Les 200 premières lignes.
- Sampai gereja tepat waktu! - Hai.
Di mana pendampingmu?
Benar, kaulah pendampingnya.
Itu pasti aneh. Menjadi pendamping pengganti seseorang.
Tak aneh sama sekali. Pacar Rick harus bekerja.
Sam tak suka saat kau panggil Rick begitu.
- Rick itu pacarnya, 'kan? - Semacam itulah.
Pernah bergaul dengan mereka?
Sam dan aku baru saja menemukan kembali arti bergaul. Jadi, tidak.
Tapi kalian teman pihak wanita?
Aku bermain sofbol dengannya, tapi Sam seperti kakak Melissa.
Bertemu dengannya saat dia harus menahan ayah Melissa.
- Apa ceritanya? - Aku baru saja ceritakan.
- Di mana Sam? - Masih menjadi pendamping.
- Aku belum lihat. - Jangan lihat.
- Ke mana? - Jangan buat kontak mata.
- Jangan. - Gaun biru arah pukul 4?
Sangat manis. Momen itu sudah berlalu.
Ceritakan semuanya.
Kami semacam tidur bersama.
Saat kau bilang "semacam tidur bersama",
apa maksudmu mirip seks, tapi hal lain?
- Karena aku ingin sekali tahu apa itu. - Itu sangat bergairah. Ya.
Satu-satunya masalah, aku bergairah pada ibunya.
Yang aku tak ketahui sampai aku duduk untuk sarapan keluarga yang canggung.
Tolong katakan ibunya hadir hari ini.
Untungnya tidak, kurasa dia...
Ya. Dia hadir juga.
Sangat manis juga.
Kini kita tahu seperti apa episode Dave Leigh Show.
Ayo luruskan badan.
Ya, ayo lakukan, kita sudah duduk selama dua menit.
Aku mulai merasa kram.
Hai. Apa kabar? Pihak laki atau perempuan?
Ya.
Tamu tak diundang.
Perkenalkan mereka kepada pacar-pacarmu.
Baik, tenanglah.
- Hai, Dave. - Adam. Apa kabar?
Jujur saja, agak gugup.
- Adam, ini Harley Carter. - Ya.
Apa kabar? Terima kasih sudah mengundangku.
- Selamat. - Serius?
Hari ini sudah hampir tak nyata, dan kini Harley Carter datang?
Aku pendamping bagi mempelai pengantin. Sam Shaw.
Ya, aku tahu, tetap saja...
Sam bilang kau bekerja dengan Doctors Without Borders.
- Itu sangat hebat. - Aku hanya menggotong tandu.
- Maaf mengganggu, tapi... - Benar, pernikahannya.
Calon istrimu mengatakan dia ingin aku masukkan nama tengahnya dalam upacara.
- Kau ingin itu juga? - Tentu.
Dia bilang nama lengkapmu adalah Adam Mikail Albek Khamza?
- Apa pengucapanku benar? - Sempurna.
- Ayo lakukan! - Semangat.
- Semangat, jagoan! - Semangat, Adam Mikail!
Jadi, kau siap untuk ini?
Tempelkan diriku di dalam hatimu seperti materai cincin di lenganmu.
Cinta sekuat maut, cemburu sekejam kuburan.
Percikannya seperti percikan api,
yang menimbulkan nyala api yang besar.
Dia tampak sangat cantik.
- Dewasalah. - Aku tak mengatakan apa pun.
Tentang betapa cantiknya Sam.
Semuanya tiarap!
Sial.
"Call Carter Detektif Nomor Satu Acara TV"
"Di Mana Anne Carter?"
Hubungi Sanders dan Chelios.
Aku ingin perimeter dibuat di 94 dan 121,
dan tak ada yang boleh pergi tanpa izin aku atau Pak Kepala.
Bagaimana kondisinya?
- Aku beruntung. - Dia beruntung.
- Bisa dipindahkan ke kantor polisi? - Ya, dia akan baik saja.
- Kau baik-baik saja? - Ya.
Bagaimana kondisinya?
Kami akan ke rumah sakit. Pinggul patah.
Luar biasa tak ada yang terbunuh.
Kurasa mereka tak menduga Wonder Woman sebagai pendamping mempelai.
- Terima kasih menggantikanku. - Tak masalah.
Itu upacara yang indah sampai penembakan terjadi.
Aku harus pergi.
- Baiklah. - Baik.
Baiklah.
Kalian baik-baik saja?
- Masih ada penembak yang berkeliaran. - Ya. Mengenai itu...
Aku akan memastikan Miranda dan ibunya pulang dengan selamat.
Aku hanya mengantar mereka. Berhenti berpikiran kotor.
Hubungi aku nanti, ya?
Pasti.
Kedua mempelai akan ikut kita.
Bagaimana dengan orang yang merekam?
Ya. Pendeta bilang dia melihat jelas pria yang kabur.
Jadi, dia ikut juga.
- Ayo pergi ke tempat lain. - Ya.
Apa kita masuk?
Kita masuk atau tak akan pulang.
Itu pasti orangnya.
Aku melihatnya tumbang.
Ayo masuk
dan selesaikan pekerjaan ini.
Ada apa, Detektif?
Proses dia.
Apa kalian membuat janji untuk ronde kedua?
Jangan mengujiku.
- Ada apa? - Yang terjadi
adalah kemungkinan situasi penyanderaan di rumah sakit.
- Apa? - Aku tak tahu.
Ada laporan penembakan,
ada dua unit di sana melaporkan penyanderaan.
Dua penembakan dalam sejam?
Aku tahu, dan tampaknya badai ini
dinaikkan menjadi badai terburuk abad ini.
- Kau yang memimpin. - Baik.
Satu hal lagi.
Hujan ini takkan berhenti, berarti sungai akan meluap.
Kemungkinan kita kehilangan listrik dan jembatan ke kota.
Baik. Aku urus para saksi ini, lalu interogasi pelaku.
Cepatlah. Aku ingin tahu siapa penembaknya dan kenapa,
lebih baik sebelum mereka membunuh seseorang.
- Ya. - Ayo berangkat!
Hai. Maaf, aku tak tahu namamu.
- Keller. - Keller. Aku Harley.
Kita butuh melihat rekaman videomu.
Aku menghabiskan 4.000 dolar untuk kameraku.
Aku tak mau membelinya, aku ingin melihat rekamannya.
Harley, ada tamu untukmu.
Katanya dia istrimu.
Sedang apa kau di sini?
Aku bisa tanyakan yang sama.
- Aku sedang bekerja. - Benar.
Dot bilang kau berpura-pura bekerja di sini.
Sekali lagi, kenapa kau di sini?
Memangnya aku punya pilihan lain?
Ada. Kau memiliki sejuta alasan lain.
Ini pilihan bagus. Bagaimana jika kau tak ke sini?
Jangan bersikap menyebalkan.
Winter, aku tak punya waktu untuk ini sekarang.
Sungguh? Kenapa?
Apa yang terjadi?
Ada beberapa penembakan.
Aku yakin kita bisa tinggalkan, setelah Winter di sini.
Kau tak berhak melakukan ini.
Tidak setelah mengirimkanku ini.
Bisa kita pergi ke tempat pribadi?
Ini area paling pribadi di sini.
Malah, ini area favoritku di gedung ini. Di sini.
Baik. Terserah kau saja.
Mari bicara di sini tentang kenapa kita belum berbicara
sejak kau memergokiku di ranjang bersama pria lain.
Itu berkelas.
Aku tak berkelas, Harley, itu yang kau suka dariku.
Kau tahu apa lagi? Saat kau tak tidur dengan temanku.
- Itu membuatku tertarik. - Aku ingin membicarakan itu.
Tapi kau tak mau menjawab telepon, pesan teks, atau surel dariku,
lalu mengirimiku surat perceraian?
- Tiba-tiba? - Tiba-tiba?
Winter, apa kau serius? Pembicaraan ini berakhir.
Harley...
Aku hanya ingin kesempatan untuk meminta maaf.
Permintaan maaf sudah tak cukup lagi.
Aku tahu... Aku hanya...
Harley, aku tahu kalau meminta maaf...
tak berarti apa pun.
Aku hanya...
Aku tak tahu dari mana lagi harus memulai.
Aku tak tahu harus bagaimana.
Kau ingin melakukan sesuatu? Tanda tangani suratnya.
Tapi kau tahu kalau itu takkan memperbaiki apa pun.
Situasi kita tak bisa diperbaiki lagi.
Baiklah. Aku tahu aku mengacaukannya.
Aku melakukan kesalahan terbesar.
Tapi tak bisa...
Tak bisa berakhir seperti ini.
Dengar.
Jika kita meminta maaf...
- Jika kita meminta maaf? - Aku.
Memangnya aku berhubungan dengan perselingkuhanmu?
Tidak...
- Jika itu adalah kesalahanku. - Tidak...
Winter, tolong tanda tangani saja.
Maksudku, ada beberapa hal yang kita bisa katakan.
Yang kita bisa bicarakan.
Winter, dengar, aku sedang menghadapi situasi
saat orang menembaki orang lain, dan ini sangat serius.
Baiklah.
Lakukan sesuka hatimu, Harley.
Dari mana kau datang?
- Mau lagi? - Tidak!
- Berhenti menamparku di muka umum. - Kalau begitu, dewasalah.
Banyak sekali percakapan aneh hari ini. Apa maksudmu?
Butuh dua orang untuk dansa tango dan tiga orang untuk berselingkuh.
Sekali lagi, membingungkan.
Jika kau menceraikannya saat aku menyuruhmu,
semua ini takkan terjadi.
Kau katakan itu di resepsi pernikahan kami.
Sekarang di sinilah kita. Siapa yang benar?
Dot, antar saja dia ke motel atau semacamnya.
Apa kau sudah melihat ke luar? Tak ada yang bisa pergi.
Berhentilah cengeng, Harley, hadapilah.
Empat pria masuk ke rumah sakit dan mulai bertanya-tanya.
No comments yet. Be the first to leave one.