Saison 1

Informations sur la version

[๐—–๐—ผ๐—ณ๐—ณ๐—ฒ๐—ฒ๐—ฃ๐—ฟ๐—ถ๐˜€๐—ผ๐—ป] ๐—ง๐—›๐—˜ ๐—”๐—™๐—™๐—”๐—œ๐—ฅ ๐—ช๐—”๐—ฆ ๐—๐—จ๐—ฆ๐—ง ๐—ง๐—›๐—˜ ๐—•๐—˜๐—š๐—œ๐—ก๐—ก๐—œ๐—ก๐—š ๐—ฆ๐Ÿฌ๐Ÿญ๐—˜๐Ÿฌ๐Ÿฎ ๐—ฉ๐—œ๐—จ ๐—ช๐—˜๐—•
Un commentaire de Coffee_Prison
๐‘๐„๐“๐€๐ˆ๐‹ ๐•๐ˆ๐” >> ๐Ÿ’๐Ÿ•:๐Ÿ“๐ŸŽ || *เชกเฑฟแฅฃษ‘แƒษ‘๐— ๐–ฌเฑฟ๐“ฃ๐—ˆ๐“ฃ๐—๐—ˆ๐“ฃ

Tags

webdl
Publiรฉ le: 2026-08-02
Tรฉlรฉchargements: 9
Malentendants: No

Aperรงu des sous-titres Indonesian

Les 200 premiรจres lignes.

(Semua adegan aktor anak dan hewan difilmkan dengan aman.)

Dahulu kala,

sekitar 13 tahun lalu...

Lihat ke kamera. Satu, dua

hidup sebuah keluarga harmonis di Desa Cheongnam,

tempat semua orang berbahagia.

Kau harus memilih satu. Pilih satu saja sebelum kau tidur.

Pilih satu saja dan tidurlah.

- Min Seo, ini semua apa, ya? - Baik.

- Apa? - Tidak, tunggu.

Apa ini?

Soo Jung, ibu yang baik dan murah hati.

Bo Sung, ayah yang jujur dan penyayang.

Dan Min Seo, putri manis yang membawa kebahagiaan dengan trik manisnya.

Keluarga beranggotakan tiga orang saling percaya dan mengandalkan

serta hidup bahagia bersama.

Aku bisa menemuimu besok setelah jam klinik.

Kau klien VIP-ku. Apa maksudmu?

Makan malam?

Bagus. Kalau begitu...

Besok...

Ada bar anggur yang kusukai di dekat klinik.

Aku ingin makan pasta krim di sana.

Min Seo.

Siapa wanita ini?

Teman Ayah.

Kenapa kau tidak meneleponku ratusan kali lagi saja?

Yang benar saja.

Kau tahu aku memutuskan hubungan dengan Eun Gyeong.

Kau yang tidak mau bercerai.

Kalau begitu, berpura-puralah tidak tahu dan jalani saja!

Kau ingin aku bagaimana sekarang?

Kau mendengarkanku?

Aku muak dan lelah dengan ini.

Biarkan aku bernapas, bisa? Tanda tangani ini.

(Permohonan Pengesahan Kesepakatan Perceraian)

Masuk.

Ayo.

Tidak, Schweitzer!

- Awas. - Jangan Schweitzer.

Ini anjingku. Aku mengadopsinya. Awas.

- Jangan ambil Schweitzer dariku. - Tidak apa-apa.

(Ahn Soo Jung, Direktur Medis dan Dermatolog)

(Strategi Masuk Fakultas Kedokteran bagi Siswa SMP)

Sudah kubilang jangan menggeledah kamarku.

Kau berkonsultasi untuk SMA seni tanpa bilang ke Ibu?

Kau bisa menggambar sepuasmu sebagai hobi.

Sudah kubilang ini bukan hobi.

Berapa kali harus kukatakan? Aku...

Ibu hanya mencemaskanmu, Min Seo.

Ibu susah payah memasukkanmu ke kelas persiapan sekolah kedokteran.

Bagaimana jika kau tertinggal di kelas...

Aku sudah peringkat terakhir di kelas!

Aku bukan murid pandai.

Tidak.

Itu mustahil. Kau putri Ibu.

Apa kata Ibu? Ibu selalu juara di sekolah.

Ini yang ingin kulakukan!

Ayah bilang dia memahamiku.

Dia menyuruhku melakukan apa pun yang kumau, tapi kenapa Ibu seperti ini?

Ibu membuatku sesak!

Aku mau tinggal bersama Ayah.

Aku tidak tahan.

Kau pikir ayahmu akan menerimamu jika kau menemuinya sekarang?

Kau tidak ingat?

Kau tidak ingat dia kabur begitu saja dengan Schweitzer

saat dia meninggalkan rumah ini?

Begini... Tidak.

Kemarin, Ibu keterlaluan...

Tidak.

Maaf soal kemarin. Tapi kau...

Ibu hanya...

Min Seo.

Min Seo! Tunggu.

Min Seo.

Kau sungguh tidak mau berangkat dengan Ibu?

- Halo. - Halo.

(Episode 2: Wanita di Seberang Jalan.

Enaknya.

Apa ini bagus untuk elastisitas kulit?

Ini bagus untuk volume dan elastisitas.

Setelah menjalani perawatan ini,

kau akan langsung melihat perbedaannya.

Tapi volume yang perlu kutingkatkan bukan di bagian yang itu.

- Apa ini terasa nyaman? - Ya.

Omong-omong, kau akan tetap membuka klinikmu?

Apa?

Aku mendapat pesan teks dari Dokter Joo kemarin...

Astaga. Apa aku mengatakan sesuatu yang tidak seharusnya?

- Akan kulanjutkan. - Baiklah.

Aku anggota kru yang sangat loyal.

Sejak masih sepuluh pengikut.

- Begitu rupanya? - Aku bahkan selalu membeli produkmu.

- Itu gila. Sejak sepuluh pengikut? - Ya.

Jika kau mengajak Kapten Park, diam-diam akan kutambahkan

sedikit layanan ekstra tanpa sepengetahuan direktur.

- Itu luar biasa. - Ajaklah dia kemari.

- Baiklah. - Halo.

Halo.

Astaga.

Auramu sangat berbeda dengan jas doktermu.

Dokter Ahn.

Ini Ryu Ji Su.

Halo.

Halo.

Ini dokter yang tinggal di depan rumah kami.

Dia cantik.

Aku benar-benar memujimu.

Baiklah.

Hai, Sayang.

Ya.

Apa?

Begitu rupanya.

Tentu saja.

Ya. Tunggu sebentar.

- Sudah selesai. Terima kasih. - Terima kasih.

Dengan senang hati.

Bu Jin, selesaikan perawatan untuk Nona Ryu.

Baik.

Tunggu. Dr, Ahn.

Apa?

Ada yang ingin kutunjukkan.

Sepertinya Dokter Joo mengirim pesan kepada semua pasien kita

membuat seolah-olah klinik kita akan tutup.

Dia membuka klinik baru di kompleks sebelah...

Apa yang kau rencanakan?

Kenapa kau menyebarkan berita palsu kepada pasien?

Bagaimana dengan Kang Tae Han?

Dia bintang papan atas. Dia akan senang.

Bagaimana aku bisa mengajaknya?

Dia pasti punya klinik dermatologi langganan.

- Dia bisa ganti klinik kali ini. - Apa?

Hong, lakukan apa pun untuk mengajaknya.

Baiklah. Aku akan mencoba bicara dengannya.

Baiklah. Lakukan, ya?

Baiklah.

Kau yang bermain kotor lebih dahulu.

Kau ganti kode akses ke rumah kedua tanpa memberitahuku.

Kau tidak tahu betapa serba salahnya aku?

Kenapa?

Kau mencoba membawa wanita lain ke sana lagi?

Aku akan mengeklaim hak asuh, asal kau tahu.

- Permisi... - Kau yang meninggalkan Min Seo.

Beraninya kau membicarakan hak asuh setelah yang terjadi?

Min Seo bilang dia ingin tinggal denganku.

Terserah. Aku akan tutup teleponnya.

Apa? Kenapa tak bisa?

Kenapa?

Kenapa tidak terbuka?

Halo.

Apa yang kau lakukan? Menguping telepon orang?

Aku tidak menguping.

Aku bicara di telepon lebih dahulu.

Kalau begitu, seharusnya kau tidak sembunyi-sembunyi.

Aku berniat menyapa tadi, tapi...

Api...

Ada kebakaran.

Tunggu, itu berbahaya. Jangan mendekat.

Tunggu. Apa ini?

Tunggu. Apa yang kau masukkan ke sana?

Ini.

Saat memadamkan api, kau harus hentikan suplai oksigen.

Apa ini?

Tadi itu berbahaya.

Terima kasih.

Di mana kau memadamkan api?

Sudah. Beres.

Omong-omong, mungkin aku terdengar ikut campur,

tapi tentang suamimu...

Dia juga orang tua.

Kenapa dia memanfaatkan anaknya untuk mengancammu seperti itu?

Sulit dipercaya.

Dalam kasus seperti ini, kau harus menuntutnya sampai akhir.

Kau hanya perlu memerasnya dan mengambil semua yang kau bisa.

Terima kasih. Aku akan memerasnya.

- Halo. - Halo.

Halo.

Ini Kang Tae Han.

- Senang bertemu denganmu. - Halo. Aku Kang Tae Han.

Aku sangat menikmati karyamu. Senang bertemu denganmu.

Setelah perawatan, bisakah kita berfoto...

- Dengan senang hati. - Kau tak keberatan?

- Tentu saja tidak. Aku bisa. - Terima kasih.

Mari kita berswafoto bersama.

Satu, dua.

- Halo. - Halo.

Ini milikku.

- Halo. - Halo.

- Ini ponselku. Nanti kita foto lagi. - Baik.

- Ini Kang Tae Han. - Ya.

- Halo. Aku Kang Tae Han. - Dia direktur klinik.

- Halo. - Direktur.

Aku akan berfoto denganmu setelah perawatan.

Baiklah.

Astaga.

Ini tampak sangat elegan.

Omong-omong,

kalian berdua tampak bahagia.

Tapi tidakkah kau gelisah?

Dari yang kulihat di klinik, suamimu masih cukup populer.

The Affair Was Just The Beginning subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for The Affair Was Just The Beginning

Commentaires

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle โ€” sync, quality, typos.500 characters left