Ted Lasso

Ted Lasso

Télécharger le sous-titre en Indonesian

Saison 2

Informations sur la version

Ted Lasso S02E04 1080p WEB H264-EXPLOIT
Un commentaire de Putra14
Apple TV Retail.

Tags

web
1080
Publié le: 2021-08-13
Téléchargements: 72
Malentendants: No

Aperçu des sous-titres Indonesian

Les 200 premières lignes.

Syal. Keren.

- Bumbercatch, ini bikinanmu sendiri? - Ya, Bung, merajut membuatku nyaman.

Maaf. Aku tak tahu kalau semua orang memberi hadiah miras.

Tak apa, Sobat. Terima kasih! Ini keren.

Bisa kupakai untuk membungkus botol mirasku.

- Selamat Natal. - Selamat Natal, Colin.

Dani Rojas, majulah.

Ayo, ayo, ayo!

Semoga Santa Rahasiamu menampakkan dirinya.

Dan miras lagi!

Baiklah. Mari kita lihat isinya.

Nate, apakah ini foto kita setelah kemenangan pertama kita?

- Ya. - Terima kasih, Sobat. Aku menghargainya.

Lihat ini.

"Ted, terima kasih atas segala hal yang sudah kau lakukan untukku. Nathan."

Pesan yang indah,

yang kau tuliskan di sekujur kepala, wajah, dan tubuhku.

Maaf.

Santa Rahasia ini acara yang menyenangkan. Dan juga libur setengah hari untuk Natal.

Yah, kurasa kita harus bertanggung jawab.

Harus beristirahat untuk pertandingan penting besok.

Jadi, untuk tanggung jawab.

- Bertanggung jawab. - Tanggung jawab.

Jika kita menang di Boxing Day, akhirnya kita lebih sering menang daripada kalah.

BERAPA REKOR KITA? 4 KALAH: 4 SERI: 14 PERSENTASE: 26

Pelatih, apa yang akan kau lakukan di sisa hari ini?

Hanya menghabiskan waktu dengan keluargaku.

Akhirnya aku punya cukup uang untuk membelikan ayahku hadiah yang bagus.

Ayahku cukup rewel soal hadiah.

Ayahmu itu orang yang suka membeli semuanya untuk diri sendiri, ya?

Kuharap begitu. Tapi tidak, ia membenci semuanya.

Bagaimana denganmu, Pelatih?

Jane dan aku akan mengikuti ritual Natal di Stonehenge.

Apa? Kukira kalian sudah putus hubungan.

Benar, tapi kami dapat tiket ke ritual itu sebelum kami putus.

Jadi, kami akan pergi ke sana sebagai teman.

Itu akan…

Bagaimana denganmu, Keeley? Apa yang akan kau lakukan dengan Roy?

Kami akan merayakan tradisi baru yang kunamai "Natal Seksi."

Tak seperti itu maksudku. Akan ada ayunan…

Ayunan Sinatra,

Natal ala Vegas untuk orang dewasa di mana kami akan berdandan,

dan kami akan menyesap martini, duduk di dekat api unggun.

Lalu setelahnya berlanjut ke hal itu.

- Kalian bicara soal Natal Seksi? - Mungkin.

Hei, Bos.

- Biar kuambilkan minum, ya? - Ya. Terima kasih.

Apa rencanamu untuk merayakan hari ulang tahun Sinterklas ini?

Aku akan pergi ke pesta Natal di rumah temanku.

Temanmu yang mana? Tolong sebutkan nama depan dan belakangnya.

Elton John.

Astaga!

Hold me closer, Tiny Dancer, Prancer and Vixen.

Ya. Ya. Cukup menyenangkan sebenarnya.

Kami hanya akan bernyanyi diiringi lantunan piano Elton,

kuharap Rachel Weisz dan Daniel Craig akan melakukan pentas boneka lagi.

Terdengar seperti surga bagiku.

Bagaimana denganmu, Higgins?

Keluarga Higgins akan membuka hadiah Natal dan mengundang

para pemain yang tak punya keluarga di kota ini ke rumah kami.

Selalu kami lakukan setiap tahun. Biasanya sekitar dua orang yang datang.

Bagus sekali. Kau pun boleh datang, Ted.

Terima kasih tawarannya, Higgie Smalls. Tapi aku tak apa.

Ini Natal pertama di mana keluarga kami berjauhan,

jadi, saat Henry bangun tidur di sana, sekitar satu jam lagi,

ia ingin kami membuka hadiah bersama dan menghabiskan waktu lewat FaceTime.

Akan jadi siang yang indah di hari Natal di dua dimensi yang berbeda.

- Selamat Natal. - Selamat Natal.

- Selamat Natal, Keeley. - Selamat Natal.

Apa kabarmu? Ada yang bisa kubantu?

Apa kalian ada yang punya sesuatu yang bisa kuberikan sebagai hadiah?

Kau tak membeli hadiah untuk acara Santa Rahasia?

Aku tak tahu aku harus melakukannya.

Surelnya bilang "Santa Rahasia." Aku tak mau mengacaukan kejutannya.

- Jamie. - Tunggu sebentar.

Ya, ini dia. Higgins, tangkaplah.

- Apa yang kau lakukan? Tidak, tidak. - Ini dia sihir kecil Ibu Peri.

Wuu! Itulah keajaiban natalmu.

Tuhan memberkatiku… semuanya.

Oke.

Ya.

Selamat Natal Seksi!

Phoebe.

Kau tak baca pesanku, ya?

Apa isi pesannya?

Ibunya dipanggil untuk melakukan operasi,

jadi Phoebe harus ikut merayakan Natal Seksi bersama kita.

Baiklah. Oke.

Phoebe, aku turut prihatin kau tak bisa merayakan Natal dengan ibumu.

- Tapi kita akan bersenang-senang, oke? - Tinggalkan aku sendiri.

Sudah berhari-hari ia bersikap begitu.

Tak mau membicarakannya.

Maafkan aku. Aku tahu kalau ini membuat Natal kita menjadi kurang seksi.

Jangan khawatir. Kita bisa lakukan Boxing Day Seksi.

Aku tak bisa. Banyak pertandingan sepanjang hari. Aku harus bekerja.

Aku pun tak bisa sehari setelahnya.

Tanggal 28 Desember Seksi.

- Tanggal 28. Tanggal terseksi. - Ya.

Astaga. Kau terlihat luar biasa.

Apa kira-kira isinya, ya?

Sudah jelas ini papan selancar yang kuminta.

Buka, buka, buka!

Sempurna!

Oke.

Satu jam lagi para tamu akan tiba, mari kita siap-siap.

Akan kubuka pintunya!

Selamat Natal, dan selamat datang di rumah kami.

- Halo! - Hei!

Maaf. Aku tahu aku terlalu cepat, tapi aku sedang di dekat sini

- dan aku butuh toilet. - Tak apa. Sam, masuklah. Ayo masuk.

Terima kasih.

Silakan. Agak berantakan, tapi…

- Ya. - Wah.

Ya. Untuk menunggu makan malam ada kue pai,

keju dan biskuit, sosis babi, anggur berbumbu. Semua camilan favorit.

Jadi, Sam, di tempatmu, Natal mengingatkanmu pada apa?

Kolonisasi.

Tentu saja.

Tapi aku sangat senang bisa merayakannya denganmu.

Di Lagos, kami punya beberapa teman yang turut merayakan.

Mereka suka makan nasi jollof dan daging kambing, jadi kubuatkan itu untukmu.

Tapi aku memakai daging ayam.

Syukurlah.

Tn. Obisanya, keren sekali yang kau lakukan dengan logo Dubai Air.

Persetan dengan mereka.

Ya, persetan dengan mereka.

Maafkan aku, tapi di manakah toiletnya?

Benar. Tentu. Ya. Di belakang sana.

Ke kiri, Sam.

Oke. Baiklah. Sekarang giliran ayah.

Mari kita lihat apa hadiahnya.

Kau yang membungkusnya? Karena ini sangat bagus.

Astaga.

Apakah ini seperti dugaan ayah? Tunggu sebentar.

Tunggu sebentar.

Apakah ini papan panah kecil atau ayah yang menjadi raksasa?

Itu papan panah mini. Apakah Ayah menyukainya?

Itu cerdas sekali. Ayah tak menyukainya. Ayah sangat menyukainya! Terima kasih.

Baiklah, giliranmu. Ayolah. Buka yang besar itu.

Ayah ingin tahu apa yang kau pikirkan.

Pesawat nirawak? Ayah membelikanku ini!

Ayah tahu. Ayah sangat tak bertanggung jawab, ya?

Mengingat segala masalah soal privasi belakangan ini.

Apa kau tahu? Baterai benda itu sudah diisi oleh Ny. Sinterklas semalam.

- Jadi, sudah bisa kau coba. - Aku bisa mencobanya sekarang?

Tentu! Ya, tak seru jika benda itu hanya disimpan di kotak saja.

- Baguslah! - Astaga. Oke. Wah, wah.

- Hati-hati. Santai saja. - Ibu, kemarilah.

Dia sudah pergi.

Ya. Itu akan terjadi. Harusnya kubelikan kaus kaki saja.

Maaf, Ted. Ia hanya terlalu bersemangat.

- Tidak, tak apa. Aku paham. - Keren!

Bagaimana kabarmu?

Aku baik-baik saja. Melakukan kegiatan seperti biasanya.

Ada pertandingan penting besok, jadi semua orang fokus pada hal itu, dan…

Henry, hati-hati! Tidak, jangan di dalam rumah!

Maaf, Ted.

Tak apa. Pergilah. Bersenang-senanglah dan kirimi aku foto, oke?

- Selamat Natal. - Selamat Natal, Ted.

Henry, hati-hati! Papan temboknya! Astaga. Aku…

Sial.

Phoebe, apa pun itu, kami ingin mencoba membuat perasaanmu jadi lebih baik.

Apa yang kau sedihkan? Apakah salah satu anjing Paw Patrol mati?

Dengar, Phoebe, masalah itu sama seperti jamur.

Semakin lama kau biarkan di tempat gelap, maka mereka akan membesar.

Ada anak lelaki di sekolah yang jahat padaku.

Apa yang ia lakukan?

"Selamat Natal, Phoebe. Kuberikan sesuatu yang sangat kau butuhkan.

Santa Rahasiamu, Bernard."

Siapa itu Bernard?

Kenapa Bernard memberikanmu odol dan obat kumur, Sayang?

Karena ia bilang ke semua orang kalau napasku tengik.

Baiklah, di mana si Bernard ini tinggal?

Roy, kita tak akan memukuli anak kecil.

Kenapa tidak?

Coba kau pikir sendiri. Dasar bodoh.

Phoebe, dengarlah.

Beberapa bocah memang suka berkata kasar.

Aku yakin napasmu tak sebau itu. Ayolah.

Phoebe, ini aku.

Biarkan aku mencium baunya. Ayo.

Wah.

Dia sudah merasa cukup buruk!

Maafkan aku. Aku sudah sangat mencoba.

Tak mungkin sebau itu.

- Pergilah! - Phoebe.

Aku ini monster.

Sudah kuhabiskan 20 tahun di ruang ganti bersama para lelaki.

Aku janji, aku pernah mencium bau yang lebih buruk.

Entahlah.

Ayolah.

Kurasa kau sedang sekarat.

Sayang, dengarlah. Baunya tak seperti "Aku lupa menggosok gigi."

Atau seperti, "Aku memakan bawang."

Bau mulutmu lebih ke masalah medis. Yang artinya itu bukan salahmu.

- Kemarilah. - Baiklah. Akan kutangani.

Kenakan mantelmu.

Ke mana kita akan pergi?

Kita akan pergi ke daerah mewah nan bodoh di sekitar rumahku,

dan kita gedor pintu rumah orang-orang.

More Indonesian subtitles for Ted Lasso

Commentaires

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left