Les 200 premières lignes.
Sebagian orang percaya tak ada keindahan tersisa di dunia ini. Tak ada keajaiban.
Lalu bagaimana bisa dijelaskan seluruh dunia ini menghadiri malam...
...merayakan harapan di Tahun Baru?
Siap.
Tarik!
Tarik terus. Pelan-pelan.
Bagus. Lipat terpalnya. Tampaknya hari ini cerah.
Halo, Yang Mulia.
Kami mau melihat aksi kekuatan...
...dari Kepolisian New York City.
Selamat pagi, ini Ryan Seacrest dari New York...
...dimana banyak orang sudah hadir di Times Square.
Aku akan menemani kalian seharian ini lewat radio...
...hingga malam nanti langsung dari pusat keramaian ini, jadi tetap setia.
Pagi, Claire! Mereka butuh kau disini untuk wawancara.
Ini Claire Morgan. Dia penanggung jawab disini.
Keberatan jika sedikit wawancara?
Tidak, aku senang sekali.
Aku bicara dengan Claire Morgan, wakil presiden dari Times Square Alliance.
Malam yang besar.
Menurutku itu pernyataan yang kurang tepat.
Lebih dari satu milyar pasang mata diseluruh dunia, tertuju pada kita malam ini...
...saat pesta digelar, jadi menurutku ini malam yang sangat besar.
Apa aku melihat tepat ke kameranya?
Kita siaran lewat radio.
Benar. Tentu saja.
Ini 14th & Park.
Anda baik saja, Nyonya?
Kubantu.
Aku baik saja. Pergilah.
Ya, apa kabar, cewek? Baik-baik saja?
Aku melihatmu, pemain.
Selamat Tahun Baru.
Ya, sama-sama.
Paraf ini, tapi kau tak bisa check-in sampai nanti malam.
Tak masalah. Kami akan kembali malam nanti.
Kami akan memenangkan uang./ Tentu saja.
Uang apa?
Bayi pertama di tahun baru lahir di rumah sakit mendapat 25 ribu dolar.
Tidak, sayang. Kurasa kurang dari itu.
Tidak, 25 ribu dolar./ 25 ribu dolar?
Sayang, kau keliru. Kurang dari itu.
Tambah pajak dan biaya administrasi lainnya, akhirnya tak dapat apa-apa.
Apa kusebutkan kalau kamera berita menyorot wajahmu setelah kau melahirkan?
Buruk sekali. Sama sekali tak sebanding.
Demi 25 ribu. Mereka bisa menyorot vaginaku dan itu sebanding.
Di vaginamu!
Benar.
Tn. dan Ny. Byrne?
Itu kami./ Lewat sini.
Ayo, Grace. Kita pulang.
Cari tahu bagaimana agar bayinya cepat keluar.
Akan kucari di Internet sekarang.
Ini bisa melunasi biaya pendidikanku.
Baik, sayang, ruang masuknya bagus. Sangat sesuai.
Ini bisa sedikit lebih tinggi. Berikan aku pita itu.
Ini. Tampak indah. Kau hebat mengerjakannya.
Aku tak tahu kenapa kau ingin mendekor lantai ini, tapi tampak indah.
Diamlah.
Ayo, kita harus ganti baju untuk berangkat kerja.
Telpon saja kalau aku sakit.
Hei, Paul./ Sahabatku.
Apa acara kita malam ini?/ Kau kerja.
Aku tidak kerja. Jangan ganggu aku.
Randy. Jangan lakukan ini sekarang. Jangan masuk ke lubang hitammu.
Ini malam Tahun Baru.
Kita harus melakukan sesuatu. Itu bukan pilihan.
Kau masih anti dengan Tahun Baru? Rubahlah dirimu. Sekarang.
Tahu apa? Ini bukan keluhan. Ini prinsip penting yang kupegang.
Seperti yang kukatakan, aku libur kerja...
...jadi aku akan tetap di apartemen dan tak melakukan apapun, aku suka itu.
Tugasku sebagai sahabatmu untuk mengabaikamu sekarang...
...karena kau terdengar gila.
Aku tidak gila!
Akan kucari sesuatu yang menarik yang tak bisa kau tolak.
Aku punya firasat aneh, Paul, kalau aku tetap menolak.
Kau mau menantangku? Baik, akan kutelpon kau nanti.
Jangan buang waktumu.
Ini yang kumaksudku.
Dengan kuasa yang diberikan padaku oleh Pemerintah Connecticut...
...Rory dan Trish, kunyatakan kalian pasangan suami isteri.
Kau boleh mencium mempelaimu.
Sepupuku akan membayarmu.
Selamat untuk kalian berdua. Indah sekali.
Terima kasih sudah datang.
Kami ingin menabung untuk bulan madu.
Kau yang terakhir, Sam.
Jelajahilah Manhattan dan masukilah bar demi bar hingga larut malam,...
...bercinta dengan banyak wanita dengan sepatu cantik.
Yang takkan dialami Rory lagi.
Baik atau buruk, aku paham kenapa banyak orang tergila-gila padamu.
Aku pergi dari sini.
Tak mau tinggal untuk sarapan?/ Periksa HP.
Kantor terus menelpon dari pagi. Aku harus kembali.
Nanti malam aku akan berpidato./ Bagaimana dengan wanita itu?
Wanita mana?/ Yang kau temui malam Tahun Baru lalu?
Kau temui malam ini?/ Sudah lama sekali. Kami terus jalani hidup.
Lihat kalian berdua.
Sudah menikah.
Ini mereka!/ Selamat!
Bukan. Mereka berdua. Kemari.
Baiklah, sampai nanti./ Dah, Sam.
Hei, ada orang disana menunggumu.
Baiklah.
Baiklah. Acara pertama kita dengan serbet linen.
Bukan hanya kita yang ramah lingkungan, tapi ini akan jadi pesta terbesar kita.
Aku tahu kedengarannya aneh. Tapi ini tak boleh kacau. Kita harus fokus.
Dimana Ava?/ Ia melihat seorang selebritis di suatu tempat.
Akan banyak selebritis yang datang daripada direhab.
Baik, Sunil, pastikan semua didalam daftar ini siap.
Cari Ava dan temui aku di lobi setelah kucek dapur.
Ava!/ Potret aku dengan latar bis.
Aku senang sekali./ Ava, tak ada waktu untuk bersenang-senang.
Bagaimana tidak? Kau lihat bis itu? Aku melihatnya saat aku hadiri konsernya.
Itu Jensen!
Itu bis Jensen?
Jensen?
Luar biasa.
Aku suka!
Terus melompat!
Kau sangat seksi, jangan berhenti.
Lompat dan lompatlah!
Jensen!
Aku kenal dia lebih dekat.
Semuanya, siapkan dapur secepat mungkin.
Semua saus yang dibutuhkan, bisa disiapkan sekarang.
Akan kuperiksa kiriman barang di lobi.
Siapa saja, bisa bantu Sunil dan Ava mengosongkan truk? Bagus.
Laura. Kau takkan percaya siapa disini.
Jensen.
Bagaimana kau tahu? Apa kau psychotic (gila)?
Tepatnya "Psychic (peramal)." Jika kau melihatnya...
...katakan jauhi si pirang di dapur dengan pisau besar.
Laura, kau kenal dia?
Senang melihatmu, Laura.
Kau masih disana?
Menurutmu Jensen akan tandatangan diatas pisang? Aku tak punya kertas.
Sedang membuat resolusi?
Tidak./ Baik.
Aku punya kiriman untuk Tn. Jonathan Cox.
Kau kerja disini?
Tidak. Aku kerja di jasa pengiriman.
Aku mengantar paket untukmu sekitar, entahlah, setahun ini.
Tapi mungkin ini pertama kali kau melihat langsung ke mataku.
Apa kabar?
Maaf.
Sebenarnya itu resolusi lama. Membuat lebih banyak kontak mata.
Jadi yang ini resolusi Tahun Baru?
Tampaknya daftarnya panjang. Sebaiknya bisa kau wujudkan.
Entahlah, mungkin tahun berikutnya.
Astaga! Kau serius?
Itu tiket paling laris.
Sungguh?/ Luar biasa.
Ada makanan enak, musik yang bagus.
Ada banyak wanita lajang.
Dan pesta bertopeng, jadi jangan khawatir dengan wajah mereka.
Gunakan saja imajinasimu.
Jika ada yang menggodamu atau bahkan menanyai siapa dirimu,...
...berbohong saja! Mereka bisa apa?
Ini brilian.
Seperti Facebook, tapi nyata.
Kini aku ingat siapa kau.
Benar, tepat.
Oya, aku ingin tinggalkan--
Mungkin tahun depan.
Itu dia.
Kau siap?/ Ayo temui mereka.
Hei, Hailey. Baik-baik saja?/ Ya, Seth.
Baiklah. Ayo kita pergi.
Kami harus ke jalan 54th dan pulang untuk persiapan nanti malam.
Kita akan bertemu disana, 'kan?/ Ya, tentu saja.
Sampai nanti./ Dah.
Kau akan ciuman dengan Seth malam ini!
Aku sama sekali belum memikirkannya. Ini bukan hal besar.
Kau tahu cara ciuman?
Ada video di internet yang mengajari caranya.
Ada dua. Satu untuk ciuman biasa, dan satu lagi ciuman bergairah.
Baiklah. Aku tahu cara ciuman, jadi tak masalah.
Hei, bagaimana dengan ibumu? Apa yang ia kerjakan?
Dapat!
Ingat, jaraknya 1/4 inchi dari belakang kerahnya, ya?
Sini biar kulihat.
Kim, itu gaun Tahun Barumu?
Itu yang sedang kukerjakan jika hari hujan.
Kau harus pakai malam ini. Mungkin kau takut dengan sedikit aksi.
Itu sangat kuragukan.
Aksi yang kupunya cuma bersama Hailey, menonton perayaan tengah malam.
Malam Tahun Baru lalu, dia bersama ayahnya. Jadi ini giliranku.
Mau gabung bersama kami?/ Wow, sangat menggoda.
Kurasa kau tak paham. Hailey lebih suka tinggal bersamaku.
Semua penari bersiap dipanggung!/ Pergilah.
Terima kasih./ Sama-sama.
Lima, enam, tujuh, delapan.
New York./ New Rochelle.
New Brunswick./ New York City.
New Haven.
New Britain.
New Hartford.
New Jersey?
New York!
No comments yet. Be the first to leave one.