Les 200 premières lignes.
Sebelumnya di Bates Motel...
Norman, boleh Ibu katakan sesuatu
yang tak pernah Ibu katakan pada siapapun? / Apa?
Kakak Ibu dulu sering memaksa Ibu agar bercinta dengannya.
Dan itu berlangsung hingga dia pindah.
Aku turut bersedih, Bu.
Aku mencari sebuah tempat bernama Bates Motel.
Aku mencari adikku. / Siapa adik Anda?
Norma Bates.
Aku perlu tahu kalau yang kaulakukan ini masuk akal.
Aku membunuh pembunuh ayahku.
Dylan aku ingin kaudengarkan aku.
Aku sudah bohong padamu. Aku tahu yang terjadi pada Bradley.
Dia bersembunyi di ruang bawah tanah kita. / Apa?
Dia siap diantarkan ke Cold Creek
untuk mengejar bis dua jam lagi.
Dia akan ke Boston dimana dia akan memulai kembali hidupnya.
Dia sudah di bis.
Terima kasih.
Ini untukmu.
Norman, kau orang terbaik yang pernah kukenal. -Bradley
Hai.
Mau sereal?
Tidak.
Sudah baca koran hari ini?
Mereka, um...
Mereka menemukan beberapa pakaian Bradley
dan catatan bunuh diri dekat bebatuan di Gilmer Beach.
Aku turut berduka, Norman. Ini mengerikan.
Terima kasih. Um...
Tak apa.
Aku baik-baik saja.
Benarkah?
Karena tidak demikan padaku.
Maksudku, memang perasaanku sedang buruk kemarin,
Tapi ketika aku melihat ini, aku...
sulit kupercaya perasaanku saat ini.
Kenapa? Kalian 'kan bukan sahabat.
Aku tahu.
Itu sebabnya aku mencemaskanmu.
Maksudku, jika akupun bisa merasakan ini,
tak bisa kubayangkan bagaimana di posisimu.
Lebih baik aku ke kantor.
Tapi jika kau mau cerita, kau tahu aku dimana.
Aku turut berduka, Norman.
Aku juga.
Jangan...
Bisa kautinggalkan di sana.
Tentu. Baiklah.
Sampai nanti.
Norma Bates. Baru saja mau kuhubungi.
Aku minta maaf sekali. / Mengenai apa?
Kalau si brengsek-brengsek ini tak membiarkanku
menjadikanmu posisi teratas atas penampilanmu.
Tak perlu kaupikirkan.
Bukan hanya aku memikirkannya, tapi aku berhenti.
Mereka bisa buat komunitasi musik bodoh ala mereka sendiri.
Kau tak perlu berhenti. / Oh, tentu saja,
karena peran ditentukan oleh Jocelyn Kirby
dan Jocelyn ingin temannya Libby Porter
dimasukkan dalam peran dibanding kau karena dia memang tolol.
Makanya aku berhenti.
Aku sedih kau harus berhenti.
Oh, tak perlu sedih.
Karena bukan masalah ini saja.
Banyak hal yang lebih berguna,
seperti penanaman jarum merah dimataku.
Maaf mengenai peranmu.
Kau layak mendapatkannya.
Hei, boleh kutraktir minum?
Boleh sekali,
tapi ini bahkan belum jam 11 pagi.
Oh, bagus. Itu berarti bar sudah buka.
Baik.
Jadi, Norma, kenapa kau bisa suka kota ini?
Sebagian kota ini indah sekali.
Terima kasih.
Motelnya semakin berkembang.
Mm.
Tapi ada...
Semakin aneh saja.
Ada hal terjadi tak lama setelah kami pindah.
Deputi yang tertembak itu?
Memang hal yang mengerikan.
Ya, benar.
Dan aku cuma merasa bahwa...
bahwa beberapa orang di sini berpikir
pekerjaan Shelby, cara dia tewas,
meskipun tak ada hubungannya denganku,
entah bagaimana, seakan aku terlibat.
Beberapa orang berpikiran begitu.
Tapi mereka hanya orang tolol yang kurang kerjaan,
bukan tipe orang yang bisa kau ajak berteman.
Menurutku kau mengalami sesuatu yang mengerikan,
dan kau mengatasinya dengan keberanian yang luar biasa.
Berjanjilah padaku satu hal...
kau tidak boleh memikirkan
apa yang orang pikirkan dan katakan.
Baik?
Baik.
Akan kucoba.
Kau salah seorang yang menarik
yang kutemui di kota ini,
dan aku tak sabar memperkenalkanmu ke teman-temanku.
Hei.
Mau diletakkan dimana Viburnum-nya?
Dia tak bilang dimana.
Taruh dimana saja asal tidak mati.
Hei, aku mencari Norma Bates.
Baik. / Dia ada?
Tidak. / Haruskah aku kembali lagi nanti?
Kenapa? / Aku akan kembali lagi nanti.
Mungkin dia sudah pulang saat itu.
Dan aku juga masih di sini saat itu juga.
Kenapa tak bilang saja kau mau apa?
Apa maksudmu? Kau putranya?
Kau siapa?
Aku kakaknya.
Norma tak punya kakak.
Kau yakin?
Tidak.
Dia tak pernah cerita tentangku padamu.
Bahkan tak pernah cerita dia punya kakak.
Beberapa hal tak pernah berubah.
Norma, lama tak jumpa.
Sudah idam-idamkan saat ini terjadi,
tapi kini aku benar-benar bertemu kau...
Kau tak boleh ada di sini.
Tidak, tidak, Norma, jangan katakan itu.
Kau harus pergi. / Apa yang terjadi?
Lima menit, lima menit saja.
Norma, aku mengerti.
Jangan buat aku pergi. Kumohon jangan dulu.
Pergi!
Apa itu tadi?
Jangan pernah biarkan dia kembali ke sini.
Sekalipun.
Ibu.
Ibu, sudah ada keputusan soal peran itu?
Benda ini sama sekali tak menyedot.
Sepertinya sudah rusak.
Apa? / Dramanya.
Kapan jadwal latihan atau lainnya.
Kita tak melakukan itu.
Benarkah?
Kita tak dapat peran?
Ibu tak dapat peran.
Kau yang dapat. Kau masuk Paduan Suara.
Kau ingin masuk Paduan Suara? / Tidak.
Bahkan sejak awal aku memang tak mau, jadi...
Ya. Dan kau benar.
Teater itu konyol, jadi takkan kita lakukan.
Bu, ada apa?
Kakak Ibu Caleb tadi kemari.
Apa?
Entah darimana, muncul begitu saja.
Dia mau apa?
Ibu tak peduli. Langsung Ibu usir dia.
Bagaimana dia menemukan kita?
Zaman sekarang siapapun bisa kautemukan.
Ibu tak tahu caranya. Semua orang tampaknya bisa.
Harusnya Ibu tak cerita.
Ini bukan apa-apa. Ini tak penting.
Dia sudah pergi, jadi lupakan saja.
Ibu tak apa.
Norman, Ibu sedang memvakum.
Zane memang gila.
Dia akan menjadi bencana. Kita semua akan berakhir mati.
Bisa kau diam?
Setidaknya kita tahu apa yang akan mereka lakukan
karena Zane sudah membunuh Johnny.
Hei.
Bagaimana cat rambutnya?
Bagus.
Bagaimana mungkin? Rambut Ibumu masih pirang.
Aku tak sengaja...
mengambil warna yang salah.
Jadi bagaimana denganmu?
Kau siap bernyanyi dari hati kecilmu
dalam Paduan Suara atau apa?
Malah aku kemari melaporkan kalau aku keluar.
Kenapa kau berhenti, Pengecut?
Aku tak terlalu suka. Itu saja.
Karena ibumu tidak mendapatkan peran?
Harusnya dia dapat. Dia bagus sekali.
Tapi kau tak mau ikut tanpa dia?
Karena itu? / Sejak awal...
aku memang tak ingin ikut, jadi...
Ya, benar. Musikal memang payah.
Dekorasi juga bagus. Mengecat dan angkat barang.
Hal yang praktis. Bisa mengencangkan ototmu.
Ditambah mereka semua mabuk di balik panggung.
Kau harus coba dekorator.
Kenapa?
Baru saja kukatakan alasannya.
Dan juga ini musim panas, dan ini White Pine Bay.
Jadi mau lakukan apalagi?
Kau masih di sini, ya?
Tiket tidak bisa dikembalikan. Aku terbang pada hari Selasa.
Jadi aku akan di sini saja dalam beberapa hari,
No comments yet. Be the first to leave one.