Les 200 premières lignes.
Berita terakhir malam ini,
dunia musik berduka atas kematian ikon musik folk, Irving Steinbloom,
seorang figur instrumental dalam membawa musik folk
sejak awal sederhana mereka tahun 1950-an hingga puncak kepopuleran tahun 1960-an.
Steinbloom mengatur dan mengarahkan karier
beberapa grup terkenal seperti The Main Street Singers,
The Folksmen,
dan kesayangan dunia musik folk, Mitch and Mickey.
Musik mereka adalah suara sebuah generasi.
Membawa pesan perdamaian dan kebebasan,
dan para anak muda sangat mendukung pesan itu.
Steinbloom meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.
Bagaimana menurutmu, Mitch?
Terserah padamu. Bagaimana?
Kau akan ikut serta?
Ya.
Ya. Kami sudah dapat ketiga Folksmen.
Alan, tentu saja. Dia yang pertama...
Kami tak bisa lakukan ini tanpamu.
Sesederhana itu.
- Kami tak bisa lakukan ini... - Sebentar. Tiga pesan untukmu.
Sepertinya satu-satunya penghormatan yang tepat
untuk manusia luar biasa ini...
Harus kukatakan, ayahku karakter yang luar biasa.
PUTRA IRVING STEINBLOOM
Satu-satunya penghormatan terbaik yang bisa kami pikirkan untuk ayahku
adalah sebuah konser yang dilakukan
oleh semua grup dan orang luar biasa yang dulu dia wakili.
Dalam waktu sangat dekat. Diadakan dua pekan ke depan.
Dan harus di Town Hall
karena di mana lagi kita bisa adakan acara semacam itu kecuali di sana?
Itu harus di Town Hall.
Ada waktu kosong di jadwal mereka.
Tapi sangat mendadak.
Waktu kita dua pekan untuk mempersiapkan
acara yang sangat rumit ini.
Tapi, aku...
Aku pribadi sangat terorganisir.
Sejak dulu aku orang yang sangat terorganisir.
Di usia 12 tahun, aku membentuk JCPL, Liga Polo Anak-anak Yahudi.
Kami menunggangi kuda poni Shetland, bukan kuda besar.
Lucu sekali, ibuku sering bilang,
"Jika jatuh, dia tidak jatuh dari tempat tinggi."
Dia sangat protektif.
Bisa dibilang terlalu protektif.
Aku menganggapnya dia peduli padaku. Bahkan sangat peduli.
Aku juga jadi anggota tim catur.
Tiap kali kami akan bertanding di turnamen catur,
aku harus pakai helm pelindung.
Aku harus pakai helm futbol.
Entah apa yang dia pikirkan saat itu.
Mungkin dia pikir kami bisa jatuh,
dan kepala kami menancap pada ujung runcing peluncur, entahlah.
Mereka tak izinkan wajah cemberut masuk Tinggalkan di luar
TAMPIL DI "HOOT NITE" 1965
- Ada brendi apel di tong - Dan serbuk gergaji di lantai
Jika kau ada keinginan 'Kan kuberi tahu harus ke mana
Cari saja papan neon rusak Dengan tulisan berkedip
E A O
Ada anak anjing di ruang tamu Dan kuali di kompor
Juga selimut tua bau Yang ditenun Navajo
Halo, Tn. Orang Asing
ACARA BARBEKU REUNI FOLKSMEN
- Siapa itu? - Siapa kita?
- Senang melihatmu. - Jangan... Tidak!
- Senang bertemu kau, Alan. - Aku juga mau.
- Tampaknya Tn. Palter punya altar. - Ya. The Palter Porch.
- Kau memang tak banyak berubah. - Sedikit saja.
Aku pernah bekerja dengan anakmu.
- Dua anak muda... - Ayolah.
Mark dan aku bertemu di Universitas Vermont sekitar tahun 1961.
Akhir tahun 1961.
Kami suka dengan musik folk dan saat itu musik folk sedang populer
sebagaimana di banyak kampus lain dan kami membentuk grup The Twobadours.
- Two. T-W-O. - Badours.
- Karena kami hanya berdua. - Ya.
- Dari situ kami ambil nama itu. - Ya.
- Mark seorang penyanyi bersuara bas. - Suaraku jauh di bawah sini.
Sedang aku penyanyi bersuara tenor. Jadi, kami tak punya penyanyi utama.
- Tak ada lem, suara tengah. Tak ada... - Vokalis.
Saat kami ke New York untuk melihat perkembangan bisnis ini
- kami bermain di sebuah tempat... - The Folk Place.
Di The Folk Place, sebuah kelab bagus di saat itu dan kami bertemu...
- Di situlah titik nyalanya. - Jerry.
Di sana tempatnya.
Tempat itu seperti magnet, semua orang datang ke sana.
Seperti kiblat.
Dia menyanyi, mengiringi orang...
Saat itu kupikir aku seorang pemain gitar.
Jika kau punya vibrato bagus pada gitar Fender biru cantik,
kau bisa seperti seorang raja Surf, tapi...
Aku juga tertarik pada musik Folk dan akhirnya datang ke The Folk Place
lalu bertemu kedua orang ini.
Aku bisa bermain gitar.
Aku bisa menyanyi dengan suara tengah,
seringnya untuk diri sendiri, tapi...
- Pria yang juga lumayan tampan. - Benar. Tidak merugikan.
Tak merugikan.
Akhirnya kami bermain bersama dan seolah...
- Cocok. - Cocok.
Tn. Irving Steinbloom datang dan kami dikontrak oleh Folk Town,
- label yang menaungi kami. - Label luar biasa.
Selanjutnya, kami sempat turun peringkat sedikit
ke label Folk Tone yang merupakan anak perusahaannya.
Label yang cukup bagus, hanya tak punya jalur distribusi.
Mereka tak punya...
- Mereka tak punya jalur distribusi. - Sama sekali.
Dan sampulnya dicetak dua warna, bukan empat warna
- yang menurutku itu sebuah masalah. - Ya.
Dan tak ada lubang di tengah piringannya.
Kami harus membuatnya sendiri.
Banyak orang mengeluh membeli vinil ini...
Tentu saja, di masa itu
kau yang tentukan bagian tengahnya dan membuat...
Vinil itu akan bergoyang-goyang di porosnya.
Dan itu...
Tentu, kami tak bisa kendalikan aspek itu, tapi...
- Tapi itu tetap album bagus. - Luar biasa.
- Produk bagus. - Ya.
Jika dibuat lubang, semua baik saja.
Ya.
Menakutkan tapi itu benar
Lakukan yang Alkitab
Lakukan apa yang Alkitab perintahkan
Oh ya. Ya, ya
Kurasa saat itu sekitar tahun 1958 di Greenwich Village.
Rekanku, Chuck Wiseman, bersama denganku bertemu dengan
Fred Knox dan Bill Weyburn.
PENDIRI BERSAMA
Kami beruntung bertemu salah satu bakat terhebat generasi kami,
bahkan bagi generasi mana pun, Ramblin' Sandy Pitnik.
Dan kami membentuk Village Folk Ensemble.
Kami menjadi grup yang luar biasa. Luar biasa.
Kami punya suara bagus
tapi aku selalu berpikir kami harus punya suara yang lebih besar dan penuh.
Dan suatu malam, di tahun 1960... Aku takkan lupakan ini.
Kami hadiri acara Hootenanny dan bermain bersama Klapper Family.
Lalu tiba-tiba aku mendengarnya. Suara yang aku bayangkan.
Harmoninya sungguh luar biasa.
Aku berpikir, "Kita berlima, mereka berempat. Ini sebuah neuf- tet."
Dalam sekejap, semuanya ada di sana.
Suara neuf- tet dan...
Hal ini juga disadari oleh grup Klappers,
jadi kami bergabung dan menjadi The Main Street Singers.
Sepuluh tahun dan 30 album kemudian, kami bubar.
Tapi kami mengalami masa indah.
Rekanku, Chuck Wiseman, dan aku juga ikut berhenti.
Kami berjalan sendiri-sendiri.
Pada 1971, setelah bubarnya The Main Street Singers...
MANTAN EDITOR MAJALAH "FOLKBEAT"
...Chuck Wiseman ke San Francisco memulai bisnis ritel
bersama saudaranya, Howard dan Dell.
The Three Wiseman's Sex Emporium.
Sangat sukses selama setahun,
hingga mereka dituntut atas kaitannya dengan sekotak bola Ben Wa.
Aku butuh kau, Mitch.
Aku butuh Mitch dan Mickey.
Itu dia. Kalian bersama.
Aku suka Mickey, tapi tanpa kau tidak akan sama.
Kau harus pikirkan...
Biar kuberi tahu sesuatu.
Biar kuberi tahu sesuatu, Mitch. Ini belum pernah kukatakan pada siapa pun.
Kau favorit ayahku. Paham?
Terima saja.
Kau favorit ayahku. Belum ada yang tahu soal ini.
Dua pekan sebelum meninggal, dia menarikku dan bilang,
"Dari semua orang ferkakte itu, aku suka Mitch, dia favoritku.
Dia seperti keponakan bagiku."
Aku katakan ini karena mungkin kau perlu tahu
sebelum kau memutuskan.
Tolong pikirkan itu, ya?
Saat aku berbaring di sebelahmu
Kurasakan cahaya bulan membakar
Kulihat pelangi berubah menjadi emas
Terdengar klise, tapi agak samar. Mereka menyukai kami.
Kurasa kami mungkin mudah untuk disukai karena mewakili...
MANTAN ANGGOTA MITCH AND MICKEY
...cinta sejati dan asmara, keindahan dan...
Jujur saja, aku memercayai citra itu sama seperti orang lain.
Mungkin itu sebabnya aku bisa menjualnya.
Karena itu sangat indah dan menyenangkan
dan semua orang suka berada di dekat Mitch dan...
Mereka coba mendekatinya, tapi saat itu aku dekat dengannya.
Dia sangat cerdas, intens...
dan terasa jauh.
Begitu kau dekat dengannya
maka dia akan sedikit menjauh.
Begitu kau masuk ke dalam dunia Mitch
maka dia akan sedikit menjauh lagi dan...
Selalu membuatmu ingin bisa memahaminya.
Yang mana itu mustahil.
Saat selubung mimpi telah terangkat
Dan seluruh dongeng telah diceritakan
Ada sebuah ciuman di ujung pelangi
Yang lebih berharga dibanding seember emas
Fenomena ciuman itu adalah...
Tak bisa dilebih-lebihkan.
Itu...
SEJARAWAN MUSIK FOLK
...sebuah momen luar biasa dalam sejarah musik folk.
No comments yet. Be the first to leave one.