Les 200 premières lignes.
PEMBOHONG BESAR
Apa yang akan kita lakukan musim panas ini? / Aku tidak tahu.
Apa yang kau inginkan?
Pergi ke Festival Benicassim.
Tahun lalu kau juga pergi, kan? / Ya.
Festival FIB.
Gadis-gadisnya ... musiknya ...
Sangat menyenangkan, kawan.
Bagaimana dengan tahun ini?
Tahun ini ...
Aku tak punya uang. / Aku juga.
Kita harus temukan caranya.
Baiklah.
Narkoba.
Carilah tiket gratis ke bioskop.
Tak terlalu suka film.
Tempatnya kurang bagus. / Menakjubkan!
Kita akan berenang? / Kurasa iya!
Kenapa? / Tidak.
Mari berbuat sesuatu untuk dapat uang.
Tapi apa?
Menjual ekstasi.
Kau tahu, yang terjadi dengan Trance? / Apa?
Kita akan mendatanginya,
kau kenal Chente?
Temannya Sonia?
Dia punya banyak ekstasi,
2 gram ditaruh di oven dan, sisanya dalam bentuk kristal.
Polisi sudah menangkapnya.
Sial! Aku tidak tahu!
Umurya baru 19 tahun.
Hebat sekali.
Tak seorangpun ingin mengenalnya.
Tak seorangpun mau membantunya.
Itu takkan terjadi pada kita. / Menjauhlah!
Kau takut? Aku akan menenggelamkanmu, bodoh!
Tolol!
Aku mau, satu saja. / Aku dua.
Kau mau dua?
Carlos.
Kemarilah.
Ada apa? / Cium aku.
Jangan di sini. / Sekali saja.
Apa yang kau punya? / Tidak ada.
Kita tak bisa begini terus. / Memangnya kenapa?
Sial, Peace ..
Jangan bicara saat mulutmu penuh.
Ada saos tomat dan mayones ... / Kecap.
Aku suka kecap, aku tak bohong.
Sudah seharusnya.
Kau harus berhenti pakai narkoba, aku tak akan bicara lagi.
Aku sudah selesai.
Selesai?
Kita akan istirahat sebentar,
lalu melihat perkembangan.
Siapa yang memberimu?
Carlos, semua ada padanya,
Tapi, kenapa? / Dia terlalu gemuk.
Sudah kuingatkan padamu.
Dia terlalu beresiko.
Apa masalahnya jika terlalu gemuk!
Aku ingin mati saja!
Dengarkan!
Aku akan mengambilnya.
Tunggu sebentar.
Tak ada masalah, kan?
Aku akan pergi.
Tentu.
Chente itu sialan.
Aku harus tinggal bersamanya.
Kau tak bersalah.
Menyebalkan.
Aku akan pergi, kawan.
Ini terakhir kalinya, setelah itu aku selesai.
Apa yang akan kau lakukan?
Aku tidak tahu.
Aku ada sedikit uang. Mungkin aku akan ke Madrid.
Tak seorangpun mengenalku di sana, aku akan memulai hidup baru.
Cari kerja... aku tidak tahu.
Jika kau berubah pikiran, aku masih punya kokain.
Tidak.
Jual saja, aku akan pergi.
Kau mau?
Tidak, itu membuatku terlihat bodoh.
Leo di mana? / Ali.
Dia di sana.
Dia berdansa dengan baik, huh?
Ya ... dia sering berdansa.
Dia sangat cantik. Waktu kecil dia sudah tinggi. Itu sebabnya dia tak,
mendalami ballet, karena Ibunya ingin dia menjadi pemain basket.
Dia sangat menentangnya.
Bodoh sekali!
Toni, aku ingin segelas wiski,
untuk mempercepat efeknya.
Biar aku istirahat sebentar. Kau saja yang ambil.
Kita harus sedikit menjiwai.
Aku lelah, mabuk ... dan juga gemuk.
Kau bukan gendut. / Oh, bukan? Jadi apa?
Kita kemari untuk bersenang-senang.
Sudah dapat tempat?
Dalam sebuah acara hebat.
Kapan?
Akan kukatakan jika, sudah dapat tanggalnya.
Empat.
Sial!
Ayolah. / Tidak, aku mau dansa.
Kau tak perlu membayarku.
Undang saja aku ke acaranya.
Kita perlu bicara.
Jangan sekarang, aku sedang mabuk.
Apa yang kau punya?
Tiga perempat, lumayan bagus.
Sebuah kapsul MDMA.
Sedikit Ketamine.
Masih punya kokain?
Tentu.
Kau gila?
Kau mau? Ini bagus.
Kau akan merasa panas. Kau mau coba?
Aku ada di sini, aku menjaga mereka. Kau sudah ambil setengah.
Ada apa denganmu?
Kau bicara apa? Aku sedang mabuk.
Peace.
Kau memutuskannya? / Dia menjengkelkan.
Selalu saja ikut saat aku bekerja, ke pesta atau saat bersama ...
... selalu bicara tentang anak. Makanya aku memutuskannya.
Dan juga tentang gemuk. Jadi, aku pergi.
Yang ini tak dihitung? / Ini tidak termasuk.
Hei ... Tenanglah.
Tak pernah merasa apapun ...
Tak pernah tahu, cinta itu apa ...
Tak akan terjadi apapun. / Ini tidak merubah apapun.
Ini belum semuanya.
Apa yang akan kita lakukan sekarang?
Hisap aku!
Gigit putingnya.
Kita tak bisa seperti ini.
Ini harus dihentikan ...
Peace adalah temanku.
Berkhianat itu mengerikan.
Mengerikan.
Mainkan jarimu.
Bermainlah di sana.
Aku merasa berdosa.
Sangat berdosa. / Kau memang berdosa.
Sekarang, masukkan!
Sudah masuk.
Carlos.
Aku merasa berdosa.
Kita akan ke kamar mandi?
Ikutlah denganku.
Permisi, aku pekerja di sini.
Kalian harus cepat.
Kau tinggal bersama Nico?
Belum.
Kami sedang mencari tempat tapi, sesuatu yang baik terkadang sulit.
Tapi, bukan? / Bukan.
Karena itulah aku tak punya pacar.
Aku hidup sendiri sekarang. / Kau beruntung.
Sebelum tinggal dengan teman, hidupku terasa sulit.
Aku berbagi dengan 2 orang gadis.
Tapi aku meninggalkannya. Jadi, sekarang aku bersama Nico.
Itu intinya? / Ya.
Kami tetap mencari, meskipun agak jauh.
Cari yang murah dengan kolam renang.
Bagus! Kau akan mengundangku?
Ya, tentu saja.
Permisi, Aku ingin kencing!
Masih lama? / Ya!
Cepat, kunci pintunya.
Cobalah.
Aku sudah membuatnya lebih aman. Kau keberatan?
Ya .. tidak, aku tak keberatan.
Kemarilah ... bantu aku.
Oh? / Ini.
Aku juga seorang model.
Sebenarnya, aku fotografer.
Namun, tak seorangpun ingin berpose untukku,
karena itulah, aku memotret diri sendiri.
Ini sangat menjengkelkan.
Baru pertama kali?
Bagaimana rasanya?
Aku tak bisa melihat vaginaku.
Akan kubantu kau. Sebagai model.
Terima kasih.
Dengar, Aku bukan lesbian.
Aku juga bukan.
Peace! Ayolah.
Tidak, aku masih berdansa.
Kau dengan semua lemak tubuhmu?
Kemari, ayolah.
Hei, aku tahu kau punya barang.
Kau mau yang seperti apa? / Untuk kami berdua.
Kemarikan uangmu!
Apa harus terang-terangan?
Hati-hatilah, kalian.
Kau mau yang bagaimana? / Aku tak punya uang.
Lalu?
Kau harus berikan padaku.
Kau mau mencuri?
No comments yet. Be the first to leave one.