Les 200 premières lignes.
Kau lihat apa?
Bu Guru Fuyutsuki.
Nona Aizawa./ Selamat pagi
Bu guru ... anda tak bisa membiarkan hal itu terjadi.
Kau benar.
Tolong jawab beberapa pertanyaan?
Beritahu berapa nomor ponselmu.
Hey, tunggu ... setidaknya beritahu namamu.
Dari mana asalmu?
Bu guru, lihat.
Anda harus melakukan sesuatu secepatnya.
Kau lihat itu?
Kalian, kalian membuat semua orang jengkel.
Tidakkah kau merasa terganggu?
Apa maumu?
Kalian ... menjengkelkan semua orang.
Baiklah, siapa yang merasa terganggu?
Siapa di antara kalian yang merasa terganggu?
Mereka semua tidak menjawab.
Apa-apaan..
Karena kami merasa terganggu di tempat umum..
Kami akan bicara denganmu di tempat sepi.
Hentikan.
Rambutku...
Potongan rambut terkeren di sekitar sini.
Bajingan.
Nona, apa anda terluka?
Bisa berdiri?
Ouch!
Si brengsek itu.
Aku senang kau tidak apa-apa.
Jangan ragu menghubungiku jika kau dalam masalah.
Tukang kebun top Jepang.
Eikichi Onizuka?
Tak mungkin Onibaku yang legendaris (Setan ledakan)
Maaf, aku harus pergi kerja.
Sekolah Meishu Gakuen.
Aku sangat merindukannya.
Aroma musim semi.
Selamat pagi.
Selamat pagi.
Selamat pagi.
Selamat pagi. Kau... telat 5 menit .. ini hari pertama.
Waktunya make-up dan memilih pakaian untuknya.
Dedikasimu sebagai guru masih kurang.
Maaf.
Kemarilah.
Apa kau sudah putuskan?
Grup kencan diadakan minggu ini./ Kami minta bantuanmu.
Kami berharap padamu.
Maaf, aku tidak mahir dalam mengatur grup kencan.
Akhirnya dia datang juga.
Selamat pagi, guru kepala.
Selamat pagi Apa yang terjadi?
Berandalan ini berkelahi di stasiun.
Transportasi jadi terganggu.
Berandalan ini adalah gangguan bagi orang baik seperti kita.
Menyedihkan.
Bu guru Fuyutsuki, kelas 2.4, apa masalah mereka?
Apa maksud anda 'masalah'?
Kau wali kelasnya, bukan? Mereka adalah tanggung jawabmu.
Bisa kau katakan kelas macam apa mereka itu?
Wali kelasnya tidak hadir.
Jika kau tidak serius menjalankan tanggung jawab ini, kita dalam masalah.
Aku akan menjalankannya dengan serius.
Tolong jangan berisik.
Kau mengganggu konsentrasiku
Maaf.
Miyabi, selamat pagi./ Selamat pagi.
Terima kasih.
Yoshikawa, selamat pagi. Selamat pagi.
Bisa kita bicara sebentar di luar?
... Tapi kelas akan dimulai.
Kami tidak punya cukup uang kembalian, tolonglah kami.
Aku tak punya uang.
Kau kebiasaan mengecewakan temanmu.
Kalau begitu kami akan menyebarkan ini ke seantero kelas.
Bagaimana kalau kita sebarkan ke satu sekolah?/ Bagus, ayo kita lakukan.
3 ..2 ../ Aku akan bayar.
Aku yang urus./ Kenapa membuat kami menunggu?
Aku tahu, kau egois .. Sedikit lemah.
Sampah tempatnya ada di tempat sampah.
Tolong hormati sampah yang akan di daur ulang.
Selamat pagi.
Nona Miki, Katsuragi hari ini juga tidak datang.
Bagaimana dengan Yoshikawa?
Dia ke rumah sakit karena perutnya sakit.
Kuharap dia tak apa-apa.
Tak ada yang serius.
Kelas bisa kita mulai.
Silahkan buka buku halaman 45.
Beberapa hari yang lalu kita lihat Richo berubah menjadi macan..
Ensan adalah teman lama Richo.
Dia menulis puisi untuknya.
Hari ini kita memulainya dari sini.
Hey, pekerja paruh waktu.
Tak ada waktu bermalas-malasan.
Lebih ke kiri.
Kiri.
Apa? Kau mau mati?
Taruhan, kau masih perjaka?
Kau mau meninggalkan dunia ini dengan kondisi perawan? sungguh kematian yang sia-sia.
Tolong, beri aku kopi susu dengan ini.
200 yen.
Lezat.
Kopi susu paling bagus jika diminum dari botol.
Kau seorang tukang kebun?/ Ini kerjaan paruh waktu.
Tapi sekolah menyenangkan./ Sekolah menyenangkan?
Tak ada tempat yang lebih menyenangkan selain sekolah.
Tapi anak-anak jaman sekarang banyak yang depresi.
Mereka tidak menikmati hidupnya atau apa?
Maksudmu masa-masa sekolahmu dulu menyenangkan?
Para guru memperlakukan kami seperti kotoran.
Tapi teman-temanku menjadikannya sebagai hiburan.
Tapi kenapa semua guru membosankan seperti itu?
Jika aku jadi guru, akan kurubah itu.
Memperlakukan murid dengan tidak baik dan meremehkan mereka.
Itu kau, jadi kau guru.
Siapa orang-orang ini?/ Mereka dikeluarkan dari sekolah ini.
Aku mengerti, mereka sedang balas dendam.
Kehebohan apa ini?
Guru Teshigawara, tolong lakukan sesuatu.
Guru kepala, anda di sini.
Uchiyamada, kau tidak akan lolos begitu saja.
Guru kepala.
Jika kau tidak berani menghadapi situasi ini, kau takkan pernah menjadi kepala sekolah.
... Tapi.
Uchiyamada.
Bu guru Fuyutsuki .. hati-hati.
Sial, aku menumpahkannya dimana-mana.
Kerjamu bagus, kau tukang kebun paruh waktu, kan?
Kalau kau tidak membantu kami sekarang, kami tidak akan membayar gajimu.
Kalian.
Pikirmu kau ini ada dimana? Keluar dari sini sekarang.
Kupanggilkan polisi..
Diam.
Kau memperlakukan kami seperti orang bodoh.
Diam! Dasar sampah.
Karena berandalan seperti kalian, reputasi sekolah kita tenggelam.
Kau paham?
Kalian bajingan, sampah.
Sudah kami katakan kalau kami tidak bertanggung jawab atas tindak pemerasan.
Kalian tidak bisa belajar, kalian mengancam guru-guru kalian.
Apapun kau bajingan kecil, sampah atau bumi, katakan...
..tak seorang pun yang percaya.
Hey kau, lakukan sesuatu pada sampah-sampah ini.
Lakukan sesuat..
Apa yang kau lakukan?
Buat apa kau pegang aku? Aku tidak bergabung di klub erotis.
Guru kepala, bertahanlah.
Seseorang ... tolong ... tandu .. ruang kesehatan.
Kenapa kau lakukan itu?
Ini tindak kekerasan, kau akan dapat masalah.
Jangan memandang rendah kami.
Mengatai manusia dengan sebutan "brengsek" dan "sampah"
Karena guru sepertimu.
Anak-anak ini tidak tahu harus mengadu kemana.
Sebagai guru kau harus menganggap ini sebagai pelajaran.
Oy, Kita pergi sekarang.
Cukup, ikuti aku.
Baiklah.
Aku menikmati makanannya.
Terima kasih banyak.
Kue keju bakar koki di tempat ini adalah yang terbaik.
Datanglah lagi.
Kami akan datang lagi./ Dia tampan sekali.
Apa yang harus kulakukan?
Yang jelas, Ryuji, kau punya koneksi yang luas di kota.
Carikan pekerjaan untuk anak-anak ini.
Kucarikan mereka pekerjaan sebagai tukang kebun lalu mereka dipecat seperti kau hari ini?
Mereka bukan aku.
Kalian sungguh ingin bekerja?
Tentu saja.
Apa kalian tidak merasa terikat dengan kehidupan sekolah?
Kau bisa ikut ujian sendiri dan masuk universitas.
Kau bisa menyuruh orang menggantikanmu ikut ujian.
Mereka bukan kau.
Sementara ini kalau kalian ingin kerja paruh waktu.
Tulis nama dan alamatmu di sini.
Terima kasih banyak.
Mengintip itu hanya untuk orang dewasa.
Karena mengintip, kau ditahan.
Hari ini sudah kuselesaikan pekerjaanku./ Pria yang mau bunuh diri.
Kau mau mati?
Bunuh diri?
Selain mengintip, kau juga coba bunuh diri.
Apa yang kau lakukan?
Sepertinya dia tertarik padamu.
Apa masalahmu?
Sepertinya dia butuh nasehat.
Masalah yang akan membenarkan untuk melakukan bunuh diri.
Biar kutebak, gagal tes atau pacar mencampakkanmu.
Jika cuma ada sedikit alasan untuk mati, maka semua orang akan mati.
Bukan begitu.
Mereka mengerjaimu?
Tentu, bisa kulihat itu dari wajahmu.
Orang itu mau memukulku.
Balas pukul juga mereka.
Tapi mereka perempuan.
Perempuan?
No comments yet. Be the first to leave one.