The Overnight

The Overnight

Télécharger le sous-titre en Indonesian

Informations sur la version

The Overnight 2022 720p WEBRip x264 AAC-[YTS MX]
Un commentaire de Bandar1
No Resync

Tags

webrip
web
x264
720p
720
BRip
TS
YTS
Publié le: 2022-06-09
Téléchargements: 41
Malentendants: No

Aperçu des sous-titres Indonesian

Les 200 premières lignes.

Apa yang kau pakai?

Kau takkan ke pesta dansa berpakaian seperti PSK!

Apa?

Kau mau aku memakai gaun komuniku?

Aku 18 tahun. Kau tidak memiliki aku!

- Aku membencimu! - Jaga ucapanmu, nona muda!

Diamlah!

Jika kau tak ganti baju, kau dilarang pergi.

Kepada Setan, pemberi masa muda dan kebahagiaan.

Datanglah, Iblis Abadi yang maha kuasa.

Radio pop top NYC.

Halo, New York. Ini hari yang indah.

Ini ditujukan untuk Jessie dari David yang berkata,

"Mari membuat kenangan akhir pekan ini."

David, lihat. Toko barang antik.

- Itu terlihat manis. Ayo ke sana. - Tidak, tidak.

Bagaimana dengan reservasi? Kita sudah terlambat.

- Cuaca akan memburuk. - Apa kau serius? Ayolah.

Oke. Kau benar. Ayo melihat barang antik.

Hore! Aku mencintaimu!

Kau tahu? Tempat ini menakjubkan.

Aku tahu ini akan setimpal.

Wow. Tempat ini tak bisa dipercaya.

Aku tak pernah melihat sesuatu seperti ini.

Halo.

Kau tahu aku akan berada di mana.

Oke. Selamat bersenang-senang.

Aku juga perlu mengambil gambar untuk blog ku. Aku tertinggal.

Tentu. Aku akan berada di sini saat kau selesai.

- Ya Tuhan! - Hei... Hei, Jessie.

Itu kau, 'kan?

- Maaf, kau siapa? - Aku hanya salah satu fansmu.

Wow.

Kulitmu begitu menawan.

Kau bahkan lebih cantik saat bertemu langsung.

- Kau... - Tolong.

Oke, oke. Maaf, maaf, maaf.

Aku hanya ingin berfoto denganmu?

Untuk blog ku?

Tolong?

Ya, tentu.

Bagus, bagus, bagus, bagus. Kemari.

Hei. Bagaimana situasimu?

Baik. Ada beberapa barang menarik di sini.

Aku senang kita mampir.

Lihat ini.

Itu cukup manis. Apa itu?

Entahlah. Semacam makhluk dari 1920-an.

Kau percaya seseorang berpikir itu ide bagus untuk seorang bayi?

Itu menjelaskan mengapa orang tuaku begitu disfungsional.

Aku akan berfoto dengan ini,

Lalu mengirimnya ke seluruh fans gilaku.

Kau tahu?

Aku tak suka saat kau melakukan itu.

Aku tak suka wajahku terpajang di seluruh internet.

Khususnya tidak dengan benda itu.

Ini mainan, David.

Aku unggah ini sebagai bagian dari liburanku untuk fansku.

Ayolah. Lagi pula, kau cinta didalam hidupku.

Aku juga mencintaimu, sayang.

Tapi benda itu mengerikan.

- Mari melanjutkan perjalanan. - Oke.

Kau tak apa?

Aku minta maaf.

Aku tak bermaksud marah padamu. Aku hanya...

Aku tak suka semua hal tentang media sosial.

Dan aku tak suka swafoto.

Ini bukan itu. Tapi sesuatu yang lain.

Apa?

Ada orang di toko barang antik.

Dia datang dari belakangku dan mengagetkanku.

Apa-apaan?

Dia bilang mengenaliku dan seorang fans.

Dia ingin berfoto denganku, tapi dia menyentuhku.

Kau tahu aku tak suka ketika orang asing menyentuhku.

Teruskan.

Dia mengambil fotonya lalu lenyap begitu saja.

Maksudku, dia menghilang.

Benar-benar membuatku ketakutan.

Kau lihat, Jessie?

Itu yang aku maksud.

Jika kau unggah seluruh hidupmu ke media sosial,

Maksudku, kau harus siap...

...untuk temukan orang aneh yang mengikutimu.

Melakukan entah apapun itu dengan fotomu.

"Jessie! Ya Tuhan!"

Astaga, kau memang menyebalkan!

Maafkan aku.

Kau akan baik saja.

Di mana pintu masuk jalan raya itu? Itu pasti di sekitar sini.

Aku bisa melihatnya tepat di sana!

Astaga! Ini bukan jalan raya!

Apa? Kita akan terlambat untuk reservasi.

Kau tahu betapa kocaknya pengelola penginapan ini?

Dan kau tahu, aku tak mau dimasukkan ke ruangan sempit.

- Bisa kau hubungi mereka? - Astaga. Kau harus tenang.

- Ya. - Memangnya kenapa jika kita telat?

Mereka juga sudah menagihkan kartu kreditku di awal.

Ya. Kau benar.

Aku tahu! David, favoritku!

Ya.

- Itu lagu yang bagus. - Itu benar!

Aku tahu! Itu traktor di penanda jalan kuning.

Kenapa kau begitu pandai memainkan ini?

Oke, giliranku.

- Aku akan membuat ini sulit. - Bagus.

Oke. Aku melihat sesuatu yang merah.

Itu sebaiknya bukan polisi yang meminta kita menepi.

Aku mengemudi jauh melewati batas kecepatan.

- Apa itu lumbung di sana? - Kau jauh dari benar.

Apa itu mobilmu?

Tidak, tapi kau cukup mendekati.

- Ini, aku beri kau petunjuk. - Oke.

Lihat ini.

Ya Tuhan.

Sayang, berhenti melakukan itu.

Jangan jadi penggerutu.

Jessie. Apa yang kau lakukan?

- Bisa kau berhenti melakukan itu? - Apa?

- Bajingan! Sialan! - Ponselku!

- Kita harus menepi. - Bagus.

Aku tidak percaya ini.

Bagaimana itu bisa berada di sini?

Jessie? Apa yang kau lakukan?

Ponselku rusak. Astaga. Sekarang apa?

Terima kasih Tuhan.

Tunggu, apa itu?

- Apa itu boneka dari toko antik? - Ya.

- Cabut itu dari banku! - Aku tak mau menyentuhnya!

Aku akan biarkan itu berada di sana. Aku akan pasang ban serep.

David? Aku sempat pecah ban dan menggunakan ban serep.

Aku rasa aku lupa untuk mengganti yang baru.

Oke. Kau memiliki layanan tepi jalan?

Kau bisa gunakan ponselku.

Tidak. Tapi jika kau keluarkan itu dari banku,

Kita bisa jalan menuju bengkel.

Aku tak tahu kita bisa pergi seberapa jauh dengan ban kempis.

Itu tidak masalah. Cukup keluarkan itu dari banku, oke?

Aku benci area ini.

Aku akan membawa ini.

Apa? Aku ingin tahu bagaimana itu berada di sana.

Tempat ini seperti kota hantu.

Jess, aku takut porosnya akan patah.

Mari kita berhenti dan temukan tempat menginap.

Lihatlah gedung ini.

Ini mirip seperti gedung di Prancis.

Maksudmu hotel.

Gedung yang membuatmu lebih bergairah dibanding kepadaku?

- Ya? - Ya, ini hotel.

Ada tandanya. Lihat?

Mari kita menginap semalam.

Disini tertulis gunakan pintu masuk belakang.

Aku rasa tempat ini bernama Monroe Manor.

Cantik dan cerdas.

Seseorang harus menjadi orang cerdas dibalik setelan ini.

Baiklah, Einstein, mari ikuti panahnya.

Aku tahu kau kesal, tapi ini mungkin seru, oke?

Sedikit petualangan, spontanitas, keseruan.

Aku lebih memilih di Saratoga.

Norman?

- Norman, kau di rumah? - Oke, itu tidak lucu.

Astaga! Jangan lakukan itu.

Tempat ini membuatku merinding.

Ya, tapi aku suka arsitektur di sini.

Aku harus tanyakan soal itu dan mengambil beberapa foto...

...sebelum rapat kemitraan pekan depan.

Ya, ya!

Gedung ini memang menawan.

Ini dibangun tahun 1989 sebagai Balai Kota.

Tapi kemudian keluarga pemilik...

...membelinya tahun 1982 dan melakukan renovasi.

Tapi kemudian rencana berubah.

Sesuatu telah terjadi.

Tapi jangan khawatir. Aku Salim.

Selamat datang di Monroe Manor.

Hai, Salim. Aku David Bradley, dan ini Jessie.

Kami harus berhenti didepan karena pecah ban,

Tanpa ban serep,

Jadi kami butuh tempat menginap.

Pecah ban dan tanpa ban serep.

Badai buruk akan datang malam ini. Kota ditutup lebih awal.

Kau harus mengurusi itu besok pagi.

Untungnya untukmu, aku punya kamar kosong...

...untuk salah satu kamar terbaik kami.

Dan juru masak kami menyajikan makan malam hingga pukul 21:00.

Tempat ini terlihat sangat sepi.

Tidak...

Ada tamu lainnya di sini, Jessie.

Hanya saja ada banyak pembatalan karena cuaca buruk.

Dan seperti yang kau bisa lihat, kami kekurangan staf.

Namun jangan khawatir soal itu.

Malam ini, kau dan David akan dilayani olehku.

Jadi, yang aku butuhkan darimu,

Agar kau mengisi baku tamu.

Bukankah kau harusnya cukup menggesek kartu?

Tidak. Kami melakukannya dengan cara lama di sini.

Aku hanya butuh nama, alamat, dan nomor teleponmu,

Dan pembayarannya hanya $100 tunai.

Itu sudah meliputi makanan dan minuman.

Aku tak tahu jika aku punya $200. Sayang, kau punya?

The Overnight subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for The Overnight

Commentaires

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left