Les 200 premières lignes.
=PERSEMBAHAN ASMA FRUITY=
Dasar kau brengsek. Aku akan membunuhmu!
Anda pikir semuanya akan berakhir jika aku meninggalkan sekolah Jeongguk?
Aku bisa lihat yang anda pikirkan.
Lee So Woo tidak bunuh diri. Aku melihatnya!
Lee So Woo tidak bunuh diri. Dia dibunuh oleh Choi Woo Hyuk.
Ini ditujukan untuk pemberitaan kita. Bukankah berita hebat?
Katanya aku membunuh Lee So Woo.
Apa yang bisa kalian lakukan tanpa bantuan orang dewasa?
Alasan Lee So Woo meninggal, kami bisa mengungkapnya sendiri.
Ayo kita caritahu alasan Lee So Woo meninggal.
Aku ingin menyelenggarakan sidang sekolah kasus Lee So Woo.
Siswa tidak boleh mengetahuinya lebih lanjut. Segera hentikan mereka diwaktu yang tepat.
Kau ingin bergabung dalam sidang ini?
Sekolah tidak pernah menyetujui sidang ini. Kita tidak tahu rintangan apalagi yang akan kita hadapi.
Kau ingin menyiarkan sidang ini agar sekolah tidak bisa menghentikan kalian?
Ya. / Baiklah.
Kau tidak membunuh Lee So Woo. Aku percaya padamu.
So Woo tidak bunuh diri. Ini buktinya.
Aku menuntut Choi Woo Hyuk atas tuduhan membunuh Lee So Woo.
Tolong berikan alibimu saat kejadian.
Kalau begitu tanya saja pada mereka! Toh mereka disana!
Choi Woo Hyeok berbohong, alibinya palsu!
Dasar bajingan!
Tolong hentikan, Choi Woo hyuk!
Aku sudah tahu alibi Choi Woo Hyuk palsu.
Aku akan buktikan Choi Woo Hyuk bersalah.
Choi Woo hyuk mendorong Lee So-woo dan terjatuh.
Apa kesaksianmu jujur?
Jujur.
Tengah malam natal saat Lee So Woo meninggal...
Jadi tidak mungkin terdakwa di TKP melakukan pembunuhan.
Bukan bersalah atau tidak bersalah.
Sidang itu punya tujuan lain.
Lupakan semua yang kau ketahui. Kembalilah menjadi siswa biasa yang polos.
Itu permintaan apa ancaman?
So Woo tidak akan bunuh diri.
Pasti sudah terjadi sesuatu.
Yang berhubungan dengan sekolah.
Siapa itu ayah Han Ji Hoon?
Ketua tim hukum yayasan Jeongguk.
Dia dikenal tanpa ampun.
Dia juga yang menangani kasus perkelahian Lee So Woo.
Aku adalah Han Gyeong Moon, ketua tim hukum yayasan Jeongguk.
Situs Jeong Pa. So Woo adalah pengelola situs Jeong Pa.
Apa?
Aku tidak memberi perintah apapun...
Atau mengancam memindahkan siswa dan memanipulasi pengelolaan komite anti kekerasan.
Apa kesaksian anda jujur?
Jujur.
Siswa pria itu... aku akan membawanya di persidangan. Dia adalah saksi terakhir.
Itu dia.
Siswa pria yang kau cari, dia yang berada di telepon umum itu.
Apa?
Ji Hoon.
Duduklah.
Ayah.
Bisa ayah jujur padaku?
Karena di persidangan banyak orang yang menonton.
Karena ini menyangkut ayah, aku bisa mengerti posisi ayah.
Sekarang hanya ada aku.
Bisa beritahu aku yang sebenarnya?
Ayah sudah mengatakan yang sebenarnya.
Aku ingin mempercayai ayah.
Kalau begitu percayalah.
Ayah.
Ayah adalah orang yang baik.
Ayah tidak tahu apa-apa soal kehidupanku, ayah bisa saja mengabaikanku tapi...
...Ayah kembali menoleh padaku.
Ayah mengulurkan tangan ayah dan membantuku.
Ayah...
Ayah adalah orang seperti itu tapi...
Tapi kenapa?
Besok...
Aku akan mengikuti sidang sebagai terdakwa.
Ji Hoon.
Apa yang terjadi malam itu...
...Aku akan mengungkap semuanya.
Aku sudah selesai menyiapkan persiapan sidang terakhirnya.
Hai. Aku ketua hukum yayasan Jeongguk, Han Kyeong Moon.
Aku Go Sang Joong.
Seperti ini, orang tua jaksa dan pengacara bertemu.
Kau merawat putrimu dengan baik, dia pasti akan sukses.
Siswa Ji Hoon juga.
Aku punya permintaan.
Maafkan aku sudah terlambat.
Aku sambil memikirkan sesuatu.
Aku yang terlambat.
=Solomon's Perjury=
Joon Yeong.
Hei, kau harus sarapan. Kenapa langsung berangkat?
Aku biasanya tidak pernah sarapan.
Masa sih?
Katamu hari ini sidang terakhir 'kan?
Ya.
Apa ayah perlu nonton juga?
Aku ingin melihat kehebatanmu disana.
Ayah harus datang lebih awal, karena sidangnya populer. Ayah bisa kehabisan kursi.
Baiklah. Ayah akan datang lebih awal.
Aku akan segera pulang.
Baiklah.
Halo, aku adalah hakim di persidangan ini.
Aku Kim Mi Seok, wakil ketua kelas 2-1.
Terima kasih kepada seluruh pengunjung yang datang menyaksikan sidang kami.
Silahkan duduk kembali.
Hari ini adalah sidang terakhir.
Setelah selesai pemeriksaan saksi, kita akan mendengarkan kesimpulan akhir dari kedua belah pihak.
Dan selanjutnya juri akan memberi putusan sehingga tidak akan ada lagi sidang.
Kami akan memulai sidangnya.
Saksi- / Ada yang ingin aku katakan terlebih dahulu.
Orang yang akan aku periksa bukan saksi melainkan...
...Terdakwa baru dalam persidangan ini.
Terdakwa yang selama ini menyembunyikan diri dari kasus ini.
Dia memutuskan berada di tengah-tengah kita untuk memberanikan diri mengungkap segalanya.
Selama pemeriksaan terdakwa belum berakhir...
...aku meminta agar kalian semua menyaksikan dan menyikapinya dengan tenang.
Pengacara Han Ji Hoon,
Silahkan duduk di kursi terdakwa.
Ji Hoon. / Go Seo Yeon, apa yang kau lakukan? Kenapa Han Ji Hoon?
Pengacara Han Ji Hoon, aku akan bertanya langsung.
Di malam saat Lee So Woo meninggal...
Dimana dan apa yang kau lakukan?
Aku bersama Lee So Woo di atas atap SMA Jeongguk.
Kenapa kau bersamanya?
Membunuh Lee So Woo.
Terdakwa, berdasarkan informasi yang kami peroleh...
...Pada pukul 11 malam tanggal 25 Desember tahun lalu...
Kau melakukan panggilan di telepon umum di depan salah satu toko.
Kau yang melakukannya?
Ya, benar.
Siapa yang kau hubungi?
Lee So Woo.
Ke lima panggilan itu dariku.
Tolong katakan alasan kau menghubunginya.
Aku membuat perjanjian dengan Lee So Woo.
Perjanjian apa?
Aku pergi ke tempat tertentu dan menemukan telepon umum lalu menelponnya.
Ke 5 tempat itu diantaranya...
Bangbae-dong,
Rumah sakit Catholic Seoul.
Kantor polisi Gyeong-ak.
Rumah makam Haneul.
Dan di depan sekolah seni Jeongguk.
Kenapa menetapkan tempat itu?
Tempat itu berarti untukku.
11 tahun lalu, ada kasus pembunuhan terjadi di Geong Hak Dong, Seoul.
Pria pemabuk...
...Membukul istrinya sampai mati.
Saksi kunci kasus pembunuhan itu adalah anak mereka yang berusia 7 tahun.
Anak itu bersaksi ayahnya pembunuh...
...Dan ayah anak itu bunuh diri di penjara.
Anak itu adalah aku.
Jika aku mengungkap arti tempat itu sama saja aku menceritakan masa laluku.
Apa yang terjadi padamu setelah peristiwa itu?
Selama beberapa waktu aku tinggal di panti asuhan.
Kemudian aku diadopsi oleh jaksa yang menangani kasus pembunuhan itu.
Ayahku sangat menyayangi dan memperhatikanku,
Tapi ingatan malam itu itu bukan kenangan yang mudah dilupakan.
Lalu seiring berjalannya waktu dan aku tumbuh dewasa...
...Betapa mengerikannya pengalaman yang sudah aku lalui.
Aku menyadarinya.
Aku tidak bisa hidup normal.
Jadi, aku di rujuk ke rumah sakit jiwa saat SMP.
Karena gangguan susah tidur, halusinasi dan kecenderungan untuk bunuh diri.
Dan aku bertemu dengan So Woo di rumah sakit itu.
Tolong ceritakan arti dari tempat-tempat itu.
Tempat pertama tepat di depan rumah yang sekarang aku tinggali.
Dan tempat ke-2 adalah kantor polisi saat aku melaporkan pembunuhan ibuku.
Disana juga aku di introgasi.
Tempat ke-3 adalah tempat dilakukan upacara pemakaman ibuku.
Tempat ke-4 adalah makam tempat ibuku disemayamkan.
Tapi kenapa kau pergi ke tempat itu dan...
...Berjanji menghubungi Lee So Woo?
Pada malam natal...
...So Woo mengirimiku pesan melalui situs Jeong Pa.
Dia menyuruhku menelponnya lewat telepon umum di luar rumahku.
Halo?
Ya, aku sekarang sudah di telepon umum depan rumah.
Ada apa?
Aku punya permintaan.
Apa permintaannya?
Dia menyuruhku untuk menemukan alasan kenapa dia harus hidup.
Mendadak? / Ya.
Bagaimana kau menjawabnya?
Aku menurutinya dan memintanya untuk menunggu.
Kau tidak kaget setelah mendengarnya bertanya seperti itu?
So Woo adalah sahabatku.
Selama beberapa bulan, aku merasa So Woo mengalami masa-masa sulit...
Jadi aku sangat mengkhawatirkannya, takut dia berpikiran yang tidak-tidak.
Jadi setelah aku mendengar dia bertanya seperti itu...
...Akhirnya apa yang sudah aku duga terjadi.
Dengan cara apapun aku ingin mengubah pemikirannya.
Mengubah pemikiran Lee So Woo...
Apa hubungannya dengan perjanjian itu?
Aku ingin menunjukkan pada So Woo.
Meski setelah aku mengalami peristiwa itu, aku tetap baik-baik saja.
Dan apa yang sedang dilaluinya, serta pemikiran yang sedang dirasakannya...
...Suatu hari nanti akan membaik.
Aku ingin membuktikan itu.
Jadi kau sengaja pergi ke tempat yang memiliki kenangan buruk akan masa lalumu?
No comments yet. Be the first to leave one.