Devil Beside You

Devil Beside You (恶魔在身边)

Télécharger le sous-titre en Indonesian

Informations sur la version

Devil Beside You EP10 DVDrip
Un commentaire de Yannidwi
Manual translate. Mohon ratenya dan enjoy.

Tags

DVD
DVDRip
dvdrip
dvdr
Publié le: 2015-09-08
Téléchargements: 23
Malentendants: No

Aperçu des sous-titres Indonesian

Les 200 premières lignes.

Dia Yuan Chuan Rang.

Kalaupun aku bukan abangnya, Kalian tidak bisa menindasnya lagi.

Enyah!

Ingat yang tadi kubilang,

Aku tidak bisa menolongmu seumur hidupmu.

Siapa yang minta?

Simpan saja.

Ahrang.

Kau dan Ahmon sama.

- Li Xiang. - Sudah selesai?

- Tentu. - Kalau begitu ayo datang latihan.

Ketua tampan kita sudah mengamuk.

Coba kuingatkan, apa kau membuat kesalahan yang sama?

Kurasa kita gak sedekat itu. Lagipula...

Aku tidak butuh diingatkan olehmu.

Jangan menyangkalku,

Kudengar kau mengejar-ngejar ketua tim basket, pacarmu yang baru.

Apa bedanya denganmu?

Kau tahu kenapa Xiaowei memilihku setelah dia mencampakkanmu?

Karena kalian sama-sama gampangan?

Apa bedanya denganmu?

Dulu, Xiaowei mana ada tertarik padamu.

Kalau bukan kau yang mengejarnya,

Dia mana akan mau pacaran denganmu.

Apa kau sadar apa masalahmu?

Perempuan yang selalu mengejar pria akan dianggap sebelah mata.

Qing Zi, akhirnya aku sampai juga.

Jam berapa filmya tayang, apa kita masih sempat nonton?

Tidak apa-apa kalau tidak sempat lagi. Lain kali kau bisa nonton bareng Yuan Yi.

Apakah aku...

Memang dianggap tidak penting?

Ada apa? Apa yang kau bicarakan?

Tebakanku pasti...

Pacarmu lebih mementingkan basket daripada kau.

- Ketua. - Terimakasih.

Mainnya memuaskan?

Tentu saja. Kita punya senjata pamungkas si Ahmon.

Kalau bukan kau yang mengejarnya,

Dia mana akan mau pacaran denganmu.

Besok kita akan bertemu dengan lawan kita,

Anak Jiyin.

Semuanya harus semangat, ya?

Rizi, go, go, go!

Ayo latihan.

Sejak kapan ketua kita mendadak semangat?

Tentu saja setelah Ahmon datang latihan.

Sama dengan kompetisi rowing kampus Cambridge melawan Oxford.

Kampus Qinghua melawan Jiaotong. Benar-benar perlombaan yang menantang.

Pertandingan yang tidak boleh dilewatkan sebelum libur natal.

Pertandingan paling dinanti tahun ini melawan Kampus Jiyin.

Qing Zi. Ada apa?

Sikapmu aneh sejak kita kembali dari bioskop.

Qing Zi,

Yuan Yi memang salah membiarkanmu sendiri, tapi waktunya memang sudah mepet.

Kau tahu dia sangat berkomitmen pada basket.

Bicara padanya setelah pertandingan.

Pria di internet ini asyik banget.

Obrolannya keren. Akan kutanyakan dia kuliah dimana.

Halo?

Qi Yue. Ya.

Kami langsung pulang, karena...

Qing Zi dan aku sudah bosan nonton latihannya.

Baiklah. Besok kami akan kesana.

Bagus, Yuan Yi kepingin banget Qing Zi datang menyemangatinya.

Baiklah, Daah.

Daah.

Dia minta ketemuan besok.

Masa! Jadi kau mau bertemu dengannya?

Qi Yue!

Ahrang.

Ahmon masih ditempat latihan. Tadi sih sudah siap.

Kau ingin menemuinya?

Tidak apa-apa. Anu...

Qi Yue,

Aku sudah membuang semua CD itu. Aku benar-benar minta maaf.

Tidak apa-apa.

Lagipula...

Besok, Ahmon tanding basket.

Kau bisa datang?

- Aku boleh datang? - Tentu saja!

Kalau kau datang menyemangatinya, dia pasti akan senang.

- Kita ketemuan jam berapa? - Tergantung kau bangunnya jam berapa.

- Ada hp? - Uh, ya. tunggu.

Jika kalian ingin balas dendam,

Balas dendam padaku!

Aku tidak ingin menggunakan kekerasan.

Kuharap ini yang terakhir kalinya.

Kalau sampai mengganggu orang-orang yang kusayangi lagi,

Akan kukirim kalian ke neraka.

Kalau kau bersikeras tidak ingin dirawat disini,

Kalau begitu kau harus istirahat dirumah selama beberapa hari.

Jangan banyak bergerak karena akan menyebabkan pendarahan didalam.

Ahmon, meskipun kau mahasiswa baru,

Kau adalah pemain andalan kami hari ini. Bagaimana?

Kau siap. Aku juga.

Kau bilang kapanpun dapat bola harus mencetak nilai supaya menang.

Aku setuju 100%.

- Kita harus menang. - Tentu saja.

Kerahkan kemampuanmu. Ahrang akan datang menyemangatimu.

Kau menyuruhnya kesini?

Kau tak suka?

Bisa suruh pak tua itu diam?

Bilang padanya jangan berisik, bisa?

Mahasiswa sekalian! Jiang Meng luar biasa 'kan?

Luar biasa!

Jiang Meng keren 'kan?

- Keren! - Ayo semua sama-sama...

1... 2... 3... Jiang Meng, Jiang Meng,

Kami mencintaimu!

Maaf ya, ada panggilan masuk.

Halo, Qing Zi. Ini Yuan Yi. Pertandingannya akan segera dimulai.

Mau ada aku atau tidak, kau masih tetap bisa tanding 'kan?

Tapi aku mau kau disini.

Kenapa? Dilapangan basket,

Aku selalu terlihat konyol dipojokkan.

Dimatamu, aku seperti tidak ada.

Atau mungkin karena aku yang mengejarmu duluan,

Kau tidak menganggapku.

Qing Zi, aku tidak mengerti. Apa aku ada salah?

Qing Zi, aku harus tanding sekarang.

Baiklah... Antara meninggalkan pertandingan...

Atau kehilanganku, mana yang akan kau pilih?

Kenapa kau seperti itu?

Sudahlah. Jangan hiraukan. Semoga kalian menang.

Yuan Yi, ada yang harus kuberitahukan padamu.

- Apa itu? - Aku khawatir pada Qing Zi.

Dia sepertinya sedang ketemuan dengan pria yang dia kenal dari internet.

Mereka ketemuan siang ini.

Bukankah bisa bahaya ketemuan dengan pria asing?

Jelaskan pelan-pelan. Ada apa sebenarnya?

Itu kemarin siang...

Apa kau gila? Kenapa kau mau ketemuan dengan pria dari internet itu?

Dan kau mengatur pertemuannya besok siang pula?

Besok siang 'kan Yuan Yi tanding.

Aku hanya merasa lelah.

Dia tidak peduli padaku,

Mau aku disana menyemangatinya atau tidak.

Ada apa denganmu?

Aku tidak mau perasaanku tak dianggap.

Tidak buruk ketemuan dengan pria lewat internet.

Kalau kami cocok, kami bisa pacaran.

Kalau tidak, kami pisah.

Mereka ketemuan di Departemen Store Xinyi.

Aku benar-benar khawatir padanya.

Aku bisa telat. Pertandingannya segera dimulai.

Makanan disana enak.

Apa yang mau kau makan? Ayo kita makan disana.

Baiklah.

Apa yang kau lakukan?! Memalukan sekali!

Abang bisa mengamuk disana.

Ahrang!

Lepaskan!

Menjijikkan! Menjijikkan!

Perasaa itu,

Sewaktu kalian sama-sama yakin, Melainkan bukan soal waktu.

Tapi soal percaya pada keyakinan masing-masing.

Wasit. sebentar.

Wolf, gantikan aku.

Ahmon! tolong pimpin.

Aku harus pergi.

Pergi urus urusanmu.

Aku yang akan bertanggung jawab.

Aku akan bertahan sampai akhir.

Aku harus mengirim tugas laporan.

Filenya masih dalam komputerku.

Kalau begitu kita ketemuan lagi lain kali.

Tidak. Jangan.

Rumahku ada disana. Tunggu aku mengirim laporan itu,

Setelah itu baru kita makan dan nonton bioskop ya?

Cuma sebentar. Aku bisa tidak lulus jika tidak kukirim sekarang.

Rumahku itu disana? Ayolah.

- Baiklah. - Ayo.

Kalau kita tidak cepat-cepat, Nanti kita tidak sempat nonton.

Qing Zi selingkuh? Bagaimana bisa?

Pertahanan Ahmon begitu kuat.

Dia berusaha keras mencuri bola, dan tidak membiarkan lawan meraih nilai.

Syukurlah ada Ahmon. Dia keren sekali.

Ahmon, go, go, go!

Kenapa aku merasa gerakan Ahmon sedikit dipaksakan?

Setengah permainan di babak awal, kami ketinggalan 2 poin dengan jinyin.

Tapi Ahmon tidak patah semangat.

Kemenangan berada ditangan mereka.

Kau tidak seperti biasanya.

Aku bisa merasakan...

Gerakanmu, Nafasmu...

Apa kau baik-baik saja?

Mungkin karena ketua tidak ada, jadi aku tidak bisa main dengan baik.

Benar begitu?

Tidak.

Aku perlu isi ulang.

Kau mau air? Atau minuman energi?

Aku mau... kau menciumku.

Jangan bercanda. Apalagi paman ada disini.

Baiklah kalau begitu. Aku akan keluar di pertengahan babak kedua.

Toh ketua juga sudah meninggalkan kami.

Sudah sampai.

Akan kubuka pintunya.

Ayo masuk.

Yuan Yi.

Bukankah seharusnya kau sedang bertanding?

Devil Beside You subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Devil Beside You

Commentaires

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left