O'Dessa

O'Dessa

Télécharger le sous-titre en Indonesian

Informations sur la version

ODessa 2025 DSNP WEB H264-AccomplishedYak / [YTS MX]
Un commentaire de tedi
Retail Hotstar | 1h 46m Resync for WEBRip

Tags

webdl
Publié le: 2025-03-20
Téléchargements: 48
Malentendants: No

Aperçu des sous-titres Indonesian

Les 200 premières lignes.

Di suatu waktu. Di suatu tempat...

Dunia telah diracuni.

Satylite City adalah salah satu pos perintis peradaban terakhir.

Tanpa adanya tempat lain untuk berpaling,

warganya telah jatuh di bawah kendali figur memesona

yang dikenal sebagai Plutonovich.

Selama dia menyita perhatian mereka, harapan sulit dijangkau.

Tapi jauh di pegunungan, sebuah ramalan telah diturunkan selama bergenerasi.

Ramalannya tentang kekuatan satu orang yang bisa menggugah jiwa...

yang bersenjatakan sebuah gitar perkasa.

Ini adalah kisah dari Putra Ketujuh.

O'dessa!

Bangun!

Saatnya untuk bekerja.

Nol Plazma.

- Nol Plazma. - Sialan.

Baiklah.

Ini yang sedang kulatih belakangan ini.

Jangan beri tahu Mama.

Andai aku di luar di jalan itu

Andai aku di luar di jalan itu

Aku menjadi kesepian karena aku tak pernah meninggalkan rumah

Andai aku berkelana di jalan itu

Aku tahu ada sesuatu di luar sana hanya untukku

Ya

Aku tahu seseorang ada di luar sana hanya untukku

Ayahku pernah bilang "O'dessa, kau punya takdir yang besar"

Andai aku ada di luar di jalan itu

Terima kasih, Bumi, untuk berkah ini.

Amin.

Sudah periksa pompa?

Sangat kering.

Aku tak tahu kenapa kita tak melakukan sesuatu soal itu.

Pindah. Mencoba tempat baru.

Tanah ini sudah disedot habis tak bersisa.

Dunia sudah menjadi gila di luar sana.

Kegilaan yang tak bisa kau bayangkan.

Orang-orang menjadi putus asa.

Tak aman bagi gadis 19 tahun yang penuh harapan.

Jangan menakutiku, Mama.

Itu sudah tak berguna lagi.

Ibu berkata jujur.

Kita ini petani miskin.

Tak perlu malu dengan itu.

Kita adalah penyintas.

Kaum ayahmu memang berbeda.

Mereka menceritakan kisah kosmis kepada diri mereka sendiri

bahwa musik mereka akan mengubah dunia.

Berkelana bukan kenyataan.

Bagaimana keadaan Mama?

Seperti kuat bergelut dengan beruang.

Saat aku mati biarkan aku terbang setinggi tujuh mil dengan sayap

Bukan enam kaki di dalam tanah dengan enam senar terkutuknya

Bukan enam kaki di dalam tanah dengan enam senar terkutuknya

Seorang pengembara muda yang miskin memikatku

Dia menyanyikan lagu untukku saat dia memetik keenam senarnya

Aku memberinya hatiku

Dia memasang cincin peraknya di jariku

Dua menjadi satu dengan putri kami menjadi tiga

Tapi si Pengelana akan menyanyikan takdir besarnya

Katanya

Sayang, aku harus berkelana di dunia ini tapi aku akan pulang saat musim dingin

Dan kujawab ya kuberi ciuman perpisahan

Aku melihatnya pergi dengan linangan air mata di pipiku

Dia berjalan bermil-mil lagu yang dia nyanyikan

Dia berkelana dan memetik enam senar terkutuk itu

Dia berkelana dan memilih senar itu daripada aku

Hari-hari makin pendek dan malamnya mulai dingin

Pengelanaku, dia gugur dan yang dikirim ke rumah

Untuk keluarganya adalah enam senar terkutuk di peti mati

Aku menggali kubur enam kaki di tanah

Agar enam senar yang dikubur itu tak bisa bersuara

Dan sekopku mengenai minyak dan tanah kami teracuni oleh Plazma

Dan aku bernyanyi ya O'dessa anakku

Andai aku bisa terbang bulu-bulu di punggungku

Aku akan bangkit tujuh mil ke surga di atas sana

Untuk bersama pengelanaku cinta sejati kesayanganku

Untuk bisa bersama cintaku yang satu-satunya

Aku tahu kau akan berkelana seperti ayahmu.

Kau akan melakukan yang mau kau lakukan.

Tapi tolong ingat,

tak ada yang lebih kuat dalam hidup ini melebihi cinta.

Mama?

Jangan pergi.

Willa.

Ini adalah gitarmu,

dan kau harus melindunginya dengan nyawamu.

Kau yang terakhir dari garis keturunan panjang.

Tujuh generasi.

Penutup dari sebuah lingkaran.

Punya burung atau tidak, kau adalah Putra Ketujuh.

Mama cantik sekali.

Saat matahari sudah terbit di awan ungu pegunungan

Ini saatnya mencari kehidupan yang menungguku

Aku akan menenangkan yang terusik dan mengusik yang sudah tenang

Dengan enam senar ini aku akan menyanyikan takdirku

Saat aku berkelana seperti ayahku

Seperti ayah dari ayahnya

Dan aku berjalan di dunia ini dan mengembara

Aku berkelana seperti ayahku di jalan ini

Oh, Tuhan

Aku berkelana seperti ayahku di jalan ini

Seperti seorang Galloway aku mengembara dan kini dunia adalah rumahku

Dengan lagu semua orang asing adalah kawan

Dan Bumi menjadi bantalku hanya aku dan Weepin' Willa-ku

Kami akan bermain bersama sampai akhir

MATA DI ANGKASA

Saat aku berkelana seperti ayahku

Seperti ayah dari ayahnya

Dan aku berjalan di dunia ini dan mengembara

Aku akan berkelana seperti ayahku di jalan ini

Aku akan berkelana seperti ayahku di jalan ini

Baiklah.

Ayo. Lakukan lagi.

Itu tak akan membosankan, ya?

Permisi.

Maaf mengganggu.

Ini...

Ini dingin sekali.

Selamat datang, Kawan.

Hangatkan dirimu di dekat api, Domba Kecil.

Terima kasih, Tuan.

Bukan. Panggilanku Bapa.

Bapa Walter.

Seperti yang kau lihat, aku bekerja untuk Yang Di Atas.

Senang bertemu. Namaku O'dessa.

Berikan kawan kecil ini sedikit kebaikan manusia.

Minumlah.

Molotov itu bisa sedikit memberikan surga di kepalamu

dan api neraka di perutmu.

Tunggu sebentar.

Aku kenal gitar itu.

Aku pernah menggelandang dengan seorang pria gila.

Kami menjalani pertualangan yang seru.

Vergil?

Ya, Vergil Galloway.

Raja Para Pengelana.

- Ya. - Ya, benar.

Itu ayahku.

Itu sungguh mengejutkan.

- Tidak, itu mustahil. - Itu benar, Pak.

Berarti kita bisa dibilang bersaudara.

Pengelana adalah manusia langka di dunia yang sekarat.

Kau tahu, pada pagi hari, kami naik kereta barang sampai ke Satylite City.

Satylite City, tempat bermuaranya semua saluran.

Itu adalah tempat yang bejat dan nista.

Tapi tugas Ilahi tak pernah berakhir.

Tapi saat ini, angkat gelasmu.

- Semuanya berdiri... - Ayo, Walter!

...saat kita merayakan perjalanan pertamamu dan terakhir kami di kehidupan pengelana.

Dan semoga Vergil tersenyum kepadamu

saat kami menyerahkan pelita penghibur kepadamu!

Semoga jalanan bangkit bersamamu, O'dessa!

Sudah tak ada lagi jalan kembali

Lompat ke gerbong barang jika bernyali

Karena Dia adalah masinis takdirku

Ya, karena aku hidup dalam kehidupan penuh dosa

Kehidupan penuh dosa

Bergelimang wanita, lagu, dan gin

Gin yang manis

Tapi aku tahu saat aku bertemu Dia

Saat aku bertemu Dia

Dia akan memaafkanku

Saat aku bertemu Dia, Dia akan memaafkanku Oh, ya

- Jadi, mari naiki kereta kemuliaan itu - Kereta kemuliaan itu

- Naiki kereta kemuliaan itu - Kereta kemuliaan itu

- Ini saatnya pergi - Ini saatnya pergi

- Saat peluitnya berbunyi - Tut tut

Aku akan diampuni

- Aku akan diampuni - Oh, ya

Oh, ya

Tut tut!

Ya!

Hidup akan mengukir lagu itu ke dalam jiwamu

seperti Galloway tua mengukir gitar ini dari Pohon Willa itu.

Surga telah bicara.

Dari tubuh pohon yang terbakar ini, kau akan mengukir gitar...

Kemudian Roh Bumi memberi tahu Galloway,

"Hanya lagu dari Putra Ketujuh pada gitar ini

yang berpeluang menyelamatkan dunia yang sekarat ini."

Dan O'dessa, lagu itu ada dalam dirimu.

Itu adalah takdirmu.

Willa?

Sialan!

Sialan! Tidak.

Tidak.

Sialan!

Tidak.

Hei!

Kalian mau ke mana?

Itu punyaku! Kembalilah!

Si anak kampung kita sudah bangun dari tidur lelapnya!

Gadis bodoh!

- Elijah, lari! - Ini jadi milik kami.

Lepaskan aku, Bocah!

Hei! Tidak!

Kumohon, tidak!

Aku Putra Ketu...

Kau akan pergi ke Satylite City.

Kau akan merebut Willa kembali dan kau akan melanjutkan perjalanan.

Commentaires

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left