to the Way)高みへと
Mari pergi ke tujuan yang kita cari
Raihlah!
Pemandangan menyebar di depan mataku
Bersilangan
Masa lalu, masa depan, masa kini, semuanya ada disini
Momen saat aku meraihnya
Kemuliaan kemenangan
Bahwa semua orang iri
Aku mengingatnya setiap saat
Membakar dada
Seperti melaju melawan angin yang membentur pipi
Maju ke depan sejauh yang kita bisa
Hingga mimpi yang kita bayangkan menjadi nyata
Menaiki tanjakan
Menuju Puncak
ikou, sagashi motometeta
GOORU e to
tsukame!
shisen no saki hirogaru keshiki
KUROSU shite yuku
kako, mirai, ima koko ni aru
subete ga
daremo ga urayamu
shouri no eikou wo
kono te ni shita shunkan
omoi dasu tabi nandomo
mune wo kogasunda
hoho wo kasumete yuku kaze wo kiri hashire
dokomade mo tsuki susumou
omoi egaita yume kanaeru shunkan made
nobore
takami e to
Putri adalah Putri~
Go! Aku adalah Putri~
Pelajar SMA, Onoda Sakamichi, adalah seorang otaku yang sangat menyukai Akiba.
Saat masuk SMA, dia berencana bergabung dengan klub anime dan mendapatkan teman disana,
tapi klub anime dibubarkan.
Sakamichi terduduk lesu karena kecewa.
Lalu, dia bertemu Imaizumi Shunsuke dan Naruko Shoukichi, dua pelajar SMA yang sangat menyukai balap sepeda.
Dipengaruhi semangat besar mereka berdua, Sakamichi juga bergabung dengan Klub Balap Sepeda SMA Sohoku.
Aku juga akan bergabung dengan klub balap sepeda.
Tapi, dihari pertama bergabung, dia harus mengikuti Balapan Penyambutan anak kelas satu,
sebagai pemula dia hampir dipaksa mundur dari balapan saat....
Ini sepeda balapmu!
Ini akan membawa pada harapanku.
Aku akan mengejar mereka sekali lagi.
Mustahil dia bisa mengejar Imaizumi dan Naruko di depan... itulah dugaan semua orang,
Tapi kekuatan kaki Sakamichi dari bersepeda setiap minggu ke Akiba, juga kekagumannya pada Imaizumi dan Naruko, membangunkan kemampuannya.
Imaizumi-kun! Naruko-kun!
Menaklukkan jarak yang dianggap mustahil, Sakamichi berhasil mengejar Imaizumi dan Naruko.
Akhirnya...
aku bisa bersepeda bersama mereka berdua!
Keahlianmu adalah tanjakan!
Taklukan puncak gunung lebih cepat dari siapa pun!
Maju, Onoda!
Lalu, dia membalik keadaan dengan luar biasa melawan Imaizumi di jalur lintasan pegunungan.
Dan, dengan pembukaan yang dramatis, kehidupan balap sepeda Sakamichi dimulai.
Hari ini aku sangat senang!
Ini... yang namanya menggunakan "segalanya"...
Pertarungan habis-habisan...
Tidak...
Aku tidak berhak bicara pada mereka...
Karena...
Karena...!
Aku tidak bersepeda dengan menggunakan "segalanya" seperti mereka...
Apa melihat mereka membuat hatimu terbakar?
Makishima-san.
Kenapa memasang wajah putus asa?
Mereka seumuran denganmu, tapi mereka jauh lebih jago.
Hanya kau yang terhenti dibelakang.
Seperti itu perasaanmu, 'kan?
Aku mengerti.
Karena aku juga seorang climber.
Eh?
Saat ini, kau memiliki banyak kekurangan.
Waktu latihan, pengalaman, semuanya.
Ya...
Tidak ada gunanya berjalan dengan kepala tertunduk!
Saat ini, yang bisa kau lakukan hanya mengayuh pedalmu.
Semakin banyak kau mengayuh, semakin kuat dirimu.
Semakin banyak aku mengayuh, maka semakin kuat.
Semakin banyak aku mengayuh, maka semakin kuat.
Kayuh... kayuh... kayuh...!
Lalu aku bisa bersepeda bersama mereka berdua—
Hei, Onoda-kun!
No comments yet. Be the first to leave one.